English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 26-28
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu...

Ibadah Kaum Muda Malang, 18 April 2009 (Sabtu Sore)
Dalam Markus 13 ada 7 nubuatan, yaitu segala sesuatu yang akan terjadi di akhir zaman.

Ibadah Raya Surabaya, 03 Juni 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 26 Januari 2018 (Jumat Malam)
Puji Tuhan. Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Tuhan memberkati.

Markus 6: 7-8
6:7. Ia memanggil kedua...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juli 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Kunjungan Jakarta IV, 19 November 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Agustus 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:66-68
14:66. Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I, 19 Januari 2010 (Selasa Malam)
Keluaran 10: 1-20
= tulah ke-8 (belalang).
Kalau menolak kebenaran Firman, maka yang datang...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Juli 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 25 Maret 2015 (Rabu Malam)
Puji Tuhan, salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan....

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Oktober 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 10 September 2017 (Minggu Pagi)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam IV

Ibadah Doa Surabaya, 08 Januari 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.
Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, bahagia...

Ibadah Raya Malang, 19 Januari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:7
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Oktober 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Selamat sore dan salam damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus. Biarlah damai sejahtera bahagia...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 30 Januari 2011 (Minggu Sore)

Tema ibadah di Medan
Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Pesta nikah anak domba = pertemuan antara Kristus sebagai Mempelai Pria Surga dengan sidang jemaat sebagai mempelai wanita di awan-awan permai pada saat kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali, sehingga kita bisa memandang Dia muka dengan muka.

Mengapa Tuhan mengundang kita supaya masuk perjamuan kawin
anak domba?


Wahyu 19: 17-18, 21
19:17. Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang di tengah langit, katanya: "Marilah ke sini dan berkumpullah untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar,
19:18. supaya kamu makan daging semua raja dan daging semua panglima dan daging semua pahlawan dan daging semua kuda dan daging semua penunggangnya dan daging semua orang, baik yang merdeka maupun hamba, baik yang kecil maupun yang besar."
19:21. Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka.


Jawabannya: Sebab jika kita ketinggalan saat Yesus datang ke dua kali maka kita masuk pesta yang lain yaitu pesta pembantaian = kehancuran bersama dunia sampai kebinaasaan kekal sampai selama-lamanya.

Sikap kita terhadap undangan Tuhan yaitu KITA JUGA BERUSAHA UNTUK BISA MASUK DALAM PESTA NIKAH ANAK DOMBA ALLAH.

1 Yohanes 3: 2-3
3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
3:3. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya,
menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

Syaratnya supaya kita bisa masuk pesta nikah anak domba yaitu menyucikan diri sama seperti Yesus suci. Kita hidup dalam kesucian sampai sempurna seperti Tuhan.
Bagaimana manusia berdosa supaya bisa suci seperti Yesus suci?
Yaitu Tuhan menyediakan 4 sarana penyucian:
  1. Darah Yesus untuk MENYUCIKAN DOSA MASA LALU KITA.
    1 Yohanes 1: 7, 9
    1:7. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.1:9. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

    Prosesnya adalah mengaku dosa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan dan sesama, maka darah Yesus aktif untuk:
    • Mengampuni dosa kita/menutupi dosa kita sampai tidak ada bekas lagi.
    • Darah Yesus menyuciakn kita dari segala dosa= mencabut segala akar dosa, sehingga kita tidak berbuat dosa lagi= hidup dalam kebenaran.
      Bila hidup dalam kebenaran dan tidak ada dosa lagi, maka terjadi persekutuan yang terang/yang indah dengan Tuhan, seperti carang melekat pada Pokok dan terjadi persekutuan juga yang terang dengan sesama seperti carang dengan carang, sehingga menghasilkan buah yang manis yaitu kebahagiaan surga dan Tuhan yang bertanggung jawab untuk membela dan memelihara kita di tengah dunia yang sulit.

  2. firman pengajaan yang benar= untuk MENYUCIKAN DOSA MASA SEKARANG.
    Yohanes 15: 3
    15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

    Kita disucikan oleh firman yang diakatakan Yesus, itulah firman yang dibukakan rahasianya yaitu ayat menerangkan ayat= firman pengajaran yang benar= firman penyucian yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

    Proses penyucian dengan pedang yaitu mendengar firman sengan sungguh-sungguh, mengerti, percaya/yakin kepada firman sampai praktik firman.

    Hasilnya:
    • Mazmur 119: 9
      119:9. Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

      Hasil pertama: firman pengajaran yang benar adalah rem supaya kita tidak jatuh dalam dosa.
      Orang muda menunjuk pada hawa nafsu daging. Selama masih ada daging maka masih ada kecenderungan untuk jatuh dalam dosa.

    • Mazmur 119 : 105
      119:105. Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

      Hasil kedua: firman pengajaran yang benar merupakan pelita bagi kaki supaya kita tidak terjerat oleh dosa yang dipasang oleh setan di tempat yang sering kita lalui dan di tempat yang gelap.
      Istilah gelap artinya tempat dimana kita sering menyembunyikan sesuatu dosa/kesalahan.

    • ay. 105='terang bagi jalanku'= firman pengajaran yang benar memberi arah ke Yerusalem baru (kota terang), buktinya yaitu hidup dalam terang (tidak menyembunyikan dosa).

  3. Hajaran.
    Ibrani 12: 10
    12:10. Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.

    Hajaran ini juga merupakan sarana untuk PENYUCIAN MASA SEKARANG.
    Kalau penyucian masa sekarang lewat firman ditolak, maka akan datang hajaran.

    Kita tinggal pilih, mau pedang firman atau hajaran!
    Setajam-tajamnya firman pengajaran, itu merupakan tali kasih Allah untuk menyucikan.
    Kalau kita menolak Firman pengajaran yang benar, maka Tuhan masih memberi kesempatan untuk memberikan lagi tali kasihNya lewat Firman yang diulang-ulang.

    Kalau ini masih ditolak, maka tali kasih Firman yang ditolak, akan di pintal menjadi 1, sebagai cambuk untuk menghajar kita.
    Hajaran Tuhan bukan untuk menghancurkan kita, tetapi supaya kita kembali pada kesucian.

    Dengan kembali pada kesucian, maka hajaran akan berhenti.
    Kalau belum kembali pada kesucian, hajaran akan terus kita alami.

    Yunus, adalah contoh kehidupan yang tidak menghormati kesucian, sebab ia malah pergi ke Tarsis saat disuruh ke Niniwe. Akibatnya, Tuhan menghajar Yunus sampai masuk ke dalam perut ikan besar.

    Dan setelah Yunus berdoa dan mengaku salah, maka Tuhan perintahkan ikan memuntahkan Yunus (hajaran selesai).

    Kalau tetap menolak hajaran, maka Tuhan akan membiarkan kehidupan itu untuk menunggu penghukuman Tuhan yang akan datang.

  4. 1 Yohanes 3: 2-3
    3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
    3:3. Setiap orang yang
    menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

    Sarana keempat: pengharapan akan kedatangan Yesus kedua kali.
    Kalau kita ada pengharapan akan kedatangan Yesus kedua kali, inilah sarana PENYUCIAN UNTUK MASA YANG AKAN DATANG.

    Syarat untuk meyambut kedatangan Tuhan kedua kali adalah kesucian sama seperti Yesus suci, yaitu lewat percikan darah.
    Ini merupakan penyucian terakhir.
    Percikan darah= sengsara daging bersama Yesus= ujian/nyala api siksaan.

    1 Petrus 4: 12-13
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.


    Dulu, saat imam besar Harun melakukan percikan darah diatas tabut perjanjian, ada shekina glory yang terjadi.
    Jadi, percikan darah menghasilkan shekina glory (kemuliaan Tuhan), yaitu:
    • kesucian.
      Lewat percikan darah, kita disucikan dari dosa-dosa yang tersembunyi/dosa-dosa yang tidak disadari.
      Contohnya: Ayub.

      Ayub 1: 1-2
      1:1. Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
      1:2. Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.


      Ayub ini saleh, jujur, takut akan Tuhan dan kaya. Tetapi ia masih menyimpan dosa yang tidak disadari.

      Ayub 32: 1-2
      32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2. Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena
      ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

      Dosa yang sering tidak disadari adalah kebenaran diri sendiri.
      Orang yang punya kebenaran diri sendiri, SULIT menerima Firman pengajaran yang benar, karena ia tidak pernah merasa salah.

      Sehebat apapun Ayub, kalau ada dosa ini, ia akan tertinggal saat Tuhan datang. Karena itu, Ayub diijinkan mengalami ujian habis-habisan, supaya ia mengalami penyucian.

    • pembaharuan hidup, yaitu menjadi sabar, tekun dan jujur.
      Dalam kesulitan/ujian, biarlah kita tetap tekun dan sabar menunggu waktu Tuhan.

      Yakobus 5: 10-11
      5:10. Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
      5:11. Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang
      ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

      Lewat ujian, kita dilatih untuk bisa sabar dan tekun.

      Ayub 42: 5
      42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.

      Ayub mengenal Tuhan hanya dari kata orang saja. Tidak mengenal sendiri. Baru setelah mengalami ujian, ia bisa mengenal Tuhan.
      Dan ia jujur dengan jalan duduk di atas debu (mengakui bahwa ia hanya debu yang tidak berdaya apa-apa, hanya bergantung pada belas kasihan Tuhan, tidak bergantung pada apapun).

      Biarlah kita hanya duduk di atas debu yang hanya layak untuk diinjak-injak dan hanya bergantung pada belas kasihan Tuhan.
      Dan kita hidup dalam Tangan Imam Besar yang penuh belas kasihan, sehingga kita mengalami mujizat secara rohani dan jasmani.

      Secara jasmani, Ayub disembuhkan, sampai nikah dan buah nikahnya dipulihkan, bahkan ekonomi juga dipulihkan.
      Secara rohani, kita akan diubahkan terus menerus. Dan saat Tuhan datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia. Kita siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali. Kita tidak hancur bersama dunia ini.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 25-26 September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Sidikalang)

  • 17-18 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 30 Oktober 2018 - 01 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-14 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top