Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949

Matius 24: 28->sikap dari gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Yesus yang kedua kali, yaitu seperti burung nazar mengerumuni bangkai.

Burung nazar mengerumuni bangkai= sikap gereja Tuhan untuk selalu bersekutu dan menghargai korban Kristus.
Salah satu praktiknya adalah mengalami penebusan oleh korban Kristus.

Wahyu 21: 9
Pengantin perempuan= mempelai wanita= gereja sempurna= mempelai Anak Domba. Disebut mempelai Anak Domba, sebab ditebus oleh darah Anak Domba/Korban Kristus.
Jadi, korban Kristus itu menebus kita sampai menjadi mempelai wanitaNya.

Wahyu 14: 1-5
= mempelai wanita itu seharusnya hanya umat Israel.
Disini, mempelai wanita mengalami 3x penebusan oleh korban Kristus:

  1. Wahyu 14: 4->ditebus dari antara manusia= menunjuk pada Israel yang dipilih dari antara segala bangsa.

    Wahyu 5: 9-10
    = tujuan penebusan dari segala bangsa, yaitu untuk menjadi imam-imam dan raja-raja.

    Keluaran 19: 6
    = yang jadi imam-imam dan raja-raja, itu seharusnya hanya Israel saja, tidak ada tempat untuk bangsa kafir. Karena itu Tuhan buka jalur belas kasihan untuk bangsa kafir (1 Petrus 2: 9-10). Hasilnya, bangsa kafir juga bisa menjadi imam dan raja.

    Jadi, kalau kita menghargai korban Kristus, maka kita harus menjadi imam dan raja.

    Imam=:
    • seorang yang suci.
    • seorang yang memangku jabatan pelayanan.
    • seorang yang melayani dan beribadah kepada Tuhan.

    Mazmur 20: 7, 10
    Disebut imam dan raja, sebab raja adalah orang yang diurapi dan selalu menang atas musuh dan segala halangan.
    Musuh-musuh adalah setan tritunggal.
    Karena itu, Tuhan menghendaki imam yang tidak mudah terhalang oleh apapun dan selalu menang atas musuh dan halangan-halangan.

    Dan hasilnya, doa kita tidak akan terhalang, dan doa kita akan dijawab oleh Tuhan, sehingga semua masalah kita akan terselesaikan.

  2. Wahyu 14: 3->ditebus dari dunia dan segala pengaruhnya.
    Ini seperti Israel keluar dari Mesir.
    Mestinya, Tuhan hanya keluarkan Israel dari Mesir. Tapi oleh kemurahan Tuhan, waktu Israel keluar, ada bangsa-bangsa kafir yang ikut.

    Keluaran 12: 37-38
    Yakobus 4: 4
    = bukti ditebus dari dunia dan pengaruhnya, yaitu kita menjadi setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Matius 25: 21
    = setia dalam ibadah pelayanan, itu adalah kebahagiaan. Mulai kebahagiaan dibumi ini sampai kebahagiaan di Surga. Dan kebahagiaan ini tidak dipengaruhi oleh perkara-perkara dunia.

    Menjelang kita keluar dari dunia ini untuk mencapai kebahagiaan kekal, kita justru akan merasa makin susah. Seperti dulu Israel saat akan keluar dari Mesir. Tujuannya adalah untuk menghalangi kita beribadah pada Tuhan.

    Karena itu, biar oleh penebusan darah Kristus, kita bisa setia dalam ibadah dan pelayanan.
    Kalau tidak setia, maka hidup itu akan banyak ratapan (Matius 25: 25-26, 30), masa depannya juga akan gelap, penuh dengan banyak masalah.

    Hati-hati! Jangan kegiatan kita dibumi ini malah mengubur talenta kita.

  3. Wahyu 14: 5->ditebus dari dosa, sampai tidak bercela, tidak ada dosa lagi, sempurna.

    Roma 3: 23-25
    Semua manusia sudah berbuat dosa. Tapi syukur, karena ada darah Yesus yang menebus kita.

    Tingkatan penebusan darah Yesus:

    • membenarkan orang berdosa. Karena itu kita harus bertahan untuk hidup dalam kebenaran. Kalau berbuat dosa lagi, maka penebusan itu batal. Kalau tidak ditebus, maka tidak bisa menjadi mempelai wanita Tuhan.
    • menyucikan dan menyempurnakan, sampai kita tidak bercela(Ibrani 10: 14).

    Ukuran tidak sempurna/tidak bercela, yaitu mulai dengan tidak ada dusta, sampai tidak salah dalam perkataan.

    Yakobus 3: 2
    Kalau mulut sudah sempurna, maka seluruh tubuh sudah sempurna, sebab mulut ini yang paling banyak salah.
    Sampai kita sempurna, itulah penebusan mempelai.

    Yesaya 54: 5-6, 8, 10
    = penebusan mempelai ini dengan kasih setia yang abadi, kasih setia yang tidak pernah berubah, sekalipun gunung beranjak dan bukit bergoyang.
    Sekalipun kita tidak setia, Tuhan masih mencari kita. Tinggal kita mau atau tidak.

    Kalau tidak mau, maka manusia itu harus dihukum.
    Yang mestinya ditebus, itu hanya bangsa Israel (Hosea 2: 18-19). Tapi bersyukur, dalam cerita Ruth, yang bangsa Moab (bangsa kafir), juga mengalami penebusan oleh Boas.

    Ruth 3: 8-9
    Ruth= kehidupan janda dari bangsa kafir= kehidupan yang menderita, tanpa harapan, kafir dan najis.

    ay. 8-9= bangsa kafir juga ikut mengalami penebusan oleh kasih setia yang abadi.

Hasil penebusan kasih setia:

  • Mazmur 17: 7-8= kita mengalami naungan sayap Tuhan, artinya Tangan kasih setia yang abadi itu mampu memelihara dan melindungi kita seperti biji mataNya sendiri di dalam dunia yang sulit sekarang, pada masa antikris, sampai selama-lamanya.
  • Kejadian 39: 21-23= kasih setia yang abadi mampu membuat kita berhasil dalam segala hal, sekalipun di dalam penjara (dalam keadaan terbatas, tidak dipandang orang).
  • Ruth 4: 9-10= kasih setia yang abadi mengangkat Ruth jadi mempelai. Kita diangkat jadi mempelai Tuhan untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.


Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 22 Desember 2015 (Selasa Sore)
    ... kedua kali bahkan melihat Tuhan di tahtaNya untuk selama-lamanya. Proses bangsa Kafir untuk bisa membeli minyak urapan Roh Kudus Proses dasar. Kisah Rasul - Ketika Apolos masih di Korintus Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka Sudahkah kamu menerima Roh ...
  • Ibadah Doa Malang, 19 Mei 2009 (Selasa Sore)
    ... Membawa binatang buta pelayanan yang buta. Dalam Matius mata adalah pelita tubuh jika mata buta berarti pelita buta. Pelayanan buta pelita padam pelayanan gadis bodoh yang tidak membawa minyak persediaan. Tanda pelayanan yang bodoh Mendengar firman tetapi tidak melakukan tidak dengar-dengaran pada firman Tuhan. Mempertahankan kegelapan dosa sesuatu yang tidak benar. Tidak ...
  • Ibadah Raya Malang, 05 Januari 2020 (Minggu Pagi)
    ... suatu kebutuhan rasa lapar seperti anjing menjilat remah-remah roti. Sekalipun pahit tidak enak bagi daging karena menunjuk dosa-dosa untuk menyucikan kita maka akan terasa manis seperti madu. Kita bisa mengalami kebahagiaan Surga. Hidup yang pahit akan berangsur-angsur menjadi manis. Pekerjaan firman penggembalaan menyucikan perut hati yang tersembunyi batin dan mulut perbuatan ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 27 April 2011 (Rabu Sore)
    ... Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku Tuhan Tuhan bukankah kami bernubuat demi nama-Mu dan mengusir setan demi nama-Mu dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga . Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata Aku tidak pernah mengenal kamu Enyahlah dari pada-Ku kamu sekalian pembuat ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 02 September 2009 (Rabu Sore)
    ... pembaharuan PERHATIAN. Perhatian kita jangan hanya tertuju kepada perkara dunia yang akan berlalu sebab jika demikian akan ikut lenyap bersama dunia. Perhatian kita yang terutama haruslah memperhatikan perkara Tuhan perkara rohani yang tidak akan berlalu yaitu Perkataan Tuhan sendiri ayat menerangkan ayat -- firman pengajaran yang benar. Mazmur kemurahan Tuhan. Petrus ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 02 Februari 2013 (Sabtu Sore)
    ... yang telah ditentukan bagimu. Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya Dan kami apakah yang harus kami perbuat Jawab Yohanes kepada mereka Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu. Semua manusia berdosa apa pun bisa selamat tinggal mau atau tidak mau. Pembukaan jalan keselamatan adalah lewat mematikan atau membuang ...
  • Ibadah Doa Malang, 10 April 2012 (Selasa Sore)
    ... Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya. Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. Nazaret adalah tempat Yesus menjadi dewasa secara daging. Jika digabungkan Nazaret adalah tempat permulaan Yesus menjadi daging sampai menjadi dewasa. Yohanes Pada mulanya adalah Firman Firman ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 April 2019 (Selasa Sore)
    ... adalah gambaran hati manusia. Artinya dosa juga menguasai hati manusia hamba Tuhan pelayan Tuhan. Jika dosa sudah menguasai pikiran dan hati maka dosa akan menguasai perbuatan perkataan sampai menguasai seluruh hidup manusia. Rambut seperti rambut perempuan. Wahyu dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi ...
  • Ibadah Raya Malang, 12 September 2010 (Minggu Pagi)
    ... dengar dari mulanya yaitu bahwa kita harus saling mengasihi bukan seperti Kain yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. Setiap orang yang membenci saudaranya adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu bahwa tidak ada seorang ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 10 Oktober 2010 (Minggu Sore)
    ... yang benar dan jujur dalam segala sesuatu. Dengan demikian posisi kita ada dalam pelukan Tangan Tuhan ay. . Dan Tuhan memberkati melindungi membahagiakan dan menyucikan mengubahkan hidup kita sampai satu waktu tidak bercacat cela sehingga kita benar-benar menjadi yang empunya kerajaan Surga ay. . Ibadah RayaMatius - kalau kita yang tadinya manusia ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.