|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| kebaktian doa | ||
| KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya Doa (Selasa, 18 Desember 2007) Doa (Selasa, 27 November 2007) Doa (Selasa, 14 Agustus 2007) Doa (Selasa, 11 September 2007) Doa (Selasa, 06 Mei 2008) Doa (Selasa, 16 Oktober 2007) Doa (Selasa, 08 April 2008) Doa (Selasa, 10 Juni 2008) Doa (Selasa, 08 Januari 2008) Doa (Selasa, 20 Mei 2008) Doa (Selasa, 29 April 2008) Doa (Selasa, 15 April 2008) Doa (Selasa, 28 Agustus 2007) Doa (Selasa, 21 Agustus 2007) Doa (Selasa, 31 Juli 2007) ALAT TABERNAKEL Pelataran Pintu Gerbang Mezbah Korban Bakaran Bejana Pembasuhan Dari Tembaga Pintu Kemah Pelita Emas Meja Roti Sajian Mezbah Dupa Emas Pintu Tirai Tabut Perjanjian Imam-Imam Imam Besar Tahbisan Imam-Imam Ukupan Wangi-wangian Papan-papan dan Kayu Lintang Tudung (Tenda) Tabernakel ![]() Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
Kebaktian: Doa Tanggal: Selasa, 21 Agustus 2007 Tempat: GPTKK, Malang Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra Download file: [download file transkrip] - [versi cetak] Tayang: 12 Agustus 2010 Kita masih berada dalam injil Matius 24 : 3 - 5, tentang 7 nubuat yang harus digenapi sebelum TUHAN YESUS datang kembali yang ke dua kalinya. Ketujuh nubuat itu adalah:
Matius 24 : 3 - 5 --> nubuat tentang penyesat-penyesat 3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" 4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! 5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Jadi inilah nubuat yang pertama tentang kedatangan YESUS Yang ke dua kali yaitu nubuat tentang penyesat-penyesat atau pengajaran-pengajaran sesat. Kita sudah mempelajari siapakah penyesat-penyesat itu? salah satunya kita membaca di dalam 2 Yohanes 1 : 9, penyesat itu adalah orang yang melangkah keluar dari Firman pengajaran yang benar atau meninggalkan Firman pengajaran yang benar yang sudah menjadi pengalaman hidupnya. Dan orang semacam ini adalah orang yang tidak puas dalam penggembalaan sekalipun ia sudah dibina, tetapi ia tidak merasa puas dalam penggembalaan yang dibina oleh Firman pengajaran yang benar. Contohnya adalah Esau, mengapa Esau melangkah keluar/tidak puas dalam penggembalaan? sebab Esau berburu daging/mengejar kepentingan-kepentingan/kebutuhan daging sehingga dia melangkah keluar dari Firman pengajaran yang benar/dari penggembalaan yang benar. Akibatnya Esau kehilangan segala sesuatu --> baik yang diburu yaitu yang jasmani sampai kehilangan hidup kekal, dia meraung-raung = hidup dalam kepedihan hati, sampai meraung-raung di neraka. Esau hidup dalam kepedihan hati, dan akan diikuti dengan hidup dalam kepahitan hati, dia dendam kepada Yakub karena Yakub diberkati. Dan ini menunjuk bahwa Esau adalah penyesat/antikrist yang mengejar gereja yang benar, sekarang ini berarti antikrist mengejar dalam arti mau menyesatkan gereja yang benar, tetapi kalau tidak bisa, maka mengejar dalam arti mau/berusaha membunuh gereja yang benar. Itu sebabnya kita harus berhati-hati. Dikatakan, Yakub waspada terhadap Esau = gereja TUHAN harus waspada terhadap antikrist/penyesat. Kita masih tetap mempelajari tentang kewaspadaan Yakub terhadap Esau. Pada waktu yang lalu, kita sudah mempelajari beberapa hal tentang kewaspadaan Yakub terhadap Esau = kewaspadaan dari gereja TUHAN terhadap antikrist atau penyesat. Salah satu yang kita pelajari yaitu Yakub bergumul seorang diri. Jadi kita masih tetap mempelajari tentang bergumul --> Kejadian 32 : 24, 28 24. Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. 28. Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang." Inilah salah satu bentuk kewaspadaan dari Yakub terhadap Esau = kewaspadaan dari gereja TUHAN terhadap antikrist yaitu Yakub bergumul sampai menang. Tetapi tidak cukup hanya sampai menang, tetapi harus bergumul sampai fajar menyingsing/sampai dapat menantikan kedatangan TUHAN YESUS Yang ke dua kali. Apa yang dipergumulkan sampai kedatangan TUHAN? Hosea 12 : 4 - 7, ini yang harus menjadi kewaspadaan kita. 4. Di dalam kandungan ia menipu saudaranya, dan dalam kegagahannya ia bergumul dengan Allah. 5. Ia bergumul dengan Malaikat dan menang ; ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya. Di Betel ia bertemu dengan Dia, dan di sanalah Dia berfirman kepadanya: 6. --yakni TUHAN, Allah semesta alam, TUHAN nama-Nya-- 7. "Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu, peliharalah kasih setia dan hukum, dan nantikanlah Allahmu senantiasa." Jadi ini jelas diulangi tentang pergumulan Yakub yang ditandai dengan air mata --> Yakub bergumul sampai menangis/ada air mata = pergumulan yang sungguh-sungguh, untuk apa?
Jadi kebenaran itu adalah:
Kita jangan menolak, jangan goyah, jangan bimbang, jangan tinggalkan seperti Esau yang hancur, juga seperti Yudas yang meninggalkan sehingga ia juga hancur. Tetapi harus bergumul --> suami, istri, anak, orang tua, semuanya bergumul untuk memelihara kebenaran, untuk memelihara/mengalami pekerjaan dari Firman pengajaran yang benar/Firman penyucian, Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua ini berguna untuk: Tajam yang pertama untuk menyucikan/memotong dosa-dosa, menyucikan itu sama dengan memotong dosa-dosa, memotong bagian tubuh yang berdosa itu menyucikan --> 'kalau matamu menyesatkan cungkil' dicungkil = dipotong. Kalau tanganmu menyesatkan engkau --> potong! kakimu menyesatkan --> potong! inilah penyucian. Tetapi bukan maksudnya diamputasi --> bukan! Tetapi maksudnya adalah penyucian. Jadi tajam yang pertama dalam penyucian adalah memotong bagian-bagian tubuh yang berdosa. Kalau dipotong saja, berarti tubuh itu akan menjadi cacat. Itu sebabnya ada tajam yang kedua. Tajam yang kedua untuk membaharui/menumbuhkan bagian tubuh yang dipotong menjadi baru/menumbuhkan bagian tubuh yang baru = hidup baru. Misalnya, kaki/perjalanan hidupnya berdosa, sehingga dipotong/disucikan akan di- ubahkan/di baharui/menumbuhkan kaki yang baru = kaki yang tidak berdosa = kaki yang baik. Atau tangan yang suka mencuri, dipotong --> tangan ini adalah perbuatan dosa, tetapi dengan tajam yang kedua akan membaharui/menumbuhkan bagian tangan yang baru yang tidak mencuri lagi. Begitu seterusnya, kita mengalami penyucian dan pembaharuan yang di mulai dari Yakub --> kamu bukan lagi Yakub tapi Israel, kamu bukan lagi penipu. Jadi penyucian dan pembaharuan yang di alami Yakub dalam pergumulan sampai dia tidak disebut penipu lagi. Mari saudaraku! penyucian dan pembaharuan sampai tidak ada dusta, dan juga jangan sampai disebut dengan penipu. Tidak ada dusta lagi --> ini yang kita pergumulkan supaya kita dapat memelihara kebenaran dan kasih setia. Mari! Saudaraku:
Inilah saudaraku, apa yang kita butuhkan sudah mencakup seluruh hidup; di saat kita menghadapi:
Juga bagi sidang jemaat --> saudara jangan bergantung pada dunia ini, tetapi mari bergumul --> memelihara pedang dan mengalami pedang = memelihara kasih setia/naungan sayap sampai TUHAN YESUS datang kembali, dan TUHAN akan menolong kita sekalian. TUHAN memberkati. kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
21-23 Februari 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sorowako) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |