English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 Januari 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12 terkena pada...

Ibadah Jumat Agung Malang, 02 April 2010 (Jumat Sore)
Matius 25:1, penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Laki-laki Sorga yang akan segera...

Ibadah Raya Surabaya, 25 September 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan daging.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan/pengikut-pengikut...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Juni 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Kunjungan di Palangkaraya I, 28 Juni 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: 20 (ulang tahun ke-20 penggembalaan...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 Mei 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:57-66 adalah tentang "Kelahiran Yohanes Pembaptis".

Lukas 1:65-66
1:65 Maka ketakutanlah semua orang yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 September 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 10 Desember 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-13
6:12 Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka...

Ibadah Doa Surabaya, 26 Agustus 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah....

Ibadah Doa Malam Surabaya, 21 Januari 2015 (Rabu Malam)
Puji Tuhan, selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Agustus 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Januari 2009 (Kamis Sore)
Oleh : Pdt. Mikha Sandatoding

Matius 5-7 adalah tentang 10 Hukum...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Februari 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan Kartika Malang III, 01 Juli 2009 (Rabu Sore)
Lukas 23:43.
Tema kebaktian persekutuan tubuh Kristus kali ini adalah KEMBALI KE...

Ibadah Raya Malang, 11 Mei 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:14
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 24 Agustus 2014)
Tayang: 17 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 17 Agustus 2014)
Tayang: 05 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 April 2018 (Jumat Malam)

Bilangan 27: 1-11
27:1. Kemudian mendekatlah anak-anak perempuan Zelafehad bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye dari kaum Manasye bin Yusuf--nama anak-anaknya itu adalah: Mahla, Noa, Hogla, Milka dan Tirza--
27:2. dan berdiri di depan Musa dan imam Eleazar, dan di depan para pemimpin dan segenap umat itu dekat pintu Kemah Pertemuan, serta berkata:
27:3. "Ayah kami telah mati di padang gurun, walaupun ia tidak termasuk ke dalam kumpulan yang bersepakat melawan TUHAN, ke dalam kumpulan Korah, tetapi ia telah mati karena dosanya sendiri, dan ia tidak mempunyai anak laki-laki.
27:4. Mengapa nama ayah kami harus hapus dari tengah-tengah kaumnya, oleh karena ia tidak mempunyai anak laki-laki?
Berilah kami tanah milik di antara saudara-saudara ayah kami."
27:5. Lalu Musa menyampaikan perkara mereka itu ke hadapan TUHAN.
27:6. Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
27:7. "Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara-saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya.
27:8. Dan kepada orang Israel engkau harus berkata: Apabila seseorang mati dengan tidak mempunyai anak laki-laki, maka haruslah kamu memindahkan hak atas milik pusakanya kepada anaknya yang perempuan.
27:9. Apabila ia tidak mempunyai anak perempuan, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudaranya yang laki-laki.
27:10. Dan apabila ia tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudara lelaki ayahnya.
27:11. Dan apabila ayahnya tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada kerabatnya yang terdekat dari antara kaumnya, supaya dimilikinya." Itulah yang harus menjadi ketetapan hukum bagi orang Israel, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

Ini mengenai hak waris bagi anak-anak perempuan. Sebenarnya anak perempuan tidak mempunyai hak waris tanah pusaka menurut hukum Taurat.
Tetapi di sini anak perempuan Zelafehad berjuang untuk mendapatkan hak waris tanah pusaka milik ayahnya. Dulu secara jasmani.

Sekarang dalam arti rohani--perempuan menunjuk pada gereja Tuhan.
Bangsa kafir juga tidak memiliki hak waris kerajaan sorga--seperti nasib anak-anak perempuan Zelafehad. Dulu anak-anak perempuan Zelafehad berjuang sampai mendapatkan. Kita bangsa kafir juga harus berjuang sampai mendapatkan hak waris kerajaan sorga yang kekal, lewat doa penyembahan: doa pagi, doa puasa, doa semalam suntuk, doa malam dan lain-lain.

Syarat untuk mendapat hak waris kerajaan sorga:

  1. Matius 7: 21
    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

    'masuk ke dalam Kerajaan Sorga'= mempunyai hak waris kerajaan sorga.

    Syarat pertama: kita berjuang dan berdoa untuk bisa melakukan kehendak Bapa= taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar; firman yang dibukakan rahasianya, sehingga kita bisa hidup dalam kesucian dan saling mengasihi, bahkan mengasihi musuh. Kerajaan sorga itu suci.

    Tidak boleh ada lagi kebencian (iri, dendam). Orang benci tidak bisa masuk sorga; tetap di dalam maut. Orang tidak suci juga tidak bisa masuk sorga.

    Sekalipun kita bangsa kafir tetapi kalau kita hidup suci dan saling mengasihi--sampai mengasihi musuh--, kita bisa mendapat hak waris kerajaan sorga.


  2. Matius 6: 33
    6:33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

    Syarat kedua: mengutamakan ibadah pelayanan kepada Tuhan; beribadah melayani Tuhan dengan setia-benar dan setia-berkobar-kobar, apapun tantangan dan rintangan yang kita hadapi.

    Tidak setia dalam ibadah pelayanan berarti tidak bisa masuk sorga karena Yerusalem baru adalah kota setia (Kitab Zakharia).

    Kalau dua syarat di atas digabung, sekalipun kita bangsa kafir tidak memiliki hak waris kerajaan sorga, tetapi biarlah kita bisa berjuang untuk hidup suci, saling mengasihi, dan setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.

    Hasilnya: kita menjadi biji mata-Nya Tuhan sendiri:


    1. Ada jaminan pemeliharaan dan perlindungan Tuhan secara ajaib dan berkelimpahan--sampai mengucap syukur kepada Tuhan. Semuanya akan ditambahhkan secara berkelimpahan.


    2. Pintu-pintu masa depan terbuka, sampai pintu sorga terbuka bagi kita.


    Tidak usah takut! Di zaman yang sulit ini Tuhan yang memelihara dan melindungi kita sampai pintu-pintu terbuka bagi kita.


  3. Kisah Rasul 14: 22
    14:22. Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.

    Syarat ketiga: harus mengalami banyak sengsara; kita rela mengalami sengsara daging/penyaliban daging/pemerasan daging karena Yesus, termasuk kita bisa berdoa di saat kita lemah, tak berdaya--seperti Yesus di taman Getsemani, Dia benar-benar diperas.

    Kita mengalami penyaliban daging dalam bentuk doa puasa, doa penyembahan, karena ibadah pelayanan, sengsara karena kebenaran, pengajaran yang benar dan lain-lain, sehingga kita mendapatkan Roh kemuliaan.

    Hasilnya:


    1. Kita dipakai oleh Tuhan untuk memberitakan cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus/kabar mempelai; dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir; pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, untuk memuliakan dan mengagungkan nama Tuhan, bukan memilukan atau memalukan Tuhan. Itu tugas kita secara pribadi dan dalam nikah.

      Kalau memilukan dan memalukan Tuhan berarti tidak ada Roh kemuliaan, tetapi daging.
      Tanpa salib tidak ada Roh kemuliaan, sehingga pedangnya tumpul, malah jadi pedang berkarat. Kabar mempelai tanpa salib, tidak akan bisa.
      Harus ada salib, baru ada Roh kemuliaan, setelah itu barulah kita bisa dipakai.


    2. Kita mengalami kemuliaan--mujizat terbesar--yaitu pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari kuat teguh hati atau tabah.
      Dari enam ratus tiga ribu lima ratus lima puluh orang Israel hanya dua orang yang bisa mewarisi tanah Kanaan--Yosua dan Kaleb--, karena mereka kuat teguh hati, artinya:


      1. Tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan saat menghadapi apapun juga.
      2. Tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran.
      3. Tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
      4. Tetap hidup benar dan suci.
        Jangan mundur sedikitpun! Jangan menyerah kalah apapun tantangan dan rintangan yang kita hadapi!

        Puji syukur pada Tuhan, saat ada tantangan dan rintangan, kita bukan semakin loyo, tetapi kita justru semakin berkobar. Seperti mobil naik tanjakan harus tambah gasnya, tidak bisa pelan-pelan, kalau tidak, akan turun ke bawah.

        Tantangan dan rintangan bukan untuk membuat kita putus asa tetapi semakin meningkat. Mungkin kita sudah miring atau jatuh, mari bangkit semua, kuat teguh hati. Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita.


      5. Tetap percaya dan berharap Tuhan.
      6. Tetap menyembah Tuhan.


      Mari, kita semakin setia, semakin banyak menyembah--ditambah puasa.


    3. Mujizat jasmani juga terjadi. Kalau sudah kuat teguh hati--ada landasan yang kuat--, mujizat jasmani akan terjadi. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan; lebih mudah dari pada membalikkan telapak tangan.

      Kalau landasan tidak kuat--bimbang, ragu--, lalu pesawat datang, hancur semuanya. Percuma!


    4. Sampai kalau Tuhan datang kembali, kita diubahkan menjadi sempurna, sama mulia dengan Dia, untuk layak menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk Firdaus dan kerajaan sorga yang kekal; kita menerima hak waris kerajaan sorga selama-lamanya.

Jangan kecewa dan putus asa! Kita memang harus memikul salib untuk melayani Tuhan, tetapi Roh kemuliaan akan membuat kita kuat teguh hati. Tuhan tolong kita.
Berjuang sampai Roh kemuliaan benar-benar dicurahkan bagi kita. Tandanya Roh Kemuliaan dicurahkan: kita berbahagia saat menghadapi tantangan dan rintangan. Sampai kita kuat dan teguh hati.

Berjuang! Anak-anak Zelafehad berjuang, kita bangsa kafir juga berjuang sekalipun ada sengsara di bidang ekonomi, kesehatan, rumah tangga, sengsara dalam melayani Tuhan, dan sebagainya, serahkan kepada Dia! Banyak pencobaan, kemustahilan, kesusahan, penderitaan, serahkan kepada Dia!
Yang sudah berhasil dan baik semua, tetap mengucap syukur, berjanji pada Tuhan dan diri sendiri untuk tidak mundur apapun keadaannya.

Biar Roh kemuliaan menolong, menguatkan, dan membahagiakan kita semua. Berjuang! Kuat teguh hati, kita pasti menang, seperti anak Zelafehad. Kita tidak mampu berjuang sendiri. Harus berserah pada Tuhan. Tidak ada yang tahu apa yang kita hadapi, serahkan kepada Tuhan!

Dari pihak kita: kuat teguh hati/berserah pada Tuhan, dan Dia akan mengulurkan tangan Roh kemuliaan bagi kita. Serahkan perjuangan kita kepada Tuhan!

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:45 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 29-30 Mei 2018
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • September 2018
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top