|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 31 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Judul: SAKSI dan KESAKSIAN.
Markus 14:56-64 14:56 Banyak juga... Ibadah Raya Surabaya, 07 Desember 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28
= sikap gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu bagaikan... Ibadah Doa Malang, 13 Maret 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI DAN KESAKSIAN.
Ada dua macam saksi dan... Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Februari 2011 (Sabtu Sore)
ad. 6. Sengsara salib mengenai kematian-Nya Markus 15:37-41 15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan... Ibadah Raya Malang, 02 November 2008 (Minggu Pagi)
Wahyu 22: 20, 'Ya Aku datang segera' menunjuk pada kesiapan Tuhan Yesus
Kristus... Ibadah Natal di Mojoagung, 11 Desember 2009 (Jumat Sore)
Yohanes 8: 12
"Aku terang dunia". Setiap penampilan Pribadi Tuhan sebagai apapun
juga, bukan untuk... Ibadah Doa Malang, 19 April 2012 (Kamis Sore)
(Ibadah Pendalaman Alkitab sudah dialihkan pada hari Selasa, 17 April 2012)
Matius... Ibadah Doa Malang, 07 September 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 17:21
Ibadah Paskah Malang, 24 April 2011 (Minggu Pagi)
Matius
26:6-13
menunjuk pada PERSIAPAN
PASKAH.
Matius
26:7, 12 26:7
datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli
pualam berisi minyak wangi yang mahal.... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 April 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah
seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot,
kepada
imam-imam kepala. 26:15.
Ia berkata: "Apa... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 06 Januari 2009 (Selasa Siang)
ad. 3. Perlengkapan dari Tuhan, yaitu nama 'AKU ADALAH AKU' dan uluran tangan... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 20 April 2010 (Selasa Siang)
Pelajaran tentang Kaki Dian Emas/ Pelita Emas/ Kandil.
Ibadah Doa Malang, 15 Mei 2012 (Selasa Sore)
Matius 27 dalam susunan tabernakel terkena pada 7 percikan darah di atas tabut perjanjian. Sekarang... Ibadah Raya Malang, 03 April 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:6-13 menunjuk pada Persiapan Paskah.
Matius 26:6-7, 12
Ibadah Tutup dan Buka Tahun, 31 Desember 2011 (Sabtu Malam)
Matius 26:47-56
berjudul "Yesus ditangkap" dan masih terjadi di
Taman Getsemani.
Matius 26:47-48 26:47. Waktu
Yesus masih berbicara datanglah Yudas,...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 26 Januari 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Mazmur 131: 3 131:3.
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel, dari sekarang sampai
selama-lamanya!
Kita mempelajari tentang BERHARAP
PADA TUHAN. Artinya: mengandalkan Tuhan dalam segala hal,
baik untuk hidup duniawi, maupun untuk hidup di dalam kerajaan Surga
yang kekal. Tetapi, banyak kali, manusia justru lebih banyak
berharap/mengandalkan hal-hal yang kelihatan oleh mata
jasmani. Padahal, yang jasmani ini semuanya hampa. Tidak ada yang
bisa kita harapkan.
Yesaya 2: 22 2:22. Jangan
berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada
embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat
dianggap?
Manusia, itu tidak lebih dari hembusan nafas dan
tidak bisa diharapkan untuk hidup duniawi, apalagi hidup dalam
kerajaan Surga.
Yeremia 17: 5-7 17:5. Beginilah
firman TUHAN: "Terkutuklah orang
yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya
sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! 17:6. Ia akan
seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami
datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang
gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. 17:7.
Diberkatilah orang yang mengandalkan
TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Kalau
dalam hidup ini, kita hanya berharap manusia, akibatnya hidup
dalam suasana kutukan. Tidak mengalami datangnya keadaan
baik, bahkan tidak ada kebahagiaan.
Tetapi, kalau kita mau
berharap kepada Tuhan, bukan kutukan yang kita peroleh. Tetapi
Tuhan akan memberikan berkat kepada kita.
Tanda
kalau kita berharap pada Tuhan:
-
1 Petrus 1: 3
1:3. Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita
Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan
kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara
orang mati, kepada suatu hidup yang penuh
pengharapan,
Tanda pertama: mengalami
kelahiran kembali lewat air dan Roh= lahir baru atau menjadi
kehidupan seperti bayi yang baru lahir yang tidak berbuat
dosa.
Yohanes 3: 3, 5-6 3:3. Yesus menjawab,
kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang
tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan
Allah." 3:5. Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia
tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. 3:6. Apa yang
dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari
Roh, adalah roh.
Kalau tidak lahir baru, kita tidak bisa
masuk kerajaan Surga.
Praktik bahwa kita sudah mengalami
kelahiran kembali:
-
hidup dalam kebenaran.
1 Petrus 2: 1-2 2:1.
Karena itu buanglah segala kejahatan, segala
tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan
fitnah. 2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru
lahir, yang selalu ingin akan air susu yang
murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan
beroleh keselamatan,
Hidup dalam kebenaran, dimulai
dengan membuang dosa-dosa (ay. 1).
- selalu
rindu akan air susu yang murni dan rohani.=
rindu akan Firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus.
- saat
dalam kesulitan/pencobaan, hanya menangis kepada Tuhan.
Artinya: hanya berharap pada Tuhan, mengaku tidak berdaya dan tidak
bisa berbuat apa-apa.
Contohnya adalah bayi Musa yang
menangis saat berada di tangan putri Firaun.
Kalau
kita mau menjadi seperti bayi, kita akan diangkat dari air (seperti
Musa yang diangkat dari air). Artinya:
- TanganTuhan
diulurkan untuk mengangkat
kehidupan kita,
sehingga kita tidak tenggelam dalam arus dunia.
- Tangan
Tuhan juga diulurkan untuk memelihara
kehidupan kita
secara ajaib.
- Tangan
Tuhan diulurkan untuk memberi
masa depan yang indah.
- Tangan
Tuhan diulurkan untuk menuntun
langkah hidup kita.
-
Yeremia 17: 7-8
17:7. Diberkatilah orang yang
mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada
TUHAN! 17:8. Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi
air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air,
dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap
hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti
menghasilkan buah.
Tanda kedua: menjadi seperti pohon
yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi
batang air.
Mazmur 92: 14-16 92:14. mereka yang
ditanam di bait TUHAN akan bertunas di
pelataran Allah kita. 92:15. Pada masa tua pun mereka masih
berbuah, menjadi gemuk dan segar, 92:16. untuk memberitakan,
bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada
kecurangan pada-Nya.
Tertanam di tepi air= tertanam di
bait Tuhan= mantap tergembala (tekun dalam 3 macam ibadah
pokok). Tekun dalam 3 macam ibadah pokok, supaya kita bisa
menalami penyucian secara intensif, terutama penyucian akar,
itulah akar kejahatan (cinta akan uang).
Praktik cinta
akan uang=:
-
kikir (tidak bisa memberi),
-
serakah (merampas hak Tuhan dan hak orang lain),
-
mencari uang dengan menghalalkan segala cara sampai menyimpang dari
iman yang benar.
Selama akar ini belum disucikan, hidup itu masih belum
baik. Kalau kar sudah baik, akar bisa menyerap air.
Artinya, bisa menyerap Firman penggembalaan.
Mazmur 92:
14 92:14. mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas
di pelataran Allah kita. 92:15. Pada masa tua pun mereka masih
berbuah, menjadi gemuk dan segar,
=
hasil kalau akar sudah baik, yaitu:
-
bertunas, gemuk dan segar.
'bertunas'= ada
kehidupan= ada pengharapan. Bertunas, gemuk dan segar=
mengalami pertumbuhan rohani.
- tidak
mengalami datangnya panas terik=
tidak mengalami pencobaan/masalah, ada
perlindungan dari Tuhan.
Yeremia
17: 7-8 17:7.
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya
pada TUHAN! 17:8. Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi
air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang
tidak
mengalami datangnya panas terik,
yang daunnya
tetap hijau,
yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak
berhenti menghasilkan buah.
- 'daunnya
tetap hijau'=
ada aktivitas dan ada
pemeliharaan dari Tuhan.
- 'tidak
berhenti menghasilkan buah'=tetap
berbuah.
Buah ini untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Artinya
sekarang, tetap
bisa bersaksi dan memuliakan Tuhan
dalam situasi kondisi apapun juga.
-
Mazmur 131: 1-3
131:1. Nyanyian ziarah Daud. TUHAN, aku
tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak
mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib
bagiku. 131:2. Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan
mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring
dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam
diriku. 131:3. Berharaplah kepada TUHAN, hai
Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya!
Tanda
ketiga: diam dan tenang. Diam= bertobat. Tenang=
menguasai diri supaya tetap bisa menyerah dan berharap hanya kepada
Tuhan, bahkan bisa menyembah Tuhan.
Kita perlu diam dan
tenang, terutama:
-
saat menghadapi keadaan seperti anak kecil yang disapih dan
berbaring dekat ibunya= keadaan yang sangat goncang.
-
saat menghadapi keadaan seperti murid-murid di danau yang menghadapi
angin dan gelombang= menghadapi ajaran sesat dan gelombang
dosa/pencobaan yang ingin menenggelamkan kehidupan kita.
Diam
dan tenang juga berarti mengangkat tangan kepada Tuhan.
Markus
4: 39 4:39.
Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu:
"Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau
itu menjadi teduh sekali.
Kalau
kita menyerah kepada Tuhan, maka Tuhan yang akan turun Tangan dalam
hidup kita untuk menjadikan danau teduh. Artinya:
- semua
menjadi teduh, damai dan baik.
- menuntun
kehidupan kita ke pelabuhan damai sejahtera.
Mazmur
107: 29-30 107:29.
dibuat-Nyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya
tenang. 107:30. Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan
dituntun-Nya
mereka ke pelabuhan kesukaan mereka.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|