|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 22 Maret 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius 7: 12-14 7:12. "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat... Ibadah Raya Malang, 05 September 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:14-15 Jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa melayani Tuhan, itu adalah karena Ibadah Raya Malang, 23 November 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24: 29-31 ->'KEADAAAN PADA MASA KEDATANGAN YESUS KE 2X'
... Ibadah Raya Malang, 14 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24: 29-31 adalah nubuat ketujuh, yaitu keadaan pada masa kedatangan Yesus kedua kali, Matius... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Juni 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal
Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan
pergi... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Maret 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:13-16 Paskah = suatu kelepasan. Makan paskah dilakukan di tempat yang besar, lengkap,... Ibadah Doa Malang, 23 November 2010 (Selasa Sore)
Pembicara:
Bpk. Anta
Matius
25:31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 September 2009 (Sabtu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
MARKUS 11:9
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 November 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:28-32 menunjuk pada nubuat ke-6: nubuat tentang pohon ara. Pohon ara yang... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 17 Agustus 2010 (Selasa Pagi)
Tabernakel adalah Kerajaan Sorga yang dilihat Musa di Gunung Sinai. Tuhan memerintahkan Musa untuk membuat... Ibadah Raya Surabaya, 26 Juli 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
Zaman Allah... Ibadah Kaum Muda Malang, 16 Mei 2009 (Sabtu Sore)
Pembicara: Bpk. Dwi Antanusa
Markus 13:9-13, nubuat yang ketiga adalah... Ibadah Persekutuan Medan IV, 23 Juni 2010 (Rabu Sore)
Wahyu 19: 9 19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin... Ibadah Doa Surabaya, 29 Februari 2012 (Rabu Sore)
Matius
26: 69-75
JUDULNYA
ADALAH PETRUS MENYANGKAL YESUS.
Tiga
kali Petrus menyangkal Yesus yaitu
Ayat
69-70
Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea,... Ibadah Doa Surabaya, 22 April 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 31
Imamat 25: 9-10
= sangkakala juga ditiup pada tahun Yobel= tahun pembebasan. Pada tahun...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Juni 2011 (Sabtu Sore)
Pembicara:
Bpk. Antanusa
Markus
16
terbagi menjadi 2:
-
Ayat 1-8:
Kuasa kebangkitan Tuhan (Shekinah Glory) menyinari hati manusia
sehingga mengalami keubahan hidup/pembaharuan.
- Ayat
9-20:
Kuasa kebangkitan (Shekinah Glory) bersinar dari dalam ke luar,
menghasilkan sinar kemuliaan yang berkilau-kilauan.
Ad.
2 Wahyu
18:5-6, 15-16 18:5
Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah
telah mengingat segala kejahatannya. 18:6 Balaskanlah kepadanya,
sama seperti dia juga membalaskan, dan berikanlah kepadanya dua kali
lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah baginya dua kali lipat di
dalam cawan pencampurannya; 18:15 Mereka yang memperdagangkan
barang-barang itu, yang telah menjadi kaya oleh dia, akan berdiri
jauh-jauh karena takut akan siksaannya, dan sambil menangis dan
meratap, 18:16
mereka berkata: "Celaka, celaka, kota besar, yang berpakaian
lenan halus,
dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan
permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu
sudah binasa."
Gereja
palsu/Babel memiliki pakaian putih namun tidak berkilau-kilauan
(tidak bercahaya).
Wahyu
19:7-8 19:7
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia!
Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah
siap sedia. 19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain
lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!"
(Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari
orang-orang kudus.)
Gereja
Tuhan memiliki pakaian lenan putih yang berkilau-kilauan. Dari
mana kita mendapat pakaian putih berkilau-kilauan?
-
Dari ibadah
yang sejati,
yang ditandai dengan persembahan tubuh yang hidup, kudus, dan
berkenan kepada Allah.
- II
Korintus 4:3-4
4:3
Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup
untuk mereka, yang akan binasa, 4:4 yaitu orang-orang yang tidak
percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini,
sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan
Kristus, yang adalah gambaran Allah.
Dari cahaya
Injil tentang kemuliaan Kristus
yaitu Firman
Pengajaran benar.
Ad. b Firman
Pengajaran
adalah Firman yang menyatakan kedatangan Yesus kedua kali dalam
kemuliaan sebagai Raja atas segala raja dan Mempelai Pria Surga,
untuk menyucikan dan menyempurnakan Gereja Tuhan sehingga menjadi
mempelai wanita yang siap sedia menyambut kedatangan Tuhan kedua
kali.
Firman
Pengajaran =
Kabar Mempelai.
Setiap
kali kita mendengar Firman Pengajaran, kita semakin diterangi oleh
Firman Pengajaran, sampai suatu saat terang yang sama juga memancar
dari kehidupan kita.
Selama kita tidak menerima Firman
Pengajaran = kita tidak menerima terang, kita tetap dalam
kegelapan.
Mengapa
kita memerlukan Firman Pengajaran/Kabar Mempelai?
Matius
25:6 25:6
Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!
Songsonglah dia!
Karena
kehidupan
kita berada di dunia akhir zaman, di mana semakin hari keadaan dunia
semakin gelap,
dan manusia
hidup dalam kegelapan. Dalam
keadaan gelap, tidak ada kebutuhan lain, kebutuhan utama adalah
"terang".
Pengertian
kegelapan:
-
Ayub 18:5-6
18:5.
Bagaimanapun juga terang orang fasik tentu padam, dan nyala apinya
tidak tetap bersinar. 18:6 Terang di dalam kemahnya menjadi
gelap, dan pelita di atasnya padam.
Kehidupan
yang fasik,
artinya:
- Kehidupan
yang jahat dan najis,
yakni mulai dari angan-angan hati, perkataan, serta perbuatan yang
jahat dan najis.
Kita harus menjaga kehidupan kita supaya
jangan dipengaruhi oleh yang jahat dan najis. Jangan coba-coba,
apalagi "ingin" akan yang jahat dan najis!
Kejahatan dan
kenajisan cenderung menempel dalam hati dan pikiran manusia, sulit
dilepaskan. Untuk bisa terlepas, perlu perjuangan ekstra seperti
lewat doa puasa.
Jalan keluarnya: Kita harus mengaku dosa.
- Mazmur
1:1
1:1.
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang
fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak
duduk dalam kumpulan pencemooh,
Kehidupan
yang jatuh-bangun dalam dosa sampai puncak dosa,
yakni
dosa
makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan
(dosa seks).
- Amsal
20:20
20:20.
Siapa mengutuki ayah atau ibunya, pelitanya akan padam pada waktu
gelap.
Kehidupan
yang tidak taat dengar-dengaran pada orang tua (secara
jasmani),
gembala (orang
tua rohani),
dan Firman Tuhan (pribadi
Tuhan, orang tua Surgawi).
Tidak
ada orang tua yang menginginkan anaknya celaka, sebab itu kita harus
selalu taat.
- Matius
25:26, 30
25:26
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi
kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak
menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? 25:30
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan
yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
Kehidupan
yang jahat dan malas = kehidupan yang tidak menghargai (menganggap
kecil) pelayanan yang dipercayakan Tuhan.
Akibatnya:
- Menukar
ibadah pelayanan kepada Tuhan dengan perkara jasmani = tidak setia,
sampai meninggalkan ibadah pelayanan hanya untuk mengejar perkara
daging.
Mengapa tidak setia? Karena menghargai yang lain
lebih dari menghargai pelayanan yang Tuhan percayakan.
- Tetap
melayani Tuhan, namun hanya untuk mendapatkan perkara jasmani
(kedudukan, dsb.).
- Tidak
bisa mengutamakan ibadah pelayanan kepada Tuhan, pilih-pilih dalam
melayani Tuhan. Padahal, sebenarnya di hadapan Tuhan semua
pelayanan adalah sama-sama perkara kecil.
Kehidupan
kaum muda banyak ditandai dengan dosa kejahatan dan kenajisan, tidak
taat pada orang tua, serta jahat dan malas dalam ibadah pelayanan
kepada Tuhan. Itu sebabnya, kita
membutuhkan terang Firman Pengajaran benar.
Jika
kita mau menerima terang Firman Pengajaran,
hasilnya: Terang
yang kita terima juga akan memancar dari kehidupan kita, yakni dalam
bentuk terang
keubahan hidup.
Contoh:
Pekerjaan terang Firman Pengajaran benar yang dialami oleh
Saulus.
Kisah
Para Rasul 9:1-3 9:1.
Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh
murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar, 9:2 dan meminta surat
kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di
Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang
mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke
Yerusalem. 9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah
dekat kota itu, tiba-tiba cahaya
memancar dari langit mengelilingi dia.
Cahaya
dari langit mengelilingi Saulus, artinya: seluruh tubuh
disinari.
Latar belakang Saulus adalah kehidupan yang gelap:
jahat, suka menghakimi, dan menentang Tuhan. Namun, setelah
menerima terang Firman Pengajaran, ia mengalami keubahan
hidup.
Cahaya yang memancar dari langit = Firman yang
diilhamkan/dibukakan rahasianya oleh Tuhan, yang mampu mengubahkan
kehidupan Saulus - dan juga kita semua - menjadi kehidupan yang
baru.
Sikap
dalam menerima terang Firman Pengajaran:
- Lembut
hati
= bisa menerima Firman sekeras apapun.
- Rendah
hati
= kemampuan untuk mengaku dosa.
Kalau
kita mau melembutkan
hati (menerima Firman sekeras apapun)
dan merendahkan
hati (mengaku dosa),
maka akan terjadi
keubahan hidup,
yaitu:
-
I Timotius
1:13-15
1:13
aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan
seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu
telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. 1:14 Malah
kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya
kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. 1:15
Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus
Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan
di antara mereka akulah yang paling berdosa.
Bisa
mengaku dosa, bahkan mengaku paling berdosa,
tidak
mudah menghakimi orang lain.
Kalau
kehidupan kita diteropong lewat pekerjaan Firman, kita bisa
menyadari dan mengakui bahwa diri kita yang paling berdosa.
Semakin
banyak kita mengaku dosa, kita semakin dibersihkan, sampai tidak ada
dosa lagi.
Paulus
disucikan dari dosa, bahkan bisa menjadi teladan dalam berpegang
teguh pada satu Firman Pengajaran benar.
- I
Timotius 1:12
1:12.
Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus,
Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan
pelayanan ini kepadaku--
Setia
dan dapat dipercaya dalam pelayan = setia dan benar. Prakteknya:
tidak mudah meninggalkan ibadah pelayanan, tidak mudah
terhalang.
Bagi yang belum memiliki jabatan pelayanan: berdoa
dan mohon kepada Tuhan. Bagi imam-imam yang sudah undur dari
jabatan pelayanan: segera kembali!
Yeremia
48:10 48:10
Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai,
dan terkutuklah orang yang menghambat pedang-Nya dari penumpahan
darah!
Kalau
tidak setia/lalai dalam ibadah pelayanan, ada akibatnya:
- Hidup
dalam kutukan: penuh penderitaan dan tidak ada kebahagiaan dalam
batinnya, sekalipun di luar terlihat sukses dan baik-baik saja.
- Pelayanannya
dialihkan pada orang lain dan tidak ada kesempatan lagi untuk
kembali.
Contoh: Jabatan rasul Yudas Iskariot digantikan oleh
Matias.
- Cahaya
Firman semakin hari semakin redup dalam kehidupannya.
-
I Timotius
1:16-17
1:16
Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini,
sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh
kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang
kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal. 1:17
Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman,
Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
Bisa
menyembah Tuhan dalam doa penyembahan yang benar,
yakni sampai
daging tidak bersuara lagi.
Dalam
doa penyembahan yang benar, kita
mendapatkan belas kasih dan kemurahan Tuhan. Belas
kasih dan kemurahan Tuhan yang terutama adalah saat kita bisa
mengalami keubahan hidup.
Hasilnya
menyembah Tuhan:
- Yesaya
43:15-17
43:15
Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan
Israel." 43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat
jalan melalui laut dan melalui air yang hebat, 43:17 yang telah
menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang, juga tentara dan
orang gagah--mereka terbaring, tidak dapat bangkit, sudah mati,
sudah padam sebagai sumbu--,
Tangan
sang Raja mampu menciptakan jalan di tengah laut,
artinya:
- Tangan
Tuhan sebagai Raja segala raja mampu memelihara
kita di tengah dunia yang sulit.
- Tangan
sang Raja mampu memberikan
jalan keluar
bagi setiap masalah dan pencobaan.
- Tangan
sang Raja mampu memberikan
masa depan yang indah
(bangsa Israel tidak mati di Laut Kolsom dan bisa menuju Kanaan),
terutama yang terindah adalah saat kita bisa masuk Yerusalem
Baru.
- Yesaya
6:5-8
6:5.
Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang
yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang
najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN
semesta alam." 6:6 Tetapi seorang dari pada Serafim itu
terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya
dengan sepit dari atas mezbah. 6:7 Ia menyentuhkannya kepada
mulutku serta berkata: "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu,
maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni."
6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang
akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka
sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"
Tangan
Tuhan mampu menyucikan kita, mulai dari mulut/bibir, sehingga kita
bisa dipakai Tuhan. Kita
terus disucikan sampai tidak ada salah lagi dalam perkataan =
kehidupan yang sempurna, tidak bercacat cela.
Yakobus
3:2 3:2
Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak
bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat
juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
Oleh
pekerjaan terang Firman Pengajaran, kita terus diubahkan = terang
semakin terpancar dari kehidupan kita, sampai kita ditampilkan
sebagai terang dunia, yakni mempelai wanita Tuhan yang sempurna dan
siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Wahyu
12:1 12:1.
Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan
berselubungkan
matahari,
dengan bulan
di bawah kakinya
dan sebuah mahkota
dari dua belas bintang di atas kepalanya.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|