|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Surabaya, 16 Juni 2010 (Rabu Sore)
Matius
25: 2-4
25:2. Lima di antaranya bodoh dan
lima bijaksana.
25:3. Gadis-gadis yang bodoh
itu membawa pelitanya, tetapi tidak... Ibadah Raya Surabaya, 13 Juni 2010 (Minggu Sore)
Kita
mengenal Yesus bukan hanya sebagai Tabib dan penolong, tapi
puncaknya, kita mengenal Dia sebagai Mempelai Pria... Ibadah Raya Surabaya, 16 Januari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: = secara keseluruhan (ay. 1-75), dalam susunan
Tabernakel, terkena pada buli-buli emas berisi manna.
Kita
sudah mempelajari,... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Februari 2010 (Senin Sore)
Matius
24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Kemunafikan
adalah ragi dan tabiat orang Farisi. Tapi ini... Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang II, 28 Juli 2011 (Kamis Pagi)
Tema: "Mempelai datang, songsonglah Dia" Matius 25:6 25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!... Ibadah Doa Malang, 20 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30 " Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke-2x " Terjadi badai maut yang... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 23 Januari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14 dalam Tabernakel terkena pada buli-buli emas berisi manna, ini menunjuk pada kehidupan yang... Ibadah Paskah Medan IV, 29 April 2009 (Rabu Sore)
Wahyu 22: 20 'Ya, Aku datang segera'=kesiapan Tuhan untuk datang kedua kali dalam kemuliaan... Ibadah Doa Malang, 25 November 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 29 -> 'Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x'
Yaitu terjadi... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2012 (Rabu Sore)
Ibadah
Doa dialihkan pada hari Senin sebelumnya Dari
siaran tunda Ibadah Persekutuan Medan I (24 April 2012 Pagi) Wahyu
19:... Ibadah Natal Kaum Muda Remaja, 10 Desember 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:13-17 1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia,... Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2008 (Kamis Sore)
Matius 24:3-44 menunjuk tentang 7 nubuat. Matius 24:26-31 adalah nubuat kelima... Ibadah Doa Surabaya, 24 Februari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Kita harus berjaga-jaga supaya kita tidak ketinggalan... Ibadah Raya Malang, 31 Oktober 2010 (Minggu Pagi)
Matius
25:31-32
25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam di... Ibadah Doa Surabaya, 09 Maret 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 12-13 26:12.
Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu
persiapan
untuk penguburan-Ku. 26:13. Aku berkata kepadamu:...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Natal di Tuban, 29 Desember 2010 (Rabu Sore)
Ibadah
NATAL Persekutuan Umat Kristen - Kecamatan Semanding, Tuban
Tema: Lukas
1:37 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Tuhan
menampilkan kuasa
mujizat (kuasa untuk menghapus segala kemustahilan)
terutama untuk menolong/menyelamatkan
manusia
dari dosa.
Mengapa
Yesus mengerjakan mujizat terutama untuk menyelesaikan dosa?
Sebab
dosa adalah beban/masalah terberat manusia,
yang membebani sejak hidup di dunia sampai di neraka
selama-lamanya.
Beban-beban lain yang mungkin dialami manusia,
semisal penyakit, semuanya hanya membebani sampai di liang kubur
saja. Jika masalah dosa bisa diselesaikan oleh kuasa/mujizat
Tuhan, maka segala beban/masalah lainnya pasti juga dapat
diselesaikan oleh Tuhan.
Dari pihak lain, setan
menyerang manusia dengan pencobaan-pencobaan,
kemustahilan-kemustahilan, sampai MEMUSTAHILKAN
KESELAMATAN. Tujuan
setan bukan hanya mau membuat gagal, sakit, meninggal, dsb. Tujuan
utama setan adalah sampai membuat anak Tuhan kehilangan keselamatan
(memustahilkan keselamatan).
Lukas
1:34 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana
hal itu mungkin terjadi,
karena aku belum bersuami?"
Saat
diberitakan kepada Maria bahwa ia harus mengandung sebelum bersuami,
setan datang menyerang.
Bukti
serangan setan:
kehidupan ditandai dengan banyak pertanyaan, keragu-raguan, terutama
"bagaimana?" Bagaimana
masa depan saya? Bagaimana jodoh saya? Bagaimana anak-anak saya
nanti? ... Sampai puncaknya, "Bagaimana
saya bisa selamat?"
= memustahilkan keselamatan.
Contoh: Kehidupan muda yang kaya
dan baik (Matius 19), atau kehidupan orang tua/dewasa yang kaya dan
baik (Markus 10), namun ternyata tidak selamat.
Markus
10:17, 22-23 10:17.
Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah
seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di
hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus
kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" 10:22 Mendengar
perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab
banyak hartanya. 10:23 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di
sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: "Alangkah
sukarnya orang
yang beruang
masuk ke dalam Kerajaan Allah."
Kebaikan
dan kekayaan tidak bisa menjamin keselamatan.
Sebab itu, jangan mengukur-ukur kebaikan dan kekayaan menurut
ukuran manusia.
Banyak yang menurut pandangan manusia dinilai
jahat/tidak baik, namun sesungguhnya benar di hadapan Tuhan. Seperti
Yesus sebagai Juruselamat harus mati di kayu salib (terhina dan
terkutuk di hadapan manusia), namun Yesus berkenan di hadapan Allah
Bapa.
Apalagi kalau kita datang dengan keadaan tidak kaya,
tidak baik, biarlah di malam Natal ini kita mengejar keselamatan dari
Tuhan.
Banyak kali manusia berharap kuasa mujizat hanya untuk
perkara jasmani. Mujizat jasmani bisa dikerjakan dukun, dan mujizat
jasmani bukan tujuan Tuhan.
Tujuan
Tuhan melakukan mujizat adalah sampai menyelamatkan kita.
Tiga
(3) kali Tuhan menyatakan kuasa mujizat/kuasa menghapus kemustahilan,
terutama untuk keselamatan kita:
- Keluaran
14:30
14:30
Demikianlah pada hari itu TUHAN
menyelamatkan
orang Israel dari tangan orang Mesir.
Dan orang Israel melihat orang Mesir mati terhantar di pantai
laut.
Kuasa
Tuhan membelah Laut Kolsom untuk menyelamatkan bangsa Israel dari
Mesir.
Awalnya
bangsa Israel dalam keadaan terjepit menghadapi Laut Kolsom dan
dikejar Firaun, namun oleh kuasa Tuhan justru Israel selamat dan
Mesir dibinasakan.
Keluaran
12:37-38 12:37.
Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira
enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk
anak-anak. 12:38 Juga banyak
orang dari berbagai-bagai bangsa turut dengan mereka;
lagi sangat banyak ternak kambing domba dan lembu sapi.
Sebenarnya,
sasaran Tuhan hanya menyelamatkan bangsa Israel asli (umat pilihan
Tuhan). Israel yang dijajah Mesir dan diselamatkan. Namun, oleh
kemurahan Tuhan, bangsa Kafir juga bisa ikut di dalamnya, turut
keluar dari Mesir.
Keselamatan
dari Mesir = keselamatan dari dunia.
Di
dunia ini kita diperbudak seperti keadaan bangsa Israel di
Mesir. Tujuan bangsa Israel dilepaskan dari Mesir adalah untuk
beribadah kepada Tuhan.
Bukti
kita diselamatkan dari dunia:
- Keluaran
4:22-23
4:22
Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN:
Israel ialah anak-Ku, anak-Ku
yang sulung; 4:23
sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah
anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku;
tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan
membunuh anakmu, anakmu
yang sulung."
Bukti
I:
Kita bisa beribadah
kepada Tuhan,
bahkan menyulungkan/mengutamakan
ibadah kepada Tuhan lebih dari segala perkara
(dikaitkan dengan 'anak sulung').
Kalau orang Kristen
bisa beribadah kepada Tuhan, bahkan mengutamakan ibadah, itu
merupakan suatu mujizat.
Jangan
mudah terhalang untuk beribadah kepada Tuhan!
Jangan main-main! Kalau
kita tidak beribadah kepada Tuhan,
tidak
menyulungkan ibadah,
maka anak sulung mati. Anak sulung menunjuk pada kebanggaan. Apa
yang kita banggakan akan hancur.
- Yakobus
4:4
4:4
Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa
persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi
barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya
musuh Allah.
Bukti
II:
Setia
dalam
ibadah pelayanan kepada Tuhan.
Kalau
kita bisa setia dalam ibadah pelayanan, itu merupakan mujizat
Tuhan. Sangat tidak mudah bagi manusia di dunia ini untuk bisa
datang beribadah kepada Tuhan, apalagi untuk 3 macam ibadah pokok.
- I
Timotius 4:8-10
4:8
Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah
itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk
hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. 4:9
Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya. 4:10 Itulah
sebabnya kita
berjerih payah dan berjuang,
karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup,
Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.
Bukti
III:
Memperjuangkan
ibadah pelayanan lebih dari segala perkara di bumi.
Kalau
kita bisa setia, bisa memperjuangkan ibadah pelayanan lebih dari
segala perkara, itu lebih indah daripada sekedar melihat langsung
Laut Kolsom yang terbelah, sebab kita melihat pribadi Tuhan secara
langsung.
Hasilnya: Tuhan
memberikan jaminan kepastian yang double;
- Jaminan
untuk hidup kita sekarang di dunia sampai masa depan yang baik.
- Jaminan
untuk hidup kekal selama-lamanya di Surga.
Kita
memang perlu berjuang sungguh-sungguh dalam bekerja dan bersekolah,
namun semua itu tidak bisa menjamin. Tidak ada perusahaan manapun
di dunia ini yang mampu menjamin secara double
untuk hidup di dunia sampai hidup kekal.
Sebagai contoh
adalah hamba-hamba Tuhan (full-timer)
yang diperlihara Tuhan lewat hanya beribadah dan melayani Tuhan.
- Matius
1:21
1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia
Yesus, karena Dialah
yang akan menyelamatkan
umat-Nya dari dosa mereka."
Tuhan
menyelamatkan manusia dari dosa.
Keselamatan
adalah yang terutama. Jika kita sudah diselamatkan, maka untuk
kebutuhan yang lainnya Tuhan pasti juga bisa mengerjakan untuk
kita.
Segala sesuatu di dunia ini (kekayaan, kepandaian,
pangkat, dsb.) tidak bisa menyelamatkan manusia dari dosa. Banyak
orang pandai justru berbuat dosa, korupsi, dsb. Bahkan, tidak ada
seorangpun manusia, termasuk nabi, rasul, rohaniawan, yang bisa
menyelamatkan manusia dari dosa, sebab semuanya manusia
berdosa.
Semua yang dari dunia tidak bisa
menyelamatkan.
Jalan
keluar untuk menyelamatkan manusia adalah Natal.
Natal merupakan mujizat, Allah
yang adalah Roh lahir menjadi sama seperti manusia, tetapi manusia
yang tidak berdosa, dalam pribadi Yesus.
Hanya Yesus,
satu-satunya manusia yang tidak berdosa, yang bisa menyelamatkan
manusia berdosa.
Yakinkan
bahwa satu-satunya jalan ke Surga hanya lewat pribadi Yesus!
Cara
penyelamatan: Yesus
yang tidak berdosa harus mati di kayu salib untuk menanggung
dosa-dosa kita.
Sebenarnya, sasaran utama penyelamatan dari
dosa adalah "umatNya", yakni bangsa Israel asli (umat pilihan
Tuhan). Jika Israel menjadi umat pilihan Tuhan, itu merupakan
otoritas Tuhan. Salah satu alasannya karena bangsa Israel adalah
yang paling keras hati. Jika yang paling keras hati bisa
diselamatkan, maka semua bangsa lainnya pasti juga bisa
diselamatkan.
Yohanes
19:32-34 19:32
Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang
pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan
Yesus; 19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat
bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, 19:34
tetapi seorang dari antara prajurit
itu menikam lambung-Nya dengan
tombak,
dan segera mengalir
keluar darah dan air.
Menjelang
hari Sabat, semua mayat harus diturunkan dari salib. Kalau seharian
disalibkan namun belum mati, maka kaki harus dipatahkan supaya cepat
mati dan diturunkan dari salib. Namun, begitu prajurit Romawi
sampai pada Yesus, Yesus sudah mati, kakinya tidak jadi dipatahkan,
namun lambungNya ditombak (luka terbesar dan terdalam).
Yesus
sudah mati dengan 4 luka utama,
2 di tangan dan 2 di kaki karena paku, untuk
menyelamatkan bangsa Israel (KASIH
Tuhan kepada bangsa Israel).
Yesus,
yang sudah mati, masih rela lambungNya ditombak untuk menyelamatkan
bangsa Kafir (KEMURAHAN/ANUGERAH
Tuhan). Kemurahan/anugerah
Tuhan lebih dari kasih Tuhan.
Tanda
keselamatan:
- Tanda
darah = bertobat,
mati terhadap dosa, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Yesus.
Kalau kembali berbuat dosa, maka tetap dihukum.
Bertobat
adalah mujizat besar, lebih dari sekedar mujizat miskin jadi kaya
atau sakit jadi sembuh. Sakit jadi sembuh, miskin jadi kaya,
semuanya bisa dilakukan setan. Namun, sejak setan menjadi ular di
taman Eden sampai menjadi naga di kitab Wahyu, setan tidak bisa
bertobat.
- Tanda
air = baptisan air.
Kita
yang sudah mati terhadap dosa dikuburkan bersama Yesus untuk
bangkit dalam hidup
baru,
yakni hidup
dalam kebenaran.
Sekalipun
jemaat hidup sederhana namun bertobat, itu mujizat Tuhan. Kita
bersyukur kalau banyak jemaat dibaptis, namun sudahkah hidup
benar?
Hasilnya:
Amsal
10:2-3 10:2.
Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi
kebenaran
menyelamatkan orang dari maut. 10:3
TUHAN
tidak membiarkan orang benar menderita kelaparan,
tetapi keinginan orang fasik ditolak-Nya.
- Kebenaran
menyelamatkan kita dari maut/dosa.
- Tuhan
tidak akan membiarkan kehidupan yang benar menderita
kelaparan.
Tuhan memelihara dan melindungi kehidupan yang benar
mulai sekarang di dunia ini (tidak dibiarkan lapar) sampai masa
Antikris.
Pada saat Antikris menjajah bumi, akan ada
kelaparan. Namun, kehidupan yang benar akan disingkirkan ke padang
gurun dengan 2 sayap burung nazar yang besar, dipelihara dan
dilindungi secara langsung dari Tuhan. Di padang gurun
penyingkiran kita hanya beribadah kepada Tuhan (semua menjadi
full-timer).
Kalau
harta diperoleh dengan kefasikan, jangankan untuk akherat, untuk
anak-cucu pun tidak akan sampai.
- Ibrani
9:27-28
9:27
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja,
dan sesudah itu dihakimi, 9:28 demikian pula Kristus hanya satu
kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang.
Sesudah itu Ia
akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk
menganugerahkan keselamatan
kepada mereka, yang menantikan Dia.
Tuhan
melakukan mujizat untuk menganugerahkan keselamatan yang penuh
kepada kita.
Natal
kedua: manusia berdosa akan menjadi sama sempurna seperti Yesus saat
Dia datang kedua kali.
Kedatangan Yesus kedua kali adalah
sebagai Raja segala raja dan Mempelai Laki-laki Surga (Yesus sebagai
Kepala = suami, Mempelai Pria Surga yang sempurna).
Untuk
menyambut Yesus (Kepala) yang sempurna, kita harus menjadi mempelai
wanita (Tubuh Kristus) yang sempurna, tidak bercacat
cela.
Bagaimana
kita bisa mempersiapkan diri menjadi mempelai wanita yang
sempurna? Kita
harus masuk
dalam kegerakan pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna
(kegerakan Roh Kudus Hujan Akhir). Wujudnya: Persekutuan. Ibadah
kunjungan hanya untuk persekutuan, pembangunan Tubuh Kristus yang
sempurna.
Kegerakan Hujan Akhir merupakan kemurahan Tuhan.
Sasarannya:
Tuhan mencari keledai muda untuk ditunggangi.
Markus
11:1-2 11:1.
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat
Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh
dua orang murid-Nya 11:2 dengan pesan: "Pergilah ke kampung
yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera
menemukan seekor
keledai muda tertambat,
yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan
bawalah ke mari.
Dalam
kegerakan Roh Kudus Hujan Awal yang dimulai di loteng Yerusalem,
Tuhan memakai 12 rasul (bangsa Israel), dan selanjutnya berkembang
untuk membawa berita Firman Penginjilan sampai ke timur
(Papua).
Dalam kegerakan Roh Kudus Hujan Akhir, Tuhan mau
memakai keledai (= bangsa Kafir).
TUHAN
MENCARI KELEDAI MUDA.
Keledai muda menunjuk pada orang muda, atau bisa juga kehidupan
yang masih 'muda'/baru mengenal Firman Pengajaran, semuanya
tidak mustahil jika Tuhan memakai. Induk keledai
mengikuti.
Syaratnya:
Kejadian
49:11 49:11
Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya
pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur
dan bajunya dengan darah buah anggur.
Tuhan
mencari keledai
yang tertambat pada pokok anggur yang benar,
bukan keledai liar atau keledai jalang. Pokok
anggur yang benar = Firman Pengajaran yang benar, pribadi
Yesus.
Organisasi
gereja hanya sebagai pokok secara administrasi dunia.
Yang
terpenting adalah kita
tertambat/tergembala pada Firman Pengajaran benar. Kita
bukan tertambat pada orang ataupun organisasi
(salah kalau induk keledai tertambat pada keledai muda, ataupun
sebaliknya).
Hasilnya:
Dalam
penggembalaan kita
mengalami penyucian dan pembaharuan (keubahan hidup).
- Penyucian
dari sifat bangsa Kafir;
- Anjing
kembali menjilat muntah: perkataan
dusta, jorok, menjelekkan orang, memfitnah.
- Babi
yang sudah mandi kembali ke kubangan: perbuatan
jahat-najis yang diulang-ulang (berkubang dalam dosa).
- Kekuatiran
(Matius 6:32).
Kegerakan Hujan Akhir adalah kegerakan iman,
tidak ada lagi kekuatiran. Mulai dari pembicara harus ditandai
dengan iman, bukan meminta-minta, supaya semua yang mendengar juga
bisa turut dalam kegerakan iman.
- Pembaharuan:
keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti
Yesus.
Markus
13:26, 28
13:26
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam
awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. 13:28.
Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila
ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa
musim panas sudah dekat.
Pembaharuan
pohon ara = melembut.
Pohon
ara ditandai dengan kegagalan. Sejak di Taman Eden sampai saat
Yesus datang ke dunia, pohon ara tetap hanya berdaun saja dan tidak
berbuah.
Praktek
kehidupan yang melembut:
- Tidak
menunjuk/menyalahkan orang lain, tetapi mengakui segala dosa dan
ketidaklayakan kita.
- Mengakui
segala kegagalan-kegagalan kita.
- Mengaku
saya hanya tanah liat yang tidak bisa apa-apa, bukan merasa hebat.
- Mengaku
saya hanya hidup dari tangan kemurahan/anugerah Tuhan. Sekalipun
ada ijazah, modal, dsb. namun kita tidak bergantung pada semuanya
itu.
Saat
ada kehancuran ekonomi atau kehancuran nikah melanda, mengaku "Saya
yang salah/gagal. Saya hanya tanah liat yang tidak layak dan pantas
untuk diinjak-injak." Tanah liat memang pantas untuk
diinjak-injak. Sebaliknya, kalau diinjak justru melawan/membalas,
berati itu ular.
Ingat!
Tanah liat ada di dalam tangan Tuhan. Kalau
malam ini kita melembut, seperti Ayub yang hebat namun diizinkan
Tuhan gagal habis-habisan sampai mengaku hanya menjadi
debu-abu/tanah liat, maka kita ada di dalam tangan Tuhan.
- Tangan
Tuhan yang akan membentuk kita menjadi bejana kemuliaan.
Semakin
kita diinjak (dihina, dijelekkan), semakin Tuhan mempermuliakan
kita.
- Dalam
tangan Tuhan ada kuasa penciptaan untuk menciptakan
kembali semua yang hancur/gagal menjadi baik.
- Kuasa
penciptaan sedang membaharui
kita untuk kembali pada gambar Allah Tritunggal,
seperti ciptaan mula-mula di Taman Eden (Kejadian 1:26).
Mungkin
saat ini kita masih 'bergambar'/bertabiat anjing dan babi,
namun sedikit demi sedikit Tuhan mampu mengubahkan kita dalam
tangan anugerahNya, sampai kita sempurna sebagai mempelai
wanitaNya. Kita bisa menyambut Tuhan datang di awan-awan yang
permai dan selama-lamanya kita akan bersama Dia (Natal kedua).
Bangsa
Kafir semata-mata hanya menerima kemurahan
Tuhan, untuk bisa diselamatkan dari dunia, dosa, sampai
disempurnakan menjadi sama seperti Tuhan.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|