|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 April 2012 (Senin Sore)
Matius
27: =
dalam Tabernakel, terkena pada 7
kali percikan darah di
atas
tabut perjanjian/tutup pendamaian=
sengsara yang dialami oleh Yesus sampai... Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 02 Juni 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Kaum Muda Remaja, 30 April 2011 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Markus 15:20b-47 menunjuk 7 hal yang... Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 17 Mei 2012 (Kamis Pagi)
Yohanes
14: 1-3 14:1.
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah
juga kepada-Ku. 14:2.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal.... Ibadah Raya Surabaya, 30 Mei 2010 (MingguSore)
Matius
25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga
seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan... Ibadah Raya Surabaya, 08 Mei 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama
Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. 26:15.... Ibadah Kaum Muda Malang, 15 November 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 13-44 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada petinya Tabut
Perjanjian, yaitu Mempelai... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 November 2008 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang
Markus 2: 13-17 -> tentang suasana iman... Ibadah Doa Malam Session I Malang, 08 September 2011 (Kamis Malam)
KORBAN TAHBISAN.
Keluaran 29:29-30 29:29 Pakaian kudus kepunyaan Harun... Ibadah Raya Malang, 21 Maret 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25 ini dalam Tabernakel terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga, dan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 April 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu... Ibadah Raya Malang, 24 Mei 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada saat kedatangan Yesus kedua kali. Memperingati kenaikan Tuhan tidak bisa... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 18 Februari 2010 (Kamis Tengah Malam)
Beberapa nama lain dari Tabernakel dan pengertiannya:
4. Keluaran 38:21, kemah Asyahadat... Ibadah Raya Malang, 05 Juli 2009 (Minggu Pagi)
Lukas 23: 43 "KEMBALI KE FIRDAUS"
Tuhan
menciptakan
manusia, Adam dan Hawa, sama mulia dengan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Agustus 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 16-17, 21-23 25:16. Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan II, 26 Oktober 2010 (Selasa Sore)
Wahyu 19:9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku:
"Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan
kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan
ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."
Alkitab dibuka dengan kitab Kejadian
yang memuat nikah yang jasmani antara Adam dan Hawa. Tetapi
sayang sekali, nikah jasmani ini sudah dirusak oleh setan/dosa,
sehingga telanjang, hancur, terkutuk, sampai menuju kebinasaan.
Tetapi Alkitab ditutup dengan kitab
Wahyu yang memuat Pesta Nikah Anak Domba Allah, yaitu nikah yang
sempurna antara Adam yang terakhir, yaitu Yesus sebagai Mempelai Pria
Sorga, dengan Hawa yang terakhir, yaitu gereja Tuhan sebagai Mempelai
Wanita. Akan terjadi pertemuan di udara antara Yesus dengan gereja
Tuhan yang disebut dengan Pesta Nikah Anak Domba Allah. Sesudah itu,
kita masuk kerajaan 1000 tahun damai, Firdaus yang akan datang.
Lanjut masuk Yerusalem Baru, Kerajaan Sorga yang kekal.
Tuhan Yesus mengundang nikah-nikah
jasmani yang sudah hancur untuk diperbaiki/direstorasi supaya bisa
masuk Pesta Nikah Anak Domba Allah.
Dengan apa Tuhan Yesus
mengundang? Matius 25:6 25:6. Waktu tengah malam
terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!
Songsonglah dia!
Undangan Tuhan adalah lewat Kabar
Mempelai. Tidak ada kabar yang lain di tengah malam menjelang
kedatangan Tuhan.
Ada 2 macam pemberitaan firman
Allah:
- Injil keselamatan = firman
penginjilan = susu = kabar baik.
Efesus
1:13 1:13. Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah
mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di
dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh
Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Ini adalah injil yang
memberitakan kedatangan Yesus pertama kali dan mati di kayu
salib untuk menyelamatkan manusia berdosa.
Proses untuk
selamat adalah percaya/iman kepada Yesus, bertobat, lahir baru dari
air dan roh yang menghasilkan hidup baru, yaitu hidup dalam
kebenaran.
Benar = selamat. Tidak benar = tidak selamat.
- Injil kemuliaan = firman
pengajaran mempelai = makanan keras = kabar mempelai.
2
Korintus 4:3-4 4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih
tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4. yaitu orang-orang yang tidak
percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini,
sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan
Kristus, yang adalah gambaran Allah.
Kabar mempelai adalah injil yang
memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan
sebagai Raja segala raja, sebagai Mempelai Pria Sorga untuk
menyucikan dan menyempurnakan sidang jemaat menjadi mempelai
wanitaNya yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di
awan-awan yang permai.
Jadi kabar mempelai ini mempersiapkan
sidang jemaat untuk masuk dalam Pesta Nikah Anak Domba Allah saat
Yesus datang kembali kedua kali.
Banyak ajaran-ajaran yang
mengajarkan tentang nikah, tetapi tidak mencapai nikah yang rohani.
Kita harus berhati-hati.
Firman pengajaran mempelai disebut
juga firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
Ibrani
4:12-13 4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih
tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk
amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum;
ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
4:13. Dan tidak ada suatu
makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu
telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus
memberikan pertanggungan jawab.
Sikap terhadap
kabar mempelai:
- Bisa
mendengar
dan dengar-dengaran
pada kabar mempelai, firman yang lebih tajam dari pedang bermata
dua.
Maka kita akan mengalami penyucian pedang dari dosa-dosa
yang tersembunyi, atau penyucian dari kegelapan dosa, sehingga kita
bisa hidup di dalam terang.
Ada
3 tingkatan terang:
- Terang
di dalam nikah rumah tangga.
Matius
5:15 5:15.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah
gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi
semua orang di dalam rumah itu.
Praktik
terang dalam nikah:
- Nikah harus tetap benar dan
suci.
Nikah yang benar = sesuai dengan firman
pengajaran yang benar, direstui oleh orang tua, diberkati dan
diteguhkan oleh Tuhan lewat seorang gembala, dan dicatat di
catatan sipil.
Nikah yang suci = tidak dicemari oleh
dosa-dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan-minum dan dosa
kawin-mengawinkan).
- Kedudukan nikah harus
benar.
1 Korintus 11:3 11:3. Tetapi aku mau,
supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap
laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan
Kepala dari Kristus ialah Allah.
Kristus adalah kepala
dari laki-laki. Laki-laki adalah kepala dari istri. Suami =
kepala, istri = tubuh, anak-anak = anggota tubuh.
Suami
menjadi kepala artinya suami menjadi aliran jasmani dan rohani
bagi istri dan anak-anak. Suami sebagai kepala memutuskan segala
sesuatu dalam rumah tangga berdasarkan firman.
Suami
sebagai kepala mengasihi istri seperti diri sendiri dan tidak
berlaku kasar pada istri.
Istri sebagai tubuh, terbuat
dari tulang rusuk, adalah melindungi kelemahan suami dan anak-anak
lewat doa penyembahan. Istri juga tunduk pada suami dalam
segala sesuatu.
Kalau susunan nikah benar, maka nikah
itu memiliki pelita di atas kaki dian sehingga kegelapan
gantang (kegelapan ekonomi) dan kegelapan tempat tidur (dosa
kawin-mengawinkan) tidak bisa menghancurkan nikah.
- Terang
di depan semua orang.
Matius
5:16 5:16. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di
depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik
dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Terang di
depan semua orang ini sampai menghasilkan perbuatan baik.
Efesus 5:3-5,8-9 5:3. Tetapi percabulan dan
rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di
antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. 5:4.
Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang
sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya
ucapkanlah syukur. 5:5. Karena ingatlah ini baik-baik:
tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya
penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus
dan Allah. 5:8. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi
sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah
sebagai anak-anak terang, 5:9. karena terang hanya berbuahkan
kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
Lewat
pedang firman, kita akan mengalami penyucian dari segala dosa
sehingga bisa menjadi terang di depan semua orang. Yang
disucikan adalah perbuatan dosa yang tersembunyi,
perkataan-perkataan dosa, lawak-lawak.
Kehidupan yang menjadi terang di depan orang tidak akan
melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan orang lain, sampai
bisa membalas kejahatan dengan kebaikan.
- Terang
dunia.
Matius
5:14 5:14.
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak
di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Wahyu
12:1 12:1.
Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan
berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah
mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
Gereja
Tuhan akan tampil sebagai mempelai wanita dengan terang
matahari, bulan, dan bintang.
Praktik
memiliki kasih matahari adalah:
- Mengasihi
Tuhan lebih dari segala sesuatu, praktiknya adalah taat
dengar-dengaran pada firman Tuhan apapun resikonya.
- Mengasihi
sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi musuh.
Bulan
adalah penebusan oleh darah Yesus. Praktik
memiliki terang bulan
adalah kita harus mengalami kelepasan dari dosa sehingga hidup
benar dan suci, hidup jujur. Kalau ya katakan ya, kalau tidak
katakan tidak.
Bintang
adalah urapan Roh Kudus. Praktik
memiliki terang bintang adalah:
- Melayani
sesuai dengan karunia-karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan.
- Setia
dan berkobar-kobar dalam melayani Tuhan.
Kalau
sudah ada terang matahari, bulan, dan bintang, itu berarti sudah
tidak ada kegelapan sedikitpun. Wahyu
12:13-14 12:13.
Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi,
ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu. 12:14.
Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang
besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia
dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa
dan setengah masa.
Dua
sayap burung nasar adalah KEUNTUNGAN
BESAR yang
diperoleh kehidupan yang disinari oleh kabar mempelai. Kegunaan
sayap burung nasar ini adalah untuk menyingkirkan kita ke padang
gurun yang jauh dari mata ular selama 3.5 tahun. Lanjut, sayap
burung nasar ini akan mengangkat kita ke awan-awan saat kedatangan
Tuhan kedua kali.
- Sikap
negatif, yaitu mengejek
dan mengolok-olok kabar mempelai, atau bimbang terhadap kabar
mempelai.
2
Petrus 3:3-4 3:3.
Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman
akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan
ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa
nafsunya. 3:4. Kata mereka: "Di manakah janji tentang
kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal,
segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia
diciptakan."
Akibat
bimbang dan mengejek adalah tidak pernah disucikan,
tidak ada terang
matahari, bulan, dan bintang
sehingga yang datang adalah badai.
Kisah
Rasul 27:20 27:20.
Setelah beberapa hari lamanya baik matahari maupun
bintang-bintang tidak kelihatan, dan angin badai yang
dahsyat terus-menerus mengancam kami, akhirnya putuslah segala
harapan kami untuk dapat menyelamatkan diri kami.
Arti
rohani badai adalah
pencobaan-pencobaan di segala bidang, pengajaran palsu, puncaknya
dosa. Akibatnya adalah putus harapan, tidak ada masa depan yang
indah, imannya tenggelam dan binasa, tidak bisa menyambut kedatangan
Yesus kedua kali.
Petrus juga dilanda badai karena dia
bimbang. Matius
8:23 8:23.
Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun
mengikuti-Nya.
8:24. Sekonyong-konyong mengamuklah
angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang,
tetapi Yesus tidur.
8:25. Maka datanglah
murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah,
kita binasa."
8:26. Ia
berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang
percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu,
maka danau itu menjadi teduh sekali.
Menghadapi badai,
Yesus tidur = diam dan tenang = mati di kayu salib
untuk menghancurkan kuasa maut. Yesus mati di kayu salib untuk
mengulurkan tangan kepada kita. Sikap kita di tengah badai
dan gelombang adalah diam dan tenang. Diam
= memeriksa diri, koreksi diri, jangan menyalahkan orang lain; jujur
mengaku dosa.
Tenang =
menguasai diri supaya tidak berharap yang lain, tidak putus asa,
tetapi bisa berdoa dan menyeru nama Yesus dengan iman dan keyakinan.
Matius 14:29-32 14:29. Kata Yesus: "Datanglah!"
Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan
Yesus.
14:30. Tetapi ketika dirasanya
tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak:
"Tuhan, tolonglah aku!"
14:31. Segera Yesus mengulurkan
tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang
kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
14:32. Lalu
mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.
Maka Yesus
akan mengangkat kita dari segala ketenggalaman.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|