English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 04 November 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Juli 2017 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah PTK di Medan Selasa Malam

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Surabaya, 14 November 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman Ibadah Doa di Malang

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 Maret 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 November 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 merupakan judul atau kata pengantar.
Wahyu...

Ibadah Raya Malang, 09 Februari 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:1
11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Agustus 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15-16
7:15 Karena itu mereka berdiri...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Juli 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Tentena, Poso

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 November 2012 (Kamis Sore)
Dari siaran langsung Ibadah Persekutuan di Tanjung Morawa

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Malang, 02 Oktober 2012 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:51-53
27:51 Dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku,...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Juli 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 14-30 25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Oktober 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:13-16
10:13 "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Desember 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34, 41
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Oktober 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:19-23, menunjuk pada situasi dan kondisi pada masa antikris, yaitu:
Terjadi...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Februari 2020 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 11: 3-6
11:3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
11:4. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam.
11:5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.
11:6. Mereka
mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.

Wahyu 11 dalam susunan Tabernakel terkena pada dua kerubium di atas tutup pendamaian.
Dua kerubium menunjuk pada dua saksi.
'mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan'= Elia.
'mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah'= Musa.

Jadi, dua saksi di sini adalah Musa dan Elia.
Musa dan Elia bersaksi pada zaman antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun untuk menguatkan hamba/pelayan/anak Tuhan yang tertinggal pada masa itu--tidak ikut penyingkiran ke padang gurun--, supaya mereka tetap menyembah Yesus; tidak menyembah berhala/antikris; tidak menyangkal Yesus sekalipun harus disiksa dengan dahsyat sampai dipancung kepalanya--memenuhi ukuran penyembahan yaitu sampai daging tidak bersuara lagi--, dan saat Yesus datang kembali mereka akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan untuk layak menyambut kedatangan Yesus di awan-awan yang permai (diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 09 Februari 2020).

Mengapa Musa dan Elia yang dipilih untuk menghadapi penyembahan terhadap antikris? Kita sudah mendengar tentang Musa, yaitu ia sudah pernah menghadapi penyembahan berhala anak lembu emas oleh umat Israel, dan ia menang bersama Tuhan. Lembu emas ini membuat umat Israel suam-suam kuku rohani (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 16 Februari 2020).

Malam ini, kita belajar mengapa Elia dipilih menjadi saksi.
Elia dipilih karena ia pernah menghadapi penyembahan kepada Baal, yang membuat umat Israel bercabang hati, dan ia menang bersama Tuhan, sehingga nabi-nabi Baal disembelih semuanya.

1 Raja-raja 18: 20-21
18:20. Ahab mengirim orang ke seluruh Israel dan mengumpulkan nabi-nabi itu ke gunung Karmel.
18:21. Lalu
Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun.

Ada beberapa macam Baal, salah satunya adalah Baal Asytoret.
Hakim-hakim 2: 11-13
2:11. Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.
2:12. Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN.
2:13. Demikianlah mereka meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret.

Asytoret adalah berhala yang membuat bangsa Israel bercabang hati sampai meninggalkan Tuhan.
Kalau sudah bercabang hati, pasti memilih yang tidak benar.

Salah satu arti meninggalkan Tuhan adalah meninggalkan sumber air yang hidup; sama dengan meninggalkan bahkan menolak firman pengajaran yang benar/sehat.
Yeremia 2: 13
2:13. Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.

Inilah yang menjadi lawan dari umat Tuhan, dan mengarah pada antikris.
Yesaya 29: 5-6
29:5. Akan tetapi segala pasukan lawanmu akan hilang lenyap seperti abu halus, dan semua orang yang gagah sombong akan menjadi seperti sekam yang melintas terbang. Sebab dengan tiba-tiba, dalam sekejap mata,
29:6. engkau akan melihat kedatangan TUHAN semesta alam dalam guntur, gempa dan suara hebat, dalam puting beliung dan badai dan dalam nyala api yang memakan habis.

'pasukan lawanmu'= lawan dari gereja Tuhan, yaitu hamba/pelayan Tuhan yang sombong--dulu menyembah Asytoret--sehingga menolak firman pengajaran yang benar/bunyi sangkakala--istilah 'sekejap mata' juga merupakan istilah untuk bunyi sangkakala yang mengubah kita dalam sekejap mata.
Bunyi sangkakala ini yang mampu menyucikan dan mengubahkan kita DALAM SEKEJAP MATA sampai sempurna seperti Yesus.

Inilah antikris. Hati-hati karena antikris berasal dari antara kita yang sombong/bercabang hati.
Hamba/pelayan Tuhan yang sombong/bercabang hati sama dengan kristen sekam; hamba/pelayan Tuhan seperti sekam--'semua orang yang gagah sombong akan menjadi seperti sekam'.

Pengertian sekam secara rohani:

  1. Sekam adalah kulit padi. Sebenarnya sudah siap diisi tetapi tidak mau.
    Kalau padi sudah menghijau, akan keluar tangkai, bulir, setelah itu baru diisi dengan butir-butir sampai matang. Hati-hati, saat menjadi bulir, burung sudah datang.
    Artinya: Setan mengganggu pada saat proses pengisian. Dia sudah mengganggu saat kita mau datang beribadah, tetapi sudah beribadah, dia mengganggu saat kita mau diisi firman.
    Kalau bulir tidak diisi, itulah yang menjadi sekam yang hanya dibakar dalam sekejap mata.

    Pengertian sekam yang pertama: hamba/pelayan Tuhan yang hanya puas dengan perkara jasmani yaitu harta, kedudukan, kepandaian, tetapi menolak firman pengajaran yang benar; tidak mau diisi dengan firman pengajaran yang benar; sama dengan kristen yang kosong.
    Contoh: di kantor menghalalkan cara-cara yang tidak benar--melawan firman--untuk mendapat kedudukan tinggi.
    Kami hamba Tuhan sepenuh seringkali juga begitu untuk dapat kedudukan di organisasi.

    "Salah satu pegawai negeri di Malang bersaksi: kalau mau diadakan promosi naik pangkat, kemenyan bertaburan, jimat-jimat datang. Jangan-jangan juga ada orang kristen. Kita harus hati-hati!"

    Hamba/pelayan Tuhan yang kosong dari firman banyak kali menyalahkan orang lain dan Tuhan; tidak bisa mengoreksi diri.
    1 Yohanes 1: 10
    1:10. Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

    'firman-Nya tidak ada di dalam kita'= kosong dari firman, sehingga tidak bisa mengaku dosa--tidak bisa mengoreksi diri--tetapi hanya menyalahkan orang lain bahkan Tuhan--tidak pernah mencapai kebenaran yang sesungguhnya; keselamatan saja tidak ada.


  2. Mazmur 1: 4-5
    1:4. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
    1:5. Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;

    Kalau tidak ada firman pengajaran yang benar, akan menjadi orang jahat--'fasik'.

    Pengertian sekam yang kedua: hamba/pelayan Tuhan yang tidak mau masuk dalam ibadah pelayanan, fellowship, dan nikah yang benar--'tidak akan tahan dalam dalam perkumpulan orang benar'. Dia justru membela yang salah.


  3. Yeremia 13: 23-24
    13:23. Dapatkah orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya? Masakan kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?
    13:24. Aku akan menghamburkan mereka seperti sekam yang diterbangkan angin padang gurun.

    'membiasakan diri berbuat jahat'= kalau tidak ada firman, tidak akan ada rem.
    Pengisian padi dimulai dari bulir dulu. Kalau bulir dipanen, besok sudah busuk semua. Harus ditunggu sampai matang.
    Kita sudah menerima firman penginjilan--bulir--, setelah itu harus mendengar firman pengajaran yang keras--dari penginjilan harus diisi dengan pengajaran. Tetapi banyak yang menolak karena sudah puas dengan perkara jasmani, tidak pernah disucikan, tidak tahan dalam perkumpulan orang benar, dan akhirnya menjadi kristen sekam. Bahaya!

    Pengertian sekam yang ketiga: hamba/pelayan yang tidak pernah mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, sekalipun beribadah melayani, karena menolak kuasa ibadah--sama dengan menjadi antikris.

    Kuasa ibadah adalah firman pengajaran yang benar.
    2 Timotius 3: 1-5
    3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. Manusia akan mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
    3:3. tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
    3:4. suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
    3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    'masa yang sukar'= sukar untuk berubah.
    'mencintai dirinya sendiri'= egois.
    'menjadi hamba uang'= egois dan hamba uang adalah satu. Istilah di daerah saya: uang tidak ada saudaranya.
    Kalau sudah egois, ia akan jadi hamba uang, tidak peduli adik atau kakaknya. Itu bukti bahwa kehidupan itu kosong; tidak suka yang benar; menjadi macan tutul seperti antikris.

    'tidak mempedulikan agama'= mempelajari dan membandingkan agama lain.
    'lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah'= tidak taat.
    'Secara lahiriah'= kulit; hanya di luar saja.

    'memungkiri kekuatannya'= kekuatan ibadah justru kita dapatkan saat kita diisi firman pengajaran yang benar.
    Kita semua adalah bejana tanah liat, terbentur saja sudah pecah. Karena itu dituliskan: 'Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.',
    Inilah kekuatan dari gereja Tuhan yaitu saat pengisian firman pengajaran yang benar.

    Sejak zaman Elia sampai sekarang, pengisian firman inilah yang ditolak; dulu umat Israel menyembah Baal, dan akibatnya: hancur; sekarang penyembahan kepada antikris juga gencar--tidak mau diisi dengan firman.

    'berlagak tahu'= merasa lebih tahu atau lebih hebat dari orang-orang yang sudah dipakai Tuhan.
    Sistem kami dididik di Lempin-El "Kristus Ajaib" adalah sistem penggembalaan.

    "Pdt In Juwono mengatakan: 'Banyak yang mau mengajar Lempin-El, tetapi yang dipilih hanya gembala yang sungguh-sungguh.'"

    Sistem penggembalaan adalah sistem keteladanan, tinggal ikut saja, tetapi banyak yang berlagak tahu, akhirnya tidak taat, dan banyak yang jatuh.
    Sebenarnya kita tinggal mengikuti pendahulu-pendahulu kita yang meneladani Yesus, jangan berlagak tahu. Yesus di depan, kita mengikuti, pasti selamat dan mulia seperti Yesus.
    Karena itu rasul Paulus berani mengatakan: Saudara-saudara, ikutilah teladanku, karena ia meneladan Yesus.

    Akibat beribadah tetapi menolak kuasa ibadah; tetap mempertahankan manusia darah daging: dicap 666; menyembah antikris dan menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan DALAM SEKEJAP MATA.
    Yesaya 29: 5-6
    29:5. Akan tetapi segala pasukan lawanmu akan hilang lenyap seperti abu halus, dan semua orang yang gagah sombong akan menjadi seperti sekam yang melintas terbang. Sebab dengan tiba-tiba, dalam sekejap mata,
    29:6. engkau akan melihat kedatangan TUHAN semesta alam dalam guntur, gempa dan suara hebat, dalam puting beliung dan badai dan
    dalam nyala api yang memakan habis.

Dimulai dari bercabang hati: Allah atau Baal; benar atau salah. Kalau sudah bimbang antara salah atau benar, pasti memilih yang salah--sudah terbukti mulai dari kitab kejadian sampai wahyu.

"Sekali lagi, kalau saya sampaikan ini, bukan berarti hanya di sini yang benar. Jangan! Itu jahat. Yang benar adalah di alkitab. Apalagi kalau dikatakan: 'Oh, hanya saya yang benar.' Bukan! Saya tidak pernah mengatakan begitu sekalipun banyak dituduh. Yang benar adalah alkitab. Kalau tidak sesuai dengan alkitab sekalipun hanya tanda titik atau koma, jangan. Kalau saudara pertimbangkan, berarti saudara sudah bimbang/bercabang hati, dan sebentar lagi pasti memilih yang salah; menjadi kristen sekam yang hanya menguntungkan daging, kemudian ia tersingkir dari perkumpulan orang benar--dia suka dengan yang tidak benar--, dan akhirnya hidupnya tidak pernah berubah sekalipun ia beribadah melayani. Karena itu jangan bimbang/bercabang hati!"

Inilah kristen sekam, yaitu hanya puas dengan perkara jasmani; tidak mau diisi firman sehingga rohaninya kosong, buktinya tidak pernah mengoreksi diri sampai menyalahkan Tuhan; hidupnya tidak pernah benar.
Kemudian ia tidak suka pada perkumpulan yang benar bahkan menghujat yang benar, dan akhirnya hidupnya tidak berubah--seperti macan tutul yang tidak bisa merubah belangnya ('Dapatkah orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya?'); antikris adalah kombinasi dari empat binatang buas, salah satunya macan tutul.

Dulu Musa menghadapi kekerasan hati sampai umat Israel suam-suam seperti jemaat Laodikia.
Kemudian Elia menghadapi umat Israel yang bercabang hati sehingga menjadi kehidupan seperti sekam.

Sikap yang benar adalah dalam urapan Roh Kudus kita harus menjadi hamba/pelayan Tuhan yang tegas untuk mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar/bunyi sangkakala, dan tegas untuk menolak ajaran-ajaran lain--tidak memberi kesempatan satu kalipun untuk mendengar ajaran lain.
1 Timotius 4: 1
4:1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

Harus tegas, biarpun kehilangan yang jasmani, yang penting kita mendapatkan yang rohani.
1 Korintus 15: 51-52
15:51. Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52. dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

'dalam sekejap mata'= tadi, kalau menjadi kristen sekam, dalam sekejap mata akan dibinasakan, tetapi kalau berpegang pada pengajaran yang benar kita akan diubahkan DALAM SEKEJAP MATA lewat bunyi sangkakala.

'pada waktu bunyi nafiri yang terakhir'= hanya bunyi sangkakala; firman pengajaran yang benar dan diulang-ulang, yang bisa mengubahkan kita.
Pengisian firman harus diulang-ulang. Hanya gembala yang menerima karunia untuk bisa membedakan antara ajaran benar dan tidak benar, supaya bisa memberikan makanan yang benar kepada sidang jemaat.

'kita tidak akan mati semuanya'= ada yang mati, ada yang hidup sampai Tuhan datang kembali. Semuanya karena kemurahan Tuhan.
Hidup atau mati tidak penting, tetapi yang penting adalah selama hidup di dunia kita harus diisi firman pengajaran yang benar/bunyi sangkakala, sehingga kita selalu mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, sampai saat Ia datang kembali kita diubahkan dalam sekejap mata untuk menjadi sempurna, sama mulia seperti Dia untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai.

Sebenarnya keubahan hidup terjadi DALAM SEKEJAP MATA begitu kita mendengar firman, tetapi seringkali kita masih bimbang/keras hati--mengulang-ulang dosa--, sehingga firman juga harus diulang-ulang.

Apa yang harus diubahkan DALAM SEKEJAP MATA?

  1. 1 Raja-raja 18: 21, 35, 45
    18:21. Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun.
    18:30. Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki
    mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu.
    18:45. Maka
    dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.

    Kalau bercabang hati, mezbah akan runtuh--'mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan'--, padahal di dalam kitab Wahyu 11, Bait Suci dan mezbah diukur oleh Tuhan. Kalau mezbah runtuh berarti kita tidak memenuhi ukuran Tuhan, dan masuk masa antikris.

    Yang pertama: timpang/bimbang/bercabang hati harus diubahkan dalam sekejap mata.

    Bercabang hati= mendua hati, artinya:


    • Tidak jujur.
      Ini yang harus diubahkan menjadi jujur. Ini bisa diubahkan dalam sekejap mata.
      Amsal 12: 19
      12:19. Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata.

      'lidah dusta hanya untuk sekejap mata'= habis dalam sekejap mata.
      Jangan sampai menikah, bekerja dan sebagainya dengan berdusta!
      Lebih baik jujur. Biar dalam sekejap mata kita diubahkan dari dusta menjadi jujur.


    • Bimbang terhadap pengajaran yang benar dan kuasa Tuhan.
      Ini harus diubahkan dalam sekejap menjadi taat dan percaya.


    Jujur, percaya, termasuk taat sama dengan memperbaiki mezbah yang runtuh, kita menjadi rumah doa, dan semua akan diperbaiki.
    Kalau menjadi rumah doa, api kemuliaan akan menyambar untuk memulihkan semua, bukan api penghukuman.

    1 Raja-raja 18: 38-39
    18:38. Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.
    18:39. Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!"

    'TUHAN, Dialah Allah!'= jujur; sudah yakin dengan seyakin-yakinnya.
    Mari, perbaiki mezbah hari-hari ini, supaya kita tidak perlu masuk masa antikris untuk mendengar kesaksian Elia.


  2. 1 Raja-raja 18: 41-45
    18:41. Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: "Pergilah, makanlah dan minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran."
    18:42. Lalu Ahab pergi untuk makan dan minum. Tetapi Elia naik ke puncak gunung Karmel, lalu ia membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara kedua lututnya.
    18:43. Setelah itu ia berkata kepada bujangnya: "Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut." Bujang itu naik ke atas, ia melihat dan berkata: "Tidak ada apa-apa." Kata Elia: "Pergilah sekali lagi." Demikianlah sampai tujuh kali.
    18:44. Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: "Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut." Lalu kata Elia: "Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan."
    18:45. Maka dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.

    Yang kedua: daging yang tidak sabar dan tekun harus diubahkan dalam sekejap mata menjadi sabar dan tekun; menyerah kepada Tuhan.

    "Saya ingat soal tanah di belakang gereja. Sejak tahun 1995 sudah mau dibeli, tetapi harganya dinaikkan oleh pemiliknya. Tidak ada uang sebanyak itu; tidak ada harapan. Tetapi 23 tahun kemudian baru bisa beli dan semua tepat waktu. Tenang saja. Di sini Elia berdoa sampai tujuh kali--sempurna."

    Banyak kali karakter daging kita tidak sabar dan tekun; hanya menuntut kepada Tuhan. Mari, sekarang kita menjadi sabar dan tekun; menyerah kepada Tuhan. Jangan menuntut!

    "Dulu saya juga begitu. Saya berpuasa bersamaan dengan ibadah doa penyembahan, lalu turun hujan, yang datang sedikit, saya marah: 'Percuma berpuasa.' Ini namanya tidak sabar dan tekun tetapi hanya menuntut. Mari sekarang menjadi sabar dan tekun; hanya menyerah kepada Tuhan. Tenang saja!"

    Kalau sudah jujur dan taat, ditambah sabar dan tekun, awan sebesar telapak tangan akan muncul.
    Artinya: uluran tangan berlubang paku yang sering dikecilkan dan dihina manusia termasuk hamba/pelayan Tuhan, tetapi mengandung Roh kemuliaan yang besar, ajaib, dan tidak terbatas.

Pada kesempatan ini, perbaiki mezbah yang sudah runtuh.
Banyak yang runtuh; mungkin pelayanan, ekonomi, kesucian, kebahagiaan kita merosot, perbaiki mezbah lewat jujur dan taat, ditambah dengan sabar dan tekun. Roh kemuliaan akan diturunkan di tengah-tengah kita.

Hasilnya:

  • 1 Petrus 4: 14
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    'Berbahagialah kamu, jika kamu dinista'= manusia baru.

    Hasil pertama: Roh kemuliaan sanggup untuk mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani yaitu kuat teguh hati: tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan saat menghadapi apapun, malah berbahagia dalam penderitaan; tetap setia berkobar dalam ibadah pelayanan; tetap taat dengar-dengaran pada Tuhan.
    Justru dalam penderitaan dan kesulitan tunjukkan kalau kita setia berkobar-kobar dan taat dengar-dengaran.

    Ini yang akan dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir--seperti Yosua dipakai di etape terakhir untuk masuk Kanaan. Tuhan yang beserta kita; Dia bertanggung jawab dalam hidup kita.


  • Keluaran 16: 7-8
    16:7. Dan besok pagi kamu melihat kemuliaan TUHAN, karena Ia telah mendengar sungut-sungutmu kepada-Nya. Sebab, apalah kami ini maka kamu bersungut-sungut kepada kami?"
    16:8. Lagi kata Musa: "Jika memang TUHAN yang
    memberi kamu makan daging pada waktu petang dan makan roti sampai kenyang pada waktu pagi, karena TUHAN telah mendengar sungut-sungutmu yang kamu sungut-sungutkan kepada-Nya--apalah kami ini? Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN."

    Hasil kedua: Roh kemuliaan sanggup untuk memelihara kehidupan kita yang kecil tak berdaya secara jasmani di tengah padang gurun dunia--dulu burung puyuh yang datang untuk umat Israel.

    Saat itu Musa sudah putus asa karena umat Israel muak terhadap manna dan mereka minta roti dan daging. Tetapi kalau ada kemuliaan Tuhan, bisa.
    Akhirnya apa yang terjadi karena menghina manna? Selagi daging ada di mulut, mereka mati.

    "Itulah virus corona; kena serang pneumonia/radang paru-paru. Itu adalah tulah dari Tuhan. Hati-hati! Jangan menghina manna--firman penggembalaan yang benar. kalau manna dihina, Tuhan akan datangkan tulah untuk membedakan antara yang tergembala dan tidak--dulu membedakan antara Gosyen dengan Mesir. Sekarang sudah mulai tanda-tandanya. Dulu saat turun sepuluh tulah Gosyen dibedakan dengan Mesir, dan setelah itu Israel keluar dari Mesir. Demikian juga sekarang. Kalau Tuhan sudah membedakan antara orang yang sungguh-sungguh tergembala dan tidak lewat tulah-tulah--kehidupan yang tergembala akan dilindungi--, berarti gereja Tuhan sudah mau keluar dari dunia untuk bertemu Yesus. Serius! Saya melihat arahnya ke sana. Coba lihat, orang yang terkena corona tiba-tiba bisa mati; sama seperti dulu saat orang Israel enak-enak makan daging tiba-tiba mati."

    Jangan menghina! Tuhan mampu memelihara kehidupan jasmani kita lewat firman penggembalaan.

    Secara rohani Tuhan juga mampu memelihara lewat firman pengajaran dan perjamuan suci, supaya kita mengalami kepuasan sorga sehingga kita selalu mengucap syukur, tidak bersungut; tidak perlu lagi mencari kepuasan di dunia.


  • Yohanes 11: 39-40
    11:39. Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
    11:40. Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

    'Angkat batu itu!'= buka pintu hati yang seringkali bimbang dan keras hati--menyembah berhala--, tunjukkan kebusukan-kebusukan--'sudah empat hari ia mati'.

    Hasil ketiga: Roh kemuliaan sanggup untuk mengadakan mujizat jasmani: yang mustahil menjadi tidak mustahil; busuk menjadi harum; gagal menjadi berhasil DALAM SEKEJAP MATA. Yakinlah!

    Kemustahilan, kebusukan, kegagalan sama dengan runtuh.
    Mari perbaiki mezbah yang runtuh, mulai dari hati. Mungkin keras hati; suam-suam--seperti zaman Musa--, atau bercabang hati; kristen sekam--seperti zaman Elia.
    Kembali jujur--mengaku dosa--dan percaya, jangan ragu lagi, ditambah sabar dan tekun. Tuhan pasti menolong kita, sampai kalau Dia datang kembali DALAM SEKEJAP MATA kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia oleh bunyi sangkakala yang terakhir. Kita naik ke awan-awan bersama Dia selamanya. Semoga kita bisa bersama dengan seluruh keluarga kita naik ke awan-awan yang permai.

Awan sebesar telapak tangan memang dikecilkan, tetapi kuasanya besar.
Jujur, percaya, taat, sabar, dan tekun--kita memperbaiki mezbah.
Tangan kita terbatas sehebat apapun kita, selanjutnya biar tangan Roh Kudus--awan sebesar telapak tangan--yang menolong kita.

Hati adalah sumbernya yang mengarahkan kita masuk antikris atau kemuliaan Tuhan. Jangan keras dan bimbang tetapi jujur, percaya, taat, sabar, dan tekun.
Ada kesulitan dengan hati? Seringkali tidak percaya, sabar, dan tekun, tetapi kecewa, bangga, putus asa, menyimpan sesuatu, ragu? Biar dijamah oleh tangan Roh Kudus. Biar Dia mengubahkan kita dalam sekejap mata.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top