|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 17 Mei 2012 (Kamis Sore)
Yohanes 14:1-3 14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah... Ibadah Doa Malang, 03 November 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat tentang HUKUMAN ATAS DUNIA SAAT KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI.... Ibadah KKR Palangkaraya III, 25 Februari 2009 (Rabu Sore)
Ibrani 13: 1 "Peliharalah Kasih Persaudaraan" Mengapa kita harus memelihara kasih persaudaraan? Jawabannya malam ini, kita pelajari dalam... Ibadah Raya Malang, 25 Juli 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:8-13 25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-15 25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau... Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 Maret 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:39-45 1:39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung... Ibadah Raya Malang, 14 Juni 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL. Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman:
jaman Allah... Ibadah Raya Malang, 10 April 2011 (Minggu Pagi)
Matius
26:6-13 menunjuk
pada PERSIAPAN
PASKAH.
Matius
26:12 26:12
Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu
persiapan untuk penguburan-Ku.
Persiapan
Paskah... Ibadah Doa Malang, 07 September 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 17:21
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Maret 2010 (Senin Sore)
Pembicara:
Pdt. Dadang
Di tengah dosa dunia yang makin memuncak, maka kita harus... Ibadah Doa Ucapan Syukur Malang, 29 Desember 2009 (Selasa Sore)
1 Tesalonika 5:18, merupakan kehendak Allah supaya kita bisa... Ibadah Raya Malang, 08 November 2009 (Minggu Pagi)
bersamaan dengan Penataran Imam-imam dan Calon Imam
Menjelang kedatangan Yesus kedua kali, ada... Ibadah Raya Malang, 20 Februari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada buli-buli emas berisi manna,... Ibadah Doa Surabaya, 24 Oktober 2011 (Senin Sore)
Ibadah
Bible Study dipindahkan pada hari Rabu. Pembicara:
Pdp. Youpri Ardiantoro
Matius
26 : 47-50
26:47.
Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas,
salah
seorang... Ibadah Kaum Muda Malang, 04 April 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:3-37 adalah tentang 7 nubuatan di akhir jaman. Markus 13:7-8...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 26 April 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN
ANAK
1 Korintus 7:12-14, kebijaksanaan Rasul Paulus tentang suami-istri yang tidak seiman adalah jangan diceraikan, sehingga suami/istri yang tidak seiman itu dikuduskan, juga anaknya dikuduskan. Sesudah percaya Yesus, adalah tugas ibu untuk menyerahkan anak kepada Tuhan seperti ibu Hanna menyerahkan Samuel (1 Samuel 2:18-19). Lanjut membawa anak untuk bisa beribadah dan melayani Tuhan, memiliki jubah indah, sehingga hidupnya ditata oleh Tuhan.
Jubah pelayanan memang harus dicelup dalam darah. Pelayanan memang harus ditandai pengorbanan. Maka suatu waktu jubah itu akan menjadi jubah putih berkilau-kilau, pakaian Mempelai, untuk siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
IBADAH RAYA
Matius 24:31 adalah keadaan ketiga pada saat kedatangan Yesus kedua kali yaitu terdengar tiupan sangkakala yang dahsyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan sebagai Mempelai Wanita di awan-awan yang permai.
Sangkakala itu adalah firman pengajaran yang kuat, yang diberitakan oleh seorang gembala, yang mampu menyucikan dan mengubahkan kita secara terus-menerus sampai sangkakala terakhir kita diubahkan sebagai Mempelai Wanita, bebas dari dunia, untuk bertemu Yesus di awan-awan.
Imamat 25:8-10, sangkakala ditiup pada tahun Yobel atau tahun penebusan. Pada tahun Yobel, segala harta yang sudah dijual harus kembali pada pemiliknya tanpa syarat. Dengan kata lain, pada tahun Yobel, Tuhan menggembalikan segala sesuatu yang sudah hilang dari umatNya.
Roma 3:23, sejak Adam dan Hawa berbuat
dosa, semua manusia juga berdosa dan kehilangan yang sama, yaitu:
- Kehilangan pakaian kemuliaan, sehingga telanjang.
- Kehilangan damai sejahtera
- Kejadian 3:17, kehilangan berkat Tuhan, dan diganti dengan kutukan.
ad. 3. Adam dan Hawa kehilangan berkat Tuhan dan hidup dalam suasana kutukan,
susah payah, duri-duri, penderitaan lahir dan batin. Suasana kutukan ini menembus
dari zaman permulaan sampai zaman terakhir saat kedatangan Yesus kedua kali (1
Korintus 16:22). Di akhir zaman,
manusia hidup dalam kutukan sebab tidak mengasihi Tuhan.
Matius 24:12, di akhir zaman, kasih menjadi dingin dan api kedurhakaan meningkat. Kasih menjadi dingin ini bukan hanya melanda dunia, tetapi juga melanda anak-anak Tuhan, sehingga juga hidup dalam suasana kutukan. Kalau kasih sudah menjadi dingin, pasti kedurhakaan akan meningkat.
Yohanes 18:18, Petrus berdiang pada api dunia, kasihnya menjadi dingin (tidak mengasihi Tuhan) sehingga ia menjadi durhaka terhadap Tuhan. Kalau hati keras, yaitu kasihnya dingin dan durhaka, prakteknya:
- Menyangkal Tuhan.
Tiga kali Petrus menyangkal Tuhan, yaitu:
- Yohanes 18:17, menyangkal di depan Pintu Gerbang = menyangkal salib Tuhan.
Salib adalah sengsara daging untuk berhenti berbuat dosa, untuk diselamatkan.
Filipi 3:18-19, banyak kehidupan
sekarang menjadi seteru salib Kristus, tidak mau menderita untuk Kristus,
pikirannya hanya tertuju pada perkara duniawi atau perkara daging. Dia
mengikut Tuhan hanya untuk mendapatkan perkara jasmani, dengan menghalalkan
segala cara.
- Yohanes 18:25-26a, menyangkal sebagai murid Yesus = menyangkal firman pengajaran yang benar.
Kalau sudah bimbang, mendua hati dalam pengajaran, itu sudah mengalami
suasana kutukan, dan mengalami ketidakpastian hidup. Kalau menyangkal
firman pengajaran yang benar, pasti akan menerima yang sesat, sehingga
kehilangan arah pada kesempurnaan = masuk kebinasaan.
- Yohanes 18:26b-27, menyangkal Yesus sebagai sahabat = menyangkal kasih Tuhan.
Yohanes 15:13, kalau tanpa kasih, tidak ada kesatuan, yang ada hanya iri hati, dendam, fitnah, dll.
Matius 10:33.
Kalau menyangkal Tuhan, akibatnya nanti adalah akan disangkal oleh Tuhan,
sehingga tidak bisa masuk Firdaus, melainkan masuk kebinasaan untuk selama-lamanya.
- Tidak taat, tidak dengar-dengaran pada Tuhan, pada firman pengajaran yang benar.
Yohanes 14:15, kehidupan yang berkorban, belum tentu mengasihi Tuhan; tetapi kehidupan yang taat dengar-dengaran, pasti mengasihi Tuhan.
Praktek tidak taat dan tidak dengar-dengaran:
- Yohanes 21:3, melakukan
sesuatu yang jelas bertentangan dengan firman.
Mungkin kita melakukan sesuatu yang logis, tapi kalau tidak sesuai firman
itu berarti keras hati, tidak dengar-dengaran. Sekalipun sudah meninggalkan
segala sesuatu untuk Tuhan, tetapi jika tidak dengar-dengaran, maka tidak
ada artinya.
- Tidak setia, bahkan meninggalkan
ibadah pelayanan.
Akibatnya adalah tidak menangkap apa-apa = gagal total, ditambah telanjang
(Yohanes 21:3,7). Telanjang berarti
dipermalukan, dan tidak bisa dipermuliakan saat kedatangan Tuhan kedua
kali.
Yohanes 21:15,17.
Yesus menyampaikan firman Tuhan tiga kali kepada Petrus, ini menunjuk pada firman penggembalaan dalam 3 macam ibadah. Di situ ada kasih Gembala Agung yang sudah menyerahkan nyawa kepada kita. Selama kita masih mau mendengar dan dengar-dengaran pada firman penggembalaan, Tuhan sanggup mengembalikan apa yang sudah hilang dari kita.
Hasil mendengar dan dengar-dengaran
adalah:
- Hati nurani yang baik (Petrus
menjadi sedih).
Hati nurani yang baik adalah kesadaran bahwa ada sesuatu yang belum beres
dalam kehidupan kita, sehingga bisa mengaku pada Tuhan dan sesama, jika diampuni
jangan berbuat lagi, di situ kita menerima kasih Tuhan.
Amsal 28:13.
- Yohanes 21:18, bisa
mengulurkan tangan kepada Tuhan, artinya:
- taat dengar-dengaran apapun resikonya,
- mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu,
- menyerah sepenuh kepada Tuhan, menyembah Tuhan.
Maka saat itu juga, Tuhan juga mengulurkan tangan kepada kita. Tuhan menyerahkan
nyawaNya bagi domba-dombaNya untuk menanggung kutukan dan mengulurkan tangan
pada kita (Yohanes 19:30), untuk membereskan
segala sesuatu yang belum beres. Perjamuan Suci adalah bukti Yesus sudah menyerahkan
nyawa untuk membereskan kehidupan kita. Baik secara jasmani, juga secara rohani
untuk menyucikan kehidupan kita, sampai saat bunyi sangkakala yang terakhir,
kita siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|