English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 12 Mei 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:2-3
3:2 Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih...

Ibadah Doa Surabaya, 28 Agustus 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

KITAB WAHYU
Kitab Wahyu dalam tabernakel terkena pada alat yang namanya tabut perjanjian.
Tabut perjanjian terdiri dari:

Tutupnya yang terbuat...

Ibadah Raya Malang, 09 November 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24: 26-31 adalah nubuat yang kelima tentang kedatangan Yesus kedua kali.
...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 08 September 2011 (Kamis Malam)
KORBAN TAHBISAN.

Keluaran 29:29-30
29:29 Pakaian kudus kepunyaan Harun...

Ibadah Doa Malang, 21 Februari 2012 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Gideon Pakpahan

Matius 26:62-64...

Ibadah Doa Malam Malang, 27 April 2017 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

2 Korintus 12:7
12:7 Dan supaya aku...

Ibadah Doa Malang, 30 November 2010 (Selasa Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam II

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 November 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8a
4:8 Dan keempat makhluk itu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Desember 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34, 41
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Maret 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Malang, 11 April 2009 (Sabtu Sore)
Dalam Markus 13 ada 7 nubuatan, yaitu segala sesuatu yang akan terjadi di akhir jaman....

Ibadah Doa Malang, 11 Oktober 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:10-11
25:10. "Haruslah mereka membuat tabut...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 12 Februari 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 4:18-31 adalah tentang Musa harus...

Ibadah Raya Surabaya, 28 September 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Mei 2014 (Kamis Sore)
Siaran langsung dari Medan.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malam Surabaya, 07 September 2018 (Jumat Malam)

Keluaran 25: 29
25:29. Haruslah engkau membuat pinggannya, cawannya, kendinya dan pialanya, yang dipakai untuk persembahan curahan; haruslah engkau membuat semuanya itu dari emas murni.

Kita melanjutkan firman dalam ibadah doa: alat berikutnya yang mendukung meja roti sajian adalah kendi dan piala yang dipakai untuk persembahan curahan/korban curahan--korban minuman dalam bentuk anggur.

Imamat 23: 13
23:13. serta dengan korban sajiannya dari dua persepuluh efa tepung yang terbaik, diolah dengan minyak, sebagai korban api-apian bagi TUHAN yakni bau yang menyenangkan, serta dengan korban curahannya dari seperempat hin anggur.

Korban curahan artinya penyerahan sepenuh kepada Tuhan--dicurahkan berarti tidak ada yang menahan.
Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam korban curahan:

  1. Mencurahkan perhatian/memusatkan perhatian sepenuh kepada Tuhan.
    1 Korintus 7: 32-34
    7:32. Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.
    7:33. Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan isterinya,
    7:34. dan dengan demikian perhatiannya terbagi-bagi. Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatian mereka pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus. Tetapi perempuan yang bersuami memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan suaminya.

    Seorang yang tidak menikah langsung memusatkan perhatian pada Tuhan, tetapi yang menikah masih harus berjuang: memusatkan perhatian kepada pasangannya dulu baru kepada Tuhan.
    Dalam pelajaran Matius, status seorang diri adalah status tertinggi dalam kerajaan sorga, karena pusat perhatiannya langsung kepada Tuhan. Bukan berarti tidak boleh menikah, silakan kalau panggilan Tuhan, tetapi dengan konsekuensi harus berjuang.

    Kaum muda, jangan cepat-cepat menikah. Nikmati masa muda, bisa perhatian sepenuh kepada Tuhan. Ini bisa menjadi persiapan, nanti saat sudah menikah sudah biasa memperhatikan Tuhan lebih dulu.

    Jadi kita harus berusaha untuk memusatkan perhatian sepenuh kepada Tuhan, sehingga bisa menyenangkan hati-Nya, dan Dia pasti menyenangkan hati kita. Itu rumusnya.

    Praktik memusatkan perhatian kepada Tuhan:


    • Lukas 8: 18
      8:18. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."

      Praktik pertama: memusatkan perhatian dalam mendengarkan firman--'perhatikanlah cara kamu mendengar'.

      Yang didengar harus pengajaran yang benar. Cara mendengarnya harus mendengar firman dengan sungguh-sungguh sampai mempraktikkannya--taat dengar-dengaran.

      Hasilnya: 'Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi'--yang kita miliki adalah iman--= iman akan bertambah-tambah menjadi iman yang teguh sampai menjadi iman yang sempurna. Setiap mendengar firman dan mempraktikkannya dengan sungguh-sungguh, iman akan bertambah teguh sampai sempurna, dan kita hidup dalam kesucian sehingga berkenan kepada Tuhan.

      Iman yang teguh= tahan uji.


    • Kolose 4: 17
      4:17. Dan sampaikanlah kepada Arkhipus: Perhatikanlah, supaya pelayanan yang kauterima dalam Tuhan kaujalankan sepenuhnya.

      Praktik kedua: memperhatikan ibadah pelayanan kepada Tuhan sepenuhnya--setia berkobar-kobar sampai Yesus datang kembali.


    Inilah korban curahan bagi kita, yaitu mencurahkan perhatian/menyerahkan hidup kepada Tuhan, dimulai dari mendengar firman, supaya iman kita menjadi teguh, kita hidup suci dan berkenan pada Tuhan, kemudian memperhatikan pelayanan--setia berkobar sampai garis akhir.


  2. Kalau dicurahkan, berarti tidak ada yang menahan. Artinya: harus ada kerelaan hati yaitu kerelaan hati untuk menanggung penderitaan yang seharusnya tidak kita tanggung.

    1 Petrus 2: 19
    2:19. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

    Pulang sekolah datang ibadah, pulang kerja datang ibadah, ada doa pagi, doa malam dan sebagainya, harus ada kerelaan hati.
    Ini sama dengan korban curahan bagi Tuhan, dan Tuhan akan mencurahkan kasih karunia-Nya kepada kita--'Sebab adalah kasih karunia....'

    Hasilnya:


    • Kasih karunia memberikan kebahagiaan kepada kita di tengah penderitaan.
      Dulu, rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus. Itu adalah kasih karunia yang membahagiakan kita. Sebenarnya kita tidak layak untuk masuk sorga; tidak layak untuk memikul salib Tuhan.


    • Efesus 6: 15
      6:15. kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;

      Hasil kedua: kita memiliki senjata yaitu kasut pada kaki. Ini adalah senjata untuk memberitakan Injil--bersaksi tentang Injil keselamatan dan kabar mempelai, dan melayani Tuhan.

      Kasih karunia Tuhan juga memberikan kekuatan sehingga kita bisa melayani sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Yesus datang kembali.

      Ingat! Kasut bangsa Israel tidak rusak selama empat puluh tahun (Ulangan 29:5).
      Empat puluh tahun menunjuk pada empat puluh tahun yobel; empat puluh dikalikan lima puluh sama dengan dua ribu tahun--akhir zaman; kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali. Sekarang tahun 2018, ini adalah perpanjangan sabar Tuhan.


    • Hasil ketiga: kasih karunia adalah bagaikan tongkat emasnya raja Ahasyweros yang diulurkan kepada Ester.
      Raja menunjuk Tuhan Yesus. Ester menunjuk gereja Tuhan; kita semua.
      Ester tidak berbapa dan beribu; tidak punya potensi dan lain-lain, ia hanya menerima uluran tongkat emas.
      Biar kesempatan ini kita juga sampai menerima kasih karunia.

      Tadi, pusatkan perhatian pada firman--hidup suci, melayani dengan setia dan berkobar--, kemudian kerelaan hati untuk menderita bagi Tuhan--ada kebahagiaan, kekuatan ekstra (tidak pernah meninggalkan Tuhan, tetapi terus melayani Dia sampai Tuhan datang kembali), dan kasih karunia menjadi tongkat emas yang kita pegang.

      Kegunaan tongkat emas:


      1. Mengalahkan kuasa maut.
        Ester diancam maut secara dobel: bangsa Yahudi diancam maut di luar benteng Susan, dan di dalam ia juga diancam kalau tongkat emas tidak diulurkan kepadanya. Tetapi bersyukur tongkat emas diulurkan kepadanya.

        Ibrani 2: 14-17
        2:14. Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
        2:15. dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.
        2:16. Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.
        2:17. Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya
        Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

        'oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut'= kasih karunia Tuhan mengalahkan maut.
        Mengalahkan maut= mendamaikan dosa.

        Uluran tangan setia belas kasihan Imam Besar mengalahkan maut; mengadakan pelayanan pendamaian--mengampuni dosa-dosa kita--, sehingga kita mengalami damai sejahtera, semua enak dan ringan.

        Kalau sudah enak dan ringan, berarti semua masalah/beban sudah diambil Yesus, dan kita tinggal menunggu waktu Dia untuk menyelesaikannya.
        Ibrani 2: 18
        2:18. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka
        Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

        Tangan kasih setia Tuhan dapat menolong kita tepat pada waktunya; menghapus segala kemustahilan. Mulai dari damai dulu--dosa selesai--, maka semua masalah akan selesai pada waktunya.

        Tetapi ingat, kalau sudah ditolong secara rohani dan jasmani, kita harus menolong orang lain.
        Mengapa Mordekhai berkabung terus? Dia bilang kepada Ester, karena kita diancam dari luar. Kalau Ester tidak mau menolong, maka ada penolong yang lain (Tuhan akan memakai orang lain). Tetapi kalau Ester mau menolong, siapa tahu nanti menjadi ratu.
        Kalau mau dipakai Tuhan menolong yang lain, siapa tahu menjadi ratu, kalau tidak mau dipakai, akan mati juga.
        Ester 4: 14
        4:14. Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu."

        Kalau tidak mau menolong orang lain, Tuhan akan memakai orang lain, dan apa yang ada pada kita habis, baik jasmani maupun rohani.

        "Secara daging, saya tidak mau ibadah persekutuan. Tetapi harus ada, untuk menolong orang lain. Kalau tidak mau, akan ada orang lain yang dipakai, dan apa yang ada pada saya baik jasmani maupun rohani akan hilang--pembukaan firman hilang--, dan menuju pada kebinasaan."


      2. Yang kedua: tongkat emas mengangkat kita menjadi ratu. Kita mengalami pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani yaitu taat sampai rela berkorban apapun. Ester taat sampai berkorban apapun.

        Mujizat jasmani juga kita alami: Ester diangkat jadi ratu = ada masa depan berhasil dan indah.
        Sampai kalau Tuhan datang kembali, tongkat emas ada di Yerusalem baru; kita masuk kota Yerusalem baru.
        Wahyu 21: 15
        21:15. Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.

Kita membutuhkan banyak hal, tetapi kita butuh kasih karunia dan kemurahan Tuhan--tongkat emas.
Segala usaha boleh dilakukan, yang menentukan adalah tongkat emas--kemurahan dan kasih karunia Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top