|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Januari 2010 (Sabtu
Markus 14:3-8
Manusia adalah buli-buli dari tanah liat yang mudah pecah dan
hancur oleh dosa,... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29 -> 'Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x'.
Yaitu terjadi... Ibadah Raya Malang, 29 Mei 2011 (Minggu Pagi)
Matius
26:14-16 26:14.
Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama
Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. 26:15... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 12 Oktober 2010 (Selasa Pagi)
Dalam doa puasa kali ini, kita belajar dari Musa. Musa berdoa dan berpuasa di atas... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 19 Mei 2009 (Selasa Malam)
Keluaran 19: 10-15 Pasal 19 ini dalam susunan Tabernakel, terkena pada mezbah dupa emas (penyembahan). ay. 10-15=... Ibadah Doa Surabaya, 10 Maret 2010 (Rabu Sore)
Matius
25
= dalam susunan tabernakel terkena pada tongkat Harun yang
bertunas, berbunga dan berbuah.
Ini menunjuk... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Desember 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 36-44
Kita harus senantiasa berjaga-jaga.
ay. 43-44= berjaga-jaga dikaitkan dengan pencuri datang.
Ibadah Doa Surabaya, 26 Agustus 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah.... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 April 2012 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Persekutuan Medan I (24 April 2012 Pagi)
Ibadah Raya Malang, 06 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah tentang PERINGATAN KEPADA PETRUS.
Sekalipun Yudas Iskariot dan Petrus... Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 18 Januari 2011 (Rabu Dini Hari)
Kebenaran hanya ada di dalam firman, yang memuncak pada Pesta Nikah Anak Domba Allah.
Bangsa Israel... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 09 Februari 2010 (Selasa Siang)
Keluaran 12:5, syarat anak domba Paskah: Harus jantan. Yesaya 9:5, Matius... Ibadah Raya Surabaya, 26 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 31 = terdengar sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan di... Ibadah Raya Surabaya, 08 Februari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan melanda... Ibadah Raya Surabaya, 20 Februari 2011 (Minggu Sore)
Matius
26=
menunjuk pada buli-buli emas berisi manna= keubahan hidup dari
manusia daging menjadi manusia sempurna seperti Yesus.
ay.
6-13=...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 25 April 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan
Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi
menyongsong mempelai laki-laki.
25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu
tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."
ay. 1= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Raja segala
raja dan Mempelai Laki-laki Surga yang akan datang kembali kedua
kali.
ay. 13= kedatangan Yesus kedua kali tidak diketahui
waktunya. Sebab itu, gadis-gadis harus berjaga-jaga dan selalu siap
sedia untuk bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali.
Yang
harus dijaga adalah pelita tetap
menyala.
Supaya pelita tetap
menyala, syaratnya:
- ay. 6= 'songsonglah
dia, mempelai datang'= harus menerima kabar mempelai atau suara
mempelai. Ini merupakan suatu cahaya injil kemuliaan.
- ay. 4= 'minyak dalam
buli-buli'= harus memiliki minyak persediaan.
Sekalipun
ada terang, tapi kalau tidak ada minyaknya, maka pelita itu tidak
bisa menyala.
Malam ini,
kita masih pelajari bagian pertama
yaitu HARUS ADA KABAR MEMPELAI.
2 macam pemberitaan firman
yang diteladankan Yesus dan diajarkan oleh rasul Paulus:
- Efesus 1: 13= injil
keselamatan= firman penginjilan=
susu= KABAR BAIK.
1:13 Di dalam Dia kamu juga --
karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di
dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh
Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Susu ini hanya untuk anak-anak kecil.
Injil ini memberitakan kedatangan Yesus pertama kali untuk
menyelamatkan orang-orang berdosa.
Proses selamat adalah percaya bahwa Yesus satu-satunya Juruselamat.
Setelah itu bertobat (mati terhadap dosa, tidak mengulang-ngulang
dosa), lahir baru dari air dan Roh (baptisan air dan baptisan Roh
Kudus).
Kelahiran dari ibu, hanya cocok untuk hidup di dunia, tapi tidak bisa
mewarisi Surga. Untuk bisa masuk Surga, harus mengalami kelahiran baru
lewat air dan Roh.
Roma 6: 4
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama
dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti
Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa,
demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Baptisan air yang benar adalah kita dikuburkan dalam air bersama Yesus=
baptisan dalam kematian bersama Yesus, sehingga kita dibangkitkan untuk
mendapat hidup baru.
Hidup baru merupakan jenis kehidupan Surga, itulah hidup dalam kebenaran.
Kalau tidak benar, tidak bisa masuk dalam Surga.
Matius 3: 16-17
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus
segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia
melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17 lalu terdengarlah suara dari
sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku
berkenan."
Yesus juga dibaptis untuk menjadi teladan bagi kita.
Kalau baptisannya benar, itu akan diakui oleh Allah dan berkenan pada
Allah.
Baptisan Roh Kudus menghasilkan kehidupan seperti burung merpati. Salah
satu artinya adalah tulus hati (jujur).
Kehidupan
yang benar dan jujur, itulah kehidupan yang selamat. Contohnya
adalah Nuh.
Kejadian 6: 9, 8
6:8 Tetapi Nuh mendapat kasih
karunia di mata TUHAN.
6:9 Inilah riwayat Nuh: Nuh
adalah seorang yang benar
dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu
hidup bergaul dengan Allah.
Terjemahan lama:
6:9 Maka inilah anak buah Nuh.
Maka Nuh itu seorang yang
benar dan tulus hatinya di antara orang zamannya, dan Nuh itu
hidup dengan Allah.
Istilah tidak bercela= tulus hati= jujur.
Karena Nuh hidup benar dan jujur, maka ia mendapat kasih karunia
bersama keluarganya untuk masuk dalam SATU
bahtera, sehingga diselamatkan dari air bah, meskipun seluruh
dunia mati.
Demikian juga kita. Kita
mendapat kasih karunia kalau SATU keluarga kita masuk dalam
baptisan air yang sama dan dilanjutkan dengan hidup benar dan jujur.
Hasilnya, kita diselamatkan dari
murka Allah yang akan datang sampai selamat dari neraka.
- 2 Korintus 4: 3-4= firman pengajaran= KABAR MEMPELAI= makanan keras.
Inilah suara yang diserukan di tengah malam.
4:3 Jika Injil yang kami
beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan
binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak
percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga
mereka tidak melihat cahaya
Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
Firman ini untuk mempersiapkan orang yang sudah selamat untuk jadi
mempelai Tuhan.
Kabar mempelai adalah Firman yang memberitakan kedatangan Yesus kedua
kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga
untuk menyucikan dan menyempurnakan sidang jemaat yang siap menyongsong
kedatanganNya kedua kali.
Yang
bisa menyongsong Mempelai Pria, hanyalah mempelai wanita. Karena itu,
kita butuh kabar mempelai ini.
Matius 25: 6
25:6 Waktu tengah malam
terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
= gereja Tuhan
sedang hidup di tengah malam (kegelapan yang paling gelap). Karena
itu kita perlu mendengar kabar mempelai, sebab kabar mempelai ini
merupakan cahaya yang menerangi gereja Tuhan yang hidup dalam suasana
kegelapan supaya gereja Tuhan tidak hidup dalam kegelapan, tapi
hidup dalam terang.
Kalau
gereja Tuhan hidup dalam kegelapan
(menolak kabar mempelai), itu sama dengan pelitanya padam dan
merupakan bintang yang gugur.
Secara khusus, bintang adalah
gembala sidang jemaat.
Secara umum, bintang adalah kehidupan yang
sudah ditebus dan dipakai oleh Tuhan (pelayan-pelayan Tuhan).
Wahyu
12: 4
12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari
bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan
naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk
menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.
Kalau bintang gugur, maka tidak bisa menyongsong kedatangan
Tuhan.
3 penyebab
pelita padam/bintang gugur:
- Wahyu 6: 13
6:13 Dan bintang-bintang di
langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan
buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang
kencang.
Bintang gugur itu sama dengan buah ara yang gugur karena angin kencang=
gugur karena
tidak tahan
menghadapi angin kencang, itulah angin pencobaan/godaan.
Contoh bintang gugur adalah Yudas
yang tidak tahan karena godaan akan uang, sehingga Yudas menjadi
pencuri.
Hati-hati! Banyak hamba Tuhan dan anak Tuhan berguguran karena mencuri
milik Tuhan.
Petrus juga sempat menyangkal Tuhan (jadi bintang yang gugur), tapi ia
masih tertolong oleh kokok ayam. Disini Petrus gagal karena takut menderita bersama
Yesus (salib).
Apapun yang kita hadapi, biarlah kita pertahankan untuk tetap jadi
bintang yang tidak gugur.
Dulu
Petrus tertolong karena kokok ayam. Kokok ayam, itulah firman
penggembalaan yang diulang-ulang.
- Wahyu 8: 10-11= kepahitan hati,
yaitu iri, benci,
dendam, dan marah sampai benci bahkan marah tanpa sebab.
8:10 Lalu malaikat yang ketiga
meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar,
menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai
dan mata-mata air.
8:11 Nama bintang itu ialah
Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak
orang mati karena air itu, sebab
sudah menjadi pahit.
Kalau sudah marah tanpa sebab, nanti bisa meningkat jadi marah antikris.
Sebesar apapun bintang
itu, tapi kalau ada kepahitan hati, bintang itu akan mulai jatuh.
Wahyu 12: 17
12:17 Maka marahlah naga itu
kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang
menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
= marahnya antikris yang sudah tidak terkontrol lagi.
- Wahyu 12: 3-4a= diseret oleh ekor naga.
12:3 Maka tampaklah suatu tanda
yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar,
berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh
mahkota.
12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari
bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.
Pada ekor naga ini terdapat (maaf) alat reproduksi. Ini bicara soal dosa sex dan makan minum.
Ini yang menyebabkan bintang itu gugur.
Yesaya 9: 14
9:14 Tua-tua dan orang yang
terpandang, itulah kepala, dan nabi yang mengajarkan dusta, itulah ekor.
Ekor naga ini juga berarti ajaran
sesat yang banyak menyeret bintang-bintang di langit.
Sebab itu, biarlah hari-hari ini kita
ada ketegasan untuk melawan ekor naga ini. Kalau kita ada urapan
Roh Kudus, maka kita ada KETEGASAN untuk menolak ekor naga dalam bentuk
apapun!
1 Timotius 4: 1
4:1 Tetapi Roh dengan tegas
mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad
lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
Kalau sudah tidak tegas, itu sedang terseret oleh ekor naga.
Supaya
bintang tidak gugur/pelita tetap menyala, SYARATnya:
- Filipi 2: 12-15= kita harus menjadi bintang yang selalu
bercahaya.
2:12 Hai saudara-saudaraku yang
kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu
dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir,
tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
2:13 karena Allahlah yang
mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut
kerelaan-Nya.
2:14 Lakukanlah segala sesuatu
dengan tidak
bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15 supaya kamu tiada beraib dan
tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di
tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini,
sehingga kamu bercahaya di
antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
Prakteknya:
- ay. 12= mengerjakan
keselamatan dengan takut dan gentar= setia dan tanggung jawab
dalam ibadah pelayanan.
Tanggung jawab kita bukan kepada manusia, tetapi kepada Tuhan.
Kalau sudah tidak setia, pelita itu mulai redup. Dan kalau dibiarkan,
pelita itu akan padam.
- ay. 14= tidak bersungut dan tidak berbantah
dalam ibadah pelayanan. Tetapi melayani dengan mengucap syukur dan
menyembah Tuhan.
Hati-hati dalam menggunakan mulut ini, sebab mulut ini menentukan pelita itu tetap
bercahaya atau justru padam.
- Filipi 2: 16-17= berpegang teguh pada Firman kehidupan.
2:16 sambil berpegang pada firman
kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak
percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.
2:17 Tetapi sekalipun darahku
dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku
bersukacita dengan kamu sekalian.
1 Yohanes 1: 1
1:1 Apa yang telah ada sejak
semula, yang telah kami
dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami
saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang
kami tuliskan kepada kamu.
= Firman kehidupan= Firman hidup. Itulah Firman pengajaran benar yang
bisa didengar, disaksikan (dilihat) dan bisa diraba dengan tangan
(dipraktekkan= mendarah daging dalam hidup kita).
Lukas 2: 20
2:20 Maka kembalilah
gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala
sesuatu yang mereka dengar
dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah
dikatakan kepada mereka.
Firman pengajaran yang bisa
didengar dan dilihat, itu adalah firman penggembalaan.
Jadi, bintang-bintang harus berpegang pada firman kehidupan, seperti
bintang-bintang memiliki orbitnya masing-masing. Kalau tidak pada
orbitnya, bintang itu akan jatuh.
Berpegang pada Firman kehidupan= berpegang teguh pada Firman
penggembalaan yang sudah mendarah daging dalam kehidupan kita.
Kalau kita masih bisa mendengar firman penggembalaan, apapun keadaan
kita, kita masih bisa tertolong. Sama seperti Petrus yang tertolong
oleh firman penggembalaan.
Tapi
kalau kita sudah berpegang teguh pada firman penggembalaan, kita tidak
akan bisa dijatuhkan oleh apapun, sebab kita sedamg dipegang oleh
Tangan Kanan Tuhan.
Jangan mendengarkan suara asing, sebab suara asing ini adalah musuh
utama dalam penggembalaan!
Contohnya adalah Eutikhus yang ketika mendengar firman, ia duduk dengan
1 telinganya mendengar suara lain. Akibatnya, ia terjatuh dari lantai 3.
Wahyu 1: 16
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang
dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan
wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.
= Tangan Kanan Tuhan memegang 7 bintang, itulah gembala sidang dan anak
Tuhan yang berpegang teguh pada firman penggembalaan.
Hasil
kalau kita dipegang oleh Tangan Kanan Tuhan:
- Mazmur 16: 11
16:11 Engkau
memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita
berlimpah-limpah, di tangan
kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
= Tangan Kanan Tuhan memberikan nikmat, artinya Tangan Kanan Tuhan sanggup memelihara dan
membahagiakan kita ditengah dunia yang sudah sulit dan mustahil.
- Mazmur 118: 15
118:15 Suara sorak-sorai dan
kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan
keperkasaan,
= Tangan Kanan Tuhan melakukan keperkasaan, artinya memberi kemenangan kepada kita atas
segala musuh walaupun kita tidak berdaya. Ini juga terjadi waktu Israel
ditepi laut Kolsom.
Keluaran 15: 4-6
15:4 Kereta Firaun dan pasukannya
dibuang-Nya ke dalam laut; para perwiranya yang pilihan dibenamkan ke
dalam Laut Teberau.
15:5 Samudera raya menutupi
mereka; ke air yang dalam mereka tenggelam seperti batu.
15:6 Tangan kanan-Mu, TUHAN,
mulia karena kekuasaan-Mu, tangan kanan-Mu, TUHAN, menghancurkan musuh.
Posisi Israel seperti
buluh yang terkulai dan pelita yang hampir padam. Tapi Tangan Kanan
Tuhan memberikan kemenangan.
- Mazmur 118: 16
118:16 tangan kanan TUHAN berkuasa
meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"
= Tangan Kanan Tuhan meninggikan kita
pada waktunya, mengangkat dari kegagalan/keterpurukan kita pada
waktunya. Dan Tangan Kanan Tuhan membuat semua indah pada waktunya
sampai satu waktu mengangkat kita ke awan-awan yang permai untuk
menyongsong kedatangan Tuhan.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|