Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949

Ibu Sepina Simanjuntak (Medan)

Kamis: 31 Desember 2015
Versi Cetak Download Download
Salam sejahtera bagi kita semua.
Saya mau bersaksi tentang pengalaman hidup seorang diri bersama Tuhan Yesus beberapa minggu terakhir ini.
Pada hari rabu pagi sehabis ibadah doa semalaman, saya pulang ke rumah dan tidak seberapa jauh ke simpang rumah saya, tiba-tiba dalam angkutan umum (angkot) saya menggigil kedinginan sampai seluruh tubuh gemetar. Saya berdoa, tolak roh-roh jahat dan terus menyembah Tuhan.

Turun dari angkot, jalan ke rumah saya takut terjatuh karena tulang-tulang kaki rasanya mau terpelecok karena dinginnya. Sambil jalan saya berdoa tolak roh-roh jahat dan terus menyembah. Puji Tuhan saya tiba di rumah, langsung minum air hangat dan langsung berbaring dengan mamakai selimut di tempat tidur. Sambil menggigil, saya tetap berdoa dan terus menyembah.

Besoknya kamis siang, saya lawan lagi penyakit saya. Sorenya saya pergi ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci. Jumat 18 Des 2015 Sintong antar saya ke dokter. Menurut dokter tidak apa-apa.
Jumat sore kumat lagi. Penyakit apa ini pikirku, sebab saya tidak pernah alami penyakit seperti itu sebelumnya.

Sabtu pagi Sintong sms berkata: "Mak, aku minta izin pada Om mamak tak ikut ibadah nanti ya." Saya jawab: "Selama sakit dapat saya lawan. Saya tetap ibadah"
Malam minggu mengggigil lagi. Minggu pagi sebelum menyembah jam 3 pagi, saya ke dapur untuk memasak nasi. Setelah selesai saya jatuh dan bagian belakang kepala saya terantuk ke beton tempat masak, sampai bengkak sebesar telur puyuh.

Selasa 22 Desemeber 2015 habis ibadah doa, malamnya di rumah sesudah Sintong pulang, saya tetap hati-hati jangan sampai terjatuh lagi. Lalu saya bawa termos dan roti krekers ke kamar. Saya berbaring. Saat saya merasa lapar, saya makan roti dan minum air hangat, tiba-tiba saya muntah, ulangi lagi minum, muntah sampai 3x. Saya lemas dan menyerah kepada Tuhan, saya berdoa: "Tuhan Yesus mati hidupku di tangan-Mu Bapa. Tubuh, jiwa, rohku kuserahkan padaMu, biar kehendak-Mu yang jadi, Haleluya, Amin." Saya terus menyembah sampai saya tertidur.

Terima kasih puji syukur pada Tuhan Yesus saat saya terbangun tidak ada apa-apa, saya menang, sehat. Saya mengucap terima kasih pada Om sebagai gembala saya yang setiap saat menaikkan doa penyahutan untuk saya, sebab saya sadar, saya menang karena doa dari Om dan Tante. Terima kasih Om dan Tante, tetap saya berharap doa-doa Om dan Tante pada saya, terutama dapat kuat dan teguh hati tetap berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir.

Tuhan Yesus yang dipermuliakan.
HALELUYA.

Tags

Versi Cetak

Kesaksian
  • Menjadi Hamba Tuhan adalah Pekerjaan Terakhirku (Mei Trifena (ditulis saat menjadi siswa Lempin-El))
    ... Saya harus berani untuk membayar harga karena Tuhan terlebih dahulu membayar harga untuk membeli saya yaitu dengan darahNya sendiri. Harga yang harus saya bayar tidak dapat dibandingkan dengan pengorbananNya. Saya harus kehilangan beasiswa di Universitas Lampung karena mengikuti sekolah alkitab di Lempin-El ristus Ajaib. Dari sudut pandang logika saya adaalah ...
  • Rencana Tuhan akan indah pada waktunya (Fanny Ferera Mardiharto)
    ... hidup saya di mana saya dapat tergembala di sini dan mendengar firman Tuhan. Dulu saya masih mengingat betul pertama kali diajak oleh cece saya yang pertama untuk beribadah di sini saya merasa ngantuk dan bosan saat mendengar firman karena firman yang disampaikan terlalu lama. Tapi lama kelamaan saat saya mendengar ...
  • Didalam Tuhan Tidak Ada Yang Mustahil (Berkat Y.T. – siswa Lempin-El Angkatan XXIX)
    ... pengalaman saya saat belajar di Lempin-El. Tuhan Yesus Kristus telah melakukan banyak hal yang sebenarnya mustahil bagi saya karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Saat saya berada di Lempin-El saya merasakan banyak masalah tetapi saya selalu berharap pada Tuhan saat masalah tersebut datang. Saat saya sakit saya hanya berdoa ...
  • Tuhan Memberikan Kebahagiaan ditengah Kesukaran (Sdr. Yohan)
    ... tahun dalam hati saya berdoa semoga tahun ini bisa saya tutup dengan ikut kunjungan-kunjungan terakhir di tahun . Dan puji Tuhan saya bisa ikut KKR di Pekanbaru bersama kedua orang tua saya. Awalnya saya bingung bagaimana dengan biaya dan lain-lainnya karena pada tahun memang tahun yang agak berat dalam pekerjaan ...
  • Tuhan Tentukan Hidupku (Ibu Aruman)
    ... syukur atas kemurahan Tuhan karena saya diberi kesembuhan. Saya sakit selama minggu. Kalaupun saya sakit itu semata-mata kemurahan Tuhan. Saya berjanji pada Tuhan kalau hidup saya sampai di sini saya menyerah. Hanya Tuhan yang menentukan hidup saya. Kepada Bapak dan Ibu yang sudah mengunjungi saya tidak bisa membalas apa-apa saya ...
  • Buluh yang terkulai takkan dipatahkanNya (Ibu Denny Wiliatno (Mimi))
    ... berjanji hari Sabtu saya akan bersaksi tapi saya takut dan mengeraskan hati. Firman Tuhan dalam Kebaktian Umum menempeleng saya kalau tidak mau bersaksi maka akan menyangkal Tuhan. Saya mohon ampun kepada Tuhan. Saya tidak mau menyangkal Tuhan. Kalau saya melihat dan mendengar saudara-saudara bersaksi begitu indah dan lancar. Seandainya saya ...
  • Kuasa dan Kasih Tuhan (Henny)
    ... tahun terjadi pergantian pimpinan di kantor saya. Selama dalam kepemimpinan Kacab yang lama saya tidak pernah mengalami kesulitan dalam hal izin untuk ibadah karena beliau juga dari GPT sehingga tidak berani melarang jika saya izin untuk keperluan ibadah dengan alasan takut akan Tuhan. Dengan adanya Kacab yang baru saya berpikir ...
  • Ibadah Kunjungan di Papua (Yohan)
    ... berat dengan jauhnya perjalanan tersebut. Dan selama di pesawat memang saya rasakan kaki kanan saya sakit dari atas sampai bawah. Tapi puji Tuhan akhirnya Tuhan tolong saya bisa sampai ke Papua dengan selamat. Di Papua karena saya membantu untuk cctv dan siaran langsung maka begitu sampai saya langsung ke gedung ...
  • Ketidaktaatan Itu Sangat Mahal Harganya (Sdri Eveline Lee, Malang)
    ... seringkali mengingatkan saya untuk tidak mandi terlalu malam supaya tidak perlu mandi menggunakan air hangat. Tetapi saya sering tidak menurut karena beralasan saya masih mau istirahat dulu ada les atau bahkan sampai ketiduran hingga agak malam karena kelelahan. Kalau sudah begitu mama yang memasakkan air panas untuk saya mandi. Saat ...
  • Penggembalaan itu Sungguh Indah (Wenny )
    ... tempat ini. Dalam penggembalaan saya sangat bisa merasakan bahwa Tuhan bekerja dalam kehidupan saya. Memang dalam pengikutan kita kepada Tuhan banyak sengsara yang harus kita tanggung sebab itulah pengikutan yang benar pengikutan salib dan itupun saya alami. Tetapi lewat firman penggembalaan saya bisa bertahan sampai saat ini. Saya sungguh bisa ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.