Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949

Wita Mertes (Jerman)

Rabu, 31 Desember 2008
Versi Cetak Download Download

Selamat malam buat kita semua. Pertama-tama saya mengucapkan syukur kepada Tuhan yang mana masih memberikan kesempatan buat kita yang tergembala jarak jauh untuk boleh bersaksi lewat internet siaran langsung ini. Dan terima kasih juga untuk waktu yang diberikan. Sebenarnya saya sudah lama merindukan untuk bisa bersaksi seperti ini, tapi tadinya saya tidak tahu bagaimana caranya. Lalu saya bergumul dalam doa. Pada awal bulan Desember yang lalu kalau tidak salah, tanpa saya ada rencana untuk membicarakan hal ini dengan tim computer di Malang, Tuhan ijinkan saya di saat Ibadah di hari Minggu, chatting dengan Yohan dan tim computer di Malang untuk menanyakan apa bisa buat para pendengar siaran langsung melalui MSN juga bersaksi dan mereka katakan mungkin bisa dan coba ditest. Ternyata puji Tuhan bisa berjalan. Saya bersyukur ternyata Tuhan sudah menolong membuka jalan untuk kerinduan saya ini sehingga saat ini saya bisa bersaksi.

Kesaksian yang berikut ini, saya mau menyaksikan bagaimana kuasa firman penggembalaan yang sudah bekerja di dalam kehidupan saya secara pribadi. Semenjak saya masuk di dalam kandang penggembalaan, firman Tuhan banyak mengoreksi dan menegur saya. Seperti sebuah cermin yang dihadapkan di depan wajah, sehingga saya bisa melihat keberadaan dan gambar saya yang sebenarnya. Begitu banyak kekurangan, kelemahan, dosa-dosa, dan cacat cela, serta ketidaklayakan. Tetapi melalui firman penggembalaan yang diulang-ulang, saya mulai diubahkan sedikit demi sedikit dari tabiat kedagingan. Sehingga saya mulai mendapat kepekaan dan kekuatan ekstra untuk bisa lebih percaya, mengerti kehendak Tuhan, bahkan mampu mempraktekkan pembukaan firman Tuhan yang saya terima dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu di rumah tangga, di pekerjaan, di manapun Tuhan ijinkan saya berada. Walaupun dengan banyak tantangan, halangan, rintangan, serta goncangan, bahkan banyak resiko yang harus saya hadapi. Tetapi tangan penyertaan Tuhan memberi pertolongan, jawaban, pembelaan, dan kemenangan-kemenangan atas semuanya.

Lewat pekerjaan pedang firman penyucian ini, kehidupan saya secara pribadi dibereskan, dan saya dimampukan untuk lebih banyak menyerah, berharap, dan mengutamakan Tuhan, serta berdiam diri lebih banyak lagi. Posisi saya sebagai istri juga mulai diperbaiki, saya mulai belajar merendahkan diri, mengampuni, tunduk dan patuh kepada suami, yang selama ini saya tidak sadari ternyata saya kurang tunduk dan mau menang sendiri. Begitu juga posisi saya sebagai ibu, mulai bisa mengendalikan kemarahan yang meledak-ledak selama ini saat menghadapi kenakalan anak-anak saya. Dan memang hasilnya sekarang saya mulai rasakan, bahwa hidup tergembala itu membawa kepuasan, kebahagiaan, dan ketenangan. Bahkan saya mulai mengecap manisnya air anggur dalam rumah tangga, walaupun itu baru seteguk. Tapi saya percaya janji firman Tuhan dalam Pengkhotbah 3:11, bahwa Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktuNya, asal saya tetap berusaha setia dan menjaga kesucian di dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

Memang hanya di dalam kandang penggembalaan saja tempat di mana kita bisa disucikan, seperti tertulis dalam Imamat 21:12. Dan hanya oleh injil kemuliaan sajalah yang sanggup menyucikan kita untuk masuk dalam kesempurnaan. Meskipun saya di sini sendiri, tergembala melalui internet, justru saya malah menjadi hati-hati dan juga merasakan pertanggungjawaban saya secara pribadi kepada Tuhan lebih berat lagi karena tak seorangpun yang bisa tahu atau melihat apakah saya setia beribadah atau tidak, tetapi Tuhan melihat apa yang saya lakukan. Saya juga bersyukur untuk keberadaan saya saat ini seorang diri di dalam penggembalaan, tetapi saya percaya saya tidak pernah ditinggalkan sendiri sebab Tuhan selalu memperhatikan. Dan saya juga semakin merasakan bagaimana penyertaan tangan Tuhan yang sudah dinyatakan buat saya dan rumah tangga di sepanjang tahun ini. Sesuai dengan janji firman Tuhan tutup dan buka tahun 2007-2008, bahwa tahun 2008 adalah tahun penyertaan Tuhan.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu Gembala yang sudah banyak mendukung saya dalam doa penyautannya, begitu juga untuk semua yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu. Biarlah Tuhan yang membalas semua kebaikannya. Demikianlah kesaksian saya, semoga menjadi berkat bagi kita semua.


Tags

Versi Cetak

Kesaksian
  • Mujizat Terbesar (Ibu Setyo)
    ... Tuhan yang berlaku dalam hidup saya dalam keluarga maupun dalam nikah. Saya berharap kesaksian ini bisa menjadi berkat dan kekuatan bagi saudara-saudara sekalian yang sempat membaca. Ada dua hal besar yang ingin saya saksikan mujizat terbesar dalam keluarga mujizat jasmani Mujijat terbesar yang saya alami dalam nikah rumah tangga adalah ...
  • Tuhan membuat jalan yang mudah (Sdri. Fenda)
    ... kenyataannya saya harus mundur semester. Jujur merasa kecewa malu merasa gagal putus asa bahkan menyalahkan Tuhan karena saya sudah berusaha dan yakin bisa menyelesaikan semua di semester . Memikirkan bagaimana papa mama tahu dan merasa kecewa karena anak tinggal satu-satunya tidak bisa membanggakan tetapi menjadi beban. saya memikirkan bagaimana biaya kuliah ...
  • Tergembala itu Indah (Ibu Yohana Agustina)
    ... injeksi suntik tiap bulan selama tahun. Ini yang menyebabkan terjadinya RM demam rematik sesak dan yang parah bisa sampai tidak bisa jalan anak-anak yang saya lihat di rumah sakit Hermina kebanyakan sampai opname karena mereka tiba-tiba tidak bisa jalan setelah pulang sekolah. Saat harus ditest untuk melihat kondisi ASTO-nya sejujurnya kami ...
  • Tidak Ada yang Mustahil Bagi Tuhan (Ibu Wita Mertes (Jerman))
    ... semester tetapi langsung mengikuti smester sehingga saya harus mengejar pelajaran yang sebelumnya dalam jangka waktu bulan dan membuat tema yang baru untuk persiapan ujian memasuki smester yaitu ujian teori dan praktik pada bulan Januari - Februari yang lalu. Waktu itu hati saya merasa senang karena lumayan studinya diperpendek selama setengah ...
  • Dengan Mengoreksi Diri Semua Masalah Selesai (Gosyen William Hendra, Malang)
    ... saya itu hanya akibat kelelahan seperti biasanya. Entah mengapa saat itu suhu badan saya derajat sehingga saya dianjurkan ke poliklinik dekat sekolah oleh salah satu guru. Saya pergi ke poli dan menjalani tes darah. Keesokan harinya saya melihat hasilnya dan saya tidak sakit apapun hanya kecapekan biasa. Saya merasa tenang ...
  • Kesaksian dan Pengakuan (Bapak Hadi Wijaya)
    ... ada point Kira-kira frac tahun yang lalu saya punya ide untuk menyiarkan secara langsung kebaktian di Malang ke seluruh dunia melalui internet. Saya mencari info sendiri tentang internet kecepatan tinggi namun saya tidak bilang ke Pak Wi. Saya simpan saja sendiri karena menurut saya biaya terlalu mahal. Intinya saya digerakkan ...
  • Keubahan yang Tuhan kerjakan dalam hidup saya (Yohanes Tjandrawidjaja (Perancis))
    ... mau selesaikan seluruh proses pendaftaran baru bilang ke Bapak dan Ibu gembala karena saya takut mereka melarang saya berangkat. Saya pikir andaikan semuanya sudah saya urus dan tinggal berangkat otomatis mereka tidak bisa melarang saya berangkat. Kemudian saya diingatkan Tuhan bahwa jika saya memang menganggap om dan tante sebagai orang ...
  • Keubahan Lewat 3 Macam Ibadah Pokok (Ibu Ribka Damanik (Medan))
    ... saya diizinkan untuk menyaksikan kebaikan Tuhan di dalam kehidupan saya yang tekun mengikuti macam ibadah pokok. Dimana Tuhan banyak menolong kehidupan saya antara lain dalam perubahan karakter saya. Keubahan yang saya mau saksikan bagaimana Tuhan menolong saya saat saya diizinkan mengalami sakit penyakit salah satunya yaitu di dalam keubahan karakter. ...
  • Prajurit Yesus Kristus (Sejanti)
    ... adalah seorang yang jahat. Tidak ada yang saya lakukan bagi Tuhan walaupun saya adalah pelayan Tuhan dari sejak kecil. Ayah saya selalu berkata Lebih baik kamu menjadi prajurit Yesus Kristus daripada prajurit dunia. Saya berpikir bahwa itu adalah adalah hal yang baik karena selama saya bekerja di dunia saya tidak ...
  • Tuhan menata studi saya (Sdri. Sonya Tayomi Hendra)
    ... dalam hidup saya yaitu bisa sekolah bahasa di Jerman selama tahun. Sebelumnya saya sangat ingin sekali untuk melanjutkan sekolah di Jogjakarta atau Surabaya. Namun Bapak Gembala dan orang tua saya tidak mengizinkan. Waktu itu saya marah tapi berangsur-angsur hati saya mulai melembut dan saya berusaha untuk taat. Tidak lama kemudian ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.