English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa (Selasa, 18 Desember 2007)
Tayang: 04 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 25 Maret 2008)
Tayang: 09 Oktober 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 09 Oktober 2007)
Tayang: 19 Februari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 14 Agustus 2007)
Tayang: 14 Juli 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 11 September 2007)
Tayang: 12 Desember 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 04 Maret 2008)
Tayang: 15 Juli 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 08 April 2008)
Tayang: 24 Februari 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 27 November 2007)
Tayang: 02 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 April 2008)
Tayang: 17 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 31 Juli 2007)
Tayang: 22 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 28 Agustus 2007)
Tayang: 03 Oktober 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 21 Agustus 2007)
Tayang: 12 Agustus 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa
Tanggal: Selasa, 06 Mei 2008
Tempat: GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 24 Mei 2008

Ad. 4 Nubuat tentang antikris
Sebelum kedatangan Tuhan kedua kali, akan datang aniaya antikris untuk memburu anak-anak Tuhan sampai membinasakan.
Kita berada matius 24:19 tentang siapa yang masuk dalam aniaya antikris.

Matius 24:19
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.

Yang masuk aniaya antikris adalah: ibu-ibu yang hamil.
Artinya:

  1. kehidupan kristen yang mengandung sesuatu yang baik tetapi tidak dilaksanakan. Segala sesuatu yang baik tetapi tidak dilakukan akan menjadi dosa.
  2. kehidupan yang mengandung dosa.

Yesaya 59:1-5
59:1. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
59:3 Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.
59:4 Tidak ada yang mengajukan pengaduan dengan alasan benar, dan tidak ada yang menghakimi dengan alasan teguh; orang mengandalkan kesia-siaan dan mengucapkan dusta, orang mengandung bencana dan melahirkan kelaliman.
59:5 Mereka menetaskan telur ular beludak, dan menenun sarang laba-laba; siapa yang makan dari telurnya itu akan mati, dan apabila sebutir ditekan pecah, keluarlah seekor ular beludak.

Mengandung dosa = mengandung benih ular beludak sehingga disebut sebagai keturunan ular beludak. Ini perut hati yang keras. Menghasilkan manusia keturunan ular beludak, prakteknya:

  1. hidup dalam dosa (bukan hanya jatuh dalam dosa) [ay 2-3] yaitu hatinya bengkok, tangan cemar, mulut berkata dusta. Sehingga terpisah dari Tuhan dan Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong kehidupan yang seperti ular beludak.
  2. Hidup dalam kutukan dosa sampai kebinasaan murka Allah.

Matius 3:7-9
3:7. Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

Bangsa Israel adalah keturunan Abraham. Orang Farisi-Saduki juga orang Israel tetapi karena keras hati maka keturunan Abraham bisa menjadi keturunan ular beludak.
Bangsa kafir = batu keras, orang yang keras hati, mengandung benih ular beludak = keturunan ular beludak. Tetapi lewat baptisan air bangsa kafir/ keturunan ular beludak bisa menjadi keturunan Abraham

Matius 3:9
3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

Jadi baptisan air menentukan nasib kita, bisa menjadi keturunan Abraham.
Oleh sebab itu, jika digerakkan Tuhan masuk baptisan air maka jangan ditunda-tunda.
Syarat masuk baptisan air: bertobat = mati terhadap dosa.
Pelaksanaan baptisan air: dibaptis seperti Yesus dibaptis yaitu sesuai kebenaran firman: orang mati harus dikubur.

Roma 6:2, 4
6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Hasilnya bangsa kafir/ keturunan ular beludak bisa menjadi keturunan Abraham.

Galatia 3:2
3:2 Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?

Prakteknya: hidup dalam iman = hidup dalam kebenaran.

Galatia 3:7
3:7 Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

Iman yang dipraktekan menghasilkan taat dengar-dengaran. Inilah tanda hidup baru.
Jadi, keturunan Abraham adalah kehidupan yang hidup dalam iman dan taat dengar-dengaran sehingga kutuk diubah menjadi berkat.

Galatia 3:9
3:9 Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.

Galatia 3:13-14
3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

Hasilnya:

  1. Mendapat berkat jasmani.
    Abraham diberkati sampai masa tua = kita menerima pemeliharaan Tuhan di dunia yang sulit ini bahkan bisa menjadi berkat bagi orang lain. Ini kunci berkat Abraham. Jika bisa menjadi berkat maka berkat akan dicurahkan Tuhan sampai masa tua.
  2. Mendapat berkat rohani.
    Salah satunya yaitu Roh Kudus dicurahkan kepada bangsa kafir. Ini janji Tuhan yang diberikan saat naik ke Surga.
    Galatia 3:14
    3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
    Kegunaan Roh kudus bagi bangsa kafir:
    1. Menyucikan bangsa kafir sehingga menjadi bangsa yang berkenan pada Tuhan.
      Kehidupan tersebut bisa berbau harum di hadapan Tuhan, bisa memuaskan Tuhan sehingga Tuhan juga memuaskan kita.
      Roma 15:16
      15:16 yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.
    2. Roh Kudus membantu kita dalam kelemahan-kelemahan
      Roma 8:26-28
      8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
      8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
      8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

      Kelemahan paling hakiki dari daging adalah tidak bisa menyembah Tuhan. Jika kita diurapi Roh kudus maka Roh Kudus menolong kita supaya bisa menyembah dengan keluhan-keluhan tak terucapkan, sampai berbahasa roh seperti yang diajarkan Roh Kudus kepada kita sehingga ada hadirat Tuhan secara nyata di tengah-tengah kita.
      Tanpa Roh Kudus, tidak ada kontak dengan Tuhan.
      Roma 8:28
      8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
      Jika bisa menyembah Tuhan dengan keluhan tak terucapkan maka Tuhan hadir di tengah-tengah kita untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.
    3. Roh Kudus mengadakan pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani.
      Titus 3:5
      3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

Bisa memiliki pandangan rohani seperti Yakub. Pandangan rohani adalah berani mengorbankan hal-hal yang jasmani untuk mendapatkan perkara Sorgawi.
Abraham memiliki pandangan rohani sementara Lot pandangannya jasmani: memandang Sodom Gomora seperti Surga. Kelihatannya menguntungkan tapi mengakibatkan kehancuran sampai kehancuran nikah.
Pandangan rohani kelihatannya merugikan tapi sebenarnya dibalik itu ada berkat-berkat rohani. Pandangan Abraham memandang utara, selatan, timur dan barat, ini menunjuk pandangan salib.
Puncak pembaharuan: Roh Kudus membaharui kita, memulihkan yang jasmani = mengadakan mujizat di tengah-tengah kita. Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top