English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa (Selasa, 27 November 2007)
Tayang: 02 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 02 Oktober 2007)
Tayang: 16 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 07 Agustus 2007)
Tayang: 20 Juni 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 31 Juli 2007)
Tayang: 22 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 14 Agustus 2007)
Tayang: 14 Juli 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 11 September 2007)
Tayang: 12 Desember 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 01 April 2008)
Tayang: 04 November 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 04 September 2007)
Tayang: 14 November 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 21 Agustus 2007)
Tayang: 12 Agustus 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 18 Desember 2007)
Tayang: 04 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 03 Juni 2008)
Tayang: 29 Juni 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa
Tanggal: Selasa, 31 Juli 2007
Tempat: GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 22 April 2010

Kita tetap akan membahas injil Matius 24 : 3 - 44 tentang tujuh nubuatan. Jadi, menjelang kedatangan YESUS Yang kedua kalinya dan terjadi penghukuman atas dunia ini, maka ada tujuh nubuatan yang harus digenapi.

(1). Matius 24 : 3 - 5 --> nubuat tentang penyesat-penyesat/ajaran-ajaran sesat.
3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Tanda utama dari kedatangan YESUS Yang kedua kalinya/penghukuman atas dunia/kiamat bukanlah bencana alam atau perang nuklir tetapi tanda utama dari kedatangan YESUS Yang kedua kalinya adalah adanya penyesatan-penyesatan/pengajaran-pengajaran sesat/pengajaran palsu dan ini membinasakan.

Kalau bencana alam hanya membunuh tubuh, tetapi kalau kita hidup di dalam TUHAN dan hidup benar, sekalipun tubuh ini binasa/mati, tetapi jiwa dan roh tidak binasa = tetap selamat. Tetapi kalau pengajaran sesat, benar-benar membinasakan tubuh, jiwa dan roh manusia.

Firman pengajaran tidak dapat dipisahkan dari penyembahan yang merupakan puncak dari ibadah dan pelayanan. Mari! kita melihat di dalam kitab Wahyu 13 : 11, Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.

Ini jelas adalah nabi palsu sebab penampilannya seperti anak domba tetapi kalau berbicara seperti naga. Sebab kalau anak domba, tentu suaranya seperti domba. Tetapi anak domba dengan suara naga = nabi palsu yang mengajarkan pengajaran-pengajaran sesat/pengajaran-pengajaran palsu.

Kemana arahnya? Wahyu 13 : 12, Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.

Ia = nabi palsu dengan pengajaran palsu/sesat yang menyebabkan semua yang di bumi tidak menyembah TUHAN, tetapi menyembah antikrist. Jadi, pengajaran sesat/palsu akan menyebabkan/mendorong kepada penyembahan palsu yaitu penyembahan kepada antikrist.

Jadi, Firman pengajaran berkaitan erat dengan ibadah pelayanan yang sampai pada puncaknya yaitu penyembahan kepada TUHAN. sedangkan pengajaran palsu/sesat akan mendorong kepada penyembahan palsu yang puncaknya kepada penyembahan kepada antikrist. Ini yang harus kita waspadai dihari-hari ini dan kita akan periksa arah dari penyembahan itu kemana. Kita dapat melihat arah penyembahan kita, jika kepada antikrist, maka kita dapat melihat prakteknya.

Saya akan menunjukkan arah dari penyembahan palsu/penyembahan kepada antikrist yaitu:
  • Wahyu 13 : 13, 14,
    13. Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
    14. Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.

    Jadi praktek dan arah penyembahan kepada antikrist adalah pandangan dari hamba-hamba TUHAN/anak-anak TUHAN hanya kepada perkara-perkara yang jasmani. Kalau yang digembar-gemborkan hanya kepada perkara yang jasmani = sudah mengarah kepada penyembahan kepada antikrist. Ini yang benar-benar harus dijaga.

    Tidak mengapa jika kita memiliki gedung gereja yang bagus, mobil yang bagus, mujizat secara jasmani, tetapi jangan ini yang dicari dihari-hari ini. Sebab pandangan secara jasmani ini akan sangat berbahaya sebab penyembahannya akan mengarah kepada antikrist.

  • Wahyu 13 : 16, 17,
    16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
    17. dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

    Hati dan pikiran dimeterai dengan roh jual beli.
    Dengan bukti:
    1. Seringkali mengorbankan hal yang rohani untuk mendapatkan perkara-perkara yang jasmani/keuntungan secara jasmani. Ini sudah mengarah kepada penyembahan antikrist, itu sebabnya kita harus waspada. Jangan seperti Esau yang mengorbankan hak kesulungannya untuk mendapatkan sepiring kacang merah/makanan/ekonomi. Bukan berarti saudara tidak boleh bekerja, sekolah dan kuliah, silahkan! Tetapi jangan mengorbankan yang rohani untuk mendapatkan yang rohani dan ini berarti sudah ada roh jual beli/hati dan pikiran sudah dimeterai dengan roh jual beli/keuntungan dan ini berbahaya. Jika di saat mengorbankan yang rohani, kita tidak merasa menyesal = kita sudah dimeterai oleh roh jual beli.

    2. Menjadi kikir dan serakah. Kikir = tidak dapat memberi, tetapi tidak merasa bersalah, sebab merasa uang/apa saja merupakan miliknya sendiri, tetapi ini berbahaya sebab sudah mengarak kepada penyembahan antikrist.

    3. Kemudian serakah = merampas/mencuri hak orang lain terutama milik TUHAN yaitu persepuluhan dan persembahan khusus. Kalau kedua hal ini kita curi = sudah mengarah kepada penyembahan antikrist = sudah dimeterai dengan roh jual beli/ikatan akan uang. Ini dimulai dari saya, sebab sebagai seorang hamba TUHAN dan saya mencuri milik TUHAN yaitu persepuluhan dan persembahan khusus, maka itu berarti saya sudah mengarahkan sidang jemaat kepada penyembahan kepada antikrist. Semoga kita dapat mengerti.

  • Wahyu 13 : 5, 6,
    5. Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
    6. Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

    Kita harus berhati-hati dengan mulut, sebab mulut ini yang mendeteksi arah dari penyembahan kita itu kemana, ke arah antikrist atau kemana?
Mulut menghujat:
  • di mulai dari memfitnah --> yang benar disalahkan, yang salah dibenarkan, kemudian menjelek-jelekan orang yang tidak berbuat jelek
  • kemah kediaman-Nya/tabernakel --> menghujat pengajaran tabernakel yang diwahyukan kepada alm.bpk.pdt. v.Gessel, sampai
  • menghujat TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.
Itu sebabnya Firman pengajaran ini sangatlah penting. Berdoa supaya kita jangan sampai berpaling dari pengajaran ini kepada yang lain dan juga doakan saya dengan sungguh-sungguh, sebab saya juga tidak mampu kalau tanpa doa dari saudara-saudara sekalian. Semoga kita dapat mengerti.

Yohanes 4 : 23, 24,
23. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Penyembahan yang benar didorong oleh kebenaran dan Roh/Roh dan kebenaran.
Roh = Roh.Kudus/urapan Roh.Kudus, tetapi juga ada kebenaran = Firman pengajaran yang benar. Atau di dalam injil Yohanes 17, Firman yang menyucikan/Firman penyucian yang mendorong kita untuk menyembah TUHAN. Jadi, urapan Roh.Kudus dan kesucian tidak dapat dipisahkan.

Itu sebabnya tidak seenaknya kita menyembah TUHAN, sebab kita dapat menyembah TUHAN dengan emosi. Contoh: menyembah TUHAN dengan emosi waktu kita mengalami beban berat atau masalah yang berat. Seandainya semua berjalan dengan normal dan enak, apakah kita dapat menyembah? Penyembahan yang didorong oleh Roh dan kebenaran --> baik waktu susah mau pun tidak, sama saja yaitu harus didorong oleh Roh dan kebenaran dan ini adalah penyembahan yang benar.

Jadi yang ditekan dengan sungguh-sungguh adalah penyembahan dengan urapan Roh. Kudus dan kebenaran = Firman pengajaran yang benar. Sebab tanda utama dari kedatangan YESUS Yang kedua kalinya atau kiamat adalah adanya penyesatan sehingga kita harus ditekan oleh TUHAN agar sungguh-sungguh berada di dalam Firman pengajaran yang benar atau Firman penyucian.

Yohanes 17 : 17, Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Jadi Firman kebenaran adalah Firman yang menyucikan/Firman penyucian = penyembahan didorong oleh urapan Roh Kudus dan penyucian. Sebab kalau penyucian menurun, maka penyembahan juga akan menurun. Jadi, kalau digabung --> penyembahan yang benar didorong oleh Firman pengajaran yang benar/Firman penyucian di dalam urapan Roh.Kudus yaitu Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Ibrani 4 ; 12, 13,
12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
13. Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Inilah Tumim = pedang/Firman pengajaran yang benar dan Urim = terang Roh.Kudus. Urim dan Tumim ini berada di dada Imam Besar/jantung dari Imam Besar. Jadi hati dan pikiran yang sudah dimeterai oleh roh jual beli harus disucikan dengan Urim dan Tumim.
Inilah saudaraku! Penyembahan yang benar didorong oleh Firman penyucian di dalam urapan Roh.Kudus/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Apa yang harus disucikan? Dimulai dari:
hati dan pikiran. Hati dan pikiran di dalam alkitab diistilahkan sebagai perut hati. Pedang menusuk perut hati yang menjadi tempat kediaman dari antikrist/meterai dari antikrist.

Hakim-hakim 3 : 16, 17, 21, 22,
16. Dan Ehud membuat pedang yang bermata dua, yang panjangnya hampir sehasta, disandangnyalah itu di bawah pakaiannya, pada pangkal paha kanannya.
17. Kemudian ia menyampaikan upeti kepada Eglon, raja Moab. Adapun Eglon itu seorang yang sangat gendut.
21. Kemudian Ehud mengulurkan tangan kirinya, dihunusnya pedang itu dari pangkal paha kanannya dan ditikamkannya ke perut raja,
22. sehingga hulunya beserta mata pedang itu masuk. Lemak menutupi mata pedang itu, sebab pedang itu tidak dicabutnya dari perut raja. Lalu keluarlah ia melalui pintu belakang.

Menyucikan perut hati yang berisi penuh dengan lemak. Lemak ini milik TUHAN tetapi dimeterai/ditimbun di dalam hati --> roh jual beli dimeterai.

Imamat 3 : 16, 17,
16. Imam harus membakar semuanya itu di atas mezbah sebagai santapan berupa korban api-apian menjadi bau yang menyenangkan. Segala lemak adalah kepunyaan TUHAN.
17. Inilah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun di segala tempat kediamanmu: janganlah sekali-kali kamu makan lemak dan darah."

Perut gendut berisi milik TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.

Mazmur 149 : 6, Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,
Kalau ada pedang di tangan = Firman dipraktekkan, maka penyucian itu akan sampai pada kerongkongan.

Mazmur 149 : 1, 2,
1. Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.
2. Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!

Penyucian kerongkongan/mulut sampai hanya menyembah dengan kata Haleluyah. Bukan sembarangan sebab Haleluyah ini disebut dengan nyanyian baru.

Nyanyian baru adalah nyanyian dari pengalaman kematian dan kebangkitan kita bersama dengan YESUS. Masing-masing pribadi memiliki nyanyian baru yang berbeda sebab berdasarkan pengalaman pribadi di dalam kematian dan kebangkitan.

Jika kita menyanyikan nyanyian Haleluyah dua belas kali, maka semuanya terdengar sama, tetapi kalau berdasarkan pengalaman kematian dan kebangkitan/penyucian oleh Firman, maka seruan Haleluyah akan berbeda sebab hanya masing-masing pribadi yang tahu. Inilah penyembahan kepada TUHAN dan hanya orang yang disucikan dan mengalami pengalaman kematian dan kebangkitan yang dapat berseru Haleluyah = meyembah Sang Raja.

Kita jangan ragu-ragu untuk menyembah TUHAN dengan membuka hati yang sudah disucikan dan pandangan diarahkan kepada YESUS Imam Besar dan Raja serta membuka mulut dengan menyembah Dia Haleluyah.

Jika kita menyembah Sang Raja dengan ucapan Haleluyah, maka hasilnya:
--> Mazmur 5 : 1, 2,
1. Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan suling. Mazmur Daud.
2. Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN, indahkanlah keluh kesahku.

Sang Raja mendengar keluh kesah kita dan Ia berbelas kasihan untuk menolong kita tepat pada waktunya
. Di saat kita menyembah Dia "Haleluyah, Haleluyah" YESUS mendengar. Di balik Haleluyah, ada keluh kesah. Tetapi kita terus berharap kepada TUHAN, maka di situ Sang Raja mendengar keluh kesah dan berbelas kasihan untuk menolong kita tepat pada waktunya.

--> Yesaya 43 : 15, Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel."

Ada kuasa penciptaan untuk:
a). Yesaya 43 : 16, Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat,
Laut Kolsom dibelah. Saudara lihat, laut dapat dibelah. TUHAN menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada, menciptakan jalan keluar yang ajaib. Mungkin secara manusia, kita menghadapi laut yang bergelora sehingga tidak dapat diseberangi lagi, tetapi kalau kita menyembah Sang Raja, maka akan ada kuasa penciptaan untuk membuka jalan/menciptakan jalan keluar yang ajaib di luar kemampuan manusia di dunia.

b). Menciptakan kita menjadi bejana kemuliaan TUHAN = kita dipakai oleh TUHAN untuk memuliakan TUHAN dihari-hari ini. Kita jangan menjadi bejana kemurkaan. Semoga kita dapat mengerti.

c).
Menciptakan kita menjadi ciptaan yang semula = mengubahkan kita dari manusia daging, menjadi manusia yang rohani sampai menjadi sama mulia dengan TUHAN = kita menjadi Mempelai Wanita TUHAN dengan tidak salah lagi dalam perkataan.

Yakobus 3 : 2
, Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Tidak salah dalam perkataan = seluruh tubuh sudah menjadi sempurna yang siap menyambut kedatangan YESUS Yang kedua kalinya.

Betapa merdunya nyanyian Haleluyah di awan-awan yang permai sebab nadanya tidak monoton karena berdasarkan pengalaman kita masing-masing. Semua orang dari penjuru dunia menyanyi dan menyembah dengan ‘Haleluyah’

Wahyu 19 : 6, 7,
6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

Kita menjadi Mempelai Wanita yang siap diangkat di awan-awan dengan suara gemuruh/suara penyembahan Haleluyah dan kita masuk .) pesta nikah Anak Domba/tidak masuk kiamat .) masuk kerajaan seribu tahun damai/firdaus sampai .) masuk kerajaan surga yang kekal.

Tetapi bagi orang yang tidak percaya kepada YESUS dan menyembah antikrist, tidak mau menerima pedang --> Mazmur 149 : 7, untuk melakukan pembalasan terhadap bangsa-bangsa, penyiksaan-penyiksaan terhadap suku-suku bangsa,

Wahyu 19 : 17 - 21,
17. Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang di tengah langit, katanya: "Marilah ke sini dan berkumpullah untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar,
18. supaya kamu makan daging semua raja dan daging semua panglima dan daging semua pahlawan dan daging semua kuda dan daging semua penunggangnya dan daging semua orang, baik yang merdeka maupun hamba, baik yang kecil maupun yang besar."
21. Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka.

Kalau tidak mau menerima pedang, maka pedang itu akan menjadi pedang penghukuman/pedang pembinasaan/pedang pembantaian bersamaan dengan kiamat, dunia akan hancur.

Mari sekarang ini, hati melembut agar dapat menyembah TUHAN dan kalau ada pedang yang menusuk kita maka:
  • kita dapat menyembah TUHAN
  • ada pertolongan
  • ada kuasa penciptaan. Apa saja yang menjadi kebutuhan kita, sudah ada di sana.
TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-27 Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 18-19 Maret 2020
    (Ibadah Kunjungan di Palangkaraya)

  • 31 Maret 2020 - 02 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top