English Language | Form Penggembalaan
kebaktian lain
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Lain (Jumat Pagi, 20 April 2012)
Tayang: 17 Juni 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Jumat Sore, 22 Juni 2012)
Tayang: 06 Juli 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 26 Agustus 2010)
Tayang: 11 Oktober 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Penataran Imam II-Senin Sore, 05 November 2012)
Tayang: 24 Januari 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 26 Agustus 2010)
Tayang: 24 Oktober 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 13 Maret 2008)
Tayang: 20 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Sabtu Pagi, 09 Mei 2015 (Paskah Persekutuan))
Tayang: 28 Juni 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 29 Juli 2008)
Tayang: 31 Agustus 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 24 Agustus 2010)
Tayang: 09 September 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Penataran Imam VI-Rabu Sore, 14 November 2012)
Tayang: 24 Januari 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 26 Mei 2011)
Tayang: 13 Juli 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Rabu Sore, 12 Maret 2008)
Tayang: 06 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Ibadah Paskah II, 14 Mei 2014 (Rabu Sore))
Tayang: 08 Juni 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Jumat Sore, 14 Maret 2008)
Tayang: 03 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Penataran Imam I-Minggu Sore, 04 November 2012)
Tayang: 28 Desember 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Lain
Tanggal: Kamis Pagi, 26 Agustus 2010
Tempat: Ambon
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 11 Oktober 2010

Kita akan kembali membahas tema kita yang terdapat di dalam injil Markus 7, yang sudah sebanyak empat kali kita membacanya, tetapi kita jangan menjadi bosan. Sebab setiap kali ayat dibaca, akan ada sinar yang baru/Roh.Kudus memberikan pantulan-pantulan yang baru kepada kita sekalian. Puji TUHAN.

Markus 7 : 37
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

Jadi, pada awal penciptaan, TUHAN sudah menjadikan semuanya baik --> di mulai dari langit, bumi sampai pada manusia, semuanya baik.

Tetapi, setan merusak ciptaan TUHAN terutama manusia dirusak lewat dosa. bagaimana cara setan merusak manusia? Kemarin pagi, kita sudah mendengarkan bagaimana dahsyatnya setan merusak manusia yang dimulai dari:
  • Merusak hati dan pikiran/sentral dari manusia dengan keinginan jahat dan keinginan najis sehingga hati manusia menjadi kosong = tidak memiliki kepuasan sehingga manusia mencari kepuasan di dunia sampai kepuasan di dalam dosa --> Markus 7 : 1 - 23, kemarin sudah diterangkan. Kemudian

  • Setan juga merusak karakter dan perbuatan manusia --> Markus 7 : 24 - 30 dengan dosa sehingga manusia hidup campur baur dengan dosa/jatuh bangun dalam dosa dan hidupnya (permisi berbicara) menjadi seperti anjing.

  • Setan merusak pancaindera terutama telinga dan mulut sehingga manusia hidup di dalam kegelapan/dalam puncak dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan sampai manusia menjadi putus hubungan dengan TUHAN --> Markus 7 : 37.
Kemarin kita sudah mendengar bahwa manusia yang rusak hanya dipakai di dalam pembangunan Babel/pelacur besar/mempelai wanita setan yang akan dibinasakan untuk selama-lamanya. Itu sebabnya ada tema ini yaitu 'Ia menjadikan semuanya baik'; sebenarnya di dalam ktb Kejadian, sudah ada tema ini, tetapi ada tema yang sama yang terdapat di dalam injil Markus 7 : 37 yang menunjuk pada kerinduan YESUS untuk menjadikan manusia yang sudah rusak menjadi baik bahkan menjadi sempurna seperti Dia.

Pertanyaannya, bagaimana caranya YESUS merindu untuk menjadikan manusia menjadi baik? Kalau mobil yang mesinnya rusak, maka akan dibawa ke bengkel. Sekarang bagaimana dengan manusia yang rusak tetapi mau dijadikan baik bahkan menjadi sempurna, bagaimana caranya?

Yohanes 10 : 11
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

Caranya: YESUS menampilkan Pribadi-Nya sebagai Gembala Yang Baik.

Sistim penggembalaan ini sudah pernah saya terangkan di Ciawi dan ini berlainan dengan sistim perusahaan/sistim menejemen, sebab sistim penggembalaan ini adalah sistim asuhan/diasuh. Jadi, orang yang tidak baik, yang sudah hancur dan yang najis, jangan kita usir dari penggembalaan, tetapi harus diasuh sampai menjadi baik.

Seringkali kita membuat kesalahan --> kalau jemaat itu berbuat baik dan juga sebagai pendukung gereja, tetapi di saat kehidupan itu jatuh dalam dosa, kita usir --> ini bukan sistim penggembalaan tetapi sistim perusahaan; sebab kalau perusahaan itu mencari orang yang baik, tetapi begitu ia mencuri, maka ia dikeluarkan.

Tetapi sistim penggembalaan berbeda, justru kehidupan yang hancur, yang tidak baik dan juga yang tidak memiliki harapan, diasuh oleh Gembala Yang Baik agar dapat menjadi baik bahkan menjadi sempurna. Memang tugas dari gembala hanya sebatas menolong, saya ingat pesan dari guru, gembala dan juga ayah mertua saya bpk.pdt Pong yang mengatakan --> 'kalau kamu mau menolong orang, maka kamu harus siap untuk digantung, sebab tidaklah mudah menolong orang dan ini merupakan risiko dari seorang gembala'. Tetapi YESUS sampai menyerahkan Nyawa, inilah Gembala Yang Baik. Semoga kita dapat mengerti.

Kalau YESUS tampil sebagai Gembala Yang Baik --> 'Akulah Gembala Yang Baik', maka kita harus menjadi kehidupan yang tergembala dengan baik.
Kalau YESUS tampil sebagai Terang Dunia, maka kita harus tampil sebagai terang --> 'kamulah terang dunia'.
Kala YESUS tampil sebagai Roti Hidup, maka kita makan. Jadi, penampilan YESUS ini, ada maksudnya, bukan begitu saja.

SIAPA YANG HARUS TERGEMBALA? Yang harus tergembala, dimulai dari gembala, rasul, nabi, guru dan penginjil, semuanya harus tergembala. Demikian juga dengan pelayan-pelayan TUHAN, harus tergembala, tidak ada yang terkecuali. Kalau gembala tidak tergembala, maka domba-domba akan tercerai berai.

Demikian juga dengan penginjil-penginjil, harus tergembala. Mohon maaf kalau saya harus berkata ini --> sebenarnya banyak penginjil-penginjil yang hebat, semakin hari semakin hebat dipakai oleh TUHAN, semakin tua semakin hebat dipakai oleh TUHAN. Tetapi kebanyakan dari mereka dalam sekejap sudah tidak terdengar lagi, mengapa dapat terjadi demikian? Sebab mereka tidak tergembala. Itu sebabnya kehidupan yang tidak tergembala, tidak dapat bertahan bagaikan bintang yang jatuh. Semoga kita dapat mengerti.

DIMANA KITA HARUS TERGEMBALA? Kita harus tergembala pada Firman pengajaran yang benar = seperti carang yang melekat pada Pokok Anggur Yang Benar. Dan kita sebagai bangsa kafir/bangsa keledai --> keledai tertambat pada Pokok Anggur Yang Benar, (Kej 49) bukan tertambat pada dosa. Pokok Anggur Yang Benar adalah TUHAN YESUS.

MENGAPA KITA HARUS TERGEMBALA?
Matius 9 : 36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Jadi, jelas belas kasihan YESUS itu kepada domba yang tidak tergembala. Mengapa kita harus tergembala? Sebab domba yang tidak tergembala/beredar-edar, akibatnya:
  • Menjadi lelah. Sebab beredar-edar itu lelah = menanggung letih lesu dan berbeban berat. Hamba-hamba TUHAN yang beredar-edar/tidak memiliki Pokok Anggur Yang Benar, sebenarnya kehidupan itu lelah sebab menanggung letih lesu dan berbeban berat karena tanpa Firman/tidak tergembala.

  • Terlantar. Istilah terlantar = tidak ada yang bertanggung jawab terutama atas keselamatan jiwanya. Jika domba yang tidak tergembala dan ia ingin menikah, maka ia akan mengalami kesulitan, sebab tidak memiliki pendeta, sehingga asal saja mencari pendeta. Itu sebabnya, kita jangan main-main, sebab nikah itu bukan hanya baik, tetapi amat baik. Demikian juga waktu mati, akan mengalami kesulitan. Ini akibat secara jasmani. Apalagi untuk keselamatan jiwa? Siapa yang bertanggung jawab?

  • Kemudian bagi bangsa kafir yang sudah diangkat menjadi domba, kalau tidak tergembala, akan kembali menjadi seperti anjing yang selalu:
  • menjilat muntah.
  • campur baur dengan dosa.
  • Bertemu dengan singa, tidak bertemu dengan TUHAN --> 1 Petrus 5 : 8, Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Kalau kita beredar-edar, kita tidak bertemu dengan TUHAN Gembala Yang Baik, tetapi bertemu dengan singa/setan = pengajaran palsu/pengajaran sesat yang menyesatkan dan membinasakan. Ini benar-benar hal yang serius.

Itu sebabnya para pelayan TUHAN/anak-anak TUHAN, saudara jangan beredar-edar, sebab kalau beredar-edar, akan bertemu dengan singa/pengajaran palsu yang menyesatkan dan membinasakan.

Lebih celaka lagi, kalau seorang gembala beredar-edar sehingga ia tidak memiliki Pokok Yang Benar/tidak memiliki pendirian, kemudian menganggap semuanya sama saja sehingga menerima pengajaran yang berbeda-beda = memasukkan singa ke dalam kandang penggembalaan sehingga sidang jemaat menjadi terpecah-pecah. Kalau sidang jemaat yang beredar-edar, akan bertemu dengan singa di jalanan. Inilah, mengapa kita harus tergembala, sebab kalau kita tidak tergembala, akan sangat berbahaya, sebab ada akibat-akibatnya. Semoga kita dapat mengerti.

Sebaliknya, jika kita tergembala dengan baik, kita akan berada di dalam Tangan Gembala Yang Baik Yang akan melakukan tugas-Nya dengan baik, bahkan menjadikan kita sempurna seperti Dia.

Sekali-pun kita:
  • Sudah rusak
  • Sudah najis
  • Sudah jatuh
  • Sudah kotor
Tetapi kalau kita mau tergembala, maka kita berada di dalam Tangan Gembala Yang Baik. Ada domba yang terluka, akan dibersihkan dan disembuhkan. Yang kotor akan dibersihkan, seperti bayi yang membuang kotorannya, akan dibersihkan sehingga semuanya menjadi baik bahkan sempurna. Itu sebabnya kita harus sungguh-sungguh tergembala. Semoga kita dapat mengerti.

Tugas dari Gembala Yang Baik ialah:
  1. Yohanes 10 : 2, 3
    2. tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
    3. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

    Memanggil domba-domba dengan Suara Gembala/Firman penggembalaan/tongkat gembala.

    Jadi, gembala ini memiliki tongkat komando. Sebagai gembala, kita jangan kalah dengan TNI/polisi, sebab tongkat komando itu tidak boleh dipinjamkan kepada orang lain. Itu sebabnya tongkat penggembalaan itu harus dijaga dengan baik.

    Apa yang dimaksud dengan Firman penggembalaan? Firman penggembalaan adalah Firman TUHAN yang dipercayakan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat secara terus menerus/berkesinambungan dengan setia dan diulang-ulang untuk menjadi makanan bagi sidang jemaat. Ini yang harus digaris bawahi, sebab Firman penggembalaan ini, bukan merupakan khotbah biasa.

    Seorang gembala harus menyampaikan Firman untuk menjadi makanan, bukan sekedar khotbah/sekedar tugas, tetapi menjadi makanan supaya sidang jemaat bertumbuh ke arah kedewasaan rohani/ke arah kesempurnaan. Itu sebabnya bagi sidang jemaat, saudara harus mendoakan gembala-gembala saudara, supaya penyampaian Firman menjadi makanan, sekali-pun makanan itu keras.

    Semoga lima kali kebaktian ini, memberi contoh yang kecil tentang Firman penggembalaan. Saya mengambil satu tema, kemudian dibahas dalam lima kali kebaktian. Kalau saudara bertanya bagaimana bisa satu tema dapat untuk lima kali kebaktian?

    Mazmur 78 : 23 - 25
    23. Maka Ia memerintahkan awan-awan dari atas, membuka pintu-pintu langit,
    24. menurunkan kepada mereka hujan manna untuk dimakan, dan memberikan kepada mereka gandum dari langit;
    25. setiap orang telah makan roti malaikat, Ia mengirimkan perbekalan kepada mereka berlimpah-limpah.

    Sebab datangnya dari langit. Manna itu datangnya dari langit. Kalau dari bumi akan habis. Kalau kita belajar dari bumi, akan habis, tetapi kalau belajar dari surga, akan selalu dibuka. Seperti bangsa Israel yang berjumlah satu juta orang, mereka setiap hari makan manna selama empat puluh tahun, tetapi tidak pernah habis karena datangnya dari langit.

    Manna = gandum = roti malaikat.
    Roti = Firman; malaikat = gembala --> 'tuliskanlah surat ini kepada malaikat jemaat Efesus, jemaat di Tiatira'. Jadi roti = Firman, malaikat = gembala dan kalau digabung akan menjadi Firman penggembalaan bagaikan manna/makanan dari surga yang merupakan kasih karunia TUHAN.

    Firman penggembalaan ini tidak dapat dipelajari dimana-mana, hanya dapat dipelajari di bawah Kaki YESUS/hanya karena kasih karunia TUHAN yang datangnya dari surga untuk memberi makan sidang jemaat. Inilah tugas dari gembala, seperti YESUS Yang memanggil domba-domba dengan Suara Gembala dan untuk sekarang adalah Firman penggembalaan.

    Jadi, kalau gembala memberi makan sidang jemaat dengan Firman penggembalaan, maka gembala menjadi malaikat sidang jemaat. Banyak kali kalau kita berbuat baik, maka kita disebut malaikat, sekali-pun gembala itu berbuat kesalahan, tetapi karena ia suka memberi uang dlsbnya, maka ia disebut malaikat --> belum tentu ia seorang malaikat!!. Sekali-pun gembala itu miskin sehingga tidak dapat memberi uang, tidak dapat memberi beras, tetapi ia memberi makan Firman penggembalaan/manna dari surga, maka ia adalah malaikat. Jangan dibalik. Kalau gembala mampu, ia boleh memberi uang dan beras, tetapi yang pokok adalah memberi makan sidang jemaat dengan Firman penggembalaan.

    Mohon maaf, sebab hal ini yang harus saya sampaikan --> jika gembala tidak dapat memberi makan sidang jemaat dengan Firman penggembalaan, maka ia adalah setan yang menyamar menjadi malaikat. Sekali-pun gembala memberi uang sehingga ada yang berkata bahwa saya tergembala, saya diberi uang, saya diberi tiket, tetapi kalau saudara datang, tetapi tidak diberi Firman --> hati-hati!!!!.

    Bagi sidang jemaat di masing-masing penggembalaan harus berhati-hati. gembala saya baik, sehingga saya menjadi sungkan kalau pindah gereja dlsbnya, tetapi kalau gembala saudara tidak memberi makan, maka saudara harus berhati-hati.

    Juga demikian kalau datang untuk bersekutu/berfellow-ship --> karena saya sudah diinapkan di hotel, diberi tiket dllnya, tetapi kalau saudara tidak diberi makan --> hati-hati! sebab ia bukanlah seorang gembala, tetapi setan yang menyamar menjadi malaikat.

    Saya takut sekali untuk mengatakan hal ini, sebab sekarang ini saya bertanggung jawab, kalau saya tidak memberi makan dengan Firman penggembalaan, maka saya-lah setan yang menyamar menjadi malaikat. Bagi panitia harus benar-benar berdoa sebab saya dan saudara sekalianlah yang bertanggung jawab.

    2 Korintus 11 : 14
    Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.

    Itu sebabnya kita jangan terkecoh, sebab istilah gembala adalah malaikat, bukan karena ia memberi ini dan itu --> bukan!! Sekali-pun boleh, tetapi kalau ia tidak memberi makan dengan Firman penggembalaan, maka ia adalah setan yang menyamar menjadi malaikat. Sekali-pun ia tidak memberikan apa-apa, tetapi ia memberi makan manna dari surga, maka ia adalah malaikat. Semoga kita dapat mengerti.

    Sedangkan sikap dari domba-domba yang tergembala adalah makan Firman penggembalaan. Kalau gembala sudah menyiapkan Firman penggembalaan, maka sidang jemaat harus makan/taat dengar-dengaran pada Firman penggembalaan = melakukan Firman penggembalaan.

    Mari! Bagi para gembala termasuk saya/Widjaja --> siapkan makanan yang enak dan yang bergizi bagi sidang jemaat, supaya sidang jemaat tidak akan menoleh kemana-mana/tidak akan mencari pada yang lain. Jangan menyalahkan domba kalau mereka berjalan kesana dan kemari, sebab gembala tidak menyediakan rumput yang hijau tetapi rumput dari plastik.

    Tetapi kalau gembala sudah menyediakan makanan yang baik, maka domba jangan menoleh kesana dan kemari, sebab nanti akan tersesat. Itu sebabnya harus saling mengoreksi yaitu:
    1. Gembala jangan selalu menyalahkan domba-domba sebab kalau masih ada domba yang lari sana, lari sini, maka gembala harus memeriksa diri --> apakah saya sudah mengenyangkan dan memuaskan sidang jemaat.

    2. Demikian juga dengan domba --> jangan selalu menyalahkan gembala. Semoga kita dapat mengerti.

    Jika Firman penggembalaan sudah menjadi makanan, maka domba itu tidak perlu dipukul, ia akan datang dengan sendirinya, tetapi kalau yang disediakan adalah makanan yang busuk, sekali-pun dipukul/dipecut, ia tidak akan mau datang. Semoga kita dapat mengerti.

    Matius 15 : 24
    Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

    Sebenarnya YESUS datang ke dunia untuk memanggil domba-domba yang hilang itulah Israel umat pilihan TUHAN keturunan Abraham, Isak dan Yakub. Kalau saudara membaca ayat selanjutnya, maka bangsa kafir hanyalah anjing. Waktu seorang ibu yang memohon agar YESUS menyembuhkan anaknya --> 'TUHAN, tolonglah aku, anakku sakit, tetapi YESUS mengatakan bahwa tidak patut roti untuk anak diberikan kepada anjing'. Jadi sekali lagi, sebenarnya kedatangan YESUS ke dunia hanya untuk memanggil domba-domba yang hilang/Israel umat TUHAN.

    Bagaimana dengan bangsa kafir?
    Roma 11 : 25, 26
    25. Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
    26. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.

    Ay 25 --> sebagian dari Israel menjadi tegar = menolak panggilan TUHAN, sehingga terbuka kesempatan/kemurahan TUHAN bagi bangsa kafir untuk dapat menerima panggilan TUHAN yaitu menjadi percaya kepada YESUS dan diselamatkan.

    Ay 25 --> seluruh Israel diselamatkan = bangsa Israel + bangsa kafir = Israel rohani = gereja TUHAN.

    Apa yang menjadi tanda dari domba-domba yang diselamatkan/tanda dari kehidupan yang diselamatkan?
    1. Kisah rasul 2 : 36 - 40
      36. Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
      37. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
      38. Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
      39. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
      40. Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."

      Tahu dengan pasti = percaya/iman kepada YESUS.
      Pasti = tidak bimbang. Iman didapat lewat mendengarkan Firman TUHAN --> Roma 10 : 17, Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

      Yang di dalam tabernakel berarti masuk pintu gerbang (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+gerbang.html).

    2. bertobat/mezbah korban bakaran (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+korban+bakaran.html).
      Dulu bangsa Israel membawa korban binatang untuk dikorbankan, tetapi sekarang sudah digenapkan oleh YESUS Yang disalibkan. Jadi bertobat = berhenti/stop berbuat dosa dan kembali kepada TUHAN.

    3. lahir baru dari air dan Roh. Air = baptisan air/kolam pembasuhan (http://www.gptkk.org/tabernakel_bejana+pembasuhan+dari+tembaga.html) dan Roh = baptisan Roh.Kudus/pintu kemah (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html).

      Yohanes 3 : 5
      Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

      Tidak dapat masuk ke dalam kerajaan ALLAH --> dulu, bangsa Israel tidak dapat masuk ke dalam tabernakel. Kalau imam-imam tidak mencuci tangan dan kaki, maka mereka akan mati. Jadi, lahir baru dari air dan Roh, supaya dapat masuk ke dalam kerajaan surga dan juga mengalami hidup baru/jenis kehidupan yang baru/jenis kehidupan surgawi yaitu hidup di dalam kebenaran.

      Kebenaran ini melebihi apa-pun --> dari harta, dari ijazah dllnya, sebab harta, ijazah, tidak dapat menolong kita dari hukuman/dari maut --> Amsal 11 : 4, Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.

      Itu sebabnya menabung uang itu boleh saja, tetapi ingat!! Jangan menabung sampai hari kemurkaan, sebab tidak akan berguna. Tetapi biarlah segala harta/berkat yang TUHAN berikan kepada kita, ada bagian untuk pekerjaan TUHAN terutama untuk pembangunan Tubuh Kristus. Semoga kita dapat mengerti.

    Inilah tugas dari Gembala Yang Baik yaitu memanggil domba-domba terutama domba yang hilang dari Israel tetapi juga dari bangsa kafir sampai menjadi kehidupan yang benar yaitu:
    1. Dari anjing menjadi domba.
    2. Ada jaminan dari TUHAN --> maut/hukuman tidak dapat menjamah kita.

    Semoga kita dapat mengerti.
    Pada awalnya kita sudah percaya kepada TUHAN dengan masuk pintu gerbang --> percaya kepada YESUS, bertobat, lahir baru sampai pintu kemah, semuanya masih berada di daerah halaman dan ini belumlah cukup. Kesalahan dari orang Kristen = sudah percaya YESUS, sudah masuk dalam baptisan air dan Roh.Kudus, sudah bergaya dengan tidak mau lagi datang ke gereja dan juga tidak mau ada pendeta, tetapi sesungguhnya ini masih berada di daerah halaman --> belum masuk sehingga kalau hujan, terkena hujan, kalau panas, terkena panas. Sebab itu tugas YESUS bukan hanya memanggil, masih ada tugas yang lain.

  2. Yohanes 10 : 3
    Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

    Menuntun domba-domba juga dengan Suara Gembala/Firman penggembalaan/tongkat penggembalaan.

    Tiga kali Gembala Yang Baik menuntun domba-domba yaitu:
    1. Yehezkiel 20 : 37
      Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

      Untuk masuk ke dalam kandang, maka domba-domba dituntun lewat tongkat penggembalaan.
      Tugas gembala, bukan untuk beranak domba, tetapi membawa domba masuk ke dalam kandang dan ini yang benar; saya percaya, kalau Firman penggembalaan menjadi makanan/menjadi tongkat kepemimpinan, maka sudah dapat dipastikan domba-domba akan berada di dalam kandang.

      Kandang itu berada di mana?
      Secara jasmani --> adalah organisasi gereja, seperti saya dari organisasi G.P.T dllnya dan memang berbeda-beda, tetapi kandang secara rohani, haruslah sama, sebab itu adalah kerajaan surga, jadi, harus sama.

      Secara rohani --> itulah ruangan suci. Sesudah kita selamat dan hidup benar --> jangan pergi kemana-mana, tetapi harus masuk lebih dalam lagi supaya tidak terkena hujan dan juga tidak terkena panas.

      Di dalam ruangan suci ada tiga macam alat yaitu pelita emas, meja roti sajian, dan juga mezbah dupa emas, tetapi ketiga alat-alat ini sudah hancur. Tetapi di jaman rasul-rasul/jaman hujan awal yang sudah berapa tahun sesudah Musa, dan juga di jaman kita sekarang, muncul kembali tetapi dalam arti yang rohani.

      Supaya:
      • bagi kita/orang Kristen menjadi jelas --> kemana arah kita?
      • sebagai seorang gembala, bagaimana tugas saya?
      • sebagai domba, harus dibawa kemana? Bukan hanya keluar dan masuk gereja, tetapi kita tidak mengerti apa-apa. Itu sebabnya posisi kita haruslah jelas.

      Kisah rasul-rasul 2 : 41, 42
      41. Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
      42. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

      Sesudah kita masuk dalam baptisan air dan baptisan Roh.Kudus, mau kemana?
      Sebab kita masih berada di halaman dan masih terkena hujan dan angin dan juga terkena panas sekali-pun sudah hidup benar dan diberkati.

      Ay 42 --> tekun dalam persekutuan dan pemecahan roti dan juga tekun dalam berdoa. Jadi, pengajaran tabernakel ini bukanlah taurat, tetapi taurat yang sudah digenapkan dalam arti rohani yaitu: pelita emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelita+emas.html) --> jaman rasul-rasul --> ketekunan dalam persekutuan dan untuk sekarang/jaman hujan akhir adalah ketekunan di dalam ibadah raya yang biasanya diadakan pada hari Minggu dan juga ditambah dengan ibadah persekutuan semacam ini. Di dalam ibadah ini ada karunia-karunia Roh.Kudus seperti ada nyanyian dan juga ada kesaksian. Kemudian meja roti sajian (http://www.gptkk.org/tabernakel_meja+roti+sajian.html) --> jaman rasul-rasul --> ketekunan dalam pengajaran rasul-rasul dan pemecahan roti dan untuk sekarang adalah ketekunan di dalam ibadah pendalaman alkitab disertai dengan perjamuan suci. Tekun = tidak dapat dihalangi = setia. Kemudian mezbah dupa emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+dupa+emas.html) --> jaman rasul-rasul --> ketekunan di dalam doa dan untuk sekarang adalah ketekunan di dalam ibadah doa penyembahan.

      Inilah yang disebut dengan kandang penggembalaan.
      Sesudah kita dari anjing kemudian dipanggil menjadi domba = diselamatkan dan hidup benar, maka kita harus masuk ke dalam kandang, kita jangan kesana kemari lagi, sebab kalau kesana dan kemari, maka kita akan kembali menjadi anjing. Sebab di dalam kandang, kita akan dihitung. Jadi, domba terlebih dahulu harus masuk ke dalam kandang, baru dihitung.

      Istilah dihitung artinya:
      • dipelihara
      • dilindungi
      • dimiliki oleh TUHAN

      Jadi, kalau kita tergembala, sekali-pun kita hidup seperti sehelai rambut/tidak berdaya, sebab apa artinya sehelai rambut itu? Tidak ada yang memperhatikan, apalagi kalau sehelai rambut itu berada di lantai, tidak akan diperhatikan bahkan diinjak-injak.

      Mungkin hidup kita masih seperti sehelai rambut yang tidak diperhatikan oleh orang; bagi kaum muda, saudara ditolak oleh calon mertua, sebab pekerjaan saudara tidak menentu dlsbnya. Tetapi kalau saudara masuk ke dalam kandang penggembalaan, maka saudara akan dihitung oleh Gembala Yang Baik, dipelihara oleh Gembala Yang Baik, bukan dipelihara oleh toko dllnya. Kemudian dilindungi sampai dimiliki oleh Gembala Yang Baik.

      Mari pagi ini, kita mohon kepada TUHAN supaya kita tergembala dan di mulai dari seorang gembala yang harus tergembala di dalam Firman pengajaran yang benar/di dalam tiga macam ibadah sebab akan dihitung oleh TUHAN sampai dimiliki oleh TUHAN.

      Selain dihitung, dipelihara dan dimiliki oleh TUHAN, maka domba-domba itu juga dipisahkan --> Yehezkiel 20 : 38, Aku akan memisahkan dari tengah-tengahmu orang-orang yang memberontak dan mendurhaka terhadap Aku; Aku akan membawa mereka keluar dari negeri, tempat mereka tinggal sebagai orang asing, tetapi di tanah Israel mereka tidak akan masuk. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.

      Dipisahkan dari orang-orang berdosa dan juga dari ajaran-ajaran palsu. Kalau tergembala, akan dipisahkan/tidak campur baur. Kita harus berhati-hati, sebab memang nanti akan terjadi pemisahan antara gandum dengan ilalang.

      Pada waktu ibadah kemarin, perempuan yang didukung oleh antikrist = ia berada di atas angin, tetapi pada akhirnya ia hancur. Sedangkan dua sayap burung nasar, baru muncul setelah itu. Demikian juga dengan gancum dan ilalang yang akan dipisahkan. Gandum baru tumbuh sedikit, tetapi ilalang sudah hebat, sudah terkena angin terlebih dahulu/melambai-lambai, tetapi satu waktu akan dibakar dengan api, itulah:
      • kehidupan yang berdosa
      • ajaran palsu yang berkibar terlebih dahulu

      Sedangkan pertumbuhan dari gandum, perlahan tetapi pasti.

      Kalau kita tergembala dengan baik, maka kita akan dipisahkan dari orang berdosa dan juga dari ajaran-ajaran palsu dan kita berada di dalam Tangan Gembala Yang Baik. Inilah tugas dari Gembala Yang Baik yang kedua ialah menuntun ke kandang.

    2. selain menuntun masuk ke dalam kandang, maka Gembala Yang Baik juga menuntun keluar. Domba jangan terus berada di dalam kandang, sebab kalau terus berada di dalam kandang, akan lebih berbahaya. Kalau domba beredar-edar, maka akan dimakan oleh singa, tetapi kalau terus berada di dalam kandang, maka domba itu akan dimakan oleh gembala. Singa tidak menyukai bulu domba, tetapi gembala menyukai, mulai dari bulunya untuk dibuatkan jaket sampai ke tulang, semuanya dimakan. Jadi, gembala itu lebih kejam dari singa.

      Itu sebabnya di dalam injil Yohanes 10 : 3, domba itu dituntun keluar, tetapi tidak dituntun ke sembarangan tempat tetapi dituntun ke kandang yang lain untuk menyatu seperti ibadah sekarang ini.

      Yohanes 10 : 3, 16
      3. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
      16. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

      Jadi, Firman penggembalaan, menuntun domba keluar, supaya kita bersekutu dengan domba-domba dari kandang yang lain = masuk dalam persekutuan Tubuh Kristus --> satu kawanan dengan satu Gembala ke arah satu tubuh dengan Satu Kepala. Domba-domba kita tuntun keluar untuk masuk ke dalam persekutuan yang benar/ke dalam persekutuan tubuh Kristus semacam ini.

      Ini bukanlah bukan pemborosan seperti Yudas yang pernah menegur pada saat seorang perempuan meminyaki TUHAN YESUS dengan minyak narwastu dengan mengatakan bahwa itu merupakan pemborosan --> bukan pemborosan!! Untuk pembangunan tubuh Kristus, YESUS telah berkorban Nyawa. Jadi, apa yang kita korbankan, belum sebanding dengan korban Kristus dan juga belum sebanding dengan kemuliaan yang akan kita terima dari TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.

      Persekutuan itu tidak = persamaan. Persekutuan itu berbeda-beda, tetapi menjadi satu dan ini berarti tidak semua harus sama, tetapi perbedaan ini harus diterangkan supaya kita tidak ngawur.

      Perbedaan ini:
      • beda organisasi,
      • beda tempat,
      • beda suku dan bangsa,
      • beda makanan dlsbnya.

      Semua boleh berbeda, hanya ada tujuh hal yang tidak boleh berbeda --> Efesus 4 : 3 - 6,
      3. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
      4. (1)satu tubuh, dan (2)satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada (3)satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,
      5. (4)satu Tuhan, (5)satu iman, (6)satu baptisan,
      6. (7)satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

      Persekutuan tubuh ini dimulai dari:
      • nikah, kemudian,
      • penggembalaan, kemudian
      • antar penggembalaan semacam kita sekarang ini, sampai satu waktu
      • persekutuan internasional/tubuh sempurna --> Israel dan kafir menjadi satu.

      Jadi, penentu yang pertama adalah satu tubuh, sebab kalau sudah menjadi satu tubuh, pasti akan satu Roh, satu baptisan, dan satu iman.

      Apa arti satu tubuh? Artinya satu tubuh dengan Satu Kepala Yang adalah YESUS/Firman pengajaran --> satu tubuh = Satu Kepala = satu Firman pengajaran yang benar.

      YESUS sebagai Kepala --> Yohanes 1 : 1, 14,
      1.Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
      14. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

      Jadi, Firman pengajaran yang benar adalah:
      • Pribadi ALLAH,
      • ALLAH lahir menjadi Manusia itulah YESUS sebagai Kepala.

      Jadi, YESUS = Logos = Firman pengajaran yang benar Yang lahir menjadi Manusia dengan zat Firman dan ini yang menjadi Kepala kita.

      Kemudian apa itu tubuh?
      Yohanes 1 : 12, 13
      12. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
      13. orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

      Ay 12 --> anak-anak ALLAH = tubuh Kristus
      Ay 13 --> dilahirkan dari ALLAH --> ALLAH adalah Firman pengajaran.
      Jadi, tubuh Kristus adalah manusia yang dilahirkan baru oleh Firman pengajaran yang benar.

      Jadi, tubuh Kristus adalah manusia yang dilahirkan baru oleh Firman pengajaran yang benar. Sedangkan Kepala/YESUS adalah ALLAH/Firman pengajaran yang benar Yang lahir menjadi Manusia dengan zat Firman --> Manusia, tetapi zat dari Firman. Tubuh Kristus = anak-anak ALLAH = manusia yang lahir bukan dari keinginan laki-laki, tetapi manusia yang dilahirkan baru oleh ALLAH/oleh Firman pengajaran yang benar. Jadi, satu tubuh, dilahirkan oleh satu kandungan/oleh satu pengajaran yang benar.

      Itu sebabnya, bagi kaum muda, jika saudara mau menikah, saudara jangan melihat harta, tetapi harus melihat pengajarannya sama atau tidak.

      Demikian juga bagi para hamba-hamba TUHAN, jika saudara mau bersekutu/berfellow-ship, maka saudara:
      • Jangan melihat orang,
      • Jangan melihat uang,
      • Jangan melihat kehebatannya.

      Tetapi lihat satu pengajaran. Jika sudah satu pengajaran, baru satu tubuh sehingga yang lain dapat menjadi satu.

      Ada tujuh kesatuan, angka tujuh adalah angka sempurna dan kalau ada tujuh kesatuan ini, maka persekutuan Tubuh Kristus akan menuju pada kesempurnaan. Kita dapat pulang ke tempat masing-masing, tetapi kita sudah dilahirkan dari kandungan yang sama yaitu dari Firman pengajaran yang benar dan kekal. Jika YESUS datang, maka dari empat penjuru bumi akan berkumpul menjadi satu. Tanpa Firman pengajaran yang sama, maka itu hanyalah silaturahmi dan akan membuat kita menjadi lelah dan kita berdosa/berdusta kepada sidang jemaat, sebab kita hanyalah beristirahat. Jika hamba-hamba TUHAN mencari Firman, maka akan membawa sidang jemaat kepada kesempurnaan.

      Di Malang, saya mengumpulkan tiga puluh orang hamba-hamba TUHAN untuk mempelajari tabernakel. Ada yang meninggalkan isteri dan sidang jemaat dan ini merupakan tanggung jawab saya. Kalau saya mengumpulkan mereka hanya untuk menemani saya dan bersenda gurau, maka TUHAN akan menampar saya, sebab mereka datang ke Malang, tetapi tidak diberikan Firman.

      Demikian juga dengan saudara yang datang dari tempat yang jauh dengan meninggalkan isteri, tetapi panitia dan saya tidak menyiapkan Firman, maka akan ditampar oleh TUHAN. Ini berbahaya, itu sebabnya saya tidak mau main-main. Saya sudah berkomitmen --> meninggalkan sidang jemaat, hanya untuk Firman, bukan untuk yang lain. Demi Firman pengajaran yang benar, apa-pun harus kita bayar.

      Jadi tugas pertama adalah manusia yang jahat/anjing, dipanggil supaya dapat hidup benar, dibaptis. Tetapi sesudah hidup benar, jangan kembali menjadi anjing, tetapi masuk ke dalam kandang sehingga akan dituntun dan dipelihara di dalam kandang.

      Kita sudah dipelihara dan dituntun, kita jangan menjadi egois sebab ada kandang yang lain untuk ditengok supaya dapat menjadi satu tubuh dengan satu Kepala.

    3. dituntun ke kandang yang terakhir itulah Yerusalem Baru.
      Wahyu 7 : 17
      Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

      Lewat persekutuan semacam ini yaitu persekutuan dalam tujuh kesatuan/dalam satu pengajaran yang benar, maka kita harus yakin bahwa kita ini sedang dituntun menuju ke Yerusalem Baru yang dimulai dengan:
      • Air mata dihapus. Mari saudaraku! Kita jangan seperti orang lumpuh selama tigapuluh delapan tahun, yang selalu menanti air bergolak tetapi tidak pernah sembuh --> sudah mengikuti k.k.r selama tigapuluh delapan tahun, tetapi tetap lumpuh = tidak ada kemajuan. Mari periksa! Kita mengikuti k.k.r dlsbnya, apakah kita sudah dituntun ke Yerusalem Baru yang dimulai dari air mata dihapus?

      • Masalah diselesaikan sampai satu waktu sudah tidak ada air mata lagi sebab sudah tiba di Yerusalem Baru/tempat penggembalaan yang terakhir.

  3. Yohanes 10 : 11
    Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

    Gembala Yang Baik memberikan Nyawa bagi domba-domba-Nya, supaya kita yang buruk, jahat dan najis menjadi baik dan untuk ini tidak ada jalan lain. YESUS memanggil dan menuntun kita dengan Firman, tetapi ini belumlah cukup, itu sebabnya YESUS harus mati/harus ada perjamuan suci = YESUS harus menyerahkan Nyawa dengan disalib sehingga korban Kristus dapat kita terima lewat perjamuan suci.
Di bagian atas sudah diterangkan yaitu:
  • Kita dipanggil dari dunia untuk masuk kedalam kerajaan surga/halaman, kemudian
  • Dituntun masuk ke dalam ruangan kedua yaitu ruangan suci,
  • Dan YESUS berkorban Nyawa untuk membuka pintu ruangan maha suci/firdaus.
Sejak Adam dan Hawa diusir dari firdaus, maka pintu firdaus dijaga dengan pedang yang menyambar-nyambar dan tidak boleh ada yang masuk. YESUS masuk sehingga IA terkena pedang dan pintu tirai terobek/pintu firdaus terbuka = ruangan maha suci terbuka = kesempurnaan terbuka bagi kita = korban Kristus membuka pintu surga bagi kita. Semoga kita dapat mengerti.

Yesaya 52 : 13
13. Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
14. Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia -- begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi --

Ay 13 --> Hamba-Ku = YESUS Yang sempurna dan maha suci.

Ay 14 --> waktu YESUS disalib, semua orang tertegun melihat Dia, sebab bagaimana Rupa-Nya?
Jika bukan seperti manusia lagi, berarti bagaimana Rupa-Nya? Rupa-Nya seperti:
  • Anjing dan babi,
  • Seperti setan ketika YESUS berada di atas kayu salib.
Jika YESUS tidak menjadi buruk seperti setan, maka Petrus tidak akan tertolong, sebab YESUS pernah berkata kepada Petrus --> 'hai iblis enyahlah'! sebab pada waktu itu wajah Petrus seperti setan karena ia berbuat dosa karena menolak salib TUHAN.

Kita semua termasuk Widjaja banyak kali seperti anjing dan babi. Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi Poso yang sedang kacau, tetapi sekarang sudah aman, di sana ada seseorang yang mengatakan kepada saya bahwa ada orang yang menggantung muka babi di depan gereja. Saya katakan bahwa itu benar dan kita tidak perlu marah sebab itu merupakan teguran dari TUHAN. Sebab sekarang ini banyak orang Kristen dan hamba-hamba TUHAN yang bermuka seperti babi --> hidup seperti babi dan anjing supaya dapat menjadi baik.

YESUS di atas kayu salib melakukan semuanya sehingga Wajah-Nya menjadi buruk:
  • seperti anjing dan babi untuk menanggung dosa dari bangsa kafir,
  • dan juga seperti setan untuk menanggung dosa Petrus.
Demikian juga dengan kita yang menjadi pendusta dllnya bahkan seperti setan, YESUS Yang Baik dan Yang mulia menjadi begitu buruk, supaya kita yang buruk, yang hancur menjadi baik, semuanya menjadi baik.

Inilah tugas dari Gembala Yang Baik dengan:
  1. terlebih dahulu memanggil supaya kita dapat hidup benar,
  2. kemudian menuntun supaya kita tergembala --> mari masuk ke dalam persekutuan tubuh sehingga kita dapat merasa bahwa air mata sudah dihapus sebab sudah ditolong oleh TUHAN,

  3. kemudian yang terakhir, YESUS harus menanggung segala keburukan, kebusukan, kenajisan di atas kayu salib supaya kita yang buruk menjadi baik.
Ada seorang ibu yang keadaannya buruk sekali sebab ia sakit pendarahan selama duabelas tahun, ia sudah berobat kemana-mana, tetapi ia menjadi lebih buruk lagi, tetapi begitu ia menjamah ujung jubah YESUS, maka yang buruk dapat menjadi baik.

Markus 5 : 25, 26
25. Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
26. Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.

Secara jasmani:
Penyakit pendarahan itu = kanker rahim yang memburuk/kesehatan memburuk, nikah semakin memburuk dan buah nikah juga hancur, ekonomi semakin buruk,

Secara rohani:
Pelayanan menjadi semakin buruk, kesucian merosot dlsbnya. Tetapi kalau siang ini kita menjamah TUHAN dan TUHAN juga menjamah kita sehingga semuanya menjadi baik/perjamuan suci menjadikan semuanya baik.

Jangan berputus asa dan juga jangan tinggal di dalam kelemahan tetapi jika kita dengar-dengaran pada Firman dan juga kita menjamah TUHAN, maka TUHAN juga akan menjamah kita. Tinggal satu yang ditunggu oleh TUHAN --> menjamah ujung jubahNYA = merendahkan diri di hadapan TUHAN sehingga TUHAN akan menolong dan semuanya menjadi baik bahkan sempurna dan saat YESUS datang, semuanya menjadi baik dan mulia seperti Dia --> Filipi 3 : 21. Jika YESUS datang, kita akan diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia, menjadi Mempelai Wanita TUHAN yang siap menyambut kedatangan YESUS Yang kedua kalinya diawan-awan yang permai.

Filipi 3 : 20, 21
20. Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,
21. yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

Kita diubahkan bukan hanya menjadi baik, tetapi sempurna = sama mulia dengan Dia dan menjadi Mempelai Wanita TUHAN yang siap untuk menyambut kedatangan YESUS Yang kedua kalinya diawan-awan yang permai.

Inilah yang dapat saya sampaikan, bagaimana manusia yang sudah hancur dapat menjadi baik. YESUS terlebih dahulu menjadi Gembala Yang Baik. IA memanggil dan menuntun, tetapi sesudah itu IA harus mengorbankan Nyawa-Nya supaya semua yang buruk dan hancur, dipulihkan menjadi baik.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top