English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Mei 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-6, 9
5:5 Lalu berkatalah seorang...

Ibadah Raya Malang, 30 Agustus 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 adalah tentang sidang jemaat di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Oktober 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Juni 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Maret 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
=terkena pada 7 kali percikan darah diatas tabut perjanjian.

Imamat 16: 14
16:14. Lalu ia harus mengambil sedikit dari darah lembu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 September 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 30-32, 34
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Juni 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:33-36
11:33 "Tidak seorangpun yang menyalakan...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Oktober 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Hardiono

Wahyu 1: 3
1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti...

Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 November 20010 (Senin Sore)
Matius 25: 31-33
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Doa Surabaya, 23 November 2011 (Rabu Sore)
Matius 26 : 57-68
TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan kesaksian yaitu
Saksi yang palsu (Matius 26 : 59-61).
Saksi yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Oktober 2008 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Matius 5-7 -> Pelataran Tabernakel (daerah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Juli 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih membahas Wahyu 1:17-20.
Wahyu 1:17
1:17...

Ibadah Kunjungan Soroako II, 22 Februari 2012 (Rabu Pagi)
 Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Ibadah Doa Surabaya, 26 Juni 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Matius 28: 20b
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

INILAH JANJI TUHAN KEPADA KITA (Gereja Tuhan).

Tuhan menyertai kehidupan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 05 Juni 2012 (Selasa Sore)

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk tentang 7 percikan darah di atas tabut perjanjian.
Sekarang artinya sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan, sampai menyempurnakan kita.

Matius 27:1-10 merupakan percikan darah yang pertama yaitu Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot.

Matius 27:6-10

27:6 Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: "Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah."
27:7 Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing.
27:8 Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah Darah.
27:9 Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: "Mereka menerima tiga puluh uang perak, yaitu harga yang ditetapkan untuk seorang menurut penilaian yang berlaku di antara orang Israel,
27:10 dan mereka memberikan uang itu untuk tanah tukang periuk, seperti yang dipesankan Tuhan kepadaku."


Yudas Iskariot menolak percikan darah sehingga mengkhianati dan menjual Yesus seharga 30 keping perak.
30 keping perak untuk membeli tanah darah, tanah pekuburan orang asing, dan tanah tukang periuk.

30 keping perak untuk membeli tanah darah, sama dengan menginjak-injak darah Yesus (sudah diterangkan).
30 keping perak untuk membeli tanah pekuburan orang asing sehingga bangsa kafir mendapat bagian di Kanaan, sama dengan mendapat tempat di Yerusalem Baru (sudah diterangkan).
Sekarang kita membahas 30 keping perak untuk membeli tanah tukang periuk.

Yeremia 18:6

18:6 "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!

Di perjanjian lama, Tuhan tampil sebagai tukang periuk bagi bangsa Israel.
Di perjanjian baru, Yesus tampil sebagai tukang periuk bagi bangsa Kafir.

Yesus sebagai tukang periuk berhak dan mampu untuk membentuk bangsa Kafir menjadi bejana kemuliaan yang sama mulia dengan Tuhan.
Oleh sebab itu, bangsa Kafir harus berada dalam tangan Tuhan sebagai penjunan. Jika tidak, maka akan berada dalam tangan setan yang menghancurkan dan membinasakan.

Namun ada masalah yang dihadapi, yaitu semua manusia sudah berbuat dosa dan terpisah dari Tuhan.

Roma 3:23

3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Manusia berdosa tidak bisa mendekati Tuhan, apalagi hidup dalam tangan Tuhan.

Keadaan orang berdosa di luar tangan Tuhan adalah:
  1. Takut, gelisah, stres, tidak ada damai sejahtera, sekalipun ada suasana taman Eden (pemeliharaan, dll).
    Kejadian 3:7, 10
    3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
    3:10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

  2. Menghadapi masalah yang tidak pernah selesai, bahkan makin bertambah. Banyak air mata, putus asa, kecewa.
    Yesaya 59:1-2
    59:1. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
    59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

  3. Mati rohani, kering rohani, tidak bahagia. Tidak ada gairah lagi untuk perkara rohani.
    Efesus 2:1
    2:1. Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
Ini sama dengan bejana tanah liat yang rusak. Jika dibiarkan, akan menuju kematian kedua, yaitu kehancuran dan kebinasaan untuk selamanya.


Roma 3:24-25

3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

Jalan keluar satu-satunya adalah Yesus harus menjadi korban pendamaian untuk menebus dan membenarkan manusia berdosa.
Upah dosa adalah maut. Seharusnya manusia berdosa itu langsung dihukum dan dibinasakan. Namun mengapa Yesus tidak langsung menghukum manusia berdosa, tetapi mau menolong dan mengampuni? Sedangkan malaikat yang jatuh langsung dihukum?

Mazmur 103:8-14

103:8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
103:9 Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.
103:10 Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
103:11 tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
103:12 sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
103:14 Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.

Sebab Tuhan ingat bahwa bangsa kafir hanya debu tanah liat yang banyak kesalahan, kekurangan, dan kelemahan. Tuhan tidak menghukum, tetapi mau mengampuni sehingga bangsa kafir yang mau diperdamaikan, bisa mendekat kepada Tuhan dan berada dalam tangan Tuhan.

Bangsa kafir juga harus ingat bahwa kita hanya debu tanah liat sehingga kita bisa berada dalam tangan Tuhan.
Prakteknya:
  1. Berdamai, artinya:
    1. Mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
      Kita bertobat, mati terhadap dosa. Mulai dari dosa dalam hati, pikiran, dan angan-angan kita yang jahat dan najis. Juga perbuatan dosa, perkataan dosa, sampai dosa kebenaran diri sendiri harus diakui. Contohnya adalah Ayub.

      Ayub 32:1-2

      32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2 Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

      Ayub 42:5-6
      42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      Kebenaran diri sendiri ini banyak dalam bentuk perkataan, yaitu menyalahkan orang lain, menyalahkan Tuhan, menyalahkan pengajaran yang benar. Mungkin perkataannya terlihat bijaksana, padahal sudah melenceng dari firman.
      Kebenaran diri sendiri sama dengan kebenaran di luar firman.

    2. Mengampuni dosa orang lain dan melupakan.

  2. Menyerah sepenuh dalam tangan Tuhan.
    1 Petrus 5:7
    5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

    Artinya:
    1. Tergembala, tekun dalam kandang penggembalaan, tekun dalam 3 macam ibadah pokok, yaitu ibadah raya, ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci, ibadah doa.
    2. Taat dengar-dengaran pada firman penggembalaan, sampai daging tidak bersuara.


Maka kehidupan kita bagaikan tanah liat yang berada dalam tangan Tuhan. Hasilnya:
  1. Tangan belas kasih Tuhan membentuk kita menjadi bejana belas kasihan Tuhan (pelayan Tuhan yang memuliakan Tuhan) sehingga kita hidup dari belas kasihan Tuhan.
    Roma 9:22-24
    9:22 Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan--
    9:23 justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,
    9:24 yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain,

  2. Tangan belas kasih Tuhan mampu menjadikan semua baik dan indah pada waktunya.

  3. Tangan belas kasih Tuhan membentuk kita menjadi seperti ciptaan semula.
    Kejadian 1:26
    1:26. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

    Tangan belas kasih Tuhan menyucikan kita sedikit demi sedikit sampai menjadi sama mulia dengan Tuhan.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top