English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 04 November 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:1-5
8:1 Dan ketika...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja Malang, 10 Desember 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:38-42 tentang Maria dan Marta
Lukas 10:38-40,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Maret 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-13 => menyembuhkan orang sakit pada...

Ibadah Kaum Muda Malang, 04 Juli 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Ibadah Kunjungan di Jakarta III, 24 November 2010 (Rabu Sore)
Tema "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan...

Ibadah Kunjungan Soroako III, 22 Februari 2012 (Rabu Sore)
Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Tadi...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan hari Pentakosta
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 11 Mei 2016 (Rabu Malam)
Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih setia TUHAN dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Roma 8: 26
8:26 Demikian juga...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Februari 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 04 September 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 30-32, 34
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus...

Ibadah Raya Malang, 19 Januari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:7
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 6: 16-18
6:16. "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 27 Februari 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-36 tentang Yesus dimuliakan di atas...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Maret 2018 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan baptisan air

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Mengapa kita harus masuk baptisan air?

Matius 28:...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Januari 2013 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan....


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 03 Juli 2019 (Rabu Sore)

Dari rekaman ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.
Malam ini kita menaikkan doa penyembahan di manapun kita berada, supaya menjadi mezbah dupa emas yang besar di hadapan Tuhan, dengan asap dupa harum naik di hadapan-Nya, berkenan kepada-Nya, dan Dia selalu hadir di manapun kita berada.

Doa penyembahan adalah proses penyaliban/perobekan daging dengan segala keinginan, hawa nafsu, dan tabiatnya, sampai daging tidak bersuara lagi--pintu tirai terobek.

Dalam susunan Tabernakel, injil Lukas 12 terkena pada pintu tirai.
Di dalam injil Lukas 12 ada lima sifat tabiat daging yang harus dirobek--malam ini kita belajar tiga tabiat daging--:

  1. Lukas 12: 1
    12:1. Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.

    Tabiat daging yang pertama: kemunafikan; kepura-puraan; tidak sungguh-sungguh, terutama dalam firman pengajaran yang benar--'Yesus mulai mengajar'--karena mempertahankan dosa-dosa dan ajaran palsu.

    Kalau tidak sungguh-sungguh dalam pengajaran yang benar, berarti tidak sungguh-sungguh dalam ibadah pelayanan dan dalam segala hal.
    Contoh:


    • Dari luar: orang Farisi, yaitu menolak firman pengajaran yang benar karena mempertahankan ajaran kawin cerai--ajaran yang tidak benar.
      Kalau ada satu saja ajaran yang tidak benar, berarti sudah menolak firman pengajaran yang benar.


    • Dari dalam: Yudas Iskariot. Ia sudah diajar yang benar, tetapi mempertahankan dosa yaitu mencuri dan berdusta, sehingga mengelak dari firman pengajaran yang benar--firman sudah tegas menunjuk dia, tetapi dia berkata: Bukan aku, ya Rabi?


    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dari tabiat munafik, sehingga kita bisa sungguh-sungguh dalam firman pengajaran yang benar, ibadah pelayanan, dan dalam segala hal.

    Banyak orang yang tidak sungguh-sungguh dalam pengajaran yang benar karena mempertahankan dosa dan ajaran palsu. Sekalipun hanya sedikit, pasti ia menolak dan mengelak dari firman pengajaran yang benar.


  2. Lukas 12: 15
    12:15. Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."

    Tabiat daging yang kedua: ketamakan--keserakahan--yang sama dengan penyembahan berhala; ia merasa hidupnya bergantung dari kekayaan dunia, bukan Tuhan, sehingga terikat pada keinginan akan uang (keinginan jahat).

    Hati-hati! Kalau ada keinginan jahat, nanti akan ada keinginan najis. Bahaya!
    Praktiknya:


    • Tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan.
    • Mencuri milik Tuhan dan sesama.


    Akibatnya:
    Lukas 12: 19-21

    12:19. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
    12:20. Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
    12:21. Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia
    tidak kaya di hadapan Allah."


    • Bodoh.
    • Miskin--'tidak kaya di hadapan Allah'.
    • 'makanlah, minumlah'= telanjang--jatuh dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan (kalau sudah jahat, akan lari pada kenajisan). Ia membangun Babel, gereja palsu, mempelai wanita setan.


    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dari tabiat tamak sehingga bisa mengembalikan milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus, memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan, sesuai dengan gerakan Tuhan.

    Contoh:janda miskin.
    Markus 12: 41-44
    12:41. Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
    12:42. Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.
    12:43. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
    12:44. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

    Tadi, orang kaya tetapi miskin di hadapan Tuhan. Tetapi di sini seorang janda miskin dipuji oleh Tuhan; ia memberi dengan tanda darah karena gerakan dari Tuhan, sehingga ia kaya di hadapan Tuhan--berkenan pada Tuhan--; sama seperti persembahan Habel yang ada tanda darah (ia menyembelih binatang sulung; sama dengan sengsara daging).

    Karena itu kalau digerakkan untuk memberi jangan berkata: Nanti kalau gaji saya naik, tetapi harus berkorban sekalipun ada tanda darah, itulah yang berkenan kepada Tuhan.

    Hasilnya:


    • Untuk menghadapi kesulitan dan kehancuran dunia--Markus 13 bicara tentang khotbah akhir zaman, Bait Allah akan diruntuhkan.
    • Mendapatkan pakaian putih berkilau-kilauan--pakaian mempelai. Kita tidak telanjang tetapi bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, kita keluar dari dunia yang sudah hancur lebur.


    Mari menyembah untuk merobek tabiat daging: kemunafikan jadi sungguh-sungguh, tamak menjadi bisa memberi.


  3. Lukas 12: 4-5
    12:4. Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.
    12:5. Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!

    Tabiat daging yang ketiga: ketakutan daging, yaitu takut pada sesuatu di dunia: manusia, kedudukan, kekayaan dan lain-lain atau sungkan pada orang lain, sehingga melawan Tuhan/pengajaran yang benar.

    Mulai dari kitab kejadian, ketakutan daging ini sudah terjadi: Adam takut pada Hawa, sehingga memakan buah yang dilarang oleh Tuhan--melawan Tuhan.
    Akibatnya Adam dan Hawa diusir dari taman Eden ke dalam dunia yang terkutuk Kalau di dunia yang terkutuk masih begitu lagi--suami takut pada isteri karena sesuatu sampai melawan Tuhan--dari dunia akan dibuang ke neraka. Jangan main-main!
    Hamba Tuhan takut pada hamba Tuhan lain sampai melawan Tuhan.

    "Seringkali orang tua takut pada anak yang melawan firman karena anak mengancam akan bunuh diri. Salah! Itu urusan dia, yang penting kita sudah menasihati: Kamu melawan firman Tuhan, kalau bunuh diri, itu jalan tol menuju neraka, tidak ada hambatan sedikitpun. Diberi pengertian, jangan sampai kita ikut bunuh diri secara rohani."

    Akibatnya: dilemparkan ke dalam neraka, binasa untuk selamanya.

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dari tabiat takut pada sesuatu menjadi takut akan Tuhan.

    Yesaya 11: 1-3
    11:1. Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
    11:2. Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
    11:3. ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

    (terjemahan lama)
    11:3. Bahkan, iapun akan
    bernafas dalam takut akan Tuhan dan tiada ia akan menghukumkan seturut pemandangan matanya, dan lagi tiada ia akan memutuskan hukum seturut pendengaran telinganya.

    Ini bicara tentang Yesus, Raja damai.
    'Ia tidak akan menjatuhkan keputusan menurut kata orang'= jangan ikuti kata orang, tetapi firman/Tuhan--takut akan Tuhan artinya hanya berpegang pada perkataan Tuhan.

    Takut akan Tuhan sama dengan hidup dalam urapan Roh Kudus.
    Hasilnya:


    • Kisah Rasul 1: 8
      1:8. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

      Hasil pertama: Roh Kudus menolong kita untuk bisa bersaksi; tidak lagi berdusta, bergosip, memfitnah dan lain-lain--justru nanti banyak kali yang memfitnah adalah orang salah tetapi mengaku benar. Hati-hati!

      Kita bersaksi untuk membawa bau harum Kristus ke mana Tuhan mengutus kita.
      Kita membawa bau harum Kristus lewat kabar baik/firman penginjilan untuk menyelamatkan orang-orang berdosa, dan kabar mempelai/firman pengajaran untuk membawa orang-orang yang sudah selamat supaya digembalakan oleh Tuhan dan masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.


    • Roma 8: 26
      8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

      Hasil kedua: Roh Kudus menolong kita untuk menyembah Tuhan dengan hancur hati--'keluhan-keluhan yang tidak terucapkan'.

      Hancur hati artinya mengakui kelemahan dan kekurangan kita secara jasmani dan rohani, dan kemudian menyerahkan semuanya kepada Dia.
      Kita mengulurkan tangan; berseru dan berserah kepada Dia.

      Tanpa Roh Kudus kita hanya bersungut, mengomel, menyalahkan orang lain, tetapi kalau ada Roh Kudus kita mulai menyadari kekurangan dan kelemahan kita. Semakin jelas kita mengenal pribadi Tuhan, semakin jelas kita mengenal diri sendiri dalam kekurangan dan kelemahan kita, sehingga tidak bisa sombong.

      Jangan pernah merasa lebih apalagi dari orang-orang suci! Kita justru merasa lemah, supaya kita selalu berjaga-jaga. Misalnya di kantor ada menggoda-goda kita, kita harus lebih waspada.

      Kita berseru dan berserah pada Tuhan, dan Dia akan mengulurkan tangan Roh Kudus untuk turut bekerja, sehingga mujizat terjadi.
      Roma 8: 27-28
      8:27. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
      8:28. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

      Biarkan Tuhan bekerja! Kita hanya berseru dan berserah. Kita tetap berusaha, tetapi kita menyerahkan semua kepada Tuhan, karena Dia yang menentukan semuanya.
      Tuhan bekerja di luar daya pikir kita, dan bagi Dia lebih mudah dari pada membalikkan telapak tangan.
      Itu saja pegangan kita.

      Bersaksi dan menyembah, kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, dan Dia akan turut bekerja.
      Semua akan menjadi baik--'Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan'--; yang hancur menjadi baik, gagal menjadi berhasil dan indah, mustahil menjadi tidak mustahil; semua masalah selesai, busuk menjadi harum--berubah/berbuah; kita mengalami keubahan hidup seperti daging dibakar sehingga berbau harum.

      Berbuah harum= berbuah Roh.
      Contoh:


      1. Perempuan Samaria (bangsa kafir) sudah lima kali kawin cerai--busuk, hancur; sama seperti tunggul.
        Tunggul adalah sisa panen untuk dibakar; sudah tidak ada harapan. Tetapi begitu mendapat air kehidupan--Roh Kudus--ia bisa bersaksi dan menyembah Tuhan. Ini adalah buah yang berkenan di hadapan Tuhan.


      2. Petrus menyangkal Tuhan--berbau busuk--, tetapi setelah kepenuhan Roh Kudus, ia bisa bersaksi di hadapan 3.000 orang, dan menyembah Tuhan. Ia berbuah; berkenan kepada Tuhan.


    Kesempatan malam ini, bukan hanya gagal jadi berhasil atau mustahil jadi tidak mustahil, tetapi sampai berbau harum.
    Dan kalau Tuhan datang kembali kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia. Benar-benar mezbah dupa yang besar di awan-awan yang permai--doa penyembahan dari empat penjuru bumi dengan sorak sorai: Haleluya untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai. Kita kembali ke Firdaus, sampai masuk Yerusalem baru selamanya.

Kita membutuhkan Roh Kudus. Manusia daging hanya ditandai dengan kemunafikan, ketamakan, dan ketakutan.
Mari, berubah, kita bersaksi dan menyembah, serahkan semua kepada Tuhan. Tangan Roh Kudus akan bekerja, dan mujizat terjadi.

Tunjukkan kelemahan-kelemahan kita secara jasmani dan rohani! Roh Kudus akan menjamah kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top