English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Malang, 08 November 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 18-27 dalam Tabernakel menunjuk pada petinya Tabut Perjanjian. Jadi Tabut Perjanjian...

Ibadah Raya Malang, 03 Juni 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7 terbagi menjadi dua bagian besar :
[Wahyu...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Juli 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 18 Juni 2014 (Rabu Malam)
Puji Tuhan, kita membaca dalam kitab Markus 14: 32-36 yang berbicara tentang doa di taman Getsemani
14: 32 Lalu sampailah Yesus dan...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan hari Pentakosta
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh...

Ibadah Raya Malang, 17 Februari 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:13
8:13 Lalu aku melihat: aku...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Oktober 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 54-56; perikop: Menilai zaman
12:54. Yesus berkata pula kepada...

Ibadah Doa Malang, 11 April 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Februari 206 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam IV

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Surabaya, 02 September 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 Juli 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah tentang penglihatan rasul...

Ibadah Doa Malang, 20 Oktober 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang jemaat Laodikia, jemaat yang ketujuh, menunjuk...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:1-4
1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu...

Ibadah Raya Malang, 24 Januari 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat Laodikia.
Keadaan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan III Tana Toraja, 12 Februari 2014 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema: 1 Petrus 2: 9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

'Imamat yang rajani'= imam-imam dan raja-raja.
Imam adalah seorang yagn suci, memangku jabatan pelayanan dari Tuhan dan beribadah melayani Tuhan (hamba Tuhan/pelayan Tuhan).
Kita sudah mempelajari siapa imam, syarat menjadi imam dan proses menjadi imam yang melewati seleksi yang sangat ketat (ibadah tadi pagi).
Imam dipanggil, dipilih dan ditetapkan oleh Tuhan sendiri.
Biarlah kita tetap bertahan dalam jabatan pelayanan sampai garis akhir (sampai meninggal dunia atau sampai Tuhan Yesus datang), bahkan sampai selama-lamanya.
Itu sebabnya, pelayanan dalam Tuhan, tidak mengenal kata pensiun.

Malam ini, kita pelajari tugas dari imam-imam dan raja-raja.
1 Petrus 2: 5
2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Tugas imam adalah melayani pembangunan rumah rohani (melayani pembangunan tubuh Kristus yang sempurna= mempelai wanita yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, sehingga terjadi pertemuan antara kita mempelai wanita dengan Yesus Mempelai Pria untuk masuk perjamuan kawin Anak Domba).

Wahyu 19: 9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Sesudah itu kita masuk kerajaan 1000 tahun damai dan masuk Yerusalem Baru (kerajaan Surga yang kekal).
Persekutuan tubuh Kristus dimulai dari nikah rumah tangga.
Sebab itu, perhatikan nikah secara jasmani!
Manusia masuk ke dunia ini lewat nikah yang jasmani. Dan pintu keluar manusia dari bumi ini adalah nikah yang rohani.

Sebab itu, nikah yang jasmani harus dijaga. Mulai dari permulaan nikah, perjalanan nikah sampai akhir nikah. Kita menjaga dalam soal kebenaran, kesucian dan kesatuannya sampai mencapai nikah yang sempurna.

Sekarang, kita akan belajar pembangunan rumah rohani.
3 hal penting yang harus diperhatikan dalam pembangunan rumah rohani:

  1. ada dasar. Ini merupakan penentu.
  2. pembangunan diatas dasar (pelaksanaan).
  3. penyelesaian.

DASAR
Efesus 2: 19-21
2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
2:21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.

'kawan sewarga'= sekawanan domba.
ay. 20= ada 2 macam dasar pembangunan tubuh Kristus:

  1. Yesus Kristus sebagai batu penjuru.
    Artinya: 1 Petrus 2: 6
    2:6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

    yaitu, Yesus sebagai batu yang mahal dibuang, sehingga menjadi batu penjuru.
    'dibuang'= disalib.
    Jadi, Yesus sebagai batu penjuru= Yesus yang disalib sebagai korban pendamaian dosa-dosa.
    Praktik memiliki dasar batu penjuru: saling berdamai (saling mengaku dan saling mengampuni).
    Kalau saling berdamai, segala dosa diselesaikan oleh darah Yesus dan kita memiliki hati yang damai sejahtera.
    Kalau tidak damai, justru merobohkan dan tidak bisa membangun.


  2. dasar para rasul dan nabi.
    Nabi= perjanjian lama.
    Rasul= perjanjian baru yang merupakan nubuatan dari perjanjian lama.

    Perjanjian lama + Perjanjian baru=


    • Alkitab (pengajaran benar).
      Ciri pengajaran benar: tertulis dalam Alkitab..
      kalau tertulis dalam Alkitab, ada kuasa untuk mengalahkan setan.


    • Firman yang dikatakan oleh Yesus= dibukakan rahasianya, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab.
      Disini, terkadung kuasa penyucian.


    Kalau dasarnya tidak benar, kita tidak akan bisa masuk perjamuan kawin Anak Domba.
    Praktik memiliki dasar para rasul dan nabi yaitu kita mendengar dan dengar-dengaran (taat) pada Firman pengajaran benar (berpegang teguh pada ajaran benar dan menolak ajaran.

    Matius 7: 24-25
    7:24. "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
    7:25. Kemudian turunlah
    hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.


    Kalau taat, kita memiliki dasar yang kuat diatas kuat (tahan uji).
    Kita tahan uj
    untuk menghadapi pencobaan-pencobaan yang dilancarkan oleh setan tritunggal:


    • 'hujan lebat dari atas'= setan dengan roh jahat dan najis yang mengarah pada dosa-dosa sampai puncaknya dosa.
    • 'angin kecang'= angin pengajaran palsu.
      Angin pengajaran palsu juga mencerai beraikan tubuh Kristus.
      Sebab itu, kita harus berpegang teguh pada paengajaran benar.

      Roma 16: 17
      16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

      Ajaran sesat inilah yang membuat kita bimbang.
      Kalau bimbang, membuat dasar itu tidak kuat.


    • 'banjir dari bawah'= antikris dengan kekuatan mamon (katan akan uang yang membuat kita kikir dan serakah).
      Kikir= tidak bisa memberi.
      Serakah= merampas milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus) dan sesama yang membutuhkan.
      Perpuluhan adalah pengakuan bahwa kita sudah diberkati oleh Tuhan.
      Dasarnya: kebenaran.

      Jika dasar kita kuat yaitu hati damai dan taat dengar-dengaran, maka kita kan tahan uji. Jangankan rubuh, kita tidak akan goyah selama-lamanya.

Malam ini, perhatikan dasar kita!
Bagaimana mendapatkan hati damai dan taat? Yaitu lewat ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci (dalam Ibadah Pendalaman Alkitab adalah pengajaran supaya kita bisa taat dan ada Kurban Kristus supaya hati kita damai).
Kalau dalam gereja tidak ada Ibadah Pendalaman Alkitab, berarti kehidupan itu tidak ada dasar.

Hagai 2: 19-20
2:19 Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya -- mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah
2:20. apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah?
Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!"

Perhatikan dasar kita masing-masing. Mungkin ada pertanyaan 'adakah benih dalam lumbung?' (adakah pembukaan Firman atau sudah kering), 'apakah pohon anggur dan delima tidak berbuah?' (kegagalan).
Tetapi kalau ada dasar (HATI DAMAI sejahtera dan TAAT pada pengajaran benar), maka Tuhan akan memberi berkat rohani (pembukaan Firman) dan berkat jasmani sampai keberhasilan didalam Tuhan.

PEKERJAAN PEMBANGUNAN DIATAS DASAR
Markus 6: 30
6:30 Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.

Ini yang dipertanggung jawabkan, yaitu apa yang kita kerjakan dan ajarkan.
Yang harus diajarkan adalah Firman pengajaran yang benar.
Yang harus dikerjakan adalah ibadah pelayanan (tahbisan) yang benar, sebab sekalipun sama-sama beribadah, tetapi dibedakan (seperti Kain dan Habel).
Kita tidak boleh sembarangan melayani. Firman pengajaran adalah komando pelayanan (kepala). Kalau pengajarannya salah, tahbisan dan pelayannya juga pasti salah bahkan penyembahannya juga pasti berbeda.

Matius 7: 21-23
7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

'melakukan kehendak Bapa'= taat dengar-dengaran.
Kalau tidak taat pada pengajaran benar, tetapi kalau tidak sesuai dengan Firman pengajaran benar, kehidupan itu bukan melayani Tuhan, tetapi pembuat kejahatan yang akan diusir oleh Tuhan seperti Adam dan Hawa.

Jadi, ukuran pelayanan yang berkenan pada Tuhan adalah taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar.

Siapa yang boleh melayani pembangunan tubuh Kristus? Yaitu imamat rajani (imam-imam dan raja-raja).
1 Petrus 2: 9, 5
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
2:5. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu
imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Imam dan raja tidak boleh sembarang orang.
Ada 2 istillah yaitu imamat rajani (1 Petrus 2: 9) dan imamat kudus (1 Petrus 2: 5).
Imamat rajani= pelayan Tuhan yang selalu menang atas dosa, daging dan pengaruh dunia, sehingga selalu setia dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir.

Wahyu 17: 14
17:14 Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."

Imamat kudus= pelayan Tuhan yang suci.
Jika kita melayani dengan KESUCIAN dan KESETIAAN, maka kita menjadi batu hidup.
Artinya: kita hidup dari kemurahan dan keajaiban Tuhan (anugerah Tuhan dan keajaiban Tuhan), sehingga kita bisa hidup dimana saja, kapan saja dan situasi apa saja, sampai kita bisa hidup kekal.
Biarlah dengan pelajaran ini, kita makin terlepas dari dunia dan bergantung pada anugerah Tuhan.
Kalau kita benar-benar berharap anugerah Tuhan, Tuhan pasti buka jalan.

Bagaimana kita membangun tubuh Kristus yang sempurna?
Amsal 9: 1
9:1 Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya,

Membangun 7 tiang diatas dasar dengan hikmat Surga, bukan hikmat manusia.

Yakobus 3: 17
3:17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni(1), selanjutnya pendamai(2), peramah(3), penurut(4), penuh belas kasihan(5) dan buah-buah yang baik, tidak memihak(6) dan tidak munafik(7).

= 7 tiang yang merupakan hikmat dari Tuhan:

  1. murni= suci sampai dalam hati, tidak tercampur dengan dunia seperti roti tidak beragi.
  2. pendamai= membawa damai, masalah besar jadi kecil dan masalah kecil jadi tidak ada.
  3. peramah,
  4. penurut= tunduk, tidak banyak komentar,
  5. penuh belas kasihan (tidak menghakimi atau menyetujui orang berdosa, tetapi dibawa pada Tuhan) dan buah-buah yang baik,
  6. tidak memihak= hanya memihak Tuhan (pengajaran benar). Kalau hanya memihak Tuhan, kita akan adil.
    Waktu Israel menyembah lembu emas, Tuhan datang kepada Musa untuk mengumpulkan umat Israel yang memihak Tuhan. Lewi menyandang sebilah pedang (Firman pengajaran benar) dan berani membunuh keluarganya sendiri.


  7. tidak munafik= tidak pura-pura, tetapi sungguh-sungguh.

Kalau 7 tiang dibangun, pasti terjadi kesatuan tubuh Kristus (kita menyatu satu dengan lainnya).
Tetapi kalau tidak, sulit untuk terjadi pembangunan.
Mulailah dari dalam nikah! Biarlah kita mohonkan 7 tiang dan nikah itu akan menjadi satu. Begitu juga dalam penggembalaan dan antar penggembalaan.

PENYELESAIAN
Kolose 3: 14
3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

Penyelesaian pembangunan tubuh Kristus yang sempurna terjadi lewat kasih Allah.

Yohanes 10: 22
10:22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

'Pentahbisan Bait Allah'= bait Allah sudah selesai dibangun.
Perhatikan! Penyelesaian pembangunan tubuh Kristus yang sempurna justru terjadi pada musim dingin (musim dingin rohani= tanpa kasih).
Banyak hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang melayani tanpa kasih.
Akibatnya:

  • semua tidak berguna,
  • durhaka dan binasa selamanya.
    Matius 24: 12
    24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

    Kedurhakaan yang paling hebat melanda 2 tempat:


    • nikah,
    • ibadah pelayanan.


    Ini 2 hal yang tidak bisa dipisahkan.
    Dalam Alkitab, ada banyak rahasia, tapi hanya 2 perkara yang disebut rahasia agung yaitu nikah dan ibadah pelayanan.
    Dalam nikah terjadi kedurhakaan dalam bentuk pertengkaran, perselingkuhan, perceraian, dan sebagainya.

    Ibrani 10: 25-27
    10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
    10:26 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
    10:27 Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang
    durhaka.

    Dalam ibadah pelayanan
    , bentuk kedurhakaan adalah banyak hamba Tuhan/pelayan menjauhkan diri dari ibadah (tidak setia dalam jabatan pelayanan) dan tidak merasa bersalah (dosa kebiasaan).
    Bahkan sengaja meninggalkan jabatan pelayanan (sengaja berbuat dosa= durhaka dan binasa selamanya).
    Juga ada lawan katanya, yaitu beribadah melayani, tetapi hanya untuk menuntut hak yang jasmani seperti Korah. Ini juga sudah durhaka (tanpa kasih).

Manusia tidak punya kasih, lalu darimana kita mendapatkan kasih Allah?
Salah satunya adalah lewat tersungkur dibawah kaki Tuhan (menyembah Tuhan dengan hancur hati,mengaku tidak layak dan tidak berdaya).

Yohanes 11: 31-32
11:31 Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
11:32 Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."

Maria menghadapi Lazarus yang mati 4 hari (busuk dan mustahil) yang tidak bisa ditolong oleh apapun.
Satu-satunya jalan, Maria hanya tersungkur di bawah kaki Tuhan.
Sekarang, jika Tuhan ijinkan kita mengalami seperti Maria (kebusukan, kegagalan dan kemustahilan), Tuhan tidak bermaksud membinasakan, tetapi Tuhan ingin kita terlepas dari dunia ini dan tersungkur di kaki Tuhan (menyembah dengan tangisan).
TUHAN HANYA TUNGGU KITA TERSUNGKUR DAN TUHANLAH YANG BEKERJA.
Disitulah KASIH Tuhan dicurahkan.
Ada 2 sikap menghadapi kemustahilan/kebusukan:

  1. sikap negatif: meratap= menangis untuk menyalahkan orang lain dan Tuhan.
  2. sikap yang positif= tersungkur di bawah kaki Tuhan, mengaku tidak berdaya, tidak mampu, dan tidak layak (tidak menyalahkansiapa-siapa, tetapi menyalahkan diri sendiri) dan menyerahkan segala-galanya pada Tuhan sampai menyerahkan diri kita pada Tuhan (hanya bergantung pada belas kasih anugerah Tuhan).

    Yohanes 11: 33-36
    11:33 Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
    11:34 "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!"
    11:35
    Maka menangislah Yesus.
    11:36 Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!"


    Kalau kita menangis, Yesus juga menangis. Biarpun kita menangis karena kesalahan kita, Tuhan juga menangis bersama kita. Itulah kasih Tuhan.
    Dimusim dingin ini, biarlah kita banyak menyembah Tuhan supaya kasih Allah semakin dicurahkan.
    Menghadapi musim dingin, kumpulkanlah kasih Allah sebanyak-banyaknya.

Kegunaan kasih Allah:

  • Roma 8: 35-36
    8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
    8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."

    Kegunaan pertama: kasih Allah memberi kekuatan extra, sehingga kita bertahan menghadapi apapun juga. Kita tidak tinggalkan Tuhan, tetapi tetap percaya berharap Dia dan setia berkobar-kobar melayani Tuhan.
    Jangan ragukan kasih Allah!

    Mazmur 85: 11-13
    85:11 Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.
    85:12 Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.
    85:13 Bahkan
    TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.

    Kalau kita setia, Tuhan akan jadikan semua baik pada waktu-Nya. Kita hanya tinggal tunggu waktu Tuhan. Jangan mundur, tetapi tetap bertahan!


  • Roma 8: 37
    8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

    Kegunaan kedua: kasih Allah membuat kita lebih dari pemenang (kita lemah tetapi bisa menang melawan yang lebih kuat) dan Tuhan selesaikan semua tepat pada waktu-Nya.


  • Kolose 3: 14
    3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    Kegunaan ketiga: kasih Allah membuat semua sempurna pada waktu-Nya dan kita siap menyambut Dia di awan-awan yang permai sebagai mempelai wanita Tuhan yang sempurna.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top