English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 November 2011 (Senin Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.
Setiap anak Tuhan harus bersaksi tentang segala sesuatu yang sudah Tuhan kerjakan dalam kehidupan kita.
Jika...

Ibadah Doa Malang, 26 Agustus 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juli 2020 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:15-19 bicara tentang bunyi sangkakala yang ketujuh atau nafiri yang...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 12 Mei 2009 (Selasa Pagi)
Keluaran 18:13-27 adalah tentang pengangkatan hakim-hakim, sekarang menunjuk pada pemberian jabatan-jabatan.

Pelayanan...

Ibadah Doa Malang, 19 Januari 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 15:32-39
15:32 Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh...

Ibadah Doa Malang, 22 Oktober 2013 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Februari 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Desember 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Februari 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman...

Ibadah Raya Surabaya, 13 November 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.
Jika kita tidak bersaksi tentang Tuhan, kita akan menyangkal Tuhan,...

Ibadah Raya Surabaya, 11 Juni 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I, 11 Maret 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 17:
pasal 17 dan 18 menunjuk pada pelita emas.
Pengertiannya adalah Roh Kudus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Januari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 07 November 2012 (Rabu Sore)

Disertai penataran imam dan calon imam III dan doa puasa

Imam adalah

  1. Seorang yang suci.
  2. Seorang yang memiliki jabatan pelayanan yang diterima dari Tuhan.
  3. Seorang yang beribadah dan melayani Tuhan.

Seorang imam harus memiliki 3 hal yaitu

  1. Memiliki karakter yang baik.
  2. Memiliki potensi dari Tuhan itulah karunia dari Roh kudus (kemampuan ajaib dari Roh Kudus).
  3. Memiliki tahbisan yang benar.

Tahbisan yang benar tidak bisa dipisahkan dengan pakaian/pelayanan.

Roma 3 : 23
3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa dan dibuang ke dunia, maka semua manusia sudah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah = telanjang = terpisah dari Tuhan dan tidak bisa melayani Tuhan.

Dari mana pakaian pelayanan ? Yesus rela ditelanjangi di kayu salib untuk memberikan pakaian pelayanan kepada kita.

Ada 7 bagian pakaian Imam Besar dan pakaian imam-imam (dari luar ke dalam) antara lain :

  1. Baju efod.
  2. Sabuk.
  3. Tutup dada.
  4. Gamis baju efod.
  5. Kemeja beragi (kemeja bermata-mata/berlubang).
  6. Serban.
  7. Patam.

7 bagian ini dibagi menjadi 3 kelompok antara lain :

  1. Pakaian dalam tanda kematian : baju efod (dengan 4 warna utama), sabuk, tutup dada.
  2. Pakaian dalam tanda kebangkitan : gamis baju efod berwarna biru laut/ungu tua. Ini disebut juga pakaian pengampunan.
  3. Pakaian dalam tanda kemuliaan : kemeja beragi, serban, patam.

Baju efod (kelompok I) dan gamis baju efod (kelompok II) sudah dipelajari dalam ibadah sebelumnya.

Malam ini kita mempelajari tentang kelompok ke tiga yaitu kemeja beragi.

Kemeja beragi = pakaian putih bermata-mata (pakaian lapis yang ketiga).
"pakaian putih" = pakaian kesucian.
"pakaian bermata-mata" = Roh Kudus. Jadi pakaian bermata-mata artinya pakaian dalam pengaruh urapan Roh Kudus.

Bila digabungkan kemeja beragi/pakaian putih bermata-mata adalah pakaian dalam kesucian dan dalam pengaruh urapan Roh Kudus.

Darimana manusia telanjang mendapatkan pakaian putih bermata-mata ? dari kayu salib. Jadi Yesus ditelanjangi supaya kita mendapatkan pakaian putih bermata-mata.

Imamat 21 : 12 itu tentang kudusnya para imam.
21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

Proses untuk menerima pakaian putih bermata-mata yaitu kita HARUS/MUTLAK berada di RUANGAN SUCI = kandang penggembalaan = ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, antara lain :

  1. Pelita emas : ketekunan dalam ibadah raya.
  2. Meja roti sajian : ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.
  3. Medzbah dupa emas : ketekunan dalam ibadah doa penyembahan.

Di dalam kandang penggembalaan kita mengalami penyucian sehingga kita bisa hidup suci dan selalu mengalami urapan Roh Kudus. Jadi semua harus tergembala (Gembala, penginjil, pemain musik dll) supaya memiliki pakaian putih bermata-mata.

Bermata-mata

Jadi Roh Kudus memberikan mata rohani yang terbuka bagi kita, sehingga kita bisa melihat pribadi Yesus sebagai Imam Besar lewat pembukaan rahasia firman Allah.

Jika mata menoleh melihat manusia maka akan membenci/membunuh (seperti Musa membunuh). Jika mata melihat kebelakang maka akan menjadi tiang garam dan tidak berguna sampai busuk hidupnya (seperti istri Lot).

Jika firman semakin jelas maka kita semakin jelas untuk melihat Tuhan dan tidak terkecoh.

Matius 6 : 25, 31-33
6:25. "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Prakteknya memiliki mata rohani yang terbuka adalah
Jika kita memiliki mata rohani yang terbuka maka aktivitas kita adalah mencari dahulu Kerajaan Allah serta kebenarannya. Itu merupakan tahbisan yang benar.

Jika mata rohani buta maka akan mencari perkara yang jasmani/dunia dan tidak sempat untuk beribadah.

Bila mengutamakan tahbisan yang benar "maka semuanya itu ditambahkan kepadamu". Tanda tambah itu adalah tanda salib, artinya hidup kita berasal dari salib Tuhan dan tidak akan kekurangan.

Jadi urusan kita sebagai pelayan Tuhan adalah memakai pakaian putih bermata-mata yaitu mengerti pembukaan firman Allah dan memiliki tahbisan yang benar. Maka urusan makan minum, kebutuhan sehari-hari sampai masa depan adalah urusannya Tuhan.

Roma 8 : 32
8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Ini sama dengan Matius 6 : 33 "semuanya itu akan ditambahkan kepadamu"

Jadi Tuhan memberikan segala sesuatu kepada kita lewat salib/korban Kristus sampai segala yang tidak pernah kita pikirkan/angan-angankan.

TUHAN TIDAK PERNAH MENIPU KITA, jika kita memiliki dan menjaga pakaian putih bermata-mata. Kalau kita telanjang dalam melayani Tuhan maka kita yang menipu Tuhan.

Kita harus waspada ! sebab banyak pelayan Tuhan/hamba Tuhan yang buta (tidak memiliki pakaian putih bermata-mata = telanjang).

Matius 6 : 31
6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

Prakteknya hamba Tuhan/pelayanan Tuhan yang buta adalah

  1. Hidup dalam kekuatiran yaitu kuatir akan apa yang dimakan, diminum, dipakai (kehutuhan hidup sehari-hari) dan kuatir akan masa depan. Akibatnya dia mengutamakan/mencari perkara jasmani, sehingga tidak bisa mengutamakan ibadah pelayanan sampai tidak memiliki tahbisan yang benar.

    Akibatnya jika hidup dalam kekuatiran : seperti perempuan bungkuk 18 tahun di Bait Allah = dicap 666 oleh antikris.


  2. Sebaliknya jika kehidupan kita diberkati oleh Tuhan tetapi tidak aktif dalam pembangunan tubuh Kristus (tidak mau melayani), maka nasibnya seperti burung.
    Matius 6 : 26 "burung-burung di langit tidak menabur dan tidak menuai tapi dipelihara oleh Bapa". Burung itu adalah gambaran setan yang akan dibinasakan dalam api neraka untuk selamanya.

Jika kita memakai pakaian putih berjala-jala = memiliki mata terbuka yang hanya memandang Yesus sebagai Imam Besar. Maka mata Yesus sebagai Imam Besar selalu tertuju kepada kita, artinya pandangan belas kasih Yesus Imam Besar selalu mengerti kita, memperhatikan kita dan bergumul untuk kita.

Hasilnya :

  1. 2 Tawarikh 16 : 9
    16:9 Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan."

    Hasil pertama adalah mata Tuhan memperhatikan kepada orang yang sungguh-sungguh untuk melayani Tuhan (kesungguhan dalam tahbisan yang benar) untuk :


    • Memberi kekuatan ekstra kepada kita untuk bertahan, melayani Tuhan dengan setia dan berkobar-kobar sampai garis akhir (sampai meninggal dunia atau sampai Tuhan Yesus datang kedua kali).


    • Memberi kekuatan untuk mengalahkan musuh-musuh, menghancurkan halangan rintangan, menyelesaikan semua masalah sampai masalah yang mustahil.

      Masalah diselesaikan = air mata dihapuskan, sehingga kita mengalami kebahagiaan dan menerima air anggur manis.


  2. Lukas 22 : 60-62
    22:60 Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam.
    22:61
    Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku."
    22:62 Lalu ia pergi ke luar dan
    menangis dengan sedihnya.

    Hasil kedua adalah selama masih ada ayam berkokok = selama masih ada firman penggembalaan, maka mata Tuhan memperhatikan hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang jatuh dalam dosa ("menyangkal Tuhan"), yang sudah gagal dan hancur.

    Menyangkal Tuhan : berbuat dosa, tidak setia dalam ibadah pelayanan dll.

    Orang yang menyangkal Tuhan = jauh dari pandangan Tuhan = Tuhan memalingkan pandangan dari dia. Tetapi selama masih ada kokok ayam maka disitu masih ada pandangan Imam Besar kepada orang yang sudah jatuh.

    Bukti mengalami pandangan Imam Besar yaitu "menangis tersedu-sedu" artinya


    • Menyadari dosa-dosa.
    • Menyesali dosa-dosa sampai puncaknya dosa.
    • Mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, jika diampuni jangan berbuat dosa lagi.


    Sesudah MATA BERTEMU MATA (sadar, menyesal, mengaku dosa), maka HATI BERTEMU HATI (Yohanes 21 : 15-17) yaitu mengalami kasih Tuhan sehingga kita bisa tergembala dengan baik.

    Yohanes 21 : 15-17 Petrus diperintahkan Tuhan untuk menggembalakan domba-domba Nya.

    Yohanes 21 : 18-19
    21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
    21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."


    Sesudah itu TANGAN BERTEMU TANGAN = mengulurkan tangan kepada Tuhan (seperti Petrus mengulurkan tangan).

    Mengulurkan tangan kepada Tuhan artinya taat dengar-dengaran apapun resikonya dan rela bekorban apapan untuk melayani Tuhan.

    Tangan Tuhan diulurkan untuk mengangkat Petrus dari kegagalan (menyangkal Tuhan) menjadi berhasil dan indah dihadapan Tuhan.
    Begitu juga dengan kita : Tuhan mengangkat kita dari kejatuhan untuk dipulihkan dan dipakai untuk melayani Tuhan. Sampai nanti tangan belas kasih Tuhan menyucikan dan menyempurnakan kita, mengangkat kita diawan-awan permai dan kita bertemu dengan Tuhan selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top