English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kunjungan Medan I, 29 Oktober 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah:...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Agustus 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:1-12 Yesus mengutus 70 murid.
Lukas 10:1-2
10:1...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Juli 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Februari 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2016 (Minggu Siang)
Ibadah Penyerahan Anak

Mazmur 144: 12a
144:12a. Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya;

Pada siang...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Budiman Tampubolon Matius 24: 32-33
Kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat waktunya dan sudah diambang...

Ibadah Raya Malang, 27 Juni 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Agustus 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Palangka Raya

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 17 Agustus 2016 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Firaun menjadi marah menubuatkan bahwa jika bumi...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 04 Juni 2014 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 17-18 dalam susunan tabernakel terkena pada pelita emas.
Keluaran...

Ibadah Raya Malang, 10 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Raya Malang, 04 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti,...

Ibadah Doa Malang, 01 Maret 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 26:1-5 menunjuk...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Desember 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Mei 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 08 Maret 2019 (Jumat Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 9: 7
9:7. Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti
kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,

Ayat 7-12 bicara tentang belalang dan kalajengking. (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Maret 2019).
Belalang menunjuk pada roh jahat dan najis yang keluar dari lobang jurang maut (ayat 2-5).
Di sini, rupa belalang sama seperti kuda yang dipersiapkan untuk peperangan, itulah peperangan rohani, terutama peperangan dalam penaburan benih firman pengajaran yang benar.
Kuda menunjuk pada kecepatan atau kekuatan.

Jadi roh jahat dan najis menggunakan kekuatan dan kecepatan untuk--(diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Maret 2019)--:

  1. Menghalangi penaburan benih firman pengajaran yang benar, sehingga tidak bertumbuh.
  2. Menghalangi pertumbuhan, sehingga tidak berakar.
  3. Menghalangi pembuahan dari benih firman pengajaran sehingga tidak berbuah; berarti terkutuk--letih lesu, beban berat, susah payah, sampai kering dan mati rohani, bahkan menuju kematian kedua, binasa untuk selamanya.

Di ayat 4, belalang memang tidak boleh merusak rumput, tumbuhan, dan pohon di bumi, tetapi hanya manusia. Manusia daging adalah sama seperti pohon rohani. Kalau tidak berbuah, berarti ada kerusakan pada pohon itu. Belalang tidak boleh merusak pohon secara jasmani, karena itu ia merusak pohon secara rohani supaya tidak berbuah.

Akibatnya:

  1. Kehidupan yang tidak berbuah sama dengan pohon ara di pinggir jalan yang tidak berbuah, sehingga dikutuk oleh Tuhan--terkutuk, kering, tidak puas (selalu bersungut dan lain-lain), letih lesu, susah payah, dan pahit getir.


  2. Kehidupan yang tidak berbuah sama dengan tidak berubah, sehingga tidak bisa menjadi saksi, tetapi batu sandungan--batu kilangan yang dibuang ke laut seperti Babel; tenggelam di dalam dosa Babel.


  3. Kehidupan yang tidak berbuah sama dengan tidak bisa menghasilkan buah kesempurnaan; tidak bisa menjadi mempelai wanita sorga, sehingga tertinggal saat Yesus datang kembali, dan binasa untuk selamanya.

Oleh sebab itu kita harus menggunakan kecepatan dan kekuatan dari Roh Kudus, yaitu cepat untuk mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, sehingga bisa bertumbuh sampai berbuah seratus kali lipat, yaitu: buah ketekunan dan buah mempelai yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali--buah kesempurnaan.
Mohon Roh Kudus supaya firman bisa bertumbuh, berakar kuat, sampai berbuah.
Lawan dari roh jahat dan roh najis--belalang dan kalajengking--adalah Roh Kudus.

Tetapi kita harus hati-hati. Setelah berbuah rohani, jangan lengah, karena ada empat macam belalang--roh jahat dan najis--yang merusak buah sampai ke akar pohon kehidupan rohani:
Yoel 1: 4
1:4. Apa yang ditinggalkan belalang pengerip telah dimakan belalang pindahan, apa yang ditinggalkan belalang pindahan telah dimakan belalang pelompat, dan apa yang ditinggalkan belalang pelompat telah dimakan belalang pelahap.

  1. Belalang pengerik= untuk menghisap buah ketekunan.
    Tadinya sudah tekun dalam kandang penggembalaan--tiga macam ibadah pokok--, kalau lengah, langsung dihisap oleh belalang pengerik, sehingga tidak tekun lagi; tidak tergembala.
    Akibatnya: tanpa kesucian--keluar dari ruangan suci--; tanpa urapan Roh Kudus, dan tidak mungkin mencapai kesempurnaan--hanya lewat ketekunan ada kesempurnaan.

    Termasuk gembala, dulunya tekun menyampaikan firman dalam penggembalaan, tetapi datang belalang, tidak tekun lagi, jemaat akan tercerai-berai, tidak mungkin mencapai kesempurnaan.


  2. Belalang pindahan= buahnya sudah dimakan oleh belalang pengerik, kemudian belalang pindahan memakan daunnya.
    Daun menunjuk pada aktivitas--pada musim kemarau pohon jati menggugurkan daunnya; tidak mau aktif, karena tidak ada air.
    Artinya: setelah tidak tergembala--tanpa kesucian dan urapan; kering--, akan mulai tidak setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai meninggalkan Tuhan, bahkan non aktif dalam perkara rohani--malas baca firman, malas berdoa. Banyak yang pensiun hari-hari ini.


  3. Belalang pelompat= buah dan daun sudah tidak ada, yang dimakan adalah batangnya.
    Batang menunjuk pada pendirian.
    Artinya: pendiriannya sudah dimakan, sehingga tidak berpegang teguh pada satu firman pengajaran yang benar; diombang-ambing oleh ajaran lain--termasuk gosip. Ini sama seperti Hawa kehilangan kesetiaan sejati kepada Kristus--satu laki-laki. Pengajaran dianggap sama saja; cari yang enak-enak saja.

    Kebenaran bukan hanya di sini saja, tetapi di dalam firman (Alkitab). Tidak boleh diganti satu noktahpun.


  4. Belalang pelahap= buah, daun, batang sudah tidak ada, yang dimakan adalah akar.
    Akar menunjuk pada iman.
    Artinya: gugur dari pengajaran yang benar, bahkan meninggalkan Yesus (tidak percaya lagi kepada Yesus). Ini yang bahaya! Waktu peristiwa lima roti dan dua ikan, semuanya datang kepada Yesus. Ketika Yesus bicara tentang pengajaran dan perjamuan suci, banyak yang mengundurkan diri, dua belas murid juga masih gugur satu orang.

    Yohanes 6: 66
    6:66. Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

    Kalau perlindungan tidak kuat hari-hari ini, belalang akan benar-benar menghabisi kita, sampai kita meninggalkan Yesus (tidak percaya Yesus), dan kehilangan keselamatan--dihisap, digerek, sampai dilahap.

Oleh sebab itu kita harus berperang dalam doa penyembahan, doa puasa, doa semalam suntuk, doa malam--salah satu perlengkapan senjata. Berperang, terutama untuk penaburan firman. Inilah yang akan dihantam duluan, sebab kalau sudah tidak bisa menerima firman, sehebat atau sesuci apapun dia, akan dilahap habis. Sebaliknya, senajis apapun kalau masih bisa mendengar firman--bertumbuh sampai berbuah--, masih bisa ditolong. Di sinilah peperangan utamanya!
Ada juga peperangan melawan dosa--kalajengking juga menunjuk pada sengat dosa.

Sekarang, semua menggampangkan. Padahal di dalam Imamat sudah dituliskan: janganlah taburi ladangmu dengan dua jenis benih.

Kita berperang lewat doa penyembahan--perobekan daging--supaya Roh Kudus dicurahkan dalam hati kita, sehingga kita menjadi kuat teguh hati dan dipakai Tuhan.
Efesus 3: 16
3:16. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,

Praktik kuat teguh hati:

  1. Wahyu 3: 10
    3:10. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

    Praktik pertama: tetap tekun dalam menantikan kedatangan Yesus kedua kali; sama dengan tetap tekun dalam kandang penggembalaan--ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.


  2. Praktik kedua: tetap berpegang teguh pada satu firman pengajaran yang benar (alkitab) dan taat dengar-dengaran; tidak terombang-ambing oleh ajaran lain, termasuk gosip.


  3. Praktik ketiga: tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan menghadapi apapun.
  4. Praktik keempat: tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, sesuai dengan karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita. Ada juga yang tidak sesuai; bukan gembala tetapi mau menjadi gembala, akhirnya tidak bisa memberi makan--tangan mau jadi kaki; kaki mau jadi tangan.

    Karunia menentukan jabatan. Kalau Roh Kudus memberikan karunia menimbang roh, jabatannya gembala; karunia bermain musik jabatannya pemain musik. Karunia didapatkan dari penumpangan tangan seorang gembala, sehingga kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir/pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--keledai ditunggangi Yesus; kegerakan gempar, dan kita sendiri takjub, sampai yang paling menakjubkan di awan-awan permai.

    1 Timotius 4: 14
    4:14. Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.

    'Jangan lalai'= tetap setia berkobar.
    'nubuat'= pemberitaan firman pengajaran.

    Waktu Yosua akan menggantikan Musa untuk membawa Israel masuk Kanaan, Tuhan berpesan empat kali: Kuatkan dan teguhkanlah hatimu!


  5. Praktik kelima: tetap percaya berharap Tuhan; menyembah Tuhan--ini adalah puncak ibadah pelayanan. Kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, dan Dia mengulurkan tangan kasih dan kuasa-Nya kepada kita.
    Hasilnya:


    1. Wahyu 3: 10
      3:10. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

      Hasil pertama: tangan kasih dan kuasa Tuhan sanggup memelihara dan melindungi kita yang tak berdaya di zaman yang sulit sampai antikris berkuasa, bahkan sampai kiamat. Kita dilindungi sampai hidup kekal.

      Wahyu 3:8
      3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

      'engkau menuruti firman-Ku' = taat.
      'engkau tidak menyangkal nama-Ku' = setia.

      Tuhan juga memberikan pembukaan pintu, artinya ada jalan keluar dari segala masalah--semua masalah yang mustahil diselesaikan Tuhan pada waktunya--, sampai pintu sorga terbuka.


    2. Yohanes 16: 33
      16:33. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

      Hasil kedua: tangan kasih dan kuasa Tuhan memberikan damai sejahtera di tengah badai gelombang lautan dunia. Kita menang atas badai, sehingga semua menjadi enak dan ringan; yang hancur dan buruk sudah diserahkan kepada Tuhan; semua berhasil dan indah pada waktunya.


    3. 1 Tesalonika 3: 13
      3:13. Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

      'Kiranya Dia menguatkan hatimu' = kuat teguh hati.

      Hasil ketiga: tangan kasih dan kuasa Tuhan sanggup menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna--tak bercacat cela--, tidak salah dalam perkataan. Kita menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dengan sorak sorai: Haleluya, dan masuk Yerusalem baru.

Sekarang adalah masa peperangan melawan belalang dan kalajengking, bukan enak-enak, terutama dalam penaburan firman. Sudah tekun tergembala, diberkati, bagus, tetapi hati-hati, empat macam belalang masih menghantam dari buah sampai akar kalau tidak waspada. Karena itu gunakan senjata Allah yaitu berperang dengan doa--perobekan daging sampai Roh Kudus dicurahkan sehingga kita menjadi kuat teguh hati, sampai kita percaya dan berharap Tuhan. Tuhan akan mengulurkan tangan-Nya dan memakai kita untuk kemuliaan dan keagungan nama-Nya.

Berseru kepada Dia, berharap kepada Dia! Kalau Tuhan izinkan kita mengalami kemustahilan, terus berseru kepada Dia. Tuhan pasti sanggup. Yakinlah!

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-21 Maret 2019
    (Ibadah Kunjungan ke Serui)

  • 02-04 April 2019
    (Ibadah Persekutuan di Surabaya)

  • 30 April 2019 - 02 Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan di Malaka)

  • Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan ke Malaka, Malaysia)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top