English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 25 April 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 19 Juli 2011 (Selasa Pagi)
Keluaran 25:10-30 menunjuk tentang TABUT PERJANJIAN.

Keluaran 25:10-22 menunjuk perintah...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 17 Agustus 2010 (Selasa Siang)
Kita masih belajar tentang HALAMAN/PELATARAN.

Halaman Tabernakel dibatasi dari padang gurun dengan...

Ibadah Raya Malang, 06 Maret 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 adalah tentang sidang jemaat Laodikia...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I, 11 Maret 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 17:
pasal 17 dan 18 menunjuk pada pelita emas.
Pengertiannya adalah Roh Kudus...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 14 Oktober 2015 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus

Keluaran 29:31-35
29:31 Domba jantan persembahan pentahbisan itu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 Januari 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:38-42 tentang Maria dan Marta.

Lukas 10:38-39,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Januari 2018 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Palopo.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 12 April 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 13 sampai Keluaran 15:1-21 menunjuk tentang KOLAM PEMBASUHAN/...

Ibadah Raya Malang, 16 Agustus 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk penyucian terakhir yang Yesus...

Ibadah Persekutuan Jakarta III, 10 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 November 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11: 37-54 => Yesus mengecam orang-orang Farisi...

Ibadah Kaum Muda Malang, 05 September 2009 (Sabtu Sore)
MARKUS 13:18
Nubuat ke-4: AntikrisYang akan masuk dalam zaman aniaya...

Ibadah Kunjungan Singapura II, 15 Mei 2013 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.


Tema: Kenaikan Yesus ke Surga membawa...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 Februari 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 13 Januari 2016 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari TUHAN senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Kita berada pada kitab Wahyu 2-3, tentang 7 jemaat bangsa kafir yang mengalami penyucian terakhir--percikan darah--, supaya bisa sempurna (diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Juli 2014).

Kita mempelajari kitab Wahyu 3: 14-22--tentang sidang jemaat di LAODIKIA (diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 14 Juni 2015). Ini adalah jemaat yang terakhir--jemaat ketujuh; menunjuk pada keadaan jemaat akhir zaman--kita semua--yang berada dalam keadaan suam-suam kuku dan dimuntahkan oleh TUHAN--binasa selama-lamanya.
Tetapi janji TUHAN kepada jemaat Laodikia sungguh indah.

Wahyu 3: 21-22
3:21.
Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
3:22. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."


JANJI TUHAN kepada jemaat Laodikia/jemaat kafir--kita semua--yang menang bersama Yesus atas keadaan suam-suam kuku, yaitu duduk bersanding dengan Yesus di takhta sorga selama-lamanya.

Pada Ibadah Pendalaman Alkitab,11 Januari 2016, kita sudah belajar 5 dari 7 langkah di dalam Wahyu 2-3, supaya bangsa kafir bisa menjadi mempelai wanita sorga yang sempurna; dan bisa duduk bersanding dengan Yesus di takhta sorga selama-lamanya.

  1. Langkah pertama: harus kembali pada kasih mula-mula (seperti jemaat Efesus).
    Artinya: kembali pada lambung Yesus yang tertikam, sehingga keluar darah dan air.



  2. Wahyu 2: 8-11 (jemaat di Smirna).
    Langkah kedua:
    setia sampai mati; setia dalam penderitaan dan pelayanan bersama Yesus sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau sampai TUHAN Yesus datang kembali kedua kali.


  3. Wahyu 2: 12-17 (jemaat di Pergamus).
    Langkah ketiga: tidak menyangkal iman; tidak gugur dari iman; tidak disesatkan.
    Banyak pengajaran-pengajaran palsu, mari kita tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar.


  4. Wahyu 2: 18-29 (jemat di Tiatira).
    Langkah keempat: berada dalam tahbisan yang benar.
    Hati-hati, ada wanita Izebel yang mengajar dan memerintah laki-laki. Ini yang menelanjangi sidang jemaat--seperti Hawa memberi makan Adam buah terlarang sehingga telanjang.


  5. Wahyu 3: 1-6 (jemaat di Sardis).
    Langkah kelima: berjaga-jaga dalam pakaian putih--pakaian pelayanan; kita tampil seperti bintang-bintang di dalam tangan kanan TUHAN, yang tidak akan pernah gugur.
    Dari keadaan yang terpuruk, bangsa kafir bisa menjadi bintang.

    Bintang berada di langit, berarti sudah dekat dengan kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.


  6. Wahyu 3: 8-13 (jemaat Filadelfia)
    3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

    Langkah keenam: TAAT DAN SETIA sampai daging tidak bersuara lagi--tirai terobek.
    Sebagai contoh Abraham yang taat untuk menyembelih anaknya. Ini sama dengan Yesus yang taat dan setia sampai mati di kayu salib

    Filipi 2: 8-11
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan
    taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9 I
    tulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada
    di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
    2:11 dan
    segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    Karena Yesus taat dan setia sampai mati di kayu salib, maka Yesus mendapatkan nama di atas segala nama--nama yang berkuasa.
    Demikian juga kita, kalau kita taat dan setia sampai daging tidak bersuara, maka:


    • kepada kita akan dipercayakan nama Yesus yang berkuasa, sehingga kita mengalami kuasa kemenangan untuk mengalahkan setan tritunggal--3 binatang buas--, yaitu


      • di udara: setan,
      • di darat: nabi palsu,
      • di laut: antikris.


      Bukti bahwa kita mengalami kemenangan atas 3 binatang buas adalah segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan,"--sebab 3 binatang buas inilah yang menguasai lidah--, artinya


      • Lidah bisa mengaku dosa kepada TUHAN dan sesama, dan jika diampuni jangan berbuat dosa lagi; kita hidup dalam kebenaran.


      • Lidah hanya mengeluarkan perkataan yang benar, baik, dan jujur--perkataan yang memuliakan TUHAN.
        Wahyu 3: 8
        3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

        Sekalipun kekuatan kita kecil, tetapi jika kita berkata jujur, maka TUHAN mampu membukakan pintu-pintu bagi kita di dunia ini sampai pintu sorga juga akan terbuka bagi kita.
        Semua bergantung pada mulut!


    • Yesaya 4: 1
      4:1 Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya
      biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

      Yang kedua: nama Yesus dilekatkan pada nama kita.--menjadi mempelai wanita TUHAN.
      '
      tujuh orang perempuan'= 7 jemaat bangsa kafir.
      '
      seorang laki-laki'= Yesus.

      1 Petrus 1: 22
      1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

      Nama Yesus dilekatkan kepada nama kita bangsa kafir, jika kita mengalami penyucian dari aib bangsa kafir--kalau taat, kita disucikan--, yaitu:


      • Anjing: menjilat muntah, yaitu perkataan sia-sia.
      • Babi: perbuatan-perbuatan dosa sampai pada puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.


      • 'Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri' = aib kekuatiran disucikan, sehingga kita bisa menyerahkan segenap hidup kepada TUHAN--bangsa kafir biasanya kuatir akan makanan dan pakaian.


      Nama Yesus dilekatkan pada nama kita, berarti kita menjadi mempelai wanita TUHAN yang sempurna.


    Setelah menjadi bintang--langkah kelima--, kita sudah dekat dengan awan-awan.
    Selanjutnya, kita taat dan setia--mau disucikan--, sehingga nama Yesus dilekatkan pada nama kita dan kita menjadi mempelai wanita sorga. Kita disucikan dari tabiat anjing, babi, dan kekuatiran.

    Kita taat dan setia, nama Yesus juga dipercayakan/dimeteraikan pada kita, supaya kita menang atas setan tritunggal. Hasilnya: mulut bisa mengaku dosa--tidak dikuasai binatang buas.
    Perhatikan mulut!Selama mulut
    tidak mau mengaku dosa, sekalipun ketika bertutur kata lemah lembut, itu adalah mulut yang buas.

    Sudah jadi mempelai, tetapi masih belum cukup. Kalau tidak bisa duduk bersanding, tidak ada gunanya, malah malu. Karena itu masih ada langkah ketujuh.


  7. Wahyu 3: 14-22 (jemaat Laodikia)
    3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

    Langkah ketujuh: kita bisa menyambut kedatangan-Nya di awan-awan yang permai dan DUDUK BERSANDING DENGAN DIA di takhta Yerusalem baru selama-lamanya.

    Jemaat Laodikia keadaannya seperti
    muntah, tetapi bisa diangkat menjadi mempelai wanita dan duduk bersanding dengan Yesus di takhta-Nya.
    Dari sini kita bisa menarik
    2 pelajaran:


    • Jangan pernah putus asa dan kecewa dalam mengikut Yesus apapun yang kita hadapi, sebab TUHAN sedang memperhatikan hidup kita.


    • Jangan sombong atau bangga dengan sesuatu di dunia, sebab sehebat apapun kita, sebenarnya kita hanya seperti muntah. Semuanya hanya karena kasih setia TUHAN yang besar.


    Yang benar adalah apapun yang kita hadapai, kita hanya mengucap syukur dan menyembah TUHAN. Kalau kita berhasil, kita mengucap syukur dan mengakui bahwa itu semua karena TUHAN, bukan karena kita. Tetapi kalau keadaan kita masih terpuruk, kita mengucap syukur bahwa kita masih diingatkan oleh TUHAN kalau kita adalah muntah dan kita mau diperbaiki oleh TUHAN.

    Mazmur 95: 6
    95:6 Masuklah, marilah kita sujud
    menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

    Mengucap syukur dan menyembah TUHAN sebagai Sang Pencipta, artinya kita hanya mengaku sebagai tanah liat, artinya banyak kesalahan, tidak layak, tidak mampu berbuat apa-apa, tidak berharga apa-apa, dan hanya patut untuk diinjak-injak--direndahkan, difitnah dan lain-lain.

    Kalau saat diinjak kita masih melawan, berarti belum tanah liat, tetapi ular.

    Kalau kita bisa merendahkan diri sampai tidak bangga/putus asa, tetapi hanya mengucap sykur dan menyembah TUHAN Sang Pencipta, maka hasilnya:


    • Tangan Sang Pencipta mampu menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada untuk memelihara hidup kita:


      • Dari yang mustahil menjadi tidak mustahil; untuk menolong dan menyelesaikan masalah kita secara ajaib.
      • Dari tidak ada ikan menjadi banyak ikan; untuk memelihara kehidupan kita secara ajaib.

        "Di Malang ada jemaat bersaksi. Dia pegawai negeri dan tidak mungkin bisa membangun rumah yang menurut saya bagus dan besar--karena saya yang mentahbiskan. Tetapi bisa. Buktinya ada. Seseorang yang sudah kehilangan rumah datang kepada saya: 'Tahun ini saya dijanjikan untuk dibelikan rumah oleh bos saya.' Luar biasa TUHAN. Ini tahun pengangkatan, terutama yang rohani, dari muntah bisa duduk bersanding dengan TUHAN di takhta sorga."


      • Dari tidak ada anggur menjadi ada anggur; apa yang pahit dijadikan manis; nikah dan buah nikah yang pahit dijadikan manis oleh TUHAN. Kalau suami isteri mau ikuti 7 langkah ini--sama-sama merasa tanah liat; bukan merasa hebat--, maka dari tidak ada anggur bisa ada anggur--ada kebahagiaan.


    • Kuasa TUHAN mampu menciptakan kita menjadi bejana kemuliaan TUHAN, artinya kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Kita bersiap-siap, ini adalah kegerakan yang gempar.

      Jika bejana sudah rusak, bawa kembali kepada TUHAN dan mengaku. Ia sanggup menciptakan kembali bejana yang rusak menjadi bejana baru sesuai kehendak TUHAN.


    • TUHAN mampu menjadikan semua baik; memberi masa depan yang berhasil dan indah.
      Waktu TUHAN menciptakan langit dan bumi, termasuk manusia, Ia berkata: 'Semua baik.'

      INGAT! Jika semua sudah dijadikan baik, berhasil dan indah--kita merasakan kebaikan TUHAN--, jangan merugikan orang lain tetapi kita berbuat baik sampai bisa membalas kejahatan dengan kebaikan. Itu benar-benar bejana kemuliaan dan indah sekali.

      Jika kita membalas kejahatan dengan kejahatan, maka kita akan kering.


    • TUHAN mampu menciptakan kita menjadi ciptaan baru; manusia sempurna seperti Dia--sungguh teramat baik.
      Kita layak duduk di takhta sorga selama-lamanya.

Malam ini, kita sujud tersungkur di hadapan TUHAN--mengaku sebagai tanah liat--dan TUHAN akan mengangkat kita sampai duduk di takhta-Nya selama-lamanya. Tersungkur di hadapan TUHAN dan mujizat pasti terjadi atas hidup kita, TUHAN menolong kita semua. Kita hanya tanah liat, serahkan semua kepada Dia.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 30 April 2019 - 01 Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan di Malaka)

  • Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan ke Medan)

  • Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top