English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 14 Mei 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 04 Maret 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9
1:9 Aku, Yohanes, saudara...

Ibadah Raya Malang, 28 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali. Natal adalah kedatangan...

Ibadah Paskah Surabaya, 16 April 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat Paskah, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Raya Malang, 29 Juli 2012 (Minggu Pagi)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, artinya...

Ibadah Doa Malang, 22 November 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:3-4
8:3 Maka datanglah seorang malaikat...

Ibadah Doa Surabaya, 09 November 2011 (Rabu Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-61=...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 07 September 2016 (Rabu Malam)
Selamat malam.
Sebagai dasar dari doa malam, kita membaca Yohanes 9: 37-38
9:37. Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia;...

Ibadah Doa Surabaya, 12 April 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15b-16
7:15 ...Dan Ia yang...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 10 April 2017 (Senin Malam)
Puji TUHAN, kita masih melanjutkan firman TUHAN pada ibadah doa tadi.
Wahyu 6: 2
6:2. Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor...

Ibadah Doa Surabaya, 10 September 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan, biarlah kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan,...

Ibadah Raya Malang, 25 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29  
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 Februari 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 20 Juni 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:2-4
25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Februari 2010 (Kamis Sore)

Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua kali tidak diketahui waktunya, supaya kita tidak tertinggal dan binasa bersama dunia, tetapi terangkat bersama Tuhan selama-lamanya.

Ada 3 macam berjaga-jaga:
  1. Berjaga-jaga pada waktu pembagian makanan rohani.
  2. Berjaga-jaga dalam hal ibadah pelayanan kepada Tuhan.
  3. Matius 24:51, berjaga-jaga terhadap kemunafikan.
ad. 3. Berjaga-jaga terhadap kemunafikan.
Matius 7:1-5, salah satu bentuk kemunafikan adalah suka menghakimi orang lain.
Menghakimi = menyalahkan orang lain untuk menutupi dosanya, menjelek-jelekkan orang lain.

Roma 2:1-2, pekerjaan menghakimi adalah mengasyikkan bagi daging, tetapi merugikan kerohanian kita, yaitu kehilangan urapan Roh Kudus dan kita menjadi kering rohani.

Biasanya menghakimi orang lain (yang orang lain itu belum tentu berbuat) adalah dengan perkara-perkara/ dosa-dosa yang dia sendiri lakukan.
Sehingga orang yang suka menghakimi orang lain, kita tahu juga dosanya apa.

Mengapa kita tidak boleh menghakimi?
  1. Matius 7:1-2, sebab orang yang menghakimi orang lain akan dihakimi juga.
  2. Matius 7:3, kita tidak layak menghakimi (yang kita hakimi dosanya hanya selumbar, dosa kita sebesar balok).
  3. Karena belum waktunya kita untuk menghakimi.
    Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, kita bersama Dia akan menghakimi dunia, dan dunia ini akan benar-benar dihukum dan dibinasakan.
    Kalau menghakimi sekarang, nanti tidak boleh menghakimi saat Tuhan datang kedua kali, melainkan akan dihakimi dan binasa bersama dunia.

Sikap yang benar terhadap orang berdosa:
  1. Tidak boleh menghakimi.
    Juga tidak boleh menyetujui orang yang berbuat dosa, sebab dua-duanya akan hancur.

  2. Menyatakan dosanya, menegur, dan menasehati sesuai dengan firman pengajaran yang benar dan dengan kesabaran.
    Seorang gembala harus banyak duduk di bawah kaki Tuhan untuk menghakimi diri sebelum menyampaikan firman pengajaran yang benar, supaya firman yang diberitakan bukan menjadi penghakiman/ penghukuman bagi sidang jemaat, tetapi menjadi pertolongan bagi sidang jemaat.

1 Yohanes 5:16.
Dosa yang membawa maut adalah dosa yang tidak diakui, tidak mau mengaku dosa, bahkan menyalahkan orang lain.
Dosa yang tidak mendatangkan maut adalah dosa yang diakui dengan sungguh-sungguh, dengan ketulusan hati, dengan penyesalan sepenuh. Dan jika diampuni, selanjutnya tidak berbuat dosa lagi. Kalau kehidupan semacam ini didoakan, maka dia akan mendapat hidup kekal.

Ada 2 hal yang boleh/harus dihakimi saat ini:
  1. Matius 7:6, dalam hal pembagian makanan rohani/ firman pengajaran yang benar = melihat Tuhan.
    Barang yang kudus adalah firman pengajaran yang menyucikan, firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

    2 Petrus 2:1,22, ajaran palsu itu bagaikan makanan tambahan yang ada zat-zat beracun. Kelihatan lebih menarik, tetapi membinasakan.

    Kalau seorang gembala berzinah atau mencuri, maka hanya gembala yang masuk neraka.
    Tetapi kalau seorang gembala menyampaikan firman pengajaran palsu, maka seluruh sidang jemaat juga akan masuk neraka.

    Anjing dan babi menunjuk pada kehidupan yang mempertahankan dosa kejahatan dan kenajisan.
    Anjing dan babi juga menunjuk pada guru palsu.

    Jadi, pengertian boleh menghakimi dalam hal pembagian makanan rohani:
    1. Firman pengajaran yang benar dan berharga tidak bisa diterima oleh kehidupan anjing dan babi, yaitu kehidupan yang mempertahankan dosa kejahatan dan kenajisan. Dia akan menghina, memperdebatkan, sampai menolak firman pengajaran yang benar.

      Yang sangat disayangkan adalah kalau kita tadinya pengagum firman pengajaran yang benar, tetapi hanya karena bertahan pada dosa yang jahat dan najis, lalu mulai menghina sampai menolak firman pengajaran yang benar.

    2. Jangan menerima ajaran lain, jangan memberi kesempatan satu kali pun untuk mendengar ajaran palsu, supaya jangan tersesat dan terhilang.
      Galatia 1:6-9, Hawa hanya satu kali mendengar ajaran palsu dan langsung tersesat, Salomo beberapa kali mendengar dan akhirnya tersesat.

      1 Timotius 4:1-2, kalau hati nurani sudah dicap ajaran sesat, akan sulit untuk kembali.

  2. Menghakimi diri sendiri = melihat diri sendiri.
    Dengan cara:
    1. Yohanes 12:47-48, lewat pemberitaan firman yang merupakan perkataan Tuhan, ayat menerangkat ayat, yang mampu menunjukkan segala dosa dan kesalahan kita.

    2. 1 Korintus 11:28, lewat Perjamuan Suci.

      Firman pengajaran yang benar dan Perjamuan Suci tidak bisa dipisahkan. Firman pengajaran yang benar akan menunjuk dosa-dosa kita, sehingga kita bisa menyadari, menyesali, dan mengakui dosa-dosa. Jika sudah diampuni maka kita tidak berbuat dosa lagi, baru kita makan dan minum Perjamuan Suci, dan itu mendatangkan berkat kekuatan baru, kesucian dalam hidup kita.

      Perjamuan Suci tanpa firman pengajaran yang benar adalah kebiasaan dan kecelakaan, seperti yang dialami oleh Yudas. Yudas ditunjuk dosanya oleh firman, tetapi Yudas menolak lalu mengambil Perjamuan Suci. Akibatnya adalah bukan menyatu dengan Tuhan, tetapi menyatu dengan setan.
      Yohanes 13:26-29, Matius 26:25.

      Ibadah Pendalaman Alkitab adalah kesempatan untuk menghakimi diri sendiri.

      Kalau tidak mau menghakimi diri sendiri, maka akan menjadi hamba Tuhan yang munafik. Kelihatan dipakai oleh Tuhan dalam pembangunan tubuh Kristus, tetapi sesungguhnya hanya untuk kepentingan diri sendiri. Bahkan hamba Tuhan yang hebat (Petrus) tidak bisa melihat adanya kemunafikan (Yudas). Yudas kelihatan mencium Yesus, padahal ia menjual Yesus.

    3. Ujian, penderitaan bersama Tuhan.
      Ayub 23:10-12, Ayub mengalami penderitaan bersama Tuhan supaya ia timbul seperti emas.
      Emas adalah iman yang sempurna, iman yang teguh, murni.
      Emas adalah kehidupan yang suci dan murni, disucikan dari karat-karat kebenaran diri sendiri (Ayub 32:1-2).

      Ayub 42:5, posisi orang yang menghakimi diri sendiri adalah seperti tanah liat di bawah kaki Tuhan.
      Wahyu 1:15, tembaga itu adalah penghukuman atas dosa (Medzbah Korban Bakaran adalah kayu disalut tembaga).

      Di bawah kaki Tuhan memang tempat yang terendah, tetapi merupakan tempat yang terindah.

      Ayub menghakimi diri di bawah kaki Tuhan, merasa dia yang salah.
      Hasilnya:
      1. 1 Korintus 15:25, kuasa kemenangan atas maut.
        Bukti menang atas maut adalah:
        • dalam keadaan damai sejahtera
        • hidup benar
        • 1 Korintus 15:56-58, setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan, inilah satu-satunya jerih payah di dunia yang tidak sia-sia.

      2. Matius 15:30, ada kuasa kesembuhan dari segala penyakit jasmani.

      3. Yohanes 11:32,40, ada kuasa kemuliaan Tuhan:
        • Kuasa yang mampu menghidupkan yang mati, mampu menghapus segala kemustahilan.
        • Kuasa keubahan hidup untuk mengubahkan kita sampai menjadi sama mulia dengan Tuhan, siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali sebagai mempelai wanita Tuhan.

Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top