English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Juli 2019 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Tana Toraja

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

1...

Ibadah Kunjungan Jakarta V, 19 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Oktober 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 7:36-50 menunjuk pada Pintu Kemah,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Mei 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Januari 2013 (Rabu Sore)
disertai dengan puasa

Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan...

Ibadah Doa Malang, 18 Maret 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:10-12
1:10 Pada hari Tuhan aku...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Mei 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Mei 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:11
9:11 Dan raja yang memerintah...

Ibadah Doa Surabaya, 22 Agustus 2012 (Rabu Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Desember 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Agustus 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Malang, 12 September 2017
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:38
25:38 Sepitnya dan penadahnya haruslah...

Ibadah Raya Malang, 10 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi...

Ibadah Doa Malang, 15 Desember 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Mei 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 22 Juni 2016 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia dari TUHAN senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 4: 8
4:8. Dan keempat makhluk itu masing-masing
bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."

Ayat 8a: 'bersayap enam', ini menunjuk pada enam hari UTHAN bekerja, dan pada hari ketujuh TUHAN berhenti bekerja dan menyucikan hari itu sebagai hari Sabat.

2 Petrus 3: 8
3:8. Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari

Satu hari sama dnegan seribu tahun; berarti enam hari sama dengan enam ribu tahun. Ini bisa kita pelajari dari peta zaman.



Enam hari TUHAN bekerja; sama dengan enam ribu tahun dan sesudah itu, masuk hari ketujuh, itulah hari Sabat--kerajaan seribu Tahun Damai; Sabat yang besar.
Kita lihat di peta zaman, 6000 tahun terbagi menjadi tigak bgian:

  1. 2000 tahun--zaman permulaan; zaman Allah Bapa--: dihitung dari Adam sampai Abraham.
  2. 2000 tahun--zamqan pertengahan; zaman Anak Allah--: dihitung dari Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali.
  3. 2000 tahun--zaman akhir; zaman Allah Roh Kudus--: dihitung dari kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali.

Sesudah itu, hari ketujun--1000 tahun--, itulah kerajaan 1000 Tahun Damai--Sabat--dan setelah itu, masuk Yerusalem baru yang tidka terbatas; kerajaan sorga yang kekal.

Inilah pengertian dari enam sayap.
Jadi, setiap zaman--dari zaman permulaan sampai zaman akhir--selalu terjadi pengangkatan--empat makhluk berasal dari sini--:

  1.  Zaman permulaan: empat makhluk diwaikili oleh Henokh yang terangkat ke sorga.
  2. Zaman pertengahan: empat makhluk diwakili oleh Musa--lewat mati, bangkit, dan naik ke sorga--dan Elia--langsung naik ke sorga.


  3. Zaman akhir: empat makhluk diwakili Yesus Mempelai Pria--kepala. Dia mati, bangkit, dan naik ke sorga. Masih kurang satu yang nanti akan mengikuti untuk naik ke awan-awan sampai masuk kerajaan sorga, yaitu kita semua gereja TUHAN--mempelai wanita/tubuh yang sempurna.

Pada zaman permulaan, ada orang yang terangkat ke sorga, begitu juga pada zaman pertenganah sampai zaman akhir.

Malam ini kita belajar tentang HENOKH.
Kejadian 5: 22, 24
5:22. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
5:24. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab
ia telah diangkat oleh Allah

Henokh bergaul dengan Allah selama 300 tahun, sesudah itu ia terangkat ke sorga.
Sekarang kita lihat pengertian bergaul dengan Allah dari angka 300:

  1. Pengertian pertama: kita belajar dari Tabernakel.
    Panjang Tabernakel: 100 hasta; lebar: 50 hasta. Jadi, keliling Tabernakel= 300 hasta.

    Jadi, pengertian pertama bergaul dengan Allah adalah pergulan dengan Allah lewat pengajaran Tabernakel; kabar mempelai dalam terang Tabernakel--firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

    Dulu Tabernakel jasmani, sekarang sudah hancur dan tinggal arti rohaninya, yaitu pengajaran Tabernakel dan mempelai--kabar mempelai dalam terang Tabernakel. Dua pengajaran ini--pengajaran Tabernakel dan mempelai--tidak bisa dipisahkan--seperti Musa di atas gunung Sinai menerima dua loh batu--pengajaran mempelai--dan Tabernakel--pengajaran Tabernakel.

    Kabar mempelai dalam terang Tabernakel= firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua--penyucian. Bergaul dengan Allah harus ada pedang--penyucian. Bukan ketawa-ketawa dan lain-lain. Kita bergaul dengan Allah supaya bisa terangkat, karena itu harus pakai pedang.

    Inilah pergaulan dengan Allah. Henokh bergaul dengan Allah selama 300 tahun. Sekarang bagi kita, tidak ada yang mencapai umur 300 tahun, tetapi dalam arti rohani, yaitu bergaul dengan Allah lewat pedang firman--firman penyucian. Ini sudah sama dengan Henokh yang bergaul dengan Allah selama 300 tahun.
    Dulu, Henokh harus bergaul dengan Allah selama 300 tahun, kuat. Ada yang baru umur 17-20 tahun sudah tinggalkan TUHAN karena jodoh. Banyak terjadi. Tetapi Henokh bergaul dengan Allah selama 300 tahun. Tidak main-main. Ktia sekarang, entah berapa tahun, terserah TUHAN, yang penting bergaul dengan TUHAN lewat ketajaman pedang firman TUHAN--penyucian.


  2. Hakim-hakim 7: 5-6
    7:5. Lalu Gideon menyuruh rakyat itu turun minum air, dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Barangsiapa yang menghirup air dengan lidahnya seperti anjing menjilat, haruslah kaukumpulkan tersendiri, demikian juga semua orang yang berlutut untuk minum."
    7:6. Jumlah orang yang menghirup dengan membawa tangannya ke mulutnya, ada
    tiga ratus orang, tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya berlutut minum air

    Waktu itu pasukan Gideon banyak, tetapi TUHAN katakan: 'Kalau dengan pasukan besar mengalahkan musuh, akan mulai sombong.' Karena itu TUHAN suruh pulang dan sampai yang terakhir disuruh minum air dan dipilih yang seperti anjing menjilat--hanya ada tiga ratus orang. Hanya tiga ratus orang pasukannya, tetapi musuh bisa dihancurkan, supaya bisa mengakui bahwa itu semua bukan karena ijazah atau kekayaan, tetapi karena TUHAN.

    Pengertian kedua bergaul dengan Allah dari angka 300: angka 300 ini sama seperti anjing menjilat air--biasanya, terutama bagi bangsa kafir, anjing ini menjilat muntah. Sekarang lebih maju, yaitu anjing menjilat air--air menunjuk pada kasih Allah.
    Artinya: pergaulan dengan Allah lewat pedang firman--kabar mempelai--akan memuncak sampai pada doa penyembahan.

    Bangsa kafir disucikan dari anjing yang menjilat muntah menjadi anjing yang menjilat air--menjilat kasih Allah.
    Jadi, dalam doa penyembahan, kita sedang mengalami kasih Allah.

    Kalau sudah mengalami kasih Allah, kita bisa mengasihi TUHAN lebih dari semua.
    Praktiknya:


    • Mazmur 97: 10
      97:10. Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.

      Kalau anjing menjilat muntah, bicaranya saja sudah dosa, termasuk gosip. Sudah muntah semua. Tetapi, sekarang menjilat air, sehingga lidah menjadi bersih--tidak berbuat atau berkata dosa. Kalau menjilat muntah, yang bersih jadi kotor dan bau.

      Praktik pertama mengasihi TUHAN lebih dari semua: 'bencilah kejahatan'= membenci dosa, baik lewat perbuatan, perkataan, maupun angan-angan pikiran, sehingga kita bisa hidup benar dan suci.


    • Yohanes 14: 15
      14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

      Praktik kedua mengasihi TUHAN lebih dari semua: taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara; tidak pilih-pilih, tetapi taat dalam segala hal ('segala perintah-Ku'). Kalau daging tidak bersuara, kita bisa taat.

      Satu waktu kita akan diperhadapkan. Seperti Abraham diperintah TUHAN untuk mempersembahkan anaknya. Kalau selama ini diperintah untuk korbankan lembu, berapapun banyaknya, Abraham tidak keberatan. Tetapi begitu diperintah TUHAN untuk mempersembahkan anaknya, baru berbeda.
      Itulah, memang ada titik-titik di mana kita diperhadapkan untuk mengasihi TUHAN lebih dari semua atau sesuatu. Kalau kaum muda, diperhadapkan soal perjodohan.

      Kalau yang biasa-biasa, kita biasanya bisa taat--korbankan waktu untuk ibadah dan lain-lain--, tetapi satu waktu kita akan diperhadapkan pada satu pilihan yang sulit untuk tahu apakah daging masih bersuara atau tidak.
      Harus taat sampai daging tidak bersuara!

      Inilah praktik mengasihi TUHAN. Anjing sudah menjilat air, artinya sudah mengalami kasih Allah dan menyembah TUHAN, sehingga kita bisa mengasihi TUHAN lebih dari semua.

      Kisah Rasul 5: 28-29
      5:28. katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami."
      5:29. Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "
      Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

      Mau diperhadapkan pada apapun juga, tetap taat dengar-dengaran--daging tidak bersuara--, karena anjing sudah menjilat air--sudah mengalami dan memiliki kasih Allah.


    Kisah Rasul 5: 30-32
    5:30. Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh.
    5:31. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.
    5:32. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami
    dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."

    Kalau kita sudah praktik mengasihi TUHAN lebih dari semua, yaitu membenci dosa--hidup benar dan suci--dan taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, maka TUHAN mencurahkan Roh-Nya yang suci--Roh Kudus/Roh kemuliaan--kepada kita semua.

    Rasul-rasul begitu taat sekalipun mereka dipenjara dan lain-lain, Roh Kudus/Roh kemuliaan dicurahkan bagi mereka.

    Biar malam ini kita juga menjilat air--meraskan kasih Allah--, kita bisa taat dan membenci dosa--hidup benar dan suci--, sehingga Roh Kudus/Roh kemuliaan dicurahkan kepada kita semua.

    Haislnya/kegunaan Roh Kudus:


    • 1 Petrus 4: 12-14
      4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
      4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh
      bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
      4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
      Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

      Kegunaan Roh Kudus yang pertama: untuk menghadapi nyala api siksaan--sengsara daging karena Yesus.

      Mungkin di kantor diperlakukan tidak baik dan sebagainya; mungkin karena pengajaran kita dicaci maki. Kita butuh Roh Kudus, kalau tidak, kita akan kecewa, putus asa, dan tinggalkan TUHAN.

      Kita butuh Roh Kudus, supaya kita tidak kecewa, putus asa, dan tinggalkan TUHAN, tetapi kita berbahagia di tengah penderitaan dan tetap setia berkobar dalam ibadah pelayanan kepada TUHAN sampai garis akhir. Ini tidak bisa diterangkan dengan kata-kata, tetapi semoga menjadi pengalaman kita.

      Kita pasti akan menghadapi penderitaan. Mau ibadah, mungkin jarak jauh dan sebagainya, akan kita hadapi. Belum lagi karena kebenaran, kita hadapi juga. Tetapi kalau ada Roh kemuliaan, kita akan berbahagia dan tetap setia berkobar dalam ibadah pelayanan kepada TUHAN, tidak akan kita tinggalkan sampai garis akhir.

      Hari-hari ini, biar kita menjadi orang yang mengasihi TUHAN lebih dari semua. Kita membenci kejahatan--hidup benar dan suci--dan taat dengar-dengaran sampai daging tidak besuara, sehingga Roh Kudus dicurahkan bagi kita. Kita akan menghadapi masalah di akhir zaman. Yang pertama pasti kita hadapi adalah salib, bentuknya: dicela, diPHK dan lain-lain karena Yesus, tetapi kita tidak akan kecewa dan putus asa.


    • Keluaran 16: 3, 7-8
      16:3. dan berkata kepada mereka: "Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir oleh tangan TUHAN ketika kami duduk menghadapi kuali berisi daging dan makan roti sampai kenyang! Sebab kamu membawa kami keluar ke padang gurun ini untuk membunuh seluruh jemaah ini dengan kelaparan."
      16:7. Dan besok pagi kamu
      melihat kemuliaan TUHAN, karena Ia telah mendengar sungut-sungutmu kepada-Nya. Sebab, apalah kami ini maka kamu bersungut-sungut kepada kami?"
      16:8. Lagi kata Musa: "Jika memang TUHAN yang
      memberi kamu makan daging pada waktu petang dan makan roti sampai kenyang pada waktu pagi, karena TUHAN telah mendengar sungut-sungutmu yang kamu sungut-sungutkan kepada-Nya--apalah kami ini? Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN."

      'kelaparan'= krisis ekonomi.
      'kemuliaan TUHAN'= Roh kemuliaan.

      Kegunaan Roh Kudus yang kedua: untuk menghadapi krisis di dunia--krisis ekonomi/kelaparan secara jasmani--, sehingga dari tidak ada menjadi ada.

      Tetapi juga untuk menghadpai kelaparan rohani--manusia tidak ada kepuasan--, yaitu Roh Kudus membukakan rahasia firman yang berkesinambungan--manna; firman penggembalaan--, supaya kita kenyang dan puas secara rohani. Kalau sudha puas, kita tidak akan bersungut, tetapi mengucap syukur; tidak mencari kepuasan di dunia sampai jatuh dalam dosa.


    • Matius 17: 2, 15
      17:2. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang
      17:15. katanya: "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia
      sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air.

      Sementara Yesus ada di atas gunung dan dalam kemuliaan--wajah dan pakaian-Nya berubah; ada Roh kemuliaan--, tetapi di bawah ada penyakit ayan. Yesus turun dalam kemuliaan dan penyakit ayan selesai.

      Kegunaan Roh Kudus yang ketiga: untuk menyembuhkan penyakit ayan:


      1. Secara jasmani, artinya Roh kemuliaan mampu menyembuhkan penyakit-penyakti jasmani.
      2. Secara rohani, artinya Roh kemuliaan menyembuhkan kita dari penyakit rohani yaitu dosa-dosa sampai puncaknya dosa--gila babi: dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.


      3. Roh kemuliaan mampu menolong kehancuran nikah dan buah nikah.


      Mari, sekarang kita bergaul dengan TUHAN. Dulu, Henokh bergaul dengan Allah selama 300 tahun. Sekarang, kita bergaul dengan TUHAN dalam pengajaran Tabernakel--firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua; penyucian--dan menjilat air--penyembahan--, sampai kita memiliki kasih Allah. Kita membenci dosa dan taat dengar-dengaran seperti rasul-rasul. Di situlah TUHAN curahkan Roh kemuliaan utnuk menghadapi sengsara daging--kita tetap berbahagia dan etap setia berkobar--, untuk menghadapi krisis/kelaparan dobel--kita terpelihara secara jasmani dan rohani--, dan untuk menghadapi masalah-masalah di dunia--penyakit ayan--, yaitu penyakti tubuh, penyakit dosa sampai pucnaknya dosa, dan masalah ikah dan buah nikah. Semua ditolong oleh TUHAN.


    • Titus 3: 5
      3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

      Kegunaan Roh Kudus yang keempat: membaharui kita untuk menghadapi kedatangan Yesus kedua kali.
      Ini mujizat terbesar: kita diubahkan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

      Keubahan dimulai dari jujur--Yerusalem adalah kota terang. Tidak boleh ada dusta. Ya katakan: ya, tidak katakan: tidak, benar katakan: benar, tidak benar katakan : tidak benar. Jujur soal pengajaran dan mengaku dosa, sampai jujur dalam segala hal.
      Kalau jujur, kita menjadi rumah doa (Amsal 15: 8).

      Dan jika Yesus datang kedua kali, kita benar-benar diubahkan jadi sempurna dengan Dia, hanya berseru: Haleluya--tidak salah dalam perkataan saat menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk kerajaan seribu Tahun Damai--Sabat; hari ketujuh--dan sesudah itu masuk Yerusalem baru selama-lamanya.

Mari, bergaul dengan angka 300, artinya bergaul dengan pedang firman dan penyembahan sampai mengasihi TUHAN, yaitu membenci dosa dan taat. Hasilnya: Roh kemuliaan dicurahkan bagi ktia.

Tanpa Roh Kudus, kita hancur dan tidak bisa apa-apa. Apa kekurangan dan kelemahan kita, ada Roh Kudus, serahkan pada Dia. Dia yang akan menolong dan mengubahkan kita. Menghadapi apa saja, Roh kemuliaan bisa melakukannya dan sampai kedatangan TUHAN, kita tidak akan takut.

Anjing gambaran dari bangsa kafir. Biar Roh Kudus mengubahkan kita semua. Menghadapi apapun juga, jangan takut, sebab ada Roh kemuliaan. Masih banyak kelemahan dan kegagalan kita, tetapi masih ada Roh Kudus yang sanggup menolong dan mengubahkan kita semua. Semua akan kita hadapi. Tanpa Roh Kudus, kita tidak mampu. Roh Kudus adalah uluran tangan TUHAN untuk menguatkan kita menghadapi apapun juga. Serahkan semua ke dalam tangan TUHAN! Kita akan menang bersama Roh Kudus sampai kita sempurna seperti Dia dan terangkat ke takhta sorga.

TUAHN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top