English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Juli 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami...

Ibadah Raya Surabaya, 10 April 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Maret 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 13 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah peringatan kepada Petrus.
Yudas diperingatkan oleh Tuhan, Petrus juga diperingatkan oleh...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Juli 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Maret 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata:...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Desember 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Januari 2012 (Minggu Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (mulai diterangkan pada...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Juni 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Paskah Surabaya, 04 April 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan datang kedua...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Juni 2012 (Rabu Sore)
Matius 27 dalam susunan tabernakel ini menunjuk pada 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Desember 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 12 April 2016 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 6:27-29 sampai Keluaran 7:1-13 tentang kepemimpinan.
Dalam sidang jemaat...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Agustus 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman...

Ibadah Doa Ucapan Syukur Surabaya, 28 Desember 2009 (Senin Sore)
1 Tesalonika 5: 18
Kita harus mengucap syukur dalam segala hal.

3 hal...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Jumat Agung Surabaya, 18 April 2014 (Jumat Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.
Kita memperingati Jum'at Agung, kematian Tuhan di kayu salib untuk kita semuanya.

Wahyu 1: 13-16 = penampilan pribadi Yesus dalam 4 keadaan yang sebenarnya (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Februari 2014):

  1. Wahyu 1: 13 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Imam Besar, dengan tanda berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki dan dada-Nya berlilitkan ikat pinggang dari emas (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Februari 2014).


  2. Wahyu 1: 14 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Raja diatas segala Raja, dengan tanda rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah dan mata-Nya bagaikan nyala api (sudah diterangkan mulai dariIbadah Raya Surabaya, 23 Februari 2014).


  3. Wahyu 1: 15 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Hakim yang adil, dengan tanda kaki-Nya bagaikan tembaga yang berkilau dan suara-Nya bagai desau air bah (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Maret 2014).


  4. Wahyu 1: 16 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga, ini puncak penampilan, yang tidak akan terpisah lagi dengan kita selamanya, bersama dengan Dia selama-lamanya (mulai diterangkan dari Ibadah Raya Surabaya, 30 Maret 2014).

Tema kita masih tetap dalam Wahyu 1: 16 yaitu YESUS TAMPIL DALAM KEMULIAAN SEBAGAI MEMPELAI PRIA SURGA

Wahyu 1: 16
1: 16. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

I
ni penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga dengan 3 tanda:

  1. Tangan kanan-Nya memegang tujuh bintang (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 30 Maret 2014),
  2. dari mulutNya keluar sebilah pedang tajam bermata dua (mulai diterangkan dari Ibadah Raya Surabaya, 06 April 2014),
  3. wajahNya bersinar-sinar bagaikan matahari terik.

Kita masih berada pada tanda yang ke-2:
Ad 2. dari mulutNya keluar sebilah pedang tajam bermata dua
Matius 4: 4
4: 4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

Dari mulut Yesus keluar Firman Allah = makanan rohani.
Setan menawarkan makanan jasmani, itulah berkat jasmani (roti jasmani) yang hanya dari rumput-rumputan saja (roti terbuat dari gandum/rumput-rumputan). Tujuan setan: kalau manusia/hamba Tuhan/pelayan Tuhan hanya didorong oleh makanan jasmani/berkat jasmani saja, maka hidupnya seperti rumput. Kelihatannya hebat, tetapi sebentar lagi kering dan binasa selamanya.
Tetapi Tuhan Yesus menawarkan makanan rohani, yaitu Firman Allah supaya hidup kita menjadi sempurna seperti Dia, menjadi mempelai wanita-Nya yang hidup kekal selamanya.
Firman Allah itu kekal, kalau kita makan Firman Allah, maka kita juga mendapat hidup kekal.

Oleh sebab itu, setan berusaha menghalangi anak Tuhan untuk beribadah. Tetapi kalau tidak bisa dihalangi untuk beribadah, anak Tuhan dihalangi oleh setan untuk tidak makan Firman Allah/tidak mengutamakan Firman, sehingga tidak bisa menjadi mempelai wanita Tuhan. Oleh sebab itu, kita merayakan kematian Tuhan, kita mengutamakan pemberitaan Firman Tuhan yang nanti diakhiri dengan perjamuan suci, supaya Firman mendarah daging dalam hidup kita dan kita mendapat hidup kekal seperti Tuhan.

Ada 2 macam makanan rohani:
Ibrani 5: 11-12
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

  1. Susu, yaitu Firman Penginjilan/Injil Keselamatan.
    Yaitu injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali ke dunia dan mati di kayu salib untuk menyelamatka dan memberkati manusia berdosa. Ini disebut kabar baik [Amsal 25: 25].

    Pagi ini, kita memperingati kematian Tuhan, biarlah kita betul-betul mantap dalam keselamatan, artinya mengalami kelepasan dari dosa, terutama lepas dari 8 dosa yang membawa kita ke neraka.

    Wahyu 21: 8
    21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7)dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

    Dimulai dari penakut, yaitu takut pada sesuatu di dunia sampai melawan Tuhan, sampai yang ke-8 yaitu dusta.
    Pagi ini, merayakan kematian Tuhan, biar kita selesaikan 8 dosa ini, sehingga pulang dari tempat ini, kita mendapatkan hasilnya.


  2. makanan keras, yaitu Firman pengajaran = cahaya injil kemuliaan Kristus [2 Korintus 4: 4] atau firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua [Ibrani 4: 12].
    Ini disebut Firman Pengajaran Mempelai atau Kabar Mempelai untuk menyempurnakan kita.
    Firman pengajaran= injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan permai dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga (Kepala) untuk menyucikan kita sampai sempurna seperti Dia dan menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

    Kalau hanya minum susu, pertumbuhannya akan abnormal dan tidak bisa menjadi mempelai. Sebab itu, diperlukan makanan keras.

    Perhatikan kedewasaan rohani!

Inilah 2 macam makanan rohani. Kalau kita makan, pada minggu yang lalu kita belajar tentang 2 macam pertumbuhan rohani (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 13 April 2014). Pagi ini, kalau kita makan, maka bisa bergerak/ada gerakan. Kalau tidak makan, maka gerakan makin lambat sampai pingsan.

Karena ada 2 macam makanan, maka ada 2 macam kegerakan rohani:

  1. Kisah Para Rasul 1: 8
    1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

    Kegerakan pertama: kegerakan Roh Kudus hujan awal, yaitu kegerakan di dalam Injil Keselamatan/Firman Penginjilan/Kabar Baik untuk MEMANGGIL orang-orang berdosa percaya Yesus dan diselamatkan (kegerakan MENABUR).
    Dimulai dari Yesus sendiri, memanggil 12 murid, 70 murid, sampai sekarang tak terhingga.
    Sebenarnya, Injil Keselamatan hanya untuk bangsa Israel (umat pilihan Tuhan) yang berdosa.

    Kisah Para Rasul 13: 46-47
    13:46 Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.
    13:47 Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi."

    'bangsa-bangsa lain'= bangsa kafir.
    Tetapi karena sebagian Israel menolak, maka terbuka kesempatan dan kemurahan Tuhan kepada kita bangsa kafir untuk menerima Injil Keselamatan (percaya Yesus dan diselamatkan).
    Arah kegerakan Roh Kudus hujan awal: mulai dari Yerusalem, kemudian menuju Yudea, Samaria, negara-negara barat, sampai ke ujung bumi (dalam peta penginjilan, ujung bumi adalah Papua) = dari barat ke timur.

    Susu saja tidak cukup untuk mencapai kedewasaan rohani. Sebab itu, ada kegerakan kedua.


  2. kegerakan yang kedua: Kegerakan Roh Kudus hujan akhir= kegerakan dalam Injil Kemuliaan/Firman Pengajaran/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua/Kabar Mempelai, untuk MEMILIH orang-orang selamat untuk disucikan sampai sempurna seperti Yesus, menjadi mempelai wanita Surga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali.
    Kegerakan Roh Kudus hujan awal disebut penaburan.
    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir disebut kegerakan PEMBUAHAN DAN PENUAIAN lewat pedang untuk kita sempurna sebagai mempelai wanita Tuhan.

    Matius 24: 27 => Khotbah akhir zaman
    24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

    'kilat' = Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Arah kegerakan Roh Kudus hujan akhir: dari timur ke barat, kembali ke Samaria, Yudea sampai ke Yerusalem bahkan sampai Yerusalem Baru.
    Artinya: jika bangsa Israel menerima Kabar Mempelai/kedatangan Yesus kedua kali, maka Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna/mempelai wanita Surga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan permai, sesudah itu masuk ke Yerusalem Baru (Kerajaan Surga) selama-lamanya.
    Sebutan terakhir bagi gereja Tuhan adalah mempelai wanita (Tubuh Kristus yang sempurna).

    Jadi, kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah kegerakan pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali).

DASAR PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS
Yohanes 2: 19-21

2:19 Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
2:20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
2:21 Tetapi
yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

= kematian Tuhan ada kaitan dengan pembangunan tubuh Kristus.
Pembangunan Bait Allah yang jasmani selama 46 tahun.
Arti rohaninya:

  • angka 4: loh batu I (4 hukum),
  • angka 6: loh batu II (6 hukum).

Ini menunjuk pada dua loh batu = hukum Taurat.

Jadi, dasar pembangunan Bait Allah yang jasmani adalah hukum Taurat, sehingga hanya berlaku untuk bangsa Israel. Bangsa kafir tidak boleh masuk di dalamnya, sehingga tidak bisa terjadi pembangunan tubuh.

Pembangunan Bait Allah rohani/tubuh Kristus selama 3 hari, arti rohaninya menunjuk kematian Yesus yang kita peringati pada pagi hari ini.

Jadi, dasar pembangunan Bait Allah rohani/tubuh Kristus adalah korban Kristus = kemurahan Tuhan bagi bangsa kafir, sehingga boleh masuk di dalamnya.

Jadi, kita memperingati kematian Tuhan supaya kita bisa menghargai korban Kristus, yaitu kita harus aktif dalam pembangunan Tubuh Kristus.

WUJUD DARI PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS, yaitu persekutuan. Persekutuan dimulai dari dalam nikah (tubuh Kristus yang paling kecil), kalau sudah menyatu dalam nikah, maka bisa menyatu dalam penggembalaan, lalu antar penggembalaan, sampai yang terakhir yaitu Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

Dalam persekutuan Tubuh Kristus/pelayanan pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna, yang harus diperhatikan adalah pokok (seperti carang melekat pada pokok). Dan Yesuslah yang menjadi pokok anggur yang benar = Firman pengajaran yang benar, yaitu:

  • tertulis dalam Alkitab,
  • dikatakan oleh Yesus sendiri [Yohanes 15: 3], yaitu dibukakan rahasianya, diilhamkan/diwahyukan oleh Tuhan= ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab,


  • dipraktekkan, mulai dari seorang gembala harus lebih dahulu praktek Firman.
    Kalau tidak dipraktikkan= palsu.

1 Tawarikh 28: 19
28:19 Semuanya itu terdapat dalam tulisan yang diilhamkan kepadaku oleh TUHAN, yang berisi petunjuk tentang segala pelaksanaan rencana itu.

Jika Firman yang kita terima merupakan ilham/wahyu dari Tuhan dan kita praktekkan, maka arahnya jelas, yaitu kita bisa masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna.

SUASANA PERSEKUTUAN TUBUH KRISTUS yang didorong oleh Firman pengajaran yang benar, adalah suasana yang wajar. Artinya: tidak dipaksa, tidak terpaksa, dan tidak memaksa mulai dari dalam nikah.

PROSES PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS:

  1. Proses pertama, yaitu proses penyucian seperti Tuhan Yesus menyucikan Bait Allah jasmani dengan cambuk.
    Cambuk dari tali secara rohani, artinya:


    • 'tali' = tali domba-domba yang dijual di bait Allah= Firman penggembalaan,
      yaitu Firman pengajaran yang benar, keras, dan dipercayakan oleh Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia, terus-menerus, berkesinambungan, teratur/rapi (seperti 12 ketul roti pada Meja Roti Sajian, dibagi menjadi 2 susun, masing-masing 6 susun) dan diulang-ulang untuk menjadi makanan bagi sidang jemaat/menumbuhkan kerohanian dan menyucikan sidang jemaat sampai sempurna seperti Yesus.

      Pengkhotbah 4: 12
      4:12 Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.

      'Tali tiga lembar': menunjuk Firman penggembalaan hasil ketekunan dalam 3 macam ibadah (Ruangan Suci, terdapat 3 macam alat):


      1. Pelita Emas: ketekunan dalam Ibadah Raya = persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam karunia-Nya.
      2. Meja Roti Sajian: ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci = persekutuan dengan Anak Allah dalam Firman Pengajaran dan Korban Kristus.


      3. Mezbah Dupa Emas: ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan = persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasih-Nya.


      Lewat 3 macam ibadah, maka tubuh, jiwa dan roh kita melekat pada Allah Tritunggal, tidak bisa dipisahkan dan tidak bisa dijamah oleh setan.
      Kalau suami-isteri, anak-anak, sidang jemaat punya tali tiga lembar, maka kita tidak dapat dicerai beraikan.
      Tali tiga lembar ini juga menyucikan tubuh, jiwa dan roh kita, sampai kita menjadi sempurna.


    • 'cambuk'= hajaran.
      Jika tali-tali Firman pengajaran ditolak, maka tali-tali tersebut akan dipintal menjadi cambuk hajaran.

      Ibrani 12: 10
      12:10 Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.

      Hajaran Tuhan adalah kasih Tuhan supaya kita sadar dan kembali pada kesucian. Sebab, tanpa kesucian, kita tidak bisa melihat Tuhan dan tidak bisa sempurna. Kalau sedang dihajar Tuhan, kita harus memeriksa diri dan kembali pada kesucian. Kalau kembali pada kesucian, maka hajaran selesai.

      Kalau hajaran ditolak, kehidupan itu akan dibiarkan oleh Tuhan (jadi anak haram) dan tinggal menunggu waktu untuk dihukum oleh Tuhan/binasa selamanya.
      Pagi ini, kembalilah pada kesucian dan semua akan selesai.
      Hati-hati!  Saat kita hendak tidak taat, setan sudah sediakan semuanya.

      Apa yang harus disucikan?: roh jual beli di Bait Allah= memperjual-belikan Korban Kristus di dalam gereja.
      Artinya:


      1. tidak menghargai lagi Korban Kristus, yaitu jatuh-bangun dalam dosa seperti anjing dan babi.
        Anjing: menjilat muntah = perkataan najis yang diulang-ulang.
        Babi: perbuatan dosa yang diulang-ulang, sampai puncak dosa (dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan).


      2. ikatan akan uang yang membuat kita menjadi kikir dan serakah.
        Kikir: tidak bisa memberi.
        Serakah: merampas hak orang lain, terutama mencuri milik Tuhan.


      Kalau kita tergembala dengan baik, maka hati disucikan dari ikatan roh-jual beli (ikatan akan uang), perkataan disucikan dari ikatan roh jual-beli (anjing), dan perbuatan disucikan dari ikatan roh jual-beli (babi), sehingga kita menjadi rumah doa (bukan sarang penyamun), yaitu kehidupan yang menyembah Tuhan dan selalu ditolong oleh Tuhan.


  2. proses kedua, yaitu rombak Bait Allah= pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
    Mengapa disebut Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua? Tajam pertama untuk memotong/menyucikan dan tajam yang kedua untuk membaharui.
    Apa yang harus dibaharui?
    46 tahun, artinya:


    • kebanggaan-kebanggaan secara jasmani, sampai tidak mengutamakan Firman lagi. Akibatnya: sekalipun keluar-masuk gereja tetapi tidak berubah.
      Biarlah kita mengutamakan Firman supaya kita mengalami keubahan.


    • ibadah sistem taurat, yaitu kebiasaan, peraturan, suam-suam terutama dalam perkara rohani. Tetapi sistem ibadah yang benar adalah setia dan berkobar-kobar.


    • Bilangan 13: 27-28, 32
      13:27 Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.
      13:28 Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.
      13:32. Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel
      kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.

      4+6 = 10, menunjuk 10 pengintai, artinya:


      1. ay. 28= 'hanya'= sudah tahu/mendengar Firman yang benar tetapi ditambah suara daging dan gosip-gosip. Kabar baik dan Kabar mempelai kalau ditambah gosip, suara daging, pengetahuan,maka menjadi kabar busuk (ay. 32).


      2. mengecilkan Firman (kuasa Tuhan) dan membesarkan masalah.
        Akibatnya: tawar hati.


    Dalam kesempatan memperingati kematian Tuhan, biarlah terjadi perombakan/pembaharuan, yaitu dari tawar hati diubahkan menjadi kuat dan teguh hati menghadapi apapun.
    Artinya:


    • berpegang teguh pada Firman pengajaran benar.
    • tidak putus asa, tidak kecewa menghadapi apapun, tetapi tetap percaya dan berharap Tuhan.
    • tidak mau berbuat dosa sampai puncak dosa, sehingga kita tetap hidup benar dan hidup suci.


    Contoh: Raja Daud.


    • 1 Samuel 17: 32
      17:32 Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu."

      Daud kuat dan teguh hati menghadapi Goliat (musuh dari luar) =


      1. menghadapi setan dengan dosa-dosa yang meraksasa sampai puncak dosa (dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan) sehingga kita bisa hidup benar dan suci.


      2. menghadapi masalah-masalah yang mustahil, sehingga Tuhan yang akan berperang ganti kita.


    • 1 Samuel 30: 6
      30:6 Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.

      Daud kuat dan teguh hati menghadapi rakyat (musuh dari dalam).
      Daud dalam keadaan terjepit menghadapi orang dalam, tidak ada kekuatan/kemampuan, tidak tahu apa yang harus diperbuat, tidak ada jalan keluar. Saat itu adalah saat untuk mengandalkan Tuhan saja ('menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN'). Maka Tuhan yang membuat jalan keluar dan melepaskan kita dari himpitan.


    • Daud menghadapi diri sendiri, yaitu jatuh dengan Betsyeba. Ini berarti suatu kejatuhan, kegagalan, kehancuran nikah dan buah nikah.

      2 Samuel 12: 13
      12:13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

      Sekalipun sudah jatuh, gagal, tidak berarti, tetapi Raja Daud masih mau mendengar Firman. Sekalipun kita sudah gagal, najis, nikah dan buah nikah hancur, masa depan hancur, tetapi kalau bisa menerima Firman dan bisa mengaku dosa dan tidak berbuat lagi, maka Tuhan akan mengangkat kita. Kita diberi masa depan yang berhasil, indah, bahagia, dan dipakai oleh Tuhan.

      Menghadapai pembangunan Tubuh Kristus, halangannya besar. Oleh sebab itu kita harus kuat dan teguh hati.
      Karena sudah kuat dan teguh hati, maka Daud bisa menasehati Salomo, bahwa modal untuk membangun Bait Allah adalah kuat dan teguh hati.

      1 Tawarikh 28: 20
      28:20 Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.

      Kalau kita kuat dan teguh hati, maka Tuhan selalu beserta kita, memperhatikan, mempedulikan, dan bergumul untuk kita.

      Dulu Tuhan bergumul untuk Daud dan Salomo sampai pembangunan Bait Allah Salomo selesai. Sekarang, Tuhan memperhatikan dan bergumul untuk kita sampai pembangunan Tubuh Kristus selesai. Jika Tuhan datang kedua kali, kita disucikan sampai sempurna dengan jaminannya adalah perjamuan suci.

      Yohanes 19: 30
      19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

      'anggur asam'= musuh-musuh dari luar, dari dalam, dan diri sendiri (najis, kotor, gagal) yang membuat hidup kita pahit-getir.

      'Sudah selesai'= sebelum mati, Yesus meminum anggur asam= kematian Tuhan sanggup menyelesaikan semua masalah kita, sampai Tubuh Kristus yang sempurna selesai dan kita siap menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan permai.
      Jangan ada pahit lagi, tetapi biarlah semua menjadi manis.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top