Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 19: 1-10= tentang Zakheus; bicara tentang tahbisan.
Lukas 19: 9-10
19:9. Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena
orang inipun anak Abraham.
19:10. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

Keturunan Abraham adalah orang Israel asli dan kehidupan yang percaya kepada Tuhan.
Ayat 10= sasaran Yesus datang ke duniaadalah untuk menyelamatkan orang berdosa, karena upah dosa adalah maut/kebinasaan di neraka selamanya. Ia adalah satu-satunya manusia yang tidak berdosa tetapi harus mati untuk menyelamatkan manusia berdosa dan membawa ke sorga.

Proses orang berdosa memperoleh hidup kekal:

  1. Menerima panggilan Tuhan.
    Lukas 19: 5
    19:5.Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."

    Zakheus menerima panggilan Tuhan, yaitu ia harus turun dari pohon ara.
    Orang berdosa adalah kehidupan yang telanjang dan terpisah dari Tuhan, bahkan tidak ada kemampuan untuk kembali pada Tuhan sampai binasa selamanya--hidup dalam kutukan: susah payah, air mata, semakin pahit getir sampai binasa selamanya.

    Yohanes 19: 28-30
    19:28.Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!"
    19:29.Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
    19:30.Sesudah Yesus meminum anggur asamitu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

    Jalan keluarnya: Yesus harus minum anggur asam bercampur empedu dan berkata: Sudah selesai. Jadi Ia menanggung segala dosa dan kutukan dosa, dan menyelesaikannya dengan berkorban nyawa/darah di kayu salib.
    Segala dosa bisa diselesaikan oleh darah Yesus di kayu salib, asalkan kita menerima panggilan Tuhan, sehingga kita diselamatkan.

    Lukas 19: 6
    19:6.Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.

    Kisah Rasul 2: 36-40
    2:36.Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
    2:37.Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
    2:38.Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlahdan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptisdalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
    2:39.Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
    2:40.Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."

    'orang yang masih jauh'= bangsa kafir.

    Buktimenerima panggilan Tuhan untuk diselamatkan adalah merendahkan diri--turun dari pohon ara--untuk:

    • 'tahu dengan pasti'= percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat.
    • Bertobat, artinya merendahkan diri untuk mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, termasuk dosa kebenaran sendiri. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi--mati terhadap dosa.

    • Masuk baptisan air.
      Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus merendahkan diri untuk dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi--langit terbuka--yaitu mengalami baptisan Roh Kudus.

    Kita mengalami baptisan Roh Kudus, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran= hidup dari iman. Itulah anak-anak Abraham.

    Galatia 3: 7
    3:7.Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

    Kebenaran mampu membebaskan kita dari maut dan kebinasaan.
    Amsal 10: 2-3
    10:2.Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.
    10:3.TUHAN tidak membiarkan orang benar menderita kelaparan, tetapi keinginan orang fasik ditolak-Nya.

    Orang benar tidak masuk kelaparan jasmani tetapi diberkati Tuhan sampai anak cucu, dan tidak masuk kelaparan rohani.

  2. Lukas 19: 5-6
    19:5.Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
    19:6.Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.

    Proses kedua: Zakheus menerima Yesus menumpang di rumahnya dengan sukacita.
    Praktiknya:

    • Yesus makanbersama dengan Zakheus.
      Matius 16: 14
      16:14.Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

      Istilah 'makan' artinya makan makanan keras--firman pengajaran yang benar/firman penyucian yang mengandung kuasa kebangkitan. Firman pengajaran yang benar mampu menyucikan kita dari segala cacat cela.
      Karena itu kita makan firman dengan sukacita.

      Menolak firman pengajaran yang benar sama dengan menolak kuasa kebangkitan, sehingga tetap mati dan binasa dalam dosa.

      Kalau sudah makan firman dengan sukacita, maka kita bisa tergembala.
      Hanya orang yang dipilih, yang bisa menerima firman pengajaran yang benar.

      Proses makan firman:

      1. Mendengar firman dengan sukacita, sungguh-sungguh, dan dengan suatu kebutuhan.
      2. Mengerti firman--firman ditulis di dahi.
      3. Percaya firman--firman berakar dan menjadi iman di hati.
        Kita mulai mengalami kepuasan, sukacita, dan kekuatan sorgawi. Menghadapi apa saja kita tetap percaya kepada Tuhan.

        Kuasa kebangkitan Tuhan dalam firman mampu menolong kita bahkan membangkitkan orang mati.

      4. Praktik firman, sehingga kita disucikan dari cacat cela, yaitu hati degil/keras hati--'Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka'. Ini adalah sumbernya dosa dan puncaknya dosa yang membuat terhilang selamanya.
        Tetapi kalau dalam keadaan terhilang masih mau dengar firman, masih ada harapan ditemukan kembali.

        Praktik keras hati:

        1. Dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
        2. Tidak mau dan tidak setia dalam ibadah pelayanan.
          Keluaran 7: 14, 16
          7:14.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi.
          7:16.Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.


        1. Tidak taat dengar-dengaran--'engkau tidak mau mendengarkan'.

      Jika kita masih mau mendengar dan dengar-dengaran pada firman, kita akan disucikan dari dosa-dosa, sehingga kita diangkat menjadi imam dan raja.
      Keluaran 29: 1
      29:1."Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imambagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

      Efesus 4: 11-12
      4:11.Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12.untuk memperlengkapi orang-orang kudusbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Kita diperlengkapi dengan jabatan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna sampai sempurna, tak bercacat cela.

    • Yesus tidurdi rumah Zakheus.
      Yohanes 11: 13
      11:13. Tetapi maksud Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata tentang tertidur dalam arti biasa.

      Tidur sama dengan mati.
      Artinya: Yesus mati bagi kita bangsa kafir, sehingga kita juga harus sengsara daging untuk Dia--percikan darah.

      Mengapa harus ada percikan darah? Untuk menerima Roh kemuliaansebagai ganti dari roh jual beli.
      1 Petrus 4: 12-14
      4:12.Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaanyang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
      4:13.Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
      4:14.Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

      Roh kemuliaan sanggup membaharui kitadari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
      1 Petrus 4: 15
      4:15.Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.

      Pembunuh/kebencian diubahkan jadi mengasihi; pencuri jadi pemberi, yaitu mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus, memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan; penjahat jadi berbuat baik sampai membalas kejahatan dengan kebaikan; pengacau menjadi pendamai.

      Roh kemuliaan juga mampu mengadakan mujizat-mujizat jasmani jika kita banyak menyembah Tuhan.
      Mazmur 3: 1-5
      3:1.Mazmur Daud, ketika ia lari dari Absalom, anaknya.
      3:2.Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku;
      3:3.banyak orang yang berkata tentang aku: "Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah." Sela
      3:4.Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisaiyang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.
      3:5.Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela

      Hasilnya:

      1. Roh kemuliaan menjadi perisai yang melindungi kita dari panah api si jahat.
        Secara rohani: melindungi kita dari ajaran palsu, pencobaan yang mustahil, dosa, dan puncaknya dosa, sehingga kita tetap kuat teguh hati, tidak mundur setapakpun; tetap berpegang teguh pada pengajaran benar, tetap hidup benar, tetap percaya dan berharap Tuhan--menyembah Dia--sampai mujizat jasmani juga terjadi.

        Secara jasmani: Roh Kudus melindungi dan memelihara kita di tengah krisis dunia sampai zaman Antikris berkuasa di bumi, kita disingkirkan ke padang gurun untuk dipelihara langsung oleh Tuhan lewat firman dan perjamuan suci.

      2. Roh Kudus memberikan kemenangan yang ajaib; menyelesaikan semua masalah yang mustahil.
      3. Roh Kudus mengangkat kepala kita, artinya membuat semua berhasil dan indah pada waktunya.
        Lukas 21: 28
        21:28.Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."

        Roh Kudus juga mengangkat kepala kita saat Tuhan datang kembali, artinya mengubahkan kita sampai sempurna seperti Dia. Kita memandang Dia muka dengan muka. Kita masuk kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) dan Yerusalem baru selamanya.

Terima panggilan Tuhan dan rendahkan diri! Kita selamat dan diberkati, tetapi harus dilanjutkan dengan makan bersama Dia. Jangan tinggalkan pengajaran! Dan terakhir, terima Yesus yang mati, artinya kita mengalami percikan darah untuk menerima Roh kemuliaan. Yakin, ada pertolongan dan segalanya dari Tuhan. Mujizat pasti terjadi.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 15 Desember 2019 (Minggu Siang)
    ... bapa segala dusta. Iblis adalah bapa pendusta dan pembunuh--kebencian. Jadi putus hubungan dengan Setan sama dengan putus hubungan dengan dosa mulai dari tidak ada dusta dan kebencian sama dengan hidup dalam kebenaran. Kalau masih berdusta atau membenci yang lain berarti masih menjadi anak Iblis tidak berhak untuk dilindungi oleh Tuhan. Yohanes . Inilah ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 08 Juli 2015 (Rabu Sore)
    ... jemaat yang kosong gelap gulita dan tidak berbentuk tidak bisa ditempati oleh pribadi TUHAN tidak bisa menjadi rumah doa tetapi menjadi sarang penyamun. Rumah doa adalah tempat hadirat TUHAN kita terdorong untuk banyak beribadah menyembah TUHAN mendengar firman TUHAN sehingga kita diberkati. Kalau sarang penyamun adalah tempat hadirat setan sehingga ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Februari 2014 (Senin Sore)
    ... dari Yohanes PembaptisKita akan melihat kebesaran dari Yesus Matius - Tetapi Yohanes mencegah Dia katanya Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu dan Engkau yang datang kepadaku Lalu Yesus menjawab kata-Nya kepadanya Biarlah hal itu terjadi karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah. Dan Yohanes pun menuruti-Nya. Kebesaran Yesus yang pertama adalah ...
  • Ibadah Raya Malang, 17 Februari 2019 (Minggu Pagi)
    ... anak-anaknya menghirup darah dan di mana ada yang tewas di situlah dia. Praktek sehari-hari burung nasar Di mana ada bangkai di situ ada burung nasar menghargai korban Kristus. Naik ke gunung tinggi yang sulit didatangi gemar menyembah Tuhan. Memiliki pandangan yang jauh ke depan pandangan rohani. Ada dua macam pandangan anak Tuhan ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 23 Maret 2016 (Rabu Sore)
    ... atas semua manusia maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. . Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. Inilah pelangi. Dulu merupakan perjanjian TUHAN kepada manusia lewat Nuh kemudian ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 29 Juni 2016 (Rabu Sore)
    ... Laodikia Inilah firman dari Amin Saksi yang setia dan benar permulaan dari ciptaan Allah Aku tahu segala pekerjaanmu engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas Jadi karena engkau suam-suam kuku dan tidak dingin atau panas Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Salah satu yang harus ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 23 September 2017 (Sabtu Sore)
    ... mau menyentuh beban itu dengan satu jari pun. Ada macam beban Beban rohani yaitu menyampaikan firman Allah yang keras. Tetapi dia sendiri tidak melakukannya sama dengan tidak mengasihi Tuhan. Beban jasmani yaitu menyengsarakan sesama termasuk kaum muda menyengsarakan orang tua. Ini sama dengan tidak mengasihi sesama. Jadi ibadah pelayanan ahli Taurat ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 30 September 2012 (MInggu Sore)
    ... engkau berbuat baik Tetapi jika engkau tidak berbuat baik dosa sudah mengintip di depan pintu ia sangat menggoda engkau tetapi engkau harus berkuasa atasnya. . Kata Kain kepada Habel adiknya Marilah kita pergi ke padang. Ketika mereka ada di padang tiba-tiba Kain memukul Habel adiknya itu lalu membunuh dia. Contohnya Kain. Kain ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 November 2012 (Kamis Sore)
    ... jaman ke jaman hamba Tuhan pelayan Tuhan selalu menghadapi kemustahilan. Ada macam kemustahilan yang melanda dari jaman ke jaman Jaman Allah Bapa dari Adam sampai Abraham diwakili oleh Abraham dan Sarah. Kejadian . Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 19 Agustus 2009 (Rabu Sore)
    ... kepada Tuhan sampai betul-betul dekat itulah hubungan antara tubuh dengan Kepala yang tidak bisa terpisahkan lagi. Cara untuk dekat pada Tuhan menguasai diri Korintus - . Menguasai diri itu sama dengan melatih tubuh kita untuk mengambil bagian dalam pertandingan yang benar sampai kita mendapatkan mahkota yang abadi. Timotius - melatih diri ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.