English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Persekutuan Malang I, 31 Juli 2012 (Selasa Sore)
Tema: "Mempelai datang! Songsonglah Dia!" (Matius 25:6)

Matius 25:6
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 Juli 2013 (Sabtu Sore)
Pembicara: Pdp. Gideon Pakpahan

Lukas 4:38-41
4:38 Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 11 Desember 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 menunjuk pada tujuh percikan darah di atas tabut perjanjian, yaitu sengsara Tuhan Yesus untuk menyelamatkan,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Januari 2018 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Palopo.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:1-4
1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Oktober 2019 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 19 Maret 2009 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 15:27, setelah melewati padang gurun Syur dan Mara, bangsa Israel sampai di...

Ibadah Raya Malang, 31 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Juni 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 21 Juli 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 2:1-20 adalah tentang KELAHIRAN YESUS.

Lukas 2:6-7
2:6...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 November 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih membahas Lukas 8. Dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 September 2013 (Kamis Sore)
Penataran III Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b

Ibadah Paskah Kaum Muda Remaja, 14 April 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian Pujian Maria'.

Isi dari nyanyian pujian Maria:
Ayat 46-50...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat di Laodikia, jemaat...

Ibadah Doa Malang, 07 Agustus 2012 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session 3

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 Juni 2019 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 22-30 (kita baca ayat 22-25) => siapa yang diselamatkan
13:22. Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
13:23. Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
13:24. Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "
Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
13:25. Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.

Sedikit sajakah orang yang diselamatkan?= sedikit sajakah orang yang masuk kerajaan sorga?
Yesus menjawab: Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!--dalam Tabernakel menunjuk pada pintu tirai yang terobek.

Jadi, kita harus berjuang untuk masuk pintu yang sempit, supaya bisa diselamatkan--masuk kerajaan sorga yang kekal; kita harus berjuang untuk mengalami perobekan daging sepenuh--pintu tirai terobek.

Praktik masuk pintu sempit:

  1. Berjuang untuk bisa beribadah melayani Tuhan (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 18 Mei 2019).
    Kalau kita berjuang untuk beribadah melayani, itu sama dengan berjuang untuk masuk sorga, karena ibadah pelayanan merupakan pintu masuk sorga.
    Kalau sekarang tidak mau ibadah, bagaimana bisa masuk sorga? Tidak akan bisa. Berjuang untuk bisa selalu beribadah melayani Tuhan.

    Memang banyak tantangan dan rintangan, tetapi itulah namanya masuk pintu sempit.


  2. Berjuang untuk bisa menerima firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua; mendengar dan taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar--'Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar'--(diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 25 Mei 2019).

    Tanda firman pengajaran yang benar:


    1. Tertulis di alkitab.
    2. Dikatakan oleh Yesus sendiri yaitu firman yang dibukakan rahasianya; ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam alkitab.


    3. Dipraktikkan--ini yang membawa ke sorga.
      Kalau tidak praktik, sekalipun pengajarannya benar, itu sama dengan memalsukan pengajaran yang benar.


  3. Berjuang untuk berada di jalan salib; mengikuti jalan salib.


AD. 2. BERJUANG UNTUK MENDENGAR DAN DENGAR-DENGARAN PADA FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR.
Lukas 13: 25-30
13:25. Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.
13:26. Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.
13:27. Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
13:28. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.
13:29. Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.
13:30. Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir."

'kamu semua'= bangsa Israel.
Ayat 29= bangsa kafir.
Setiap pemberitaan firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua merupakan uluran tangan kasih Tuhan untuk membuka pintu sorga bagi kita; sama dengan mengetok pintu hati kita.

Bagaimana sikap kita? Jika kita membuka pintu hati kita untuk menerima firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua--mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar; sama dengan duduk makan--, maka pintu sorga akan terbuka bagi kita.

Jika kita menutup pintu hati--menolak firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua atau mau mendengar tetapi tidak taat dengar-dengaran; tidak mau makan bersama; hanya berbuat dosa--, pintu sorga akan tertutup bagi kita. Sekalipun beribadah tetapi sama dengan pembuat kejahatan.

Hal ini terjadi pada sebagian orang Israel keturunan Abraham, Ishak, dan Yakub secara daging, yang sebenarnya layak atau mendapat kesempatan yang utama untuk makan firman pengajaran yang benar--duduk bersama Yesus--, sehingga dicampakkan keluar dan binasa selamanya--pintu sorga tertutup.

Ayat 29= karena sebagian Israel menolak, terbuka kesempatan bagi bangsa kafir, sehingga bangsa kafir yang tadinya tidak layak untuk menerima firman pengajaran yang benar bisa menerima kesempatan untuk menerima firman pengajaran yang benar--duduk makan bersama Yesus--, seperti Yohanes duduk makan bersama Yesus sampai bersandar di dada-Nya.

Yohanes adalah bangsa Israel, tetapi kita bangsa kafir mendapat kesempatan yang sama.

Dua kali dituliskan Yohanes makan bersama Yesus:

  1. Yohanes 13: 23-27
    13:23. Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.
    13:24. Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata: "Tanyalah siapa yang dimaksudkan-Nya!"
    13:25. Murid yang
    duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, siapakah itu?"
    13:26. Jawab Yesus: "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.
    13:27. Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera."


  2. Yohanes 21: 20-23
    21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
    21:21. Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
    21:22. Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
    21:23. Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."


Dua kali ditulis Yohanes duduk makan bersama Yesus, artinya:

  1. Kita duduk makan firman pengajaran yang benar dan perjamuan suci.
    Ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci sangat penting bagi kehidupan kita karena kita diincar oleh antikris. Antikris adalah binatang buas yang suka daging. Dalam ibadah pendalaman alkitab, firman mendarah daging dalam hidup kita, sehingga manusia daging kelihatan sama seperti roti/firman--perkataan, perbuatan, dan semuanya sesuai dengan firman, tidak ada hawa nafsu daging lagi sehingga antikris tidak bisa menerkam.

    Kalau di dalam gereja tidak ada ibadah pendalaman alkitab, jemaat senang, tetapi jadi sasaran dari antikris saat ia berkuasa.


  2. Saat duduk makan, kesempatan Tuhan untuk mencela, bukan memuji. Ibadah pelayanan kalau hanya memuji, bahaya.
    Markus 16: 14
    16:14. Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

    Cacat cela itu yang harus ditunjukkan. Berdoa!

    "Pdt. Pong dan Pdt. In Juwono dulu bercerita, kalau ada orang berkata: Firmannya luar biasa, om. Beliau jawab: Kerjakan!"

    Kalau dalam ibadah bisa menunjukkan cacat cela kita sampai kita tidak melihat kelebihan kita, itu berarti kita duduk makan bersama Yesus. Kalau cacat cela tidak pernah diungkap, gawat, berarti jauh dari Tuhan.

    Tidak percaya= hati bimbang, kuatir.
    Firman pengajaran yang benar menyucikan kita mulai dari hati, yaitu:


    • Hati bimbang/kuatir--tabiat bangsa kafir--disucikan menjadi percaya kepada Tuhan.
      Jangan ada kebimbangan!
      Kalau sudah tidak percaya pada Tuhan, bisa percaya pada yang lain; mengandalkan manusia, kekayaan, kepandaian, yang membawa pada kehancuran.


    • Hati degil--keras hati, tidak taat.
      Kalau sudah tidak taat, bangsa kafir akan jatuh dalam tabiat anjing dan babi--telanjang.

      Adam dan Hawa tidak taat di taman Eden sehingga telanjang, tetapi masih malu. Dibuang ke dunia, akhirnya manusia telanjang dan tidak tahu malu, itulah anjing dan babi.

      Anjing= perkataannya busuk/sia-sia: dusta, gosip, fitnah, sampai menghujat Tuhan--ajaran benar dikatakan tidak benar, yang tidak benar dikatakan benar.
      Babi= perbuatannya bau= perbuatan dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin mengawinkan.

      Orang tidak taat sama dengan telanjang dan tidak tahu malu. Kita harus hati-hati! Memang begitu zamannya karena tidak mau duduk makan.
      Jangan sampai terjadi di tempat kita. Tuhan tolong kita semua.

      Hati degil disucikan menjadi hati yang taat.


    Kalau hati bimbang dan hati degil disucikan kita akan menjadi kuat teguh hati, artinya:


    • Berpegang teguh pada pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran sehingga bisa hidup benar dan suci.
    • Tetap percaya dan berharap Tuhan apapun yang dihadapi; menyembah Tuhan apapun yang dihadapi.
      Jangan andalkan logika! Yang penting mau duduk, buka hati sungguh-sungguh, mau dicela/disucikan. Kita akan dekat dengan Tuhan.

      Jangan vonis diri sendiri: Tidak bisa! Harus kuat teguh hati.


    • Tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan tetapi tetap percaya berharap Tuhan; hanya menyembah Tuhan.


    Kuat teguh hati sama dengan bersandar di dada Tuhan.
    Yohanes 21: 20
    21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"

    (terjemahan lama)
    21:20. Maka berpalinglah Petrus, lalu melihat murid yang dikasihi oleh Yesus itu mengikut, maka ialah yang tatkala perjamuan malam
    bersandar di dada Yesus sambil berkata, "Ya Tuhan, siapakah yang menyerahkan Tuhan?"

    Kita berada dalam pelukan tangan kasih Tuhan.

Malam ini Tuhan mau menerima kita apa adanya, yang penting kita mau makan firman; mau dicela/disucikan. Sungguh-sungguh, sampai dipeluk oleh Tuhan.

Kalau bersandar di dada Tuhan, hasilnya:

  1. Amsal 3: 26
    3:26. Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat.

    Hasil pertama: Tuhan menghindarkan kaki kita dari jerat, artinya:


    1. Kita terlepas dari jerat sehingga tidak jatuh dalam dosa-dosa dan puncaknya dosa, tetapi tetap hidup suci.

      Setan meletakkan jerat di tempat yang kita biasa lewat atau beraktivitas.
      Misalnya: kelompok belajar, di dalamnya ada jerat; diberi kedudukan lalu jadi sombong; dalam pelayanan jadi bangga atau kecewa. Hati-hati! Karena itu kita harus bersandar pada Yesus.


    2. Kita terlepas dari sandungan dalam pelayanan.
      Hati-hati! Banyak sandungan dalam ibadah pelayanan. Dia tidak sadar ditarik dari sungai air kehidupan ke sungai Babel untuk menggantung kecapi. Kalau di tepi takhta Tuhan dia akan senang terus.
      Jangan sampai tidak setia--bosan-- sampai meninggalkan ibadah pelayanan--sudah di tepi sungai Babel yang akan menuju pada kebinasaan.

      Mari, tetap setia berkobar-kobar--makin teguh dalam panggilan dan pilihan--sampai garis akhir; sama dengan melayani Tuhan sepenuhnya--sampai meninggal atau sampai Tuhan datang.


    Suci dan setia berkobar sama dengan menjadi biji mata Tuhan yang menyala-nyala bagai nyala api. Kita dipelihara, dibela, dan dilindungi secara langsung oleh Tuhan di tengah kesulitan dunia sampai zaman antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.

    Bersandar pada Yesus= mengasihi Tuhan lebih dari semua; bergantung sepenuh hanya kepada Tuhan; mengandalkan Tuhan lebih dari semua.


  2. 2 Tawarikh 14: 9-11
    14:9. Zerah, orang Etiopia itu, maju berperang melawan mereka dengan tentara sebanyak sejuta orang dan tiga ratus kereta. Ia sampai ke Maresa.
    14:10. Lalu Asa maju menghadapinya. Mereka mengatur barisan perangnya di lembah Zefata dekat Maresa.
    14:11. Kemudian Asa berseru kepada TUHAN, Allahnya: "Ya TUHAN, selain dari pada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya TUHAN, Allah kami, karena
    kepada-Mulah kami bersandar dan dengan nama-Mu kami maju melawan pasukan yang besar jumlahnya ini. Ya TUHAN, Engkau Allah kami, jangan biarkan seorang manusia mempunyai kekuatan untuk melawan Engkau!"

    Hasil kedua: Tuhan berperang ganti kita. Kita yang lemah akan menang atas musuh yang kuat--kita menjadi lebih dari pemenang. Semua masalah yang mustahil diselesaikan oleh Tuhan.

    Contoh: Daud melawan Goliat.
    Kita hanya bersandar di dada Tuhan, artinya hidup taat, suci, dan setia berkobar. Tuhan yang melindungi dan memelihara kita secara ajaib; Dia yang berperang ganti kita--semua masalah yang mustahil diselesaikan.


  3. Yohanes 21: 20-23
    21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
    21:21. Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
    21:22. Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,
    itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
    21:23. Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."

    (terjemahan lama)
    21:20. Maka berpalinglah Petrus, lalu melihat murid yang dikasihi oleh Yesus itu mengikut, maka ialah yang tatkala perjamuan malam
    bersandar di dada Yesus sambil berkata, "Ya Tuhan, siapakah yang menyerahkan Tuhan?"

    Hasil ketiga: mati hidup kita di tangan Tuhan--Dia yang menentukan semua langkah hidup; setiap detak jantung kita, dan masa depan kita pasti berhasil dan indah.

    Kita bekerja dan belajar yang keras, tetapi harus bersandar di dada Yesus. Caranya adalah makan; mendengar firman. Jangan menghina firman Tuhan! Mohon kepada Tuhan untuk membukakan firman. Kita menjadi biji mata-Nya, dan Dia akan berperang ganti kita dan menentukan setiap langkah kita. Kalau masih diberikan hidup, mari bersandar di dada-Nya.

    Lukas 13: 29
    13:28. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.

    Wahyu 3: 20
    3:20. Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

    Semua mulia pada waktunya.

Semuanya soal makan. Kalau bisa makan sampai bisa bersandar, sudah cukup. Biar Tuhan yang bertanggung jawab atas hidup kita, sampai duduk makan di sorga.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top