English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 18 Februari 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 25:1-9, dibagi menjadi 3 bagian:
Ay. 1-2, dasar pembangunan Tabernakel (sekarang tubuh Kristus)...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 27 Oktober 2017 (Jumat Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita belajar tentang kitab Keluaran.
Kitab Keluaran merupakan...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 07 Januari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:13-17
1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia,...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 Desember 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Biarlah damai sejahtera Tuhan dilimpahkan bagi kita sekalian.

Lukas 2:...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Desember 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-29
9:28 Kira-kira delapan hari sesudah segala...

Ibadah Paskah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 08 Juni 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Desember 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 10:1-3
10:1. Dan aku melihat seorang...

Ibadah Raya Malang, 03 Maret 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12 Peniupan sangkakala kelima
9:1 Lalu...

Ibadah Raya Malang, 06 September 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:32-35.
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah. Ini dikaitkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juni 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 07 November 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-32
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Juni 2013 (Kamis Sore)
Siaran Tunda Ibadah Kunjungan Bagan Batu

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 9:23b
9:23...

Ibadah Persekutuan Kartika Malang IV, 02 Juli 2009 (Kamis Pagi)
Disertai dengan PENAMATAN LEMPINEL ANGKATAN XXXI

Lukas 23:43.
Tema kebaktian persekutuan tubuh Kristus kali ini...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Januari 2020 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Januari 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kunjungan di Medan III, 29 Januari 2020 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9.
Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Perjamuan kawin Anak Domba adalah pertemuan antara Tuhan Yesus yang akan datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Sorga, dengan gereja Tuhan yang sempurna sebagai mempelai wanita Sorga.
Mempelai wanita Sorga memandang Mempelai Pria Sorga muka dengan muka di awan-awan yang permai, sesudah itu masuk Kerajaan 1000 tahun damai, lanjut masuk Yerusalem Baru/ Kerajaan Sorga yang kekal.

Wahyu 22:1,3-4
22:1. Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.
22:3. Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
22:4. dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.

Masuk Perjamuan Kawin Anak Domba berarti kita harus bisa memandang Tuhan muka dengan muka.
Oleh sebab itu, mulai sekarang kita harus memiliki pandangan rohani/ pandangan mempelai yang semakin meningkat lewat pembukaan firman, lewat penyucian, sampai puncaknya bisa memandang Yesus muka dengan muka di awan-awan yang permai, sampai di takhta Sorga selamanya.

Matius 22 secara keseluruhan bicara tentang mempelai wanita Sorga.
Matius 22:41-46 adalah tentang pandangan mempelai.

Matius 22:41-46
22:41. Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya:
22:42. "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."
22:43. Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata:
22:44. Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.
22:45. Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"
22:46.
Tidak ada seorangpun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak ada seorangpun juga yang berani menanyakan sesuatu kepada-Nya.

Dua kali pertanyaan tentang Yesus/ Mesias:
  1. Anak siapakah Mesias?
    Orang Farisi bisa menjawab bahwa Yesus adalah Anak Daud. Sebab orang Farisi memiliki pandangan daging, tahu silsilah Yesus.

  2. Bagaimana Daud dalam pimpinan Roh Kudus menyebut Mesias adalah Tuhannya? Mungkinkah Mesias adalah anak Daud sekaligus Tuhannya Daud?
    Orang Farisi tidak bisa menjawab sebab hanya memiliki pandangan daging.
    Sebenarnya, dalam pandangan rohani jawabannya sangat mudah, yaitu Natal. Lewat Natal, Yesus yang adalah Mesias, adalah Tuhan yang lahir menjadi manusia dari keturunan Daud.

    Orang Farisi tidak bisa menjawab, berarti menolak Yesus sebagai Mesias atau Yang Diurapi.
    Orang Farisi = hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang hanya memiliki pandangan jasmani/ pandangan daging, yaitu hanya memandang Yesus sebagai keturunan Daud/ Raja dunia, yang bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani saja. Tetapi mereka tidak memiliki pandangan rohani, yaitu tidak bisa memandang Yesus sebagai Tuhannya Daud/ Raja segala raja/ Mempelai Pria Sorga yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa, yang sedang menyucikan dan menyempurnakan kita menjadi mempelai wanitaNya.

Praktek hanya memiliki pandangan daging adalah beribadah melayani Tuhan, tetapi hanya untuk mencari perkara jasmani. Sehingga mengabaikan perkara rohani, terutama mengabaikan firman pengajaran yang benar.
Gereja Tuhan yang hanya memiliki pandangan jasmani adalah bagaikan sekam, hanya puas dengan perkara jasmani (kulit), tetapi rohaninya kosong. Akibatnya adalah kehidupan yang bagaikan sekam hanya untuk dibakar dan binasa selamanya.

Yesaya 17:12-13
17:12. Wahai! Ributnya banyak bangsa-bangsa, mereka ribut seperti ombak laut menderu! Gaduhnya suku-suku bangsa, mereka gaduh seperti gaduhnya air yang hebat!
17:13.
Suku-suku bangsa gaduh seperti gaduhnya air yang besar; tetapi TUHAN menghardiknya, sehingga mereka lari jauh-jauh, terburu-buru seperti sekam di tempat penumbukan dihembus angin, dan seperti dedak ditiup puting beliung.

Kehidupan Kristen yang bagaikan sekam sama dengan air laut yang bergelombang, yang ditiup angin puting-beliung.

Wahyu 17:1,15
17:1. Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
17:15. Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

Gereja Tuhan yang bagaikan air laut akan diduduki/ dikuasai oleh perempuan Babel.
Prakteknya:
  1. Tidak setia dalam ibadah pelayanan, bahkan tinggalkan ibadah pelayanan.
    Mazmur 137:1-4
    137:1. Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis, apabila kita mengingat Sion.
    137:2. Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita.
    137:3. Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita: "Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!"
    137:4.
    Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing?

    Pohon gandarusa harusnya di tepi sungai air kehidupan, tetapi karena tidak setia, maka ditarik di tepi sungai Babel.
    Pohon gandarusa di tepi sungai Babel menunjuk pada hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang hidup hanya untuk mencari kepentingan-kepentingan dunia/ daging. Akibatnya adalah menggantung kecapi, yaitu tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan.

    Matius 27:3-5
    27:3. Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua,
    27:4. dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!"
    27:5.
    Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.

    Kalau sudah menggantung kecapi, maka pasti berakhir dengan menggantung diri seperti Yudas Iskariot.
    Menggantung diri = menolak korban Kristus. Sebab sudah cukup Yesus seorang diri yang digantung di kayu salib.

    Galatia 3:13
    3:13. Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

    Jika menolak korban Kristus, maka harus menanggung kutukan dosa (letih lesu, beban berat, susah payah) sampai kebinasaan.

  2. Egois, hanya mementingkan diri sendiri.
    Yesaya 14:22-23
    14:22. "Aku akan bangkit melawan mereka," demikianlah firman TUHAN semesta alam, "Aku akan melenyapkan nama Babel dan sisanya, anak cucu dan anak cicitnya," demikianlah firman TUHAN.
    14:23.
    "Aku akan membuat Babel menjadi milik landak dan menjadi air rawa-rawa, dan kota itu akan Kusapu bersih dan Kupunahkan," demikianlah firman TUHAN semesta alam.

    Orang yang egois hanya bagaikan rawa, yaitu hanya menerima air yang masuk tetapi tidak mau mengalirkan. Kehidupan yang hanya menerima berkat, tetapi tidak mau menjadi berkat bagi orang lain, tidak mau memberi dan mengunjungi sesama anggota tubuh Kristus yang membutuhkan, sekalipun sudah digerakkan oleh Tuhan.

    Yehezkiel 47:11
    47:11. Tetapi rawa-rawanya dan paya-payanya tidak menjadi tawar, itu menjadi tempat mengambil garam.

    2 Timotius 3:1-5
    3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. (1)Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan (2)menjadi hamba uang. Mereka akan (3)membual dan (4)menyombongkan diri, mereka akan menjadi (5)pemfitnah, mereka akan (6)berontak terhadap orang tua dan (7)tidak tahu berterima kasih, (8)tidak mempedulikan agama,
    3:3. (9)tidak tahu mengasihi, (10)tidak mau berdamai, (11)suka menjelekkan orang, (12)tidak dapat mengekang diri, (13)garang, (14)tidak suka yang baik,
    3:4. (15)suka mengkhianat, (16)tidak berpikir panjang, (17)berlagak tahu, (18)lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
    3:5.
    Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    Jika ada egois, maka pasti akan ada 17 dosa lainnya.

    Matius 25:41-45,46
    25:41. Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
    25:45. Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.
    25:46.
    Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

  3. Dikuasai roh jahat dan roh najis.
    Wahyu 18:2
    18:2. Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

    Roh jahat adalah cinta akan uang yang mengakibatkan kikir dan serakah.
    Roh najis adalah dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin-mengawinkan (hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan suami-istri sah, kawin campur, kawin cerai).

Ini sudah pernah terjadi di jaman Nuh, sehingga manusia dihukum dengan air bah, dan hanya 8 orang yang selamat.
Di akhir jaman, akan kembali seperti jaman Nuh. Manusia, termasuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan, akan dikuasai lagi oleh Babel, sehingga tidak setia, egois, jahat dan najis. Sehingga dipersiapkan hukuman api dari langit, sampai api neraka selamanya.

Supaya kita selamat bahkan sempurna, sehingga tidak binasa oleh hukuman api, maka kita belajar dari Nuh.
  1. Kita harus menjaga hati nurani.
    Kejadian 6:5-8
    6:5. Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
    6:6. maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
    6:7. Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
    6:8.
    Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

    Pada jaman Nuh, hamba Tuhan/ pelayan Tuhan memiliki hati nurani yang cenderung jahat, sehingga berbuat dosa sampai puncaknya dosa, dan dibinasakan dengan air bah.
    Tetapi Nuh sekeluarga memiliki hati nurani yang baik, masuk bahtera dan selamat dari air bah. Nuh sekeluarga mendapat kasih karunia Tuhan.

    1 Petrus 3:20-21
    3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21.
    Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Sekarang, kita harus masuk baptisan air yang benar. Dalam Tabernakel, berarti masuk Halaman Tabernakel.
    Baptisan air yang benar adalah sesuai kehendak Tuhan, dan kita dibaptis seperti Yesus dibaptis.

    Matius 3:16
    3:16. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Roma 6:4
    6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Kolose 2:12
    2:12. karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

    Baptisan air yang benar adalah kehidupan yang sudah percaya Yesus dan bertobat, mati terhadap dosa, harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, untuk bangkit bersama Yesus dalam hidup baru, maka langit terbuka. Jika Yesus tidak keluar dari kuburan air, maka langit tidak terbuka. Belum dikubur = belum dibaptis.

    1 Petrus 3:20-21
    3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Roma 12:2
    12:2. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Hidup baru = hati nurani yang baik, yang bisa membedakan yang benar dan yang tidak benar, yang baik dan yang jahat. Terutama kita bisa membedakan firman pengajaran yang benar dan yang tidak benar. Kita bisa berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar. Kita bisa hidup benar di mana pun, kapan pun, dalam situasi apa pun.

    Hidup benar = mengalami keselamatan mempelai (yang diselamatkan dari air bah adalah 4 pasang nikah).

    Jika suami-istri, anak, bisa dalam satu baptisan, itu merupakan kasih karunia Tuhan.
    Jika suami-istri, anak, bisa dalam satu firman pengajaran yang benar, itu merupakan kasih karunia Tuhan.

  2. Nuh masuk bahtera yang bertingkat tiga, sama dengan Tabernakel terdiri dari tiga ruangan.
    Kejadian 6:15-16
    6:15. Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.
    6:16.
    Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas.

    Artinya kita harus menjaga ibadah pelayanan yang benar dalam pola Kerajaan Sorga/ Tabernakel.
    Tiga macam alat dalam Ruangan Suci menunjuk pada ketekunan dalam tiga macam ibadah.
    • Pelita Emas = ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus.
    • Meja Roti Sajian = ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus.
    • Mezbah Dupa Emas = ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya.

    Jika satu keluarga bisa satu penggembalaan, itu merupakan kasih karunia Tuhan.

    Dalam kandang penggembalaan, tubuh jiwa roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga tidak bisa dijamah oleh setan tritunggal. Tubuh jiwa roh kita disucikan oleh Allah Tritunggal. Kita bisa hidup suci dan diangkat menjadi imam dan raja.

    Keluaran 29:1
    29:1. "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

    Imamat 21:12
    21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Imam-imam tidak boleh keluar dari Ruangan Suci, harus bertekun dalam tiga macam ibadah pokok. Sehingga kita makin disucikan dan makin diurapi oleh Roh Kudus. Maka kita akan semakin setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Jika kita menjadi imam yang setia, suci, dan berkobar, maka kita dikhususkan menjadi biji mata Tuhan sendiri.

    Zakharia 2:7-8
    2:7. Ayo, luputkanlah dirimu ke Sion, hai, penduduk Babel!
    2:8.
    Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu--sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya--:

    Jika kita menjadi biji mata Tuhan, maka Babel tidak bisa menjamah. Biji mata akan dilindungi dan dipelihara oleh Tuhan.
    Sehingga kita hidup dalam damai sejahtera, dan ada 8 hal lainnya, menunjuk kesucian mempelai.

    Filipi 4:7-9
    4:7. (1)Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
    4:8. Jadi akhirnya, saudara-saudara, (2)semua yang benar, (3)semua yang mulia, (4)semua yang adil, (5)semua yang suci, (6)semua yang manis, (7)semua yang sedap didengar, (8)semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
    4:9.
    Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

  3. Berusaha untuk selalu hidup dalam genggaman tangan kasih karunia Tuhan.
    Kejadian 7:16
    7:16. Dan yang masuk itu adalah jantan dan betina dari segala yang hidup, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh; lalu TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh.

    1 Petrus 2:19
    2:19. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

    Syarat bisa digenggam dalam tangan kasih karunia Tuhan adalah jika kita rela mengalami percikan darah.
    Di balik percikan darah, ada shekinah glory, kasih karunia Tuhan untuk mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

    Apa yang harus diubahkan?
    Wahyu 21:8
    21:8. Tetapi (1) orang-orang penakut, (2)orang-orang yang tidak percaya, (3)orang-orang keji, (4)orang-orang pembunuh, (5)orang-orang sundal, (6)tukang-tukang sihir, (7)penyembah-penyembah berhala dan semua (8)pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

    Delapan hal yang langsung membawa ke neraka ini yang harus diubahkan. Sampai kita mencapai kesempurnaan mempelai.
    Jika berdusta, maka pasti akan langsung ke neraka. Tidak berdusta artinya:
    • Jujur.
      Jika "ya" katakan "ya", jika "tidak" katakan "tidak". Kita menjadi rumah doa, tersungkur, jujur mengaku.

      Wahyu 1:17
      1:17. Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,

      Rasul Yohanes bisa tersungkur setelah dibuang ke Pulau Patmos. Rasul Yohanes bergumul sampai ada pembukaan firman, dan Tuhan sanggup menolong.

      Markus 5:22
      5:22. datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya

      Yairus tersungkur saat menghadapi sesuatu yang mustahil. Tuhan sanggup menolong.

      Perempuan yang anaknya kerasukan juga tersungkur di hadapan Tuhan. Maka Tuhan sanggup menolong.

      Markus 7:25
      7:25. Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.

      Maria kaum muda menghadapi Lazarus yang mati empat hari. Saat tersungkur, maka Tuhan memperhatikan dan mempedulikan. Ada masa depan yang berhasil dan indah.

    • Tidak lagi salah dalam perkataan.
      Kita hanya berseru "Haleluya" menyambut kedatangan Yesus di awan-awan yang permai.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-27 Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 18-19 Maret 2020
    (Ibadah Kunjungan di Palangkaraya)

  • 31 Maret 2020 - 02 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top