English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 22 April 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di...

Ibadah Raya Malang, 21 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Musa berarti diangkat dari air.
Zipora berarti burung kecil.

Keduanya menunjukkan...

Ibadah Doa Malang, 21 Februari 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat...

Ibadah Raya Malang, 18 Oktober 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat di Laodikia.
Ini...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Mei 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 31
= terdengar bunyi sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan...

Ibadah Raya Surabaya, 03 September 2017 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 13 Juni 2018 (Rabu Malam)
Lukas 2: 8
2:8. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada...

Ibadah Doa Surabaya, 20 Juni 2012 (Rabu Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Agustus 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Maret 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:37-43a
9:37 Pada keesokan harinya ketika mereka...

Ibadah Raya Malang, 19 Juni 2011 (Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK.

Markus 10:13-16
10:13. Lalu orang membawa...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Maret 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 23 Desember 2008 (Selasa Siang)
Keluaran 3:2, malaikat Tuhan menunjuk pada pribadi Tuhan sendiri. Semak duri yang menyala...

Ibadah Doa Malang, 18 November 2014 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Raya Malang, 19 Februari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:57-68 berjudul "SAKSI dan KESAKSIAN".

Ada 2 macam saksi dan kesaksian:
Ayat...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kunjungan di Toraja III, 17 Februari 2016 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang Rajani.
1 Petrus 2:9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Pengertian imam:
  • Seorang yang suci.
  • Seorang yang memangku jabatan pelayanan dari Tuhan.
  • Seorang yang beribadah melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan.

Tugas imam yang pertama adalah bersaksi, memberitakan perbuatan besar dari Dia.
Matius 28:19-20
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Kesaksian kita harus sesuai dengan amanat agung Yesus. Ada dua macam kesaksian yang sesuai dengan amanat agung Yesus:
  1. Bersaksi tentang Injil keselamatan/ firman penginjilan/ susu/ Kabar Baik.
  2. Bersaksi tentang cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus/ firman pengajaran/ makanan keras/ Kabar Mempelai.
Bersaksi tentang Injil keselamatan/ Kabar Baik merupakan kegerakan Roh Kudus hujan awal, sama dengan kegerakan dalam firman penginjilan untuk menyelamatkan orang berdosa lewat baptisan air.

1 Raja-raja 7:23-26
7:23 Kemudian dibuatnyalah "laut" tuangan yang sepuluh hasta dari tepi ke tepi, bundar keliling, lima hasta tingginya, dan yang dapat dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya.
7:24 Dan di bawah tepinya ada gambar buah labu yang mengelilinginya sama sekali, sepuluh dalam sehasta, merangkum "laut" itu berkeliling; labu itu dua jajar, dituang setuangan dengan bejana itu.
7:25 "Laut" itu menumpang di atas dua belas lembu, tiga menghadap ke utara dan tiga menghadap ke barat, tiga menghadap ke selatan dan tiga menghadap ke timur; "laut" itu menumpang di atasnya, sedang segala buntut lembu itu menuju ke dalam.
7:26 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat dua ribu bat air.


Di Tabernakel, terdapat Kolam Pembasuhan, yang menunjuk pada baptisan air.
Di jaman Salomo, Kolam Pembasuhan menjadi laut tuangan, sekarang juga menunjuk pada baptisan air.
Laut tuangan dipikul oleh 12 lembu, sama dengan 12 rasul hujan awal memikul kesaksian atau memberitakan Injil keselamatan, sama dengan memberitakan baptisan air.

Arahnya adalah empat mata angin, sama dengan keempat penjuru dunia.

Kisah Rasul 1:8
1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Arah firman penginjilan adalah dari Yerusalem, ke Yudea, ke Samaria, negara-negara barat ke negara-negara timur, sampai ke ujung bumi, yaitu Papua.

Wahyu 21:13
21:13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.

Dua belas lembu dibagi empat, yaitu tiga lembu menghadap timur, tiga lembu menghadap utara, tiga lembu menghadap selatan, tiga lembu menghadap barat.
Jadi, baptisan air adalah undangan untuk kita bisa masuk Yerusalem Baru.

1 Raja-raja 7:26
7:26 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat dua ribu bat air.

Laut tuangan memuat dua ribu bat air.
Angka 2000 artinya masa berlakunya baptisan air adalah 2000 tahun, yaitu dari kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali. Jika Tuhan belum datang kembali saat ini, itu adalah perpanjangan sabar Tuhan.

2 Petrus 3:9-10
3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.


Perpanjangan sabar Tuhan adalah:
  1. Tuhan belum datang kembali kedua kali bukan karena kelalaian, tetapi suatu kesabaran untuk memberi waktu bagi kita.
  2. Tuhan masih memberi perpanjangan umur bagi kita untuk bisa bertobat dan masuk baptisan air. Sehingga kita bisa selamat dan masuk hidup kekal.
Jangan menunda waktu! Menunda waktu sama dengan mengeraskan hati, sama dengan mempersempit kesempatan untuk selamat, sampai tidak ada lagi kesempatan untuk selamat.

Matius 11:11
11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.

Tuhan mengutus Yohanes Pembaptis, manusia terbesar, untuk melakukan baptisan air. Ini berarti baptisan air mempunyai arti yang sangat penting. Mengapa demikian?
  1. Sebab lewat babtisan air kita melarikan diri dari murka yang akan datang (kiamat) dan neraka.
    Matius 3:7-8
    3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
    3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

    1 Petrus 3:20-21
    3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Dulu, bahtera Nuh menyelamatkan Nuh sekeluarga. Hanya satu bahtera Nuh yang menyelamatkan, yang lain tidak.
    Sekarang, baptisan air yang benar menyelamatkan kita dari kiamat dan neraka.

  2. Baptisan air yang benar membawa kita masuk Kerajaan Surga yang kekal.
    Yohanes 3:3-5
    3:3 Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
    3:4 Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"
    3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

    Baptisan air tidak bisa diterima dengan pengetahuan atau logika sebab bersifat jasmani. Tetapi baptisan air harus diterima dengan iman sebagai wahyu/ ilham dari Tuhan. Iman lebih tinggi dari logika, sehingga jika iman bisa menerima, maka logika juga bisa menerima.

    Syarat masuk baptisan air yang benar adalah bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.
    Roma 6:2,4
    6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
    6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Pelaksanaan baptisan air yang benar adalah harus sesuai dengan Alkitab, seperti Yesus dibaptis demikian pula kita harus dibaptis.

    Matius 3:16
    3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Pelaksanaan baptisan air yang benar adalah:
    1. Kehidupan yang sudah mati terhadap dosa harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, untuk bangkit bersama Yesus dalam hidup baru.
      Ada hubungan antara Yesus keluar dari air dengan langit terbuka. Kalau kita dibaptis bersama Yesus dalam baptisan air yang benar, maka langit juga akan terbuka sehingga kita menerima hidup baru, hidup Surgawi.

      Ada dua kesalahan dalam baptisan air:
      • Menguburkan orang yang belum mati terhadap dosa, dengan tujuan supaya menjadi anggota gereja. Akibatnya adalah justru memberontak.
      • Sudah mati terhadap dosa tetapi tidak dikuburkan. Akibatnya adalah tambah busuk.

    2. Dibaptis dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus.
      Matius 28:19
      28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    Jadi, kehidupan yang sudah bertobat dan mati terhadap dosa harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, untuk keluar dari air bersama Yesus dan menerima langit terbuka, yaitu hidup baru atau hidup Surgawi.

    1 Raja-raja 7:25
    7:25 "Laut" itu menumpang di atas dua belas lembu, tiga menghadap ke utara dan tiga menghadap ke barat, tiga menghadap ke selatan dan tiga menghadap ke timur; "laut" itu menumpang di atasnya, sedang segala buntut lembu itu menuju ke dalam.

    Praktek hidup baru adalah:
    1. Seperti buntut lembu menuju ke dalam, artinya hal-hal masa lalu tidak kelihatan lagi. Contohnya adalah Saulus menjadi Paulus.
      Filipi 3:13-14
      3:13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
      3:14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

      Rasul Paulus menanggalkan hidup lama, artinya menanggalkan dosa-dosa.
      Wahyu 21:8
      21:8 Tetapi orang-orang (1)penakut, orang-orang yang (2)tidak percaya, orang-orang (3)keji, orang-orang (4)pembunuh, orang-orang (5)sundal, (6)tukang-tukang sihir, (7)penyembah-penyembah berhala dan semua (8)pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

      Penakut artinya takut akan sesuatu di dunia sampai tidak takut akan Tuhan. Kalau penakut, maka pasti pendusta. Kalau ada dusta, berarti masih ada tujuh dosa yang lain.

      Rasul Paulus juga menanggalkan semua kebanggaan-kebanggaan dunia. Semuanya dianggap sampah.

      Kalau menyimpan 8 dosa ini, pasti akan tenggelam dalam lautan api dan belerang. Tetapi kalau mau menenggelamkan 8 dosa dalam baptisan air, maka kita akan selamat seperti 8 anggota keluarga Nuh.

      Kalau masih menyimpan dosa dan kebanggaan, maka tidak akan bisa berlari cepat di dalam perlombaan rohani.

    2. Tampil seperti bunga bakung, artinya hidup dalam ketulusan hati dan kejujuran. Jika "ya" katakan "ya", jika "tidak" katakan "tidak".
      1 Raja-raja 7:26
      7:26 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat dua ribu bat air.

      Kita harus jujur dalam hal pengajaran yang benar, pelayanan atau tahbisan yang benar, penyembahan yang benar, nikah yang benar, keuangan yang benar. Kalau bisa jujur dalam 5 hal ini, maka akan bisa jujur dalam segala hal.

      Kidung Agung 2:16
      2:16 Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

      Bunga bakung dikaitkan dengan penggembalaan. Artinya kita harus tergembala. Dalam Tabernakel menunjuk pada Ruangan Suci. Di dalamnya terdapat 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
      • Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya dan fellowship, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam karunia-karuniaNya. Fellowship merupakan tempat persemaian yang paling subur untuk karunia-karunia Roh Kudus.
      • Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran dan korban Kristus.
      • Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya.
      Dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal sehingga tidak bisa dijamah oleh setan.

      Penggembalaan adalah tempat memantapkan kebenaran, kesucian, dan ketulusan hati. Bunga bakung hidup di air rawa, tetapi tetap putih saat berbunga. Tetapi di luar penggembalaan, pasti akan tercemar.

      Yohanes 21:15-17
      21:15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
      21:16 Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
      21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.

      Tiga kali pertanyaan Yesus menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah.
      • Pertanyaan pertama: Apakah engkau mengasihi Aku dengan kasih Agape (kasih Allah)?
        Petrus menjawab: Aku mengasihi dengan kasih Fileo (kasih sesama).
      • Pertanyaan kedua: Apakah engkau mengasihi Aku dengan kasih Agape (kasih Allah)?
        Petrus menjawab: Aku mengasihi dengan kasih Fileo (kasih sesama).
      • Pertanyaan ketiga: Apakah engkau mengasihi Aku dengan kasih Fileo (kasih sesama)?
        Petrus menjadi sedih sebab dia tidak punya kasih.

      Di luar penggembalaan, kasih menjadi dingin seperti hujan es. Hanya di dalam penggembalaan, kita mengalami kasih Tuhan bagaikan matahari terik yang tidak pernah berubah dari dulu, sekarang, sampai selamanya. Kasih Tuhan tetap menyinari kita semua.
      Hasilnya:
      • Matahari kasih Allah menarik bunga bakung untuk selalu tegak mengembang dan berwarna putih. Artinya kasih Allah menolong kita untuk tetap mempertahankan warna putih, yaitu kebenaran, kesucian, dan ketulusan hati, sekalipun harus berkorban nyawa.

        Yohanes 21:18-19
        21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
        21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."

        Sekalipun harus berkorban nyawa, kita harus tetap mempertahankan warna putih. Kita juga harus mempertahankan jubah putih, yaitu jabatan pelayanan, sampai garis akhir.

      • Matahari kasih Allah mendorong kita untuk mengulurkan tangan kepada Tuhan.
        Petrus dua kali mengulurkan tangan. Yang pertama adalah mengulurkan tangan karena minta tolong. Tetapi ini harus ditingkatkan sampai mengulurkan tangan karena mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu.

        1 Petrus 5:5-6
        5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
        5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

        Kita mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu dan taat dengar-dengaran. Maka tangan Tuhan akan meninggikan kita pada waktuNya. Semua menjadi berhasil dan indah pada waktuNya. Semua disucikan dan diubahkan sampai sempurna saat kedatangan Yesus kedua kali. Sampai nama kita tertulis di Yerusalem Baru.

        Wahyu 21:14
        21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top