Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 14 terkena pada tujuh percikan darah di depan Tabut Perjanjian. Ini menunjuk pada sengsara daging gereja Tuhan bersama dengan Yesus, yang merupakan penyucian terakhir bagi gereja Tuhan untuk mencapai kualitas tidak bercela, kesempurnaan.

Wahyu 14 terbagi menjadi tiga bagian:
  1. Ayat 1-5 = pengikutan gereja Tuhan terhadap Yesus sebagai Anak Domba Allah (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 15 Agustus 2021sampai Ibadah Doa Malang, 14 Oktober 2021).

  2. Ayat 6-13 = pemberitahuan tentang penghakiman (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 17 Oktober 2021).

  3. Ayat 14-20 = penuaian di bumi.

Sebelum hukuman datang, Tuhan memberitahukan lebih dulu. Ini adalah kemurahan Tuhan sejak dulu. Tinggal kita bersiap atau tidak.

ad. 2.
Wahyu 14:6-7
14:6. Dan aku melihat seorang malaikat lainterbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekaluntuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,
14:7. dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena
telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."

Malaikat pertama memberitakan dua hal:
  1. Injil yang kekal untuk mempersiapkan kita masuk dalam kekekalan (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 17 Oktober 2021sampai Ibadah Doa Malang, 21 Oktober 2021).

    Injil yang kekal terdiri dari Injil keselamatan/ Kabar Baik dan cahaya Injil tetang kemuliaan Kristus/ Kabar Mempelai, untuk membawa manusia berdosa dalam kebenaran, keselamatan, kesucian, dan kesempurnaan, bahkan masuk hidup kekal di dalam kerajaan Sorga selamanya.

  2. Penghukuman Allah bagi manusia yang menolak Injil yang kekal --'telah tiba saat penghakiman-Nya'--(diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 24 Oktober 2021sampai Ibadah Doa Malang, 28 Oktober 2021).

Sekarang kita bicara tentang penghakiman.
Dalam Wahyu 14: 6-13 ada tiga macam penghakiman (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 24 Oktober 2021):
  1. Ayat 6-7 = malaikat pertama memberitakan penghakiman bagi kehidupan yang menolak Injil yang kekal sehingga melawan Tuhan, memilukan Tuhan, dan tidak menyembah Tuhan (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 24 Oktober 2021sampai Ibadah Doa Malang, 28 Oktober 2021).

  2. Ayat 8 = malaikat kedua memberitakan penghukuman atas Babel/ gereja palsu (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 31 Oktober 2021).

  3. Ayat 9 = malaikat ketiga memberitakan penghukuman bagi kehidupan yang menyembah Antikris.

ad. 3.
Wahyu 14:9-11
14:9.Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
14:10.maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
14:11.Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya."

Malaikat ketiga memberitakan tentang penghukuman bagi kehidupan yang menyembah Antikris dan menerima tanda pada dahi dan tangannya.

Siapa Antikris?
2 Yohanes 1:7-8
1:7.Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.
1:8.Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.

Antikris adalah pelayan Tuhan yang tidak mengaku, bahwa Yesus telah lahir sebagai manusia daging.

Jadi, pelayan Tuhan yang menyembah Antikris adalah pelayan Tuhan yang tidak mengaku, bahwa Yesus telah datang sebagai manusia daging.
Artinya:
  1. Tidak mengaku Yesus sebagai Juru Selamat yang mengampuni dan menyelematkan manusia berdosa.
    Matius 1:20-21
    1:20.Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
    1:21.Ia akan melahirkan anak laki-lakidan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nyadari dosa mereka."

    Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa, semua manusia di dunia telah berbuat dosa.
    Segala yang hebat di dunia tidak bisa menyelamatkan manusia berdosa, malah mendorong manusia berbuat dosa.
    Manusia di dunia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri, apalagi orang lain.

    Jalan keluarnya adalah Allah harus lahir menjadi manusia yang tidak berdosa di dalam pribadi Yesus. Yesus harus mati di kayu salib, sehingga darah-Nya bisa mengampuni dan menyelamatkan manusia berdosa.
    Jadi, Yesus adalah satu-satunya Juru Selamat lewat korban-Nya di kayu salib.

    Orang yang menyembah Antikris tidak mengakui ini.

    Kisah Rasul 2:36-40
    2:36.Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
    2:37.Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
    2:38.Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlahdan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptisdalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerimakarunia Roh Kudus.
    2:39.Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu(bangsa Israel)dan bagi orang yang masih jauh(bangsa kafir), yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
    2:40.Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."

    Proses menerima keselamatan:
    • 'tahu dengan pasti'= percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya Juru Selamat.
    • Bertobat, mati terhadap dosa.
    • Baptisan air dan baptisan Roh Kudus, lahir baru dari air dan Roh, sehingga kita menjadi anak-anak Allah yang hidup dalam kebenaran, dan kita selamat. Kita mendapatkan hidup sorgawi.
    Praktik sehari-hari menyembah Antikris:
    • Tidak mau percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya Juru Selamat.
    • Tidak mau sampai tidak bisa bertobat.
    • Tidak mau masuk baptisan air yang benar, sehingga tidak bisa mengalami baptisan Roh Kudus melainkan tetap manusia daging yang berdosa.

    Kolose 2:12
    2:12.karena dengan Dia kamu dikuburkandalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkanjuga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

    Matius 3:16-17
    3:16.Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari airdan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
    3:17. lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

    Jika menyembah Antikris, yaitu tidak mau dikuburkan dalam air seperti Yesus, maka akibatnya adalah tidak akan bisa keluar dari air seperti Yesus, sehingga langit tidak terbuka dan Roh Kudus tidak turun. Ia tidak mengalami lahir baru, dan tidak diakui sebagai anak Allah (tanpa urapan Roh Kudus). Ia tetap anak manusia daging, berarti tetap manusia daging yang berbuat dosa, tidak mau mengaku dosa, tidak mau bahkan tidak bisa bertobat seperti setan.
    Inilah kehidupan yang menyembah Antikris untuk dibinasakan.

    Roma 2:5
    2:5. Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.

    Wahyu 9:20
    9:20.Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobatdari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,

    2 Petrus 3:9
    3:9.Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

    Tuhan panjang sabar terhadap manusia berdosa, yaitu:
    • Kita masih diberi panjang umur.
    • Tuhan belum datang kedua kali.

    Ini merupakan kesempatan dan kemurahan Tuhan untuk kita mengaku dan menyembah, bahwa Yesus adalah Juruselamat.
    Praktiknya adalah bertobat dan hidup dalam kebenaran.

  1. Tidak mengaku Yesus sebagai Imam Besar yang berbelas kasih dan yang setia kepada Allah.
    Ibrani 2:16-17
    2:16.Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.
    2:17.Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besaryang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

    Yesus menjadi Imam Besar mengadakan pelayanan pendamaian untuk mendamaikan manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia.
    Yesus sebagai Imam Besar adalah Kepala dari imam-imam dan raja-raja.

    Praktik sehari-hari menyembah Antikris:
    • Tidak mau berdamai = tidak mau mengaku dosa jika berbuat dosa, malah menyalahkan Tuhan dan orang benar, serta tidak mau mengampuni dan melupakan dosa orang lain.
      Ini sama dengan mempertahankan dosa sendiri dan orang lain.

      Akibatnya adalah:
      1. Hati tidak damai, iri hati, benci, dendam, permusuhan, sampai perpisahan.
      2. Letih lesu, beban berat, dan susah payah.

    • Tidak mau menjadi imam-imam dan raja-raja, tidak mau beribadah melayani Tuhan atau menjadi imam dan raja yang tidak setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
      Mengapa terjadi demikian? Karena bebannya terlalu berat. Selama dosa belum diperdamaikan, tidak akan bisa melayani atau sudah melayani tetapi berhenti di tengah jalan.

      Karena itu kalau sudah melayani, jangan buang pelayanannya, tetapi buang dosanya.

      Akibat tidak mau melayani atau tidak setia dalam pelayanan adalah:
      1. Menjadi hamba Tuhan yang jahat dan malas, sehingga merusak tubuh Kristus dan membangun tubuh Babel.
        Matius 25:26,30
        25:26.Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
        25:30.Dan campakkanlah hamba yang tidak bergunaitu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

      2. Dicampakkan dalam kegelapan yang paling gelap, binasa selamnanya.

    Yang benar adalah kita menghargai Yesus sebagai Juru Selamat lewat percaya, bertobat, baptisan air dan Roh.
    Kemudian, kita melayani Dia. Pelayanan dimulai dari rumah tangga, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

    2 Korintus 5:18-21
    5:18. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
    5:19. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
    5:20. Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.
    5:21. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

    Menyembah Yesus sebagai Imam Besar artinya kita harus mengalami pelayanan pendamaian, yaitu kita saling mengaku dan mengampuni, sehingga kita memiliki hati damai sejahtera. Hidup menjadi enak dan ringan, sehingga kita dipercaya pelayanan pendamaian. Kita diangkat menjadi imam dan raja yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Sebenarnya, yang layak menjadi imam dan raja adalah orang Israel asli.
    Keluaran 19:6
    19:6.Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

    Secara keturunan, bangsa kafir tidak bisa menjadi imam dan raja.
    1 Petrus 2:9-10
    2:9.Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
    2:10.kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

    'bukan umat Allah'= bangsa kafir.
    Tetapi Tuhan membuka kemurahan dan kesempatan bagi bagsa kafir yang seharga korban Kristus, sehingga kita bisa menjadi imam dan raja.
    Jadi, kalau bangsa kafir bisa menjadi imam dan raja, itu merupakan kemurahan dan kepercayaan Tuhan yang seharga korban Kristus.

    Oleh sebab itu, kita harus menjaga kemurahan dan kepercayaan Tuhan kepada kita lewat:
    • Menjaga hati tetap damai.
    • Kalau belum menerima jabatan pelayanan, mohon kepada Tuhan supaya bisa melayani Tuhan.
    • Jangan lalai dalam pelayanan tetapi tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.

    Inilah kehidupan yang bisa dipercaya oleh Tuhan.
    Jaga hati dan kepercayaan Tuhan. Kalau sudah bisa dipercaya, maka kita bisa mempercayakan diri kepada Tuhan, dan Dia mempercayakan diri kepada kita, sehingga kita bisa tertolong pada waktuNya.

    Ibrani 2:18
    2:18.Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

    Kita tidak sulit untuk hidup di dunia yang semakin sulit.
    Tetapi kalau kita tidak menghargai kepercayaan Tuhan, kita akan mempersulit diri sendiri sampai tidak tertolong lagi.

    Keluaran 32:30-33
    32:30.Keesokan harinya berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Kamu ini telah berbuat dosa besar, tetapi sekarang aku akan naik menghadap TUHAN, mungkin aku akan dapat mengadakan pendamaiankarena dosamu itu."
    32:31.Lalu kembalilah Musa menghadap TUHAN dan berkata: "Ah, bangsa ini telah berbuat dosa besar, sebab mereka telah membuat allah emas bagi mereka.
    32:32.Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu--dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis."
    32:33.Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku.

    Kalau dipercaya dalam pelayanan, kita bukan hanya ditolong, tetapi juga tangan Imam Besar sedang menuliskan nama kita dalam kitab kehidupan.
    Oleh sebab itu, kita harus tekun dalam kandang penggembalaan dan mendengar suara gembala, supaya nama kita selesai ditulis dalam kitab kehidupan.

  2. Tidak mengaku Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga.
    Efesus 5:31-32
    5:31.Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
    5:32.Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

    Mengapa Yesus menjadi manusia daging? Yesus menjadi manusia daging yang tidak berdosa supaya kita manusia daging yang berdosa bisa menjadi manusia yang sempurna seperti Yesus, itulah mempelai wanita Sorga. Sehingga kita bisa masuk perjamuan kawin Anak Domba, nikah rohani antara Kristus dengan sidang jemaat di awan-awan yang permai.
    Oleh karena itu, jangan sembarangan dalam menikah.

    Hubungan nikah rohani dengan Yesus sebagai Kepala terjadi lewat dua hal:
    • Doa penyembahan yang benar, hubungan Kepala dengan tubuh adalah leher.
      Praktik sehari-hari menyembah Antikris adalah tidak mau menyembah Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga dengan suara "Haleluya".

      Wahyu 19:6-7
      19:6.Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya!Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7.Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

      Mari, apa pun keadaan kita, kita tetap menyembah Tuhan, dan Tuhan akan mengingat kita.

      Lukas 23:40-42

      23:40.Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
      23:41.Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
      23:42.Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."

      Penjahat mau bertobat, berdamai, dan menyembah, sehingga Tuhan mengingat dia.
      Menyembah = mengingat Yesus, menyerah sepenuh kepada Dia, menempatkan Dia sebagai kepala.

    • Perjamuan suci.
      Yohanes 6:56
      6:56.Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

      Oleh karena itu, sebelum menerima perjamuan suci kita harus menguji diri lewat firman, supaya kita dilayakkan menerima perjamuan suci. Kalau ada dosa, harus diakui. Kalau ada fitnah, harus diampuni.

      Perjamuan suci adalah saat di mana Tuhan mengingat kita. Tuhan mengulurkan tangan kasih-Nya. Tuhan memperhatikan, mempedulikan, dan bergumul bagi kita. Jangan ragu sedikit pun.

    Hasilnya adalah:
    • Tuhan mengulurkan tangan kasih-Nya untuk meyelamatkan kita dari kebinasaan.
      Efesus 5:23
      5:23.karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.

      Dia mengampuni segala dosa kita, sehingga kita bisa bertobat dan hidup benar.
      Malam ini apa pun keadaan kita, mari berseru kepada Tuhan.
      Tuhan menyelamatkan kita dari celaka marabahaya, menyembuhkan dari penyakit dan ancaman maut lainnya.
      Masalah mustahil jadi tidak mustahil.

    • Tangan kasih Tuhan sanggup untuk merawat dan mengasuh kita.
      Efesus 5:28-29
      5:28.Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.
      5:29.Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat,

      Tuhan melindungi dan memelihara kita dengan hati-hati di tengah ketidakberdayaan kita dan kesulitan dunia. Tuhan rela mati di kayu salib. Dia tidak pernah berpaling. Oleh sebab itu, jangan berpaling dari kasih Yesus.

      Tuhan memelihara dan melindungi kita sampai masa Antikris berkuasa di bumi. Tuhan menghangatkan, membahagiakan kita, sehingga kita bisa bersaksi. Tuhan bisa melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan.

    • Tangan kasih Tuhan diulurkan untuk memandikan kita.
      Efesus 5:25-27
      5:25.Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
      5:26.untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
      5:27. supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya
      jemaat kudus dan tidak bercela.

      Memandikan sama dengan menyucikan dan mengubahkan kita mulai dari lemah lembut, pendiam, dan penurut. Ini adalah perhiasan mempelai.

      Lemah lembut = kemampuan untuk menerima firman yang keras.
      Pendiam = banyak mengoreksi diri.
      Penurut = taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

      Lewat penundukan, maka pintu Sorga terbuka, berarti pintu di dunia juga terbuka.
      Jika Yesus datang kembali kedua kali, kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya di awan-awan yang permai. Pintu perjamuan kawin dibuka, pintu Firdaus dan Yerusalem baru juga terbuka bagi kita.

Apa kehancuran dan kejatuhan kita malam ini? Tuhan menerima semuanya. Dia tidak pernah berpaling.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Natal di Mojoagung, 13 Desember 2017 (Rabu Sore)
    ... Aku adalah Alfa dan Omega Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. terjemahan lama . Maka firman-Nya kepadaku Sudahlah genap Aku inilah Alif dan Ya yaitu Yang awal dan Yang akhir. Kepada orang yang dahaga kelak Aku akan memberi minum ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Mei 2021 (Sabtu Sore)
    ... apa yang sudah pernah terjadi di zaman Nuh dan Lot--yang akan terjadi lagi di akhir zaman. Kita sudah belajar apa yang terjadi pada ZAMAN NUH diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja Mei terutama kehancuran nikah dan buah nikah. Malam ini kita belajar apa yang terjadi pada ZAMAN LOT. Ada tiga hal yang terjadi ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 09 Juni 2018 (Sabtu Sore)
    ... tidak akan bisa mencari sorga tidak setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. Tidak bisa hidup dalam kebenaran tetapi selalu berbuat dosa--jahat dan malas. Di sekolah kuatir nilainya jelek lalu menyontek. Cacat cela rohani--bungkuk secara rohani. Amsal . Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia. Kita tahu di alkitab ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Juli 2010 (Sabtu Sore)
    ... Markus Dan Ia membawa Petrus Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar Yesus mengajak tiga orang murid pilihan untuk berdoa di Getsemani. Sekalipun sudah menjadi murid pilihan mereka masih memiliki kelemahan yaitu tidur rohani tidak berjaga tidak berdoa tidak mau disucikan. Akibatnya Markus - Salah seorang dari mereka yang ada ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja, 01 Desember 2012 (Sabtu Sore)
    ... untuk membenarkan kita sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran sama dengan selamat dan tidak binasa. Lukas - Sehabis hari-hari perayaan itu ketika mereka berjalan pulang tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya. Karena mereka menyangka bahwa Ia ada di antara orang-orang seperjalanan mereka berjalanlah mereka sehari perjalanan jauhnya lalu ...
  • Ibadah Doa Malam Session II Malang, 29 Agustus 2012 (Rabu Dini Hari)
    ... Menghadapi maut secara langsung. Menghadapi sengsara tanpa dosa percikan darah. Lazarus mati dan dikubur hari artinya Tidak ada pengharapan lagi tidak ada masa depan. Nikah dan buah nikah yang hancur. Kebusukan dosa puncaknya dosa yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan. Kemustahilan. Kebinasaan di neraka. Kalau Tuhan ijinkan ujian percikan darah ini terjadi itu supaya kita bisa mengalami ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 02 Januari 2013 (Rabu Sore)
    ... itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini. PENYEBARAN KEGELAPAN penyebaran kesaksian palsu berita palsu ajaran palsu yang menolak kematian dan kebangkitan Yesus MENOLAK SALIB YESUS. Penyebaran kegelapan ini didorong oleh dua kekuatan besar yaitu Kekuatan mammon uang roh jual ...
  • Ibadah Persekutuan di Swiss, 29 Juni 2011 (Rabu Sore)
    ... Sebab semua manusia di dunia ini sudah berbuat dosa dan tidak ada kekuatan atau pribadi manapun yang bisa menyelesaikan dosa. Setelah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa dan dibuang ke dunia manusia bukan menjadi baik tetapi justru bertambah-tambah dalam dosa. Di dunia ini tidak ada kekuatan apapun kepandaian kedudukan kekayaan yang bisa ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 29 Agustus 2010 (Minggu Sore)
    ... itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah Ini terimalah kepunyaan tuan . Maka jawab tuannya itu Hai kamu hamba yang jahat dan malas jadi kamu sudah tahu bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak ...
  • Ibadah Doa Malang, 17 Oktober 2019 (Kamis Sore)
    ... . Muka sama seperti matahari. Wajah Yesus seperti matahari untuk menyinari kita supaya menjadi sama mulia sempurna seperti Yesus. Yesus menyinarkan sinar matahari dari wajahNya kepada kita lewat dua hal KorbanNya di kayu salib. Yesaya - Sesungguhnya hamba-Ku akan berhasil ia akan ditinggikan disanjung dan dimuliakan. Seperti banyak orang akan tertegun ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.