Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Matius 26:12
26:12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

Matius 26 secara keseluruhan menunjuk pada buli-buli emas berisi manna, itulah kehidupan yang mengalami keubahan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

Matius 26:1-5 adalah berita tentang Paskah.
Matius 26:6-13 adalah persiapan Paskah, yaitu persiapan penyembelihan Yesus sebagai Anak Domba Paskah di kayu salib.

Keluaran 12:3-6
12:3 Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga.
12:4 Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang.
12:5 Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.
12:6 Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.

Dalam Perjanjian Lama, persiapan Paskah adalah domba dikurung 4 hari.

2 Petrus 3:8
3:8. Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

1 hari = 1000 tahun.
Persiapan Yesus menjadi korban Kristus adalah selama 4000 tahun.
Selama 4000 tahun ini (jaman Adam sampai Abraham 2000 tahun, jaman Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali 2000 tahun), korban Kristus masih merupakan bayangan dalam wujud korban binatang.

Dilihat dari manusianya, pada jaman Adam sampai Abraham, manusia sudah mati tanpa hukum Allah (saat itu hanya ada larangan, tetapi sudah dilanggar. Pada jaman Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali, manusia yang sudah mati itu menjadi busuk karena melanggar hukum Allah.

Jadi, selama 4000 tahun ini manusia menjadi mati dan busuk dalam dosa. Kalau dibiarkan, manusia akan berulat dan binasa di neraka, seperti buli-buli tanah liat yang hancur lebur.

Oleh sebab itu, tepat 4000 tahun setelah Adam dan Hawa berbuat dosa, maka Yesus datang ke dunia untuk mati di kayu salib sebagai Anak Domba Paskah, untuk melakukan 2 hal:
  1. Menebus dan menyelamatkan manusia yang sudah mati dan busuk dalam dosa, supaya tidak binasa = memulihkan buli-buli tanah liat yang sudah hancur.

  2. Mencurahkan Roh Kudus, supaya buli-buli tanah liat tidak hancur lagi.
    Yohanes 16:7
    16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

    Jadi, kehidupan kita HARUS diisi/diurapi/dipenuhi dengan Roh Kudus.
Matius 26:7-12
26:7 datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.
26:8 Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?
26:9 Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin."
26:10 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
26:11 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
26:12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

Kehidupan yang diisi Roh Kudus = perempuan yang mencurahkan minyak ke atas kepala/tubuh Yesus, untuk penguburan.
Mencurahkan minyak = pelayanan.
Kepala/tubuh Yesus = tubuh Kristus.
Penguburan = waktu terakhir.

Jadi, kehidupan yang diisi Roh Kudus adalah kehidupan yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang terakhir, tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Tuhan.

Roma 15:16
15:16 yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

Roh Kudus menyucikan bangsa Kafir supaya berkenan kepada Tuhan. Kalau bangsa Kafir tidak disucikan, maka ia bagaikan binatang haram yang tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan.

Apa yang harus disucikan? Terutama yang harus disucikan adalah tabiat bangsa Kafir yang seperti anjing dan babi,yaitu mengulang-ulang dosa sampai puncaknya dosa.

Matius 6:31-33
6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Bangsa Kafir juga harus disucikan dari tabiat kuatir,kuatir akan hidup sehari-hari, kuatir akan masa depan. Kalau kuatir, akibatnya adalah tidak taat dan tidak bisa hidup benar.

Efesus 4:11-12
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudusbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Kalau kita sudah disucikan,maka mau tidak mau, Tuhan akan memperlengkapi kita dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus,untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

Jika kita melayani dalam kesucian dan dalam jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus, maka ada tangan Tuhandalam sidang jemaat.

Praktik pelayanan pembangunan tubuh Kristus adalah PERSEKUTUAN YANG BENAR.
Persekutuan ini dimulai dari dalam nikah, lanjut dalam penggembalaan, sampai antar penggembalaan.

Persekutuan tubuh Kristus yang benar digambarkan dalam 2 hal:
  1. Persekutuan carang dengan carang yang melekat pada pokok anggur yang benar.
  2. Anak-anak ayam yang berada di bawah naungan sayap induknya.
    Lukas 13:34
    13:34 Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kaliAku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

Yang harus diperhatikan dalam persekutuan tubuh Kristus yang benar adalah POKOK dan INDUK (hanya ada satu pokok dan hanya ada satu induk), itulah Tuhan Yesus, firman pengajaran yang benar.

Istilah 'berkali-kali' menunjukkan bahwa persekutuan tubuh Kristus yang benar merupakan kerinduan dan kehendak Tuhanbagi gereja Tuhan, supaya Tuhan bisa memberikan naungan sayapNya.

Sementara Tuhan menawarkan masuk persekutuan tubuh Kristus yang benar, tetapi banyak sikap 'tidak mau'. Ini karena:
  1. Gereja Tuhan lupa diri bahwa posisinya hanya seperti anak ayam yang tak berdaya, praktiknya:
    • merasa mampu (kaya, pandai, kuat), 
    • merasa benar, 
    • merasa dipakai oleh Tuhan.

    Wahyu 3:16-17
    3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
    3:17 Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,

    Penyakit 'merasa' ini keadaannya seperti jemaat Laodikia yang suam-suam. Tidak panas = tidak berkobar-kobar, dan tidak dingin = tidak ada damai sejahtera. Suam-suam = tidak berubah hidupnya, tetap mempertahankan dosa. Kehidupan semacam ini seperti muntah, hidup dalam kejijikan dan kenajisan.

  2. Gereja Tuhan tidak lagi memerlukan naungan Tuhan sebagai kebutuhan pokok, tetapi mencari keinginan-keinginan daging sehingga tidak lagi mengutamakan Tuhan.
    Akibatnya adalah:
    • Stres, ketakutan, kekuatiran, tidak ada ketenangan dalam hidup. Kehidupan itu akan menjadi mati rohani.
      Lukas 21:25-26
      21:25 "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
      21:26 Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

    • Hidup dalam puncaknya kejahatan dan kenajisan (rumah yang kosong dimasuki tujuh setan).
      Lukas 13:35

      13:35 Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!"

Jadi, kita harus mengikuti kerinduan dan kehendak Tuhan, yaitu masuk persekutuan yang benar.

Tetapi untuk masuk persekutuan tubuh Kristus yang benar ada halangannya:
  1. Halangan dari luar.
    Lukas 13:31-32
    13:31. Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau."
    13:32 Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai.

    Serigala menunjuk pada roh jahat, yaitu keinginan akan uang. Praktiknya adalah kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (mengambil milik Tuhan dan milik orang lain).

    Burung menunjuk pada roh najis, yaitu:
    • Dosa-dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan).
    • Segala sesuatu yang menghalangi kita dalam pemberitaan firman, sehingga kita tidak mengerti firman, tidak percaya firman, firman tidak bertumbuh.

  2. Halangan dari dalam.
    Lukas 13:34
    13:34 Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

    Yesaya 2:3
    2:3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

    Yerusalem menunjuk pada hamba Tuhan yang tadinya menerima pengajaran yang benar, tetapi kemudian keras hati, yaitu mempertahankan dosa, mempertahankan kejahatan dan kenajisan. Akibatnya adalah tergelincir dari firman pengajaran yang benar, menyimpang dari pengajaran yang benar, sehingga menjadi salah arah. 
Apapun halangan dan rintangan yang kita hadapi, kita harus tetap dalam persekutuan yang benar!

Kalau tetap berada dalam persekutuan yang benar, maka kita akan mengalami naungan sayap:
  1. Naungan sayap induk ayam bagi anak-anaknya, artinya:
    • Kasih dan kebaikan Tuhan sanggup untuk memelihara kita yang tidak berdaya di tengah dunia yang sulit.
    • Kasih dan kebaikan Tuhan sanggup melindungi kita dari dosa-dosa akhir jaman.
    • Kasih dan kebaikan Tuhan menghangatkan kita di tengah dunia yang sudah dingin.

  2. Naungan sayap merpati.
    Mazmur 55:7-9
    55:7 Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang,
    55:8 bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela
    55:9 Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai."

    Naungan sayap merpati akan menerbangkan kita saat kita menghadap badai dan angin ribut di lautan dunia, sehingga kita mengalami ketenangan dan kedamaian. Kasih dan kebaikan Tuhan sanggu menyelesaikan segala masalah kita, sampai yang mustahil sekalipun.

  3. Naungan sayap burung nasar.
    Wahyu 12:14
    12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Sayap burung nasar untuk:
    • Menyingkirkan kita ke padang gurun yang jauh dari mata antikris, 3.5 tahun lamanya. 
    • Mengangkat kita ke awan-awan yang permai saat Yesus datang kembali kedua kali, masuk Pesta Nikah Anak Domba, masuk Firdaus, sampai masuk tahta Kerajaan Sorga.

    Wahyu 4:6,8
    4:6 Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.
    4:8. Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam,sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."

    Empat makhluk ini menunjuk pada Henokh, Musa, Elia, dan Yesus. Inilah kehidupan yang mengalami pekerjaan sayap sampai di tahta Tuhan. Baik yang mati maupun yang hidup sampai Tuhan datang, harus mengalami pekerjaan enam sayap ini, supaya bisa terangkat sampai di tahta Yerusalem Baru.

Yesaya 40:29-31
40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Menjelang kedatangan Yesus kedua kali, banyak sayap yang terkulai, yaitu jatuh dalam dosa, bosan, letih lesu, beban berat, putus asa, kecewa, sampai meninggalkan ibadah pelayanan. Keadaan yang seperti ini akan tertinggal saat Yesus datang kedua kali, bagaikan buli-buli yang hancur.

1 Raja-raja 19:1-2,4-8
19:1. Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang,
19:2 maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: "Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu."
19:4 Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku."
19:5 Sesudah itu ia berbaring dan tidur di bawah pohon arar itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya: "Bangunlah, makanlah!"
19:6 Ketika ia melihat sekitarnya, maka pada sebelah kepalanya ada roti bakar, dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan dan minum, kemudian berbaring pula.
19:7 Tetapi malaikat TUHAN datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia serta berkata: "Bangunlah, makanlah!Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu."
19:8 Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.

Sayap yang sudah terkulai perlu diberi makan dua kali, yang menunjuk pada firman pengajaran yang benar dan Perjamuan Suci. Musa pernah putus asa, Elia juga pernah putus asa. Lewat firman pengajaran yang benar dan Perjamuan Suci, ada kekuatan baru untuk terus menantikan Tuhan sampai kedatangan Tuhan kedua kali.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 06 Februari 2020 (Kamis Sore)
    ... tirai terobek kita mencapai kesempurnaan. Ada dua hal yang diukur oleh firman penggembalaan Bait Suci Allah. Mezbah dan mereka yang sembahyang di dalamnya mezbah dupa emas . Ad. Bait Suci Allah. Bait Allah adalah kehidupan kita. Ibrani tetapi Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya dan rumah-Nya ialah kita jika kita sampai kepada akhirnya teguh ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 13 Agustus 2014 (Rabu Sore)
    ... Surga tidak bisa dirubah sedikit saja kalau dirubah sedikit saja tidak bisa membuka kerajaan Surga'. Baru beliau mengerti. Inilah pentingnya puasa yaitu supaya lebih yakin sampai bisa praktik dan Firman mendarah daging dalam hidup kita. Kekurangan kita dalam pengajaran Tabernakel adalah kurang puasa. Kalau Musa tidak berpuasa ia juga tidak ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Juli 2017 (Kamis Sore)
    ... setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya. Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas kaubuatlah itu dari emas tempaan pada kedua ujung tutup pendamaian itu. Buatlah satu kerub pada ujung sebelah sini dan satu kerub pada ujung sebelah sana seiras dengan tutup pendamaian itu kamu buatlah kerub itu di ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 04 September 2011 (Minggu Sore)
    ... juga. ay. Petrus menolak Firman nubuat 'aku sekali-kali tidak' dan 'aku takkan menyangkal Engkau' tidak mau disucikan dan diubahkan oleh Firman nubuat tetap mempertahankan manusia darah daging seperti Yudas sehingga ia menyangkal Tuhan. Kalau menyangkal Tuhan kehidupan itu akan disangkal juga oleh Yesus di depan Bapa sehingga kehidupan itu seperti buli-buli tanah ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 04 Oktober 2019 (Jumat Sore)
    ... matahari supaya kita juga bersinar bagaikan matahari diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya September sampai Ibadah Doa Surabaya September . Kakinya bagaikan tiang api diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya September . Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Oktober 2013 (Senin Sore)
    ... dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan Baiklah baca ini maka ia akan menjawab Aku tidak dapat sebab kitab itu termeterai . dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan Baiklah baca ini ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Oktober 2014 (Kamis Sore)
    ... seekor kuda putih dan Ia yang menungganginya bernama Yang Setia dan Yang Benar Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun kecuali Ia sendiri. Menampilkan Yesus yang datang kembali kedua ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Mei 2021 (Selasa Sore)
    ... itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak Heran terhadap kematian kebangkitan dan kemuliaan Yesus Kristus heran terhadap pengajaran Yesus firman pengajaran yang benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua yang berkuasa untuk menyucikan dan membaharui sampai sempurna seperti Yesus untuk layak ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Desember 2018 (Rabu Sore)
    ... perbuatan--lahir. Cap artinya Angka enam pertama tubuhnya daging hanya mengikuti hawa nafsu daging. Angka enam kedua jiwanya daging pikirannya daging. Ini yang tidak boleh. Angka enam ketiga rohnya daging. Kalau manusia dicap ia akan menjadi manusia darah daging TANPA PIKIRAN DAN PERASAAN--tanpa hati-- sama dengan binatang buas. Inilah model dari manusia daging ...
  • Ibadah Doa Puasa Session III (Doa Penyembahan) Malang, 06 Januari 2009 (Selasa Sore)
    ... . Kuasa kemuliaan di atas gunung kuasa kemuliaan dalam doa penyembahan. Yang diajak naik untuk berdoa menyembah di atas gunung hanya murid dari antara murid. Ini ajaran bahwa tidak semua doa penyembahan berkenan pada Tuhan tidak semua ibadah pelayanan berkenan kepada Tuhan. Di sini hanya persen. Hanya doa penyembahan dan ibadah pelayanan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.