English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 20 Februari 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu
Pembicara: Pdm. Gideon

Matius 26: 69-75
PETRUS MENYANGKAL YESUS.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Petrus menyangkal...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 September 2014 (Kamis Sore)
Siaran tunda Ibadah Kunjungan di Tentena-Poso.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus...

Ibadah Raya Surabaya, 29 Januari 2012 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran I Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya

Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus...

Ibadah Raya Malang, 11 Oktober 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:32-35 menunjuk pada NUBUAT TENTANG POHON ARA (bangsa Israel).

Pohon ara...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Mei 2018 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Kunjungan di Melaka

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Doa Surabaya, 28 September 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 31 Agustus 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:10-11
5:10 demikian juga Yakobus dan Yohanes,...

Ibadah Raya Malang, 10 Februari 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Desember 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 36-44
Kita harus senantiasa berjaga-jaga.
ay. 43-44= berjaga-jaga dikaitkan dengan pencuri datang.

Ibadah Raya Malang, 18 Februari 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangNya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7 dalam Tabernakel menunjuk suatu alat yaitu Buli-Buli...

Ibadah Persekutuan di Ciawi II, 18 November 2009 (Rabu Pagi)
Tema: Wahyu 21:5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"

Pada mulanya Tuhan sudah menciptakan manusia yang sama...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Februari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Ayat 29, terjadi kegoncangan...

Ibadah Raya Malang, 24 September 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:7-8

Ibadah Raya Malang, 19 Agustus 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan...

Ibadah Pembukaan Lempin-El Angkatan Khusus, 23 September 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta.

Matius 25:14
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Maret 2017 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: 30

Kejadian 41:46
41:46 Yusuf berumur tiga puluh tahun ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir itu. Maka pergilah Yusuf dari depan Firaun, lalu dikelilinginya seluruh tanah Mesir.

Amos 8:11-14
8:11 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.
8:12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.
8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;
8:14 mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."


Kelaparan yang terjadi di jaman Yusuf dinubuatkan kembali oleh nabi Amos untuk keadaan akhir jaman. Di akhir jaman akan terjadi kelaparan akan firman Allah. Tandanya:
  1. Tidak puas, selalu bersungut-sungut.
  2. Rebah, jatuh dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.
  3. Tidak bangkit-bangkit lagi, sama dengan binasa untuk selamanya. Sebab sudah tidak ada lagi pemberitaan firman Allah.
Wahyu 1:3
1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.


Wahyu 22:7
22:7 "Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"

Oleh sebab itu, kita harus menggunakan waktu yang singkat untuk:
  1. Membaca Alkitab, sebab suatu waktu tidak ada lagi kesempatan untuk membaca firman.
  2. Mendengar pemberitaan firman, sebab suatu waktu tidak ada lagi kesempatan untuk mendengar firman.
  3. Menuruti/ mempraktekkan firman pengajaran yang benar.
Jika sudah tidak ada pemberitaan firman Allah, saat itulah orang berdosa tidak bisa bertobat, sama dengan binasa selamanya.
Selama kita masih bisa membaca, mendengar, dan menuruti pemberitaan firman pengajaran yang benar, maka kita masih bisa ditolong apa pun keadaan kita.

Mengapa terjadi kelaparan rohani akan firman pengajaran yang benar?
Amos 8:5
8:5 dan berpikir: "Bilakah bulan baru berlalu, supaya kita boleh menjual gandum dan bilakah hari Sabat berlalu, supaya kita boleh menawarkan terigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal, berbuat curang dengan neraca palsu,

Sebab memiliki neraca palsu, yaitu membesarkan syikal dan mengecilkan efa.
Membesarkan syikal artinya timbangan untuk perkara jasmani dibesarkan.
Mengecilkan efa artinya timbangan untuk gandum/ firman Allah dikecilkan.

Praktek memiliki neraca palsu:
  1. Sikap hidup yang salah, yaitu mengutamakan perkara jasmani, mengandalkan perkara jasmani, bergantung pada perkara jasmani, sehingga mengecilkan bahkan mengorbankan perkara rohani/ firman pengajaran yang benar. Mungkin mendapat perkara yang jasmani, tetapi akan tetap lapar rohani bahkan kehilangan segala-galanya.
    Dalam Perjanjian Lama, Esau menukar hak sulung dengan sepiring kacang merah, dan akibatnya kehilangan segala-galanya.
    Dalam Perjanjian Baru, Yudas menjual Yesus demi 30 keping perak, dan akibatnya binasa selamanya.

  2. Sikap ibadah yang salah, yaitu ibadah yang hanya mengutamakan atau menggembar-gemborkan perkara jasmani dan hiburan jasmani, sehingga tidak mengutamakan bahkan mengabaikan firman pengajaran yang benar.
    2 Timotius 3:1-5
    3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2 Manusia akan (1)mencintai dirinya sendiri dan (2)menjadi hamba uang. Mereka akan (3)membual dan (4)menyombongkan diri, mereka akan menjadi (5)pemfitnah, mereka akan (6)berontak terhadap orang tua dan (7)tidak tahu berterima kasih, (8)tidak mempedulikan agama,
    3:3 (9)tidak tahu mengasihi, (10)tidak mau berdamai, (11)suka menjelekkan orang, (12)tidak dapat mengekang diri, (13)garang, (14)tidak suka yang baik,
    3:4 (15)suka mengkhianat, (16)tidak berpikir panjang, (17)berlagak tahu, (18)lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
    3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    Sehingga tidak mengalami keubahan hidup, tidak puas, lapar rohani, tetap mempertahankan manusia daging dengan 18 sifat tabiat daging. Sehingga dicap 666 oleh antikris.

Jadi, kita harus memiliki timbangan yang benar, yaitu harus seimbang antara perkara jasmani dan rohani. Bahkan, di akhir jaman harus lebih berat pada perkara rohani. Kita harus membesarkan efa dan mengecilkan syikal. Kita mengutamakan perkara rohani lebih dari perkara jasmani, sehingga kita tidak masuk dalam kelaparan rohani.

Kisah Rasul 20:7-12
20:7 Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.
20:8 Di ruang atas, di mana kami berkumpul, dinyalakan banyak lampu.
20:9 Seorang muda bernama Eutikhus duduk di jendela. Karena Paulus amat lama berbicara, orang muda itu tidak dapat menahan kantuknya. Akhirnya ia tertidur lelap dan jatuh dari tingkat ketiga ke bawah. Ketika ia diangkat orang, ia sudah mati.
20:10 Tetapi Paulus turun ke bawah. Ia merebahkan diri ke atas orang muda itu, mendekapnya, dan berkata: "Jangan ribut, sebab ia masih hidup."
20:11 Setelah kembali di ruang atas, Paulus memecah-mecahkan roti lalu makan; habis makan masih lama lagi ia berbicara, sampai fajar menyingsing. Kemudian ia berangkat.
20:12 Sementara itu mereka mengantarkan orang muda itu hidup ke rumahnya, dan mereka semua merasa sangat terhibur.

Eutikus menunjuk pada kaum muda, yaitu kehidupan yang kuat kedudukannya, kekayaannya, rohaninya. Tetapi hati-hati, jangan sombong, sebab juga bisa jatuh.

Eutikus mendengar firman Allah yang disampaikan oleh rasul Paulus. Rasul Paulus mengajarkan pemberitaan firman Allah ada dua bagian:
  1. Injil keselamatan/ firman penginjilan/ Kabar Baik/ susu, yaitu injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali ke dunia untuk menyelamatkan manusia berdosa.
    Efesus 1:13
    1:13 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

  2. Cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus/ firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua/ Kabar Mempelai/ makanan keras.
    2 Korintus 4:3-4
    4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.


    Yaitu Injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Sorga, di awan-awan yang permai, untuk:
    • Menyucikan orang-orang yang sudah selamat sampai menjadi sempurna dan sama mulia dengan Yesus. Kita menjadi mempelai wanita Sorga.
    • Membangunkan kerohanian sidang jemaat, sehingga sidang jemaat tetap dalam suasana kebangunan rohani, selalu berjaga-jaga supaya bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Kita tidak ketinggalan dan tidak binasa.

2 Tesalonika 2:15
2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

Pemberitaan firman selain secara lisan juga bisa secara tertulis, lanjut lewat kaset, VCD, DVD, dan internet.

Eutikus mempunyai sikap yang salah dalam mendengar firman pengajaran yang benar yang disampaikan rasul Paulus secara lisan. Eutikus duduk di jendela, artinya mengecilkan pemberitaan firman pengajaran yang benar dan membesarkan perkara jasmani. Buktinya adalah Eutikus jatuh ke luar, lebih berat pada perkara jasmani.

Jika kaum muda tidak mantap dalam penggembalaan, seperti duduk di jendela, maka itu sama dengan membuang masa muda yang indah. Bagi hamba Tuhan, jika tidak mantap dalam penggembalaan, itu sama dengan membuang masa pelayanan yang indah.

Tanda duduk di jendela atau tidak mantap:
  1. Mengantuk atau lemah imannya, sehingga bosan mendengar firman, tidak ada gairah dalam perkara rohani.
    Kisah Rasul 20:9
    20:9 Seorang muda bernama Eutikhus duduk di jendela. Karena Paulus amat lama berbicara, orang muda itu tidak dapat menahan kantuknya. Akhirnya ia tertidur lelap dan jatuh dari tingkat ketiga ke bawah. Ketika ia diangkat orang, ia sudah mati.

  2. Tidur, non aktif, tidak setia lagi dalam ibadah pelayanan, tidak mau beribadah melayani, sampai tidak bisa beribadah melayani.

  3. Jatuh dari lantai tiga, artinya jatuh dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa.

  4. Mati, artinya gagal total, masa depan suram. Secara rohani, artinya menikmati dosa, tidak pernah menyesal saat berbuat dosa.

Eutikus mendengar firman langsung dari Paulus secara lisan. Tetapi karena hatinya sombong, maka ia jatuh dari lantai tiga ke bawah.

Kisah Rasul 5:12-15
5:12 Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat.
5:13 Orang-orang lain tidak ada yang berani menggabungkan diri kepada mereka. Namun mereka sangat dihormati orang banyak.
5:14 Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan,
5:15 bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka.

Jika karena keadaan tidak bisa mendengar secara lisan langsung, maka melalui tulisan, internet, dll, juga kuasanya sama. Penggembalaan adalah masalah hati, tidak bisa dipaksakan oleh apa pun juga.

Kisah Rasul 20:10
20:10 Tetapi Paulus turun ke bawah. Ia merebahkan diri ke atas orang muda itu, mendekapnya, dan berkata: "Jangan ribut, sebab ia masih hidup."

Hamba Tuhan harus berusaha memberitakan seluruh bobot firman dalam urapan Roh Kudus, serta berusaha mempraktekkan firman sehingga firman mendarah-daging. Maka seluruh firman akan menjadi dekapan tangan Gembala Agung bagi jemaat.
Setelah mantap dalam firman, kita juga berbaring, yaitu menikmati firman penggembalaan. Kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, maka Tuhan juga akan mengulurkan tangan untuk memeluk hidup kita. Yang mati menjadi hidup, yang gagal menjadi berhasil, yang mustahil menjadi tidak mustahil, yang tidak ada menjadi ada. Jika Tuhan datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia. Kita menyatu dengan Tuhan selama-lamanya dan masuk Yerusalem Baru selamanya.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top