English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Juni 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 Maret 2011 (Kamis Sore)
TEMA: PANGGILAN DAN PILIHAN TUHAN

Lukas 6:12-16
6:12. Pada waktu itu pergilah Yesus...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Januari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu (ay....

Ibadah Doa Malang, 20 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30 " Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke-2x "
Terjadi badai maut yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Maret 2019 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Sesi III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Raya Surabaya, 27 April 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Juni 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 20 Juli 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Surabaya, 19 November 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menanti kedatangan Yesus kedua kali,...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Juli 2016 (Rabu Malam)
Markus 5: 25-29, 33
5:25 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
5:26...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 20 November 2013 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 25 Juni 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan, biarlah kiranya berkat kasih karunia dan damai sejahtera...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Januari 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding Matius 6: 9-10
"Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 Februari 2010 (Selasa Pagi)
Permulaan umur hidup rohani kita adalah saat kita terlepas dari dosa. Kalau tidak mau terlepas...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 06 Mei 2012 (Minggu Sore)

Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan, sampai menyempurnakan sidang jemaat.

7x percikan di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus (mulai diterangkan dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok.
  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati.
  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus.
  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan.
  7. ay. 62-66=kubur Yesus dijaga.
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang kedua: YESUS DI HADAPAN PILATUS.

ay. 11-14= Yesus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dan tuduhan-tuduhan (sudah dipelajari).
ay. 15-26= Yesus menghadapi ketidakadilan.

Matius 27: 23-26
27:23. Katanya: "Tetapi
kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?" Namun mereka makin keras berteriak: "Ia harus disalibkan!"
27:24. Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah
sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: "Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!"
27:25. Dan seluruh rakyat itu menjawab: "
Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!"
27:26. Lalu
ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.

'kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?'= Pilatus mengakui bahwa Yesus tidak bersalah. Tetapi, Pilatus membebaskan Barabas yang bersalah.
Artinya: Pilatus tidak memihak Yesus yang benar dan memihak Barabas yang bersalah, sebab ia takut terjadi kekacauan yang besar dan untuk memuaskan hati orang banyak.

Cerita ini adalah cerita nubuat yang PASTI terjadi lagi di akhir jaman, yaitu: banyak pelayan Tuhan/anak-anak Tuhan seperti Pilatus, artinya: melayani, tetapi tidak memihak Tuhan, tetapi memihak 'sesuatu' di dunia.
'sesuatu' di dunia, bisa berupa keluarga, kekayaan, kedudukan, dll.

Galatia 1: 6-10
1:6. Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7. yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
1:8. Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu,
terkutuklah dia.
1:9. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
1:10. Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah?
Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

'mengikuti suatu injil lain'= tidak memihak Tuhan.

Praktik melayani tetapi tidak memihak Tuhan:
  1. 'mencoba berkenan kepada manusia'= menjadi HAMBA MANUSIA.
    Artinya:
    melayani, tetapi hanya untuk memuaskan manusia=

    • tidak taat pada pengajaran yang benar. Melayani hanya untuk menyenangkan manusia.

    • melayani dengan ajaran palsu.
      Markus 19: 10-12
      10:10. Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.
      10:11. Lalu kata-Nya kepada mereka: "Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.
      10:12. Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain,
      ia berbuat zinah."

      Ajaran Parisi mengijinkan kawin cerai, padahal itu merupakan perzinahan, sebab orang Parisi ingin menyenangkan manusia (ajaran tentang kawin mengawinkan).

      2 Timotius 2: 17-18
      2:17. Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,
      2:18. yang telah menyimpang dari kebenaran dengan
      mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang.

      = ajaran palsu lainnya yang juga disukai, yaitu ajaran yang menolak salib.

  2. Lukas 16: 14
    16:14. Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.

    Praktik kedua: menjadi HAMBA UANG.
    Artinya: melayani, tetapi hanya untuk mendapatkan perkara-perkara jasmani.

    Akibatnya: kehilangan kuasa kebangkitan dan ditelan maut untuk selama-lamanya.

    1 Korintus 15: 19
    15:19. Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

    'paling malang dari segala manusia'= lebih malang daripada kehidupan yang tidak percaya Yesus.

    Sebab itu, kita harus hati-hati! Malam ini, kita di koreksi, menjadi hamba siapakah kita?

  3. menjadi HAMBA DOSA.
    Artinya: melayani, tetapi berbuat dosa dan malah mempertahankan dosa, tidak ada lagi penyesalan saat berbuat dosa.

    Akibatnya: masuk dalam maut untuk selama-lamanya.

    Yohanes 8: 34
    8:34. Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
Kesimpulan:
Jika melayani tanpa memihak Tuhan, melainkan memihak manusia, uang dan dosa, maka terjadi penyembahan berhala. Katanya melayani, padahal ia sedang menyembah berhala. Dan ini merupakan kebinasaan.

Keluaran 32: 25-27
32:25. Ketika Musa melihat, bahwa bangsa itu seperti kuda terlepas dari kandang--sebab Harun telah melepaskannya, sampai menjadi buah cemooh bagi lawan mereka--
32:26. maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta berkata: "
Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!" Lalu berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi.
32:27. Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing
mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan tetangganya."

'bangsa itu seperti kuda terlepas dari kandang'= akibat tidak memihak Tuhan.

'Siapa yang memihak kepada TUHAN'= ibadah yang benar adalah kita HARUS MEMIHAK TUHAN, bukan memihak manusia.

Pada saat Musa bertanya, yang maju adalah suku Lewi.
Artinya: hamba Tuhan/pelayan Tuhan melayani dengan memihak Tuhan.

Memihak Tuhan= menyandang pedang. Artinya:
  • berpegang teguh pada Firman pengajaran benar apapun resikonya,
  • taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar.

Kalau tidak ada pengajaran benar, kehidupan itu sama seperti kuda terlepas dari kandang (hawa nafsu daging yang besar), bukan lagi seperti domba.

Kalau menggunakan Firman pengajaran benar, memang kelihatannya sadis (seperti suku Lewi yang disuruh menebas tetangganya dan keluarganya), tetapi kita memihak Tuhan.

Sebagian besar suku yang lain, tidak punya pedang, malah anting-antingnya dilepas (tidak dengar-dengaran).

Keluaran 32: 3-4, 6, 25
32:3. Lalu seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun.
32:4. Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: "Hai Israel,
inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!"
32:6. Dan keesokan harinya pagi-pagi maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, sesudah itu duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.
32:25. Ketika Musa melihat, bahwa bangsa itu
seperti kuda terlepas dari kandang--sebab Harun telah melepaskannya, sampai menjadi buah cemooh bagi lawan mereka--

= suku yang lain, melayani tetapi tanpa pengajaran benar dan tidak dengar-dengaran. Akibatnya: liar seperti kuda terlepas dari kandang= hidup dalam hawa nafsu daging sampai penyembahan berhala dan masuk dalam puncaknya dosa.
Tetapi saat itu, mereka malah mengatakan bahwa mereka menyembah Allah. Inilah gambaran kehidupan yang dibutakan oleh ajaran lain.

Hari-hari ini, biarlah kita memihak Tuhan seperti suku Lewi!

Keluaran 32: 28
32:28. Bani Lewi melakukan seperti yang dikatakan Musa dan pada hari itu tewaslah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu.

= suatu perpisahan, sampai puncaknya nanti adalah perpisahan antara suami dan istri (2 orang di tempat tidur, 1 diangkat, 1 ketinggalan, karena 1 orang memihak Tuhan dan 1 orang tidak memihak Tuhan).

Kalau melayani dengan memihak Tuhan, hasilnya:
  1. mengalami pemisahan untuk selama-lamanya dengan dunia,
  2. kita mengalami penyucian sampai mendapat angka 3000.

    '3000'= ruangan suci (panjang: 20, lebar: 10, tinggi: 10), sehingga volumenya: 2000 hasta) ditambah ruangan maha suci (panjang: 10, lebar: 10, tinggi: 10, sehingga volumnya: 1000 hasta).
    Artinya: kita masuk dalam ruangan suci dan ruangan maha suci.

    Kisah Rasul 2: 41-42
    2:41. Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
    2:42. Mereka
    bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

    = ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok (masuk ruangan suci).
    Kalau memihak Tuhan, kita pasti masuk dalam penggembalaan, tidak liar seperti kuda terlepas dari kandang.

    Dalam penggembalaan, kita benar-benar ditudungi oleh Tuhan (seperti ruangan suci yang ditudungi dengan 4 lapis tudung). Kita benar-benar hidup dalam pelukan Tangan Gembala Agung.

    Masuk ruangan maha suci= kita dipelihara dan dipeluk oleh Gembala Agung sampai mencapai kesempurnaan ('takkan kekurangan aku').

    Kita harus hati-hati, sebab ada '3000' yang lain, yaitu di kuil Dagon (pemberhalaan, tetapi dibilang kerajaan Surga, sama seperti lembu emas yang disebut sebagai Allah).

    Hakim-hakim 16: 25-27, 29
    16:25. Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: "Panggillah Simson untuk melawak bagi kita." Simson dipanggil dari penjara, lalu ia melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di antara tiang-tiang.
    16:26. Berkatalah Simson kepada anak yang menuntun dia: "Lepaskan aku dan biarkanlah aku meraba-raba tiang-tiang penyangga rumah ini, supaya aku dapat bersandar padanya."
    16:27. Adapun gedung itu penuh dengan laki-laki dan perempuan; segala raja kota orang Filistin ada di sana, dan di atas sotoh ada kira-kira
    tiga ribu orang laki-laki dan perempuan, yang menonton lawak Simson itu.
    16:29. Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya.


    = ibadah pelayanan tanpa pengajaran yang benar (dalam bentuk lawakan, dongeng, dsb).
    Ini juga punya 2 tiang (menyaingi 2 tiang pada bait Allah Salomo), yaitu tiang kemakmuran dan tiang hiburan, sehingga tidak ada penyucian yang terjadi.

    Akibatnya: 3000 orang mati.

    Kalau menyandang pedang (memihak Tuhan), kita berada di bait Allah Salomo dengan 2 tiang yang kokoh.

    1 Raja-raja 7: 21
    7:21. Kemudian tiang-tiang itu didirikannya dekat balai ruang besar. Ketika ia mendirikan tiang kanan, ia menamainya Yakhin; ketika ia mendirikan tiang kiri, ia menamainya Boas.

    'tiang yakhin'= Tuhan akan meneguhkan.
    'tiang Boas'= dalam Tuhan ada kekuatan.

    Jadi, 2 tiang ini adalah kuat teguh hati. Kita tidak roboh sampai masuk ruangan suci, bahkan masuk ruangan maha suci (kesempurnaan mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali).
Roma 8: 31-37
8:31. Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
8:32. Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak
mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?
8:33. Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?
8:34. Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang
malah menjadi Pembela bagi kita?
8:35. Siapakah yang akan memisahkan kita
dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
8:36. Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai
domba-domba sembelihan."
8:37. Tetapi dalam semuanya itu kita
lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

JIKA KITA MEMIHAK TUHAN, TUHAN JUGA ADA DI PIHAK KITA. Dan tidak ada yang bisa membendung kita, bahkan kita mengalami kasih Allah yang sangat kita butuhkan, sebab posisi kita hanya seperti domba sembelihan yang hanya 1 langkah jaraknya dengan maut.

Hasilnya:
  • ay. 32= 'mengaruniakan segala sesuatu kepada kita'= Tangan kasih Allah sanggup memelihara kebutuhan hidup kita sehari-hari sampai masa depan yang indah dan bahagia, sampai hidup kekal.

  • ay. 34-'malah menjadi Pembela bagi kita'= Tuhan membela dan melindungi kita dari marabahaya sampai hukuman Allah yang akan datang.

  • ay. 35= Tangan kasih Tuhan memberikan kekuatan extra kepada kita, sehingga kita tidak kecewa/putus asa menghdapi apapun juga, tetapi kita tetap setia berkobar-kobar melayani Tuhan sampai garis akhir.

  • ay. 37= 'lebih dari pada orang-orang yang menang'= Tangan kasih Tuhan sanggup memberikan kemenangan kepada kita, sekalipun kita tidak berdaya.

    'lebih dari pemenang'= kita lemah, tetapi bisa menang atas musuh yang lebih kuat.

    Sampai kemenangan terakhir, kita bisa duduk di tahta Surga.

    Wahyu 3: 21
    3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top