English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 21 Desember 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6 : 12-13
6:12...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 08 November 2013 (Jumat Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 5:8
5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya,...

Ibadah Doa Malang, 11 September 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:51-56 adalah tentang mujizat-mujizat yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 Februari 2011 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda ibadah di Jayapura

Ibrani 4:12
4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang jemaat di Laodikia, jemaat yang ketujuh,...

Ibadah Raya Malang, 26 April 2015 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

1 Petrus 1:3
1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Agustus 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 30
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.

ay. 30= semua nyanyian/pujian harus meningkat pada doa...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 17 November 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:36-40
2:36 Lagipula di situ ada...

Ibadah Doa Ucapan Syukur Surabaya, 28 Desember 2009 (Senin Sore)
1 Tesalonika 5: 18
Kita harus mengucap syukur dalam segala hal.

3 hal...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:18-21 tentang...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan V, 28 Oktober 2010 (Kamis Pagi)
Wahyu 19:9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Februari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 penglihatan Yohanes di pulau Patmos.
Wahyu 1:9
1:9 Aku,...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja Surabaya, 22 Desember 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 58-59; perikop: menilai zaman
12:58. Sebab, jikalau engkau...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 16 Desember 2015 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Keluaran 1:14
1:14 dan memahitkan hidup mereka dengan...

Ibadah Raya Malang, 23 Juni 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ......


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 13 November 2011 (Minggu Sore)

Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.
Jika kita tidak bersaksi tentang Tuhan, kita akan menyangkal Tuhan, seperti yang sudah dialami oleh Petrus. Kalau Petrus yang hebat, bisa menyangkal Tuhan, apalagi kita. Sebab itu, kita harus hati-hati! Tetapi, sudah bersaksipun, masih harus hati-hati, karena ada saksi palsu!

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
  1. ay. 59-61= saksi palsu/saksi dusta.
  2. ay. 62-66= saksi yang benar.
Malam ini, kita masih mempelajari SAKSI PALSU/SAKSI DUSTA (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2011).
Matius 26: 59-61
26:59. Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,
26:60. tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak
saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang,
26:61. yang mengatakan: "Orang ini berkata:
Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari."

= saksi palsu dikaitkan dengan Yesus mau merubuhkan bait Allah dan membangunnya lembali dalam 3 hari. Dan ini memang benar.

Yohanes 2: 18-21
2:18. Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?"
2:19. Jawab Yesus kepada mereka: "
Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
2:20. Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
2:21. Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.


Jadi, saksi palsu adalah: hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang mendengar Firman yang benar (Yesus akan merubuhkan bait Allah dan membangunnya kembali dalam 3 hari), tetapi TIDAK melakukannya, sehingga tidak pernah disucikan dan diubahkan oleh kuasa Firman pengajaran yang benar.
Akibatnya: dikuasai oleh roh jual beli (roh antikris= dicap 666).

2 macam roh antikris dalam konteks bait Allah:
  1. roh jual beli= beribadah melayani Tuhan HANYA untuk mencari kepentingan-kepentingan jasmani= rumah Allah dijadikan pasar, artinya:
    • ramai-ramai, tidak tertib dalam ibadah,
    • mencari keuntungan,
    • mencari yang murah-murah= murahan= tanpa tahbisan yang benar.

  2. roh jengkel= roh marah tanpa sebab.
    Matius 21: 15
    21:15. Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: "Hosana bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel,

    Disini, seharusnya kalau terjadi mujizat, malah bahagia, tetapi justru ada yang jengkel.
    Di jaman sekarangpun, kalau ada orang yang dipakai Tuhan, justru ada yang jengkel dan bersungut.
Kita sudah membahas roh jual beli (diterangkan pada Ibadah Doa Surabaya, 09 November 2011).
Malam ini, kita membahas ROH JENGKEL.

Wahyu 12: 17
12:17. Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

Hati-hati! Kalau ada rasa tidak suka, HARUS DICABUT! Kalau tidak, rasa tidak suka akan meningkat jadi jengkel, marah tanpa sebab sampai marah seperti antikris (menganiaya anak-anak Tuhan yang ketinggalan).

'Kesaksian Yesus'= pelita emas.
'Hukum Allah'= meja roti sajian.
Masih kurang 1. Artinya, naga itu memerangi anak Tuhan yang tidak memiliki mezbah dupa emas (tidak mau menyembah Tuhan).
Artinya: orang yang tidak mau/kurang menyembah Tuhan, ia akan dihinggapi oleh roh jengkel (marah tanpa sebab).

Akibat jengkel/marah tanpa sebab:
  1. Matius 21: 15
    21:15. Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: "Hosana bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel,

    Akibat jengkel yang pertama: tidak pernah mengalami mujizat, terutama mujizat secara rohani (keubahan hidup)= tetap manusia darah daging dengan 18 tabiat daging.

    2 Timotius 3: 1-5
    3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. Manusia akan
    mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
    3:3.
    tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
    3:4.
    suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
    3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka
    memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    'lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah' = tidak taat dengar-dengaran yang merupakan pengunci dari manusia darah daging.
    Ini berbeda dengan Yesus yang taat dengar-dengaran sampai mati dikayu salib.

    'kekuatan ibadah'= Firman pengajaran benar yang sanggup menyucikan dan mengubahkan kita.

  2. Matius 21: 15
    21:15. Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: "Hosana bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel,

    'Hosana'= suara penyembahan.
    Akibat jengkel yang kedua: tidak bisa menyembah= menolak penyembahan yang benar, sehingga masuk dalam penyembahan palsu.
    Pengajaran palsu, akan membawa pada penyembahan palsu.
    Pengajaran benar, akan membawa pada penyembahan yang benar.

    Jadi, PENGAJARAN ADALAH KOMANDO KITA.

    Matius 2: 8, 13
    2:8. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
    2:13. Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk
    membunuh Dia."

    Penyembahan Herodes adalah penyembahan dengan kebencian (mengatakn mau menyembah, padahal ia mau membunuh). Ini merupakan penyembahan palsu. Sebab itu, jengkel, kebencian dan iri hati harus dibuang.

    Wahyu 13: 12-15
    13:12. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
    13:13. Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
    13:14. Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.
    13:15. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang,
    yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.

    = penyembahan palsu akan emngarah pada penyembahan antikris.
    ay. 13= kalau kita hanya mencari mujizat-mujizat jasmani, kita akan mengarah pada penyembahan antikris.

    ay. 15= 'yang tidak menyembah'= penyembahan antikris didorong oleh kebencian, paksaan dan mujizat jasmani saja, TANPA keubahan hidup.

    Penyembahan yang benar= didorong oleh Firman Allah dan urapan Roh Kudus, seperti orang majus yang di tuntun oleh Firman dan bintang.

    Tanda penyembahan yang benar (dikaitkan dengan persembahan dari orang majus):
    • ada kemenyan= warna putih= kesucian,
    • ada mur= getah mur= tetesan darah Yesus/darah penebusan (kelepasan dari dosa). Penebusan ini seharga perak.
      Amsal 10: 20
      10:20. Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.

    • ada emas= tabiat Ilahi= taat dengar-dengaran.

    Jadi, penyembah yang benar pasti memiliki kesucian, kebenaran dan tabiat Ilahi (taat dengar-dengaran).

  3. Matius 21: 17
    21:17. Lalu Ia meninggalkan mereka dan pergi ke luar kota ke Betania dan bermalam di situ.

    Akibat jengkel yang ketiga: Yesus meninggalkan kehidupan itu= kehidupan itu menjadi kosong (tanpa Firman, Roh Kudus dan tanpa kasih).
    Kalau rumah sudah dibersihkan, tapi kosong, maka rumah itu akan dimasuki 8 setan (1 setan mengajak 7 roh lain) dan keadaannya lebih buruk dari sebelumnya.

    Matius 12: 43-45
    12:43. "Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.
    12:44. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan
    mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapih teratur.
    12:45. Lalu
    ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini."

    Bahtera Nuh diisi 8 orang dan selamat. Tetapi rumah kosong diisi 8 roh jahat dan binasa.
Kalau mempertahankan roh jengkel, Roh Kudus tidak akan ada dalam kehidupan itu.

Inilah keadaan dari saksi palsu.
Supaya kita bebas dari roh jual beli dan roh jengkel, kita harus menjadi bayi secara rohani.

Matius 21: 16
21:16. lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

= bayi dibela Tuhan dan tidak bisa dijamah antikris.

Proses menjadi bayi secara rohani:
  1. 1 Petrus 2: 1-2
    2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan(1), segala tipu muslihat(2) dan segala macam kemunafikan(3), kedengkian(4) dan fitnah(5).
    2:2. Dan jadilah sama seperti
    bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

    Proses pertama: membuang 5 dosa, yaitu kejahatan, tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian (termasuk marah tanpa sebab/jengkel), dan fitnah. Ini sama dengan mati terhadap dosa (bertobat sampai mencabut akar dosa).

    Kejahatan= akar dosa= dosa bertunas dalam hati.
    Kemunafikan= tunas= dosa berkembang dalam perbuatan.
    Fitnah= buah= dosa berkembang dalam perkataan.

  2. masuk dalam baptisan air yang benar.
    Banyak macam baptisan air, tetapi hanya 1 yang benar, yaitu baptisan menurut Firman Allah dan seperti Yesus dibaptis.

    Pelaksanaannya: kita dibaptis dalam Nama Bapa, Anak Laki-laki dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus dan kita dikuburkan dalam baptisan air, untuk bangkit bersama Yesus dalam hidup yang baru.
    Jadi, 5 dosa harus dibuang dulu sampai akarnya, setelah itu, baru masuk baptisan air.

    Roma 6: 4
    6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Hidup baru= memiliki hati nurani yang baik seperti bayi (jujur dan polos).

    1 Petrus 3: 20-21
    3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan
    untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Kalau hati nurani kita baik, kita tidak akan memiliki kedengkian.
Tanda-tanda bayi:
  1. hatinya jujur dan murni,
  2. mulutnya ingin minum susu yang murni dan rohani.
    1 Petrus 2: 2
    2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

    rindu akan air susu ibu yang murni dan rohani= butuh Firman penggembalaan yang selalu diulang-ulang dan tidak bisa digantikan dengan lainnya.

    Firman penggembalaan yang murni= tertulis dalam Alkitab dan diwahyukan oleh Tuhan (ayat menerangkan ayat).
    Firman penggembalaan yang rohani= disampaikan dalam urapan Roh Kudus (tertib dan teratur).

    Jadi, kalau hati kita polos, kita akan selalu rindu akan Firman penggembalaan dalam urapan Roh Kudus.
    Kalau kita bisa menikmati Firman penggembalaan, kita akan bertumbuh ke arah keselamatan dan kesempurnaan  (kedewasaan rohani; 1 Petrus 2: 2).

    1 Petrus 2: 5
    2:5. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.


    Kita sudah selamat, tapi masih belum sempurna= kita ada di tengah-tengahnya. Artinya: kita menjadi batu hidup (imam-imam darn raja-raja), kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus (mulai dari dalam nikah).
    Sebagai batu hidup, kita hanya hidup dari belas kasih kemurahan Tuhan.

    Pelayanan pembangunan tubuh Kristus= seperti ibu menyusui anak. Contohnya: ibunya Musa.

    Artinya:
    • tidak ada rasa takut dan kuatir, tetapi hanya menyerah sepenuh pada Tuhan,
    • tidak menuntut hak dan hanya melakukan kewajiban. Tetapi, hak kita tidak akan hilang,
    • selalu mengucap syukur.

  3. mulutnya hanya untuk bersaksi dan menyembah Tuhan (percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan).
Kalau hati kita polos, mulut minum susu dan mulut bersaksi serta menyembah Tuhan, posisi kita ada dalam Tangan Tuhan.

Markus 10: 16
10:16. Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

Hasilnya:
  • tidak ada tempat bagi antikris untuk menjamah kita,
  • Tuhan melindungi dan memelihara kita ditengah kesulitan dan ketidak berdayaan,
  • Tangan Tuhan yang menolong dan menyelesaikan semua masalah sampai masalah yang mustahil tepat pada waktunya. Sebesar apapun masalah kita, masalah kita hanya seperti bayi dan ada Tuhan sebagai Ibu yang ajaib. Jangan sampai dibalik, saat ada masalah, justru menganggap Tuhan hanya seperti bayi.

  • Tangan Tuhan memberkati kita sampai berkat kesulungan.
    Berkat kesulungan= hak untuk menikah= menjadi mempelai wanita yang siap untuk masuk dalam pesta nikah Anak Domba.
    Berkat kesulungan= hak waris= kita mewarisi kerajaan Surga.
APAPUN KEADAAN KITA MALAM INI, BIARLAH KITA KEMBALI DALAM GENDONGAN TANGAN TUHAN.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top