English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 18 Februari 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 penglihatan Yohanes di Patmos.

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Januari 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:10
2:10 Jangan takut terhadap apa yang...

Ibadah Persekutuan Kartika Graha Malang III, 20 Agustus 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Oktober 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Juni 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 05 April 2017 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Raya Malang, 05 Juni 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:2
4:2 Segera aku dikuasai oleh...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Februari 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 6-7
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Januari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 12 November 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 11 Juni 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Paskah Kaum Muda Malang, 07 April 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita memperingati Paskah terdiri dari dua bagian:

Memperingati Jumat Agung--kematian Yesus.
Memperingati Paskah--kebangkitan...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Juli 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 November 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ahli Taurat menunjuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan...

Ibadah Raya Malang, 12 Mei 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 terdiri dari 2 bagian...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Maret 2015 (Kamis Sore)

Siaran Tunda Ibadah Kunjungan Tana Toraja.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat rajani atau imam-imam dan raja-raja.
1 Petrus 2:9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Imam adalah seorang yang suci, seorang yang memangku jabatan pelayanan, seorang yang beribadah melayani Tuhan.

Mengapa kita harus menjadi imam, beribadah dan melayani Tuhan?
  1. Sebab ada perbedaan antara orang yang beribadah melayani Tuhan dan yang tidak.
    Maleakhi 3:18; 4:1
    3:18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.
    4:1 Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.

    Sehebat apa pun manusia di dunia, jika tidak beribadah melayani Tuhan, sama dengan jerami, yang tidak berguna dan akan dibakar.

  2. Orang yang beribadah melayani Tuhan mendapat janji yang dobel, baik untuk hidup sekarang sampai hidup kekal.
    1 Timotius 4:8-10
    4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
    4:9 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.
    4:10 Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.

    Kalau kita percaya pada janji Tuhan, maka kita akan berjuang untuk mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari perkara apa pun di bumi.

Markus 1:6
1:6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

Penampilan imam yaitu:
  1. Memakai jubah bulu unta.
  2. Ikat pinggang kulit.
  3. Makanannya belalang dan madu hutan.
Kita mempelajari yang ketiga. Madu hutan rasanya manis, belalang rasanya pahit.
Wahyu 10:8-10
10:8 Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu."
10:9 Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."
10:10 Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.

Secara rohani menunjuk gulungan kitab yang terbuka yang ada di tangan malaikat. Gulungan kitab yang terbuka adalah pembukaan rahasia firman Allah, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab, sama dengan firman pengajaran yang benar, makanan keras. Malaikat menunjuk gembala. Jadi, gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat adalah firman pengajaran benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia, teratur, berkesinambungan, dan diulang-ulang untuk menjadi makanan rohani bagi sidang jemaat, sehingga domba-domba mengalami pertumbuhan rohani sampai kedewasaan rohani, sampai sempurna seperti Yesus.
Tugas domba adalah makan firman penggembalaan yang benar, maka akan mendapatkan segala-galanya, secara jasmani dan rohani. Contohnya: Yakub suka tinggal di kemah (= kandang penggembalaan), meskipun tidak punya hak kesulungan, namun Yakub mendapat segala-galanya. Esau mempunyai hak kesulungan, namun suka berburu, tidak mau tinggal di kemah, sehingga kehilangan segala-galanya.

Ada 2 pengertian rasa manis dan pahit:
  1. Sikap kita saat makan firman penggembalaan.
    Amsal 27:7
    27:7 Orang yang kenyang menginjak-injak madu, tetapi bagi orang yang lapar segala yang pahit dirasakan manis.

    Sikap yang benar adalah makan firman penggembalaan dengan rasa lapar, dengan suatu kebutuhan. Sekalipun firman pengajaran keras, tajam, pahit bagi daging, tetapi manis bagi jiwa kita sehingga kita tidak pernah bosan, mengkritik, atau menolak.
    Makan firman yaitu mendengar firman sampai taat dengar-dengaran, sehingga firman pengajaran yang benar mendarah daging dalam kehidupan kita. Kita mengalami pertumbuhan rohani sampai sempurna.

    Yohanes 15:7
    15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

    Jika firman mendarah daging, tinggal dalam hidup kita, maka kita berdoa sesuai kehendak Tuhan dan doa selalu dijawab oleh Tuhan, kita menjadi rumah doa. Maka hidup kita menjadi manis.

    Amsal 28:9
    28:9 Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian.

    Jika tidak mau mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, maka doanya menjadi kekejian bagi Tuhan, menjadi sarang penyamun. Segala aktivitas rohani, jika tidak berdasarkan firman pengajaran yang benar (pribadi Tuhan), hanya kekejian bagi Tuhan.
    Firman pengajaran yang benar adalah komando dari ibadah pelayanan, persekutuan, dan segala aktivitas rohani.

  2. Pekerjaan firman pengajaran yang benar dalam hidup kita untuk menyucikan kita.
    Wahyu 10:9-10
    10:9 Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."
    10:10 Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.

    Firman penggembalaan diulang-ulang supaya menyucikan kita berulang-ulang dari dosa yang diulang-ulang, sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan. Hanya seorang gembala yang mempunyai karunia dari Tuhan untuk menyampaikan makanan rohani dengan setia, teratur, dan diulang-ulang.

    Ada 2 macam penyucian:
    1. Penyucian perut hati yang pahit.
      Ini ama dengan penyucian hati dan pikiran yang berisi 12 keinginan yang jahat, najis, pahit.

      Markus 7:21-23

      7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, (1)percabulan, (2)pencurian, (3)pembunuhan,
      7:22 (4)perzinahan, (5)keserakahan, (6)kejahatan, (7)kelicikan, (8)hawa nafsu, (9)iri hati, (10)hujat, (11)kesombongan, (12)kebebalan.
      7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

      Maka meja hati kita bisa diisi dengan 12 roti yang disusun menjadi dua susun (6 6), sama dengan hati diisi firman pengajaran yang benar sehingga hidup kita menjadi kenyang, puas dan manis. Sehingga kita tidak mencari kepuasan dunia sampai jatuh dalam dosa.

      Penyucian perut hati yang pahit juga artinya penyucian dari dosa kebenaran diri sendiri.
      Ayub 10:1-2
      10:1 "Aku telah bosan hidup, aku hendak melampiaskan keluhanku, aku hendak berbicara dalam kepahitan jiwaku.
      10:2 Aku akan berkata kepada Allah: Jangan mempersalahkan aku; beritahukanlah aku, mengapa Engkau beperkara dengan aku.

      Ayub 32:1-2

      32:1 Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2 Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,


      Dosa kebenaran diri sendiri yaitu menutupi dosa/ kesalahan dengan pura-pura berbuat baik, dengan menyalahkan orang lain.

      Ayub 42:5-6

      42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      Jika Tuhan menyucikan kita lewat firman pengajaran atau lewat hajaran Tuhan, maksudnya supaya kita terlepas dari kepahitan hidup dan kebinasaan. Jika kita menerima penyucian Tuhan, maka kita bisa duduk dalam debu dan abu seperti Ayub. Kita bisa mengaku hanya debu tanah liat yang banyak kesalahan, mengaku dosa dan mengaku tidak mampu, tidak berdaya apa-apa. Ini merupakan jalan tersingkat untuk ditolong oleh Tuhan. Mata kita hanya memandang kepada Tuhan, bergantung pada belas kasih Tuhan. Maka Tuhan memandang kita dan mengulurkan tangan belas kasihNya untuk memulihkan kita secara jasmani dan rohani. Kita mengalami kemanisan dan kebahagiaan Surga.

    2. Penyucian mulut.
      Wahyu 10:10
      10:10 Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.

      Penyucian mulut supaya menghasilkan perkataan manis yaitu jujur, ya katakan ya, tidak katakan tidak. Jujur mulai soal Tuhan, soal pengajaran yang benar. Jujur dalam mengaku dosa. Sampai jujur dalam segala hal.

      Perkataan manis yaitu bersaksi, menjadi berkat bagi sesama. Kita bersaksi tentang firman penginjilan/ kabar baik untuk membawa orang berdosa supaya diselamatkan. Juga bersaksi tentang firman pengajaran/ Kabar Mempelai untuk membawa orang yang sudah selamat supaya bisa disucikan dan disempurnakan. Kita bersaksi tentang apa yang sudah Tuhan perbuat dalam hidup kita.

      Perkataan manis adalah sampai mulut bisa menyembah Tuhan, menyeru nama Yesus, menyeru "Haleluya".
      Wahyu 19:1, 3-4
      19:1 Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
      19:3 Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
      19:4 Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin, Haleluya."

      Perkataan manis adalah perkataan mempelai wanita Tuhan.
      Kidung Agung 7:9
      7:9 Kata-katamu manis bagaikan anggur!" Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

      Perkataan manis akan menjadi berkat bagi orang lain. Perkataan manis mengalir kepada Yesus yang sedang tidur.
      Matius 8:23-26
      8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya.
      8:24 Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.
      8:25 Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa."
      8:26 Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

      Sehebat apa pun kita di dunia, hanya seperti perahu yang kecil di tengah lautan dunia, dan sekonyong-konyong ditimbus angin dan gelombang. Yang Tuhan tunggu adalah perkataan manis (jujur, bersaksi, dan menyembah Tuhan). Maka sekonyong-konyong Tuhan juga bisa menolong kita, menyelesaikan masalah kita tepat pada waktunya, sampai yang mustahil.
      Petrus yang hampir tenggelam, bisa diangkat oleh Tuhan. Yunus yang sudah tenggelam di perut ikan, bisa ditolong oleh Tuhan.

      Wahyu 19:6-7

      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

      Sampai yang termanis saat Yesus datang kedua kali, kita akan diangkat ke awan-awan yang permai, kita menyembah Tuhan dengan suara "Haleluya". Kita bersama Tuhan selama-lamanya.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top