English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 27 Agustus 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Juni 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Mei 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas pasal 4 dan 5 dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 September 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Januari 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 23 November 2016 (Rabu Malam)
Kita melanjutan dari Ibadah Doa Penyembahan.
Keluaran 22: 1 => dosa pencurian
22:1 "Apabila seseorang mencuri seekor lembu atau seekor domba dan membantainya...

Ibadah Kaum Muda Malang, 08 November 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 18-27 dalam Tabernakel menunjuk pada petinya Tabut Perjanjian. Jadi Tabut Perjanjian...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 April 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 13 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah peringatan kepada Petrus.
Yudas diperingatkan oleh Tuhan, Petrus juga diperingatkan oleh...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Agustus 2016 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Peneguhan dan Pemberkatan Nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas...

Ibadah Doa Malang, 26 April 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Mei 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Mei 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Juli 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:

= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/ tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, bahkan menyempurnakan kita semua.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/ 7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus (sudah diteragnkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).

  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Agustus 2012).

  7. ay. 62-66= kubur Yesus dijaga (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2012).

Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang ketujuh: KUBUR YESUS DIJAGA.

Matius 27: 62-66
27:62. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
27:63. dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa
si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
27:64. Karena itu
perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
27:65. Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
27:66. Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka
memeterai kubur itu dan menjaganya.

= imam-imam kepala dan orang-orang Farisi tidak percaya pada kebangkitan Yesus (menolak kebangkitan Yesus) dan menghalang-halangi kebangkitan Yesus dengan memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesus dengan penjaga-penjaga.

Secara manusia, tidak mungkin terjadi kebangkitan Yesus.

Kemarin, kita sudah mendengarkan bahwa inilah percikan darah yang menyucikan segala sesuatu yang sudah diluar jangkauan akal manusia (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 02 September 2012).

Malam ini, kita maju selangkah, yaitu: imam-imam kepala mengatakan bahwa Yesus adalah penyesat= membolak-balikan pengajaran. Pengajaran yang benar dikatakan sesat dan pengajaran sesat dikatakan benar.
Akibatnya: banyak orang yang terkecoh dan gugur oleh penyesat.
Ajaran sesat ini seperti racun yang tidak disadari dan tahu-tahu mati.
Sebab itu, kita harus disucikan dari penyesatan.

Matius 24: 3-5, 11, 24
24:3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
24:4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya
jangan ada orang yang menyesatkan kamu!(1)
24:5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan(2) banyak orang.
24:11. Banyak nabi palsu akan muncul dan
menyesatkan(3) banyak orang.
24:24. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka
menyesatkan(4) orang-orang pilihan juga.

= tanda utama kedatangan Yesus kedua kali, yaitu penyesatan.

4x ditulis tentang penyesatan. Artinya:
  • penyesatan ini terjadi di 4 penjuru bumi.
  • ay. 24= menyesatkan orang-orang pilihan (orang-orang yang sudah ada dalam kabar mempelai).

Efesus 4: 14
4:14. sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

= ajaran sesat bagaikan angin.
Pengikutan kita kepada Tuhan bagaikan kapal yang mengarungi lautan untuk mencapai pelabuhan damai sejahtera, yaitu kerajaan 1000 tahun damai sampai Yerusalem Baru.
Sebab itu, ajaran sesat tampil sebagai angin.

Jadi, dalam perjalanan kita mengikuti Tuhan, kita menghadapi angin pengajaran sesat yang berusaha untuk menenggelamkan atau membinasakan perahu kehidupan kita, termasuk nikah rumah tangga dan pelayanan kita.

KARENA BEGITU DAHSYATNYA PENYESATAN, KITA PERLU PERCIKAN DARAH untuk menyucikan hati, pikiran, dan perasaan kita supaya tidak digoda oleh ajaran sesat.
Kalau pengajaran disertai dengan penderitaan, maka pengajaran itu akan benar-benar kuat.

Malam ini, kita pelajari tentang angin dari perjalanan Paulus ke Roma.

Kisah Rasul 27: 9-12
27:9. Sementara itu sudah banyak waktu yang hilang. Waktu puasa sudah lampau dan sudah berbahaya untuk melanjutkan pelayaran. Sebab itu Paulus memperingatkan mereka, katanya:
27:10. "Saudara-saudara, aku lihat, bahwa pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar, bukan saja bagi muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita."
27:11.
Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda dari pada kepada perkataan Paulus.
27:12. Karena
pelabuhan itu tidak baik untuk tinggal di situ selama musim dingin, maka kebanyakan dari mereka lebih setuju untuk berlayar terus dan mencoba mencapai kota Feniks untuk tinggal di situ selama musim dingin. Kota Feniks adalah sebuah pelabuhan pulau Kreta, yang terbuka ke arah barat daya dan ke arah barat laut.

ay. 9-10= kegunaan mendengar Firman.
Mengapa seringkali kita terseret oleh angin ajaran sesat?
  • ay. 11= 'Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda'= sebab lebih percaya pada perkataan orang yang lebih pengalaman dan lebih pandai, daripada percaya pada perkataan Tuhan (perkataan gembala yang dipakai oleh Tuhan),

  • ay. 12= 'pelabuhan itu tidak baik'= tidak mau perobekan daging dan selalu mencari keuntungan bagi daging sekalipun bertentangan dengan Firman.

Akibatnya:
  • kehilangan apa yang sudah diterima (muatan kapal dibuang),
  • mengalami sengsara dan binasa.

Jangan tertiup dengan ajaran palsu! Sebab itu, hati, pikiran, dan perasaan terdalam kita harus dipercik dengan darah.


3 macam angin ajaran sesat:
  1. Kisah Rasul 27: 13
    27:13. Pada waktu itu angin sepoi-sepoi bertiup dari selatan. Mereka menyangka, bahwa maksud mereka sudah tentu akan tercapai. Mereka membongkar sauh, lalu berlayar dekat sekali menyusur pantai Kreta.

    Angin ajaran sesat yang pertama: angin sepoi-sepoi= angin yang menipu= memutar balikan pengajaran benar.

    Praktiknya:
    • menafsirkan Firman Allah supaya cocok bagi daging, bukan pembukaan Firman,
    • Firman Allah diilmiahkan= logis, tetapi tidak punya arti rohani.
      Kalau Firman pengajaran benar, seringkali tidak logis, tetapi mengandung kuasa di dalamnya.

      1 Timotius 6: 20-21
      6:20. Hai Timotius, peliharalah apa yang telah dipercayakan kepadamu. Hindarilah omongan yang kosong dan yang tidak suci dan pertentangan-pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan,
      6:21. karena ada beberapa orang yang mengajarkannya dan dengan demikian telah
      menyimpang dari iman. Kasih karunia menyertai kamu!

    • menambah dan mengurangi Firman Allah seperti dilakukan oleh Hawa.


    Angin sepoi= angin selatan.

    Lukas 12: 55
    12:55. Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.

    Akibatnya: 'Hari akan panas'= kering rohani/ mati rohani.
    Salah satu contoh: Eutikhus yang duduk di jendela untuk mendengar rasul Paulus dan ia jatuh dari lantai 3 ke lantai 1 (mati rohaninya).

    Mati rohani= hidup dalam dosa-dosa, bangga dengan dosa dan enjoy dalam dosa, tidak merasa apa-apa dalam ibadah, sehingga dibawa dalam kebinasaan.

    2 Petrus 2: 1a
    2:1a. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan


  2. Kisah Rasul 27: 4
    27:4. Oleh karena angin sakal kami berlayar dari situ menyusur pantai Siprus.

    Angin ajaran sesat yang kedua: angin sakal= angin yang menentang dari depan= angin pengajaran palsu yang menentang pembangunan tubuh Kristus, yaitu:

    • ajaran Bileam.
      Wahyu 2: 14
      2:14. Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah.

      2 Petrus 2: 15
      2:15. Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.

      Ajaran Bileam= ajaran yang mengajarkan beribadah melayani untuk mencari uang dan perkara jasmani.

      Kalau tubuh Kristus, bukan mencari uang, tetapi justru berkorban.


    • ajaran Nikolaus.
      Wahyu 2: 15
      2:15. Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus.

      Ajaran Nikolaus= ajaran palsu yang bisa mengumpulkan orang banyak dengan menghalalkan segala cara, termasuk cara-cara dunia.

      Nikolaus dan Bileam ini bekerja sama.
      Artinya: cara-cara dunia dipakai untuk menggiring orang ke gereja, sehingga uangnya juga banyak.


    • ragi Farisi.
      Markus 10: 2-12
      10:2. Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya kepada-Nya: "Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?"
      10:3. Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Apa perintah Musa kepada kamu?"
      10:4. Jawab mereka: "Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai."
      10:5. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.
      10:6. Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,
      10:7. sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,
      10:8. sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.
      10:9. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
      10:10. Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.
      10:11. Lalu kata-Nya kepada mereka: "Barangsiapa
      menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.
      10:12. Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah."

      Ragi Farisi= ajaran tentang kawin cerai.
      Dan ajaran ini yang lebih dipercaya oleh orang.


    Jadi, angin sakal membuat gereja Tuhan tanpa arah, terutama arah ke Yerusalem Baru, seperti tubuh tanpa kepala.


  3. Kisah Rasul 27: 14
    27:14. Tetapi tidak berapa lama kemudian turunlah dari arah pulau itu angin badai, yang disebut angin "Timur Laut".

    Angin ajaran sesat yang ketiga: angin badai= ajaran setan-setan.

    Wahyu 2: 20, 24
    2:20. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita
    Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
    2:24. Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang
    mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu.

    Ajaran setan-setan:
    • ay. 20= ajaran Izebel= ajaran palsu yang mengijinkan perempuan mengajar dan memerintah laki-laki.

      1 Timotius 2: 11-14
      2:11. Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
      2:12.
      Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
      2:13. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
      2:14. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

      = wanita boleh melayani semua pelayanan, KECUALI, tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki.

      Kalau perempuan berdiam diri dalam nikah dan sidang jemaat, maka ia menempatkan laki-laki sebagai kepala, dan diatas laki-laki ada Yesus sebagai Kepala, sehingga sidang jemaat berada dalam kesucian.

      Wahyu 2: 19-20
      2:19. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
      2:20. Tetapi
      Aku mencela engkau,

      Ajaran Izebel ini tidak benar dan malah jumlah pengikutnya banyak, tetapi Tuhan mencela hal ini.


    • ay. 24= ajaran yang mempelajari seluk beluk setan.
      Hati-hati! Tiap ajaran ada rohnya. Kalau ajaran setan, berarti ada roh setan di dalamnya.

Inilah 3 angin yang melanda gereja Tuhan.

Kisah Rasul 27: 20
27:20. Setelah beberapa hari lamanya baik matahari maupun bintang-bintang tidak kelihatan, dan angin badai yang dahsyat terus-menerus mengancam kami, akhirnya putuslah segala harapan kami untuk dapat menyelamatkan diri kami.

Kalau ada 3 angin ini, akibatnya:
  • matahari tidak kelihatan= tidak ada pembukaan Firman.
    'matahari'= kasih Allah yang diwujudkan pada pembukaan Firman Allah.
    Kalau tidak ada Firman, semakin melayani akan semakin hancur dan tidak bisa mengasihi Tuhan serta sesama.
    Kalau tidak ada pembukaan Firman, Roh Kudus juga tidak akan ada (tidak ada bintang).

  • bintang tidak kelihatan= tidak setia/berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
  • bulan tidak ada lagi= tidak ada penebusan= hidup dalam dosa, enjoy dalam dosa dan tidak ada penyesalan.

Kalau matahari, bulan, dan bintang tidak ada, akibatnya:
  • masalah bertambah-tambah dan tidak pernah selesai sampai putus harapan dan meninggalkan Tuhan,
  • tidak bisa sempurna (binasa untuk selamanya), sebab gereja yang sempurna digambarkan dengan wanita dengan matahari, bulan dan bintang.

    Wahyu 12: 1
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

Jalan keluarnya:
  1. Kisah Rasul 27: 21-22
    27:21. Dan karena mereka beberapa lamanya tidak makan, berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka dan berkata: "Saudara-saudara, jika sekiranya nasihatku dituruti, supaya kita jangan berlayar dari Kreta, kita pasti terpelihara dari kesukaran dan kerugian ini!
    27:22. Tetapi sekarang, juga dalam kesukaran ini, aku menasihatkan kamu, supaya kamu tetap bertabah hati, sebab tidak seorangpun di antara kamu yang akan binasa, kecuali kapal ini.

    Yang pertama: lewat pemberitaan Firman pengajaran yang benar dalam kesabaran.

    2 Timotius 4: 2
    4:2. Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

    Isi Firman pengajaran:
    • menunjuk dosa, supaya kita bisa mengakui dan diampuni,
    • menegor supaya kita bisa kembali pada Tuhan, sebab seringkali masih berbuat dosa lagi.
      Kalau sudah bertobat, maka tegoran akan berhenti dan diganti dengan nasihat.
    • nasihat= jalan keluar dari segala masalah (terjadi mujizat), bahkan kita mengalami tuntunan Tuhan kepada keselamatan dan kesempurnaan.


    Firman pengajaran benar membuat kita kuat teguh hati (tetap berharap Tuhan dan tetap di kapal).

    Kisah Rasul 27: 24
    27:24. dan ia berkata: Jangan takut, Paulus! Engkau harus menghadap Kaisar; dan sesungguhnya oleh karunia Allah, maka semua orang yang ada bersama-sama dengan engkau di kapal ini akan selamat karena engkau.

    Jangan keluar dari kapal, supaya kita tetap selamat.
    'kapal'= ruangan suci= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
    Kalau keluar dari kapal, justru menuju kehancuran dan kebinasaan.

    Dalam penggembalaan, apa yang mustahil menjadi tidak mustahil.


  2. Kisah Rasul 27: 33-36
    27:33. Ketika hari menjelang siang, Paulus mengajak semua orang untuk makan, katanya: "Sudah empat belas hari lamanya kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa.
    27:34. Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu.
    Tidak seorangpun di antara kamu akan kehilangan sehelaipun dari rambut kepalanya."
    27:35. Sesudah berkata demikian, ia
    mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua mereka, memecah-mecahkannya, lalu mulai makan.
    27:36. Maka
    kuatlah hati semua orang itu, dan merekapun makan juga.

    Yang kedua: lewat perjamuan suci.

    Keluaran 12: 5-6
    12:5. Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.
    12:6. Kamu harus mengurungnya sampai
    hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.

    = makanan hari ke-14 adalah Paskah= perjamuan suci.

Firman pengajaran benar ditambah perjamuan suci, bagaikan uluran 2 Tangan belas kasih Gembala Agung kepada kita sekalian yang membuat sehelai rambutpun tidak hilang di tengah badai yang dasyat.
Artinya:
  • Tangan belas kasih Gembala Agung sanggup memelihara kehidupan kita secara jasmani dan rohani ditengah amukan ajaran palsu dan sampai jaman antikris, sekalipun kita tidak berdaya seperti sehelai rambut.

    Mungkin kita tidak berharga, tetapi kalau kita ada dalam Tangan Gembala Agung, Tuhan sanggup memelihara hidup kita.

  • Tangan belas kasih Gembala aGung sanggup untuk melindungi kita di tengah badai menghadapi celaka marabahaya, dosa-dosa, dsb supaya kita tidak binasa/ gugur di dunia ini.

  • 'rambut tidak jatuh'= utuh= kita menjadi sempurna seperti Dia (kita menjadi mempelai wanita Tuhan).
    Tangan Gembala Agung juga menuntun kita ke pelabuhan damai sejahtera.

    Mazmur 107: 28-30
    107:28. Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,
    107:29. dibuat-Nyalah
    badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang.
    107:30. Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan
    dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka.

    Kalau badai sudah tenang, kita akan dituntun sampai masuk Yerusalem Baru.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top