English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 September 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:6
4:6 Dan di hadapan takhta...

Ibadah Doa Surabaya, 12 Februari 2014 (Rabu Sore)
Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam. Selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah kiranya kasih karunia dan damai sejahtera Tuhan, berkat dari...

Ibadah Doa Malang, 01 Agustus 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 17:1-7
17:1 Kemudian berangkatlah segenap...

Ibadah Raya Malang, 19 Maret 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Markus 4:35-41
4:35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka:...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Maret 2018 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Mei 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 21 April 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 30:17-18, letak Bejana Pembasuhan adalah antara Medzbah Korban Bakaran dan Pintu Kemah....

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:43-52 adalah tentang Yesus ditangkap di taman Getsemani.
Ini adalah cerita yang bernubuat bagi gereja...

Ibadah Doa Malam Malang, 27 Mei 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 29: 8-9
29:8. Kausuruhlah anak-anaknya mendekat dan kaukenakanlah kemeja-kemeja itu kepada mereka.
29:9. Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun...

Ibadah Doa Malang, 14 Mei 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 adalah tentang penyebaran...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 April 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:18-29 tentang sidang jemaat di Tiatira.

Wahyu 2:26-29

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 April 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 31
= terdengar sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan sebagai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 November 2018 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 April 2011 (Kamis Sore)
Siaran Tunda Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus "Kabar Mempelai" di Medan

Tema:

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 05 Juli 2015 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12:49
12:49 Satu hukum saja akan...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Agustus 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 20b
28:20b. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

= tentang penyertaan Tuhan.
Penyertaan Tuhan sampai pada akhir jaman= penyertaan Tuhan mulai sekarang ditengah dunia yang sulit, masa antikris dan sampai kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dan kita duduk bersanding dengna Dia di tahta Surga untuk selama-lamanya.

Wahyu 3: 21
3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Siapa yang boleh mengalami penyertaan Tuhan mulai sekarang sampai duduk bersanding dengan Yesus di tahta Surga?
Yaitu: kehidupan yang menang bersama Yesus.
Seperti Yesus menang, kita juga harus menang.

Mazmur 20: 7a
20:7a. Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya

= syarat menang bersama Yesus, yaitu kita harus mengalami urapan Roh Kudus.
Sehebat apapun manusia, hanya seperti kayu yang rapuh, sehingga hancur binasa selamanya.
Manusia juga seperti tanah liat yang tidak bisa apa-apa.
Itu sebabnya, kita mutlak membutuhkan Roh Kudus untuk bisa menang atas pencobaan, kesulitan dan dosa-dosa di dalam dunia.

Proses untuk menerima urapan Roh Kudus:
Kisah Rasul 19: 1-6
19:1. Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.
19:2. Katanya kepada mereka: "
Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."
19:3. Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "
Dengan baptisan Yohanes."
19:4. Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah
bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
19:5. Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
19:6. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka,
turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

  1. percaya,
  2. bertobat,
  3. baptisan air,
  4. baptisan Roh Kudus.

Dalam tabernakel, ini menunjuk pada halaman tabernakel.

Percaya= pintu gerbang= iman kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat lewat mendengar Firman Kristus (Firman yang diurapi Roh Kudus).

Bertobat= mezbah korban bakaran= berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan (mati terhadap dosa-dosa yang membawa pada kematian kedua).

Wahyu 21: 8
21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7)dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

= 8 dosa yang membawa kita pada kematian kedua, mulai dengan 'penakut' (takut pada sesuatu di dunia sampai tidak takut Tuhan). Kalau sudah penakut, pasti berani berdusta.
Jadi, selama ada dusta, semua dosa lainnya juga masih ada.
Kalau sudah berhenti berdusta, ada harapan bahwa 8 dosa ini juga berhenti.

Baptisan air= kolam pembasuhan.
Roma 6: 4
6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Dalam 1 tubuh, hanya boleh ada 1 baptisan air.
Baptisan air yang benar: orang yang bertobat, dikuburkan bersama Yesus didalam air dan bangkit bersama Yesus untuk mendapatkan hidup baru (hidup Surga), yaitu hidup dalam kebenaran dan menjadi senjata-senjata kebenaran (imam-imam dan raja-raja).

Matius 3: 7-8
3:7. Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
3:8. Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

Kalau hidup benar dan menjadi senjata kebenaran, kita sama dengan melarikan diri dari murka Allah.

Sesudah baptisan air, barulah kita menerima baptisan Roh Kudus (pintu kemah).

Darimana minyak urapan?
Yohanes 16: 7
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Yesus harus pergi= Yesus harus mati dikayu salib, bangkit dan naik ke Surga untuk mencurahkan Roh Kudus kepada kita mulai di loteng Yerusalem sampai sekarang.

Tanda kepenuhan Roh Kudus:

  • Kisah Rasul 19: 6
    19:6. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

    Kisah Rasul 2: 4
    2:4. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya

    = mulai berbahasa lain, seperti yang diajarkan Roh Kudus.


  • Roma 8: 15
    8:15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

    = taat dengar-dengaran dan jujur.
    Saul tidak taat, sehingga kehilangan Roh Kudus dan roh jahat masuk kedalamnya.

    Kita harus hati-hati!
    Kita tinggal pilih, mau Roh Kudus atau roh jahat.
    Karena roh jahat masuk kedalamnya, Saul mulai iri dan dengki pada Daud.

Proses untuk mempertahankan Roh Kudus:
Imamat 21: 12
21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

Prosesnya adalah imam-imam harus selalu berada di ruangan suci supaya minyak urapan tetap ada di kepalanya.
'berada di ruangan suci'= ketekunan dalam kandang penggembalaan yang benar, sebab ada penggembalaan yang tidak benar (gembala pandir, gembala pedagang, dsb).
Kandang yang benar= gembala dan domba harus selalu berada dalam kandang.
Ketekunan dalam kandang penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, sehingga domba-domba mengalami pertumbuhan secara rohani (menuju kedewasaan rohani) dan jasmani (diberkati oleh Tuhan).

Didalam kandang penggembalaan, kita mengalami penyucian secara intensif mulai dari hati (pusat kehidupan rohani).

Matius 15: 19
15:19. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat(1), pembunuhan(2), perzinahan(3), percabulan(4), pencurian(5), sumpah palsu(6) dan hujat(7).

'hujat'= dimulai dengan menjelek-jelekan orang sampai menghujat Tuhan dan Firman pengajaran benar.
Kalau hati dikuasai 7 keinginan jahat dan najis, akan menjadi keras hati (tidak taat dengar-dengaran) dan kering rohani.
Kering rohani dapat dideteksi dari perkataannya yang kering (dusta, berkata-kata yang tidak membawa berkat, menghasut, dll).

Jika hati disucikan dari 7 keinginan jahat dan najis, maka hati akan diisi Roh Allah dengan 7 manifestasinya.
Kalau malam ini kita datang dengan 7 keinginan jahat dan najis, biarlah Firman menyucikan kita agar hati kita diisi dengan 7 manifestasi Roh Kudus

Yesaya 11: 1-3
11:1. Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
11:2. Roh TUHAN akan ada padanya
(1), roh hikmat(2) dan pengertian(3), roh nasihat(4) dan keperkasaan(5), roh pengenalan(6) dan takut akan TUHAN(7);
11:3. ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

(terjemahan lama)
11:3. Bahkan, iapun akan
bernafas dalam takut akan Tuhan dan tiada ia akan menghukumkan seturut pemandangan matanya, dan lagi tiada ia akan memutuskan hukum seturut pendengaran telinganya.

= 7 manifestasi dari Roh Kudus.
'bernafas dalam takut akan Tuhan'= kita tidak akan kena roh jahat dan roh najis, sebab dimana ada udara, disana ada roh jahat dan roh najis.
'7'= angka pelita.
Kalau hati kita diisi Roh Kudus dengan 7 manifestasinya sampai takut akan Tuhan, maka pelita tetap menyala.
Inilah cara untuk mempertahankan urapan Roh Kudus.

Sudah memiliki pelita yang menyala, tetapi masih perlu minyak persediaan (seperti 5 gadis yang pandai).

Proses untuk melimpah dalam urapan Roh Kudus:
1 Petrus 4: 12-14
4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
4:14.
Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

Yaitu: kita harus mengalami percikan darah (ruangan maha suci)= sengsara daging bersama Yesus tanpa dosa.
Bentuknya: puasa, difitnah, dsb.
Saat kita menghadapi percikan darah, daging dperas, sehingga minyak keluar (seperti buah zaitun yang diperas).
Semakin hebat percikan darah yang kita alami, semakin hebat urapan yang kita terima dan semakin melimpah minyak urapan yang kita terima.
Minyak urapan yang berlimpah= Roh Kemuliaan.

ay. 14= kalau ada minyak persediaan, kita bisa berbahagia ditengah penderitaan= kuat teguh hati, tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sekalipun menderita dan berpegang teguh pada ajaran yang benar.
Kalau saat mengalami percikan darah, kita mengomel, kita justru kering.

Kalau ada minyak persediaan, pelita akan tetap menyala sampai Tuhan datang kembali.

Praktik sehari-hari hidup dalam urapan Roh Kudus:

  1. Galatia 5: 16-17
    5:16. Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
    5:17. Sebab
    keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

    (terjemahan lama)
    5:16. Tetapi demikian inilah kataku:
    Berjalanlah kamu dengan Roh, niscaya kehendak tabiat duniawi tiada akan kamu genapkan.

    Praktik pertama: berjalan oleh Roh Kudus.
    Artinya: kita tidak menuruti keinginan daging, sehingga kita bisa menuruti kehendak Allah= taat dengar-dengaran pada Firman Allah apapun resikonya.

    Mazmur 119: 105
    119:105. Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

    Hasilnya:


    • 'Firman Allah menjadi pelita bagi kaki kita'= kita tidak tersandung dan terjatuh oleh dosa atau apapun juga.
      Kalau taat, kita tidak akan tersandung, apalagi terjatuh.


    • 'Firman menjadi terang bagi jalan kita'=


      1. memberikan masa depan yang terang dan indah bagi kita,
      2. memberi arah sampai kepada kota terang.


  2. Galatia 5: 18-21
    5:18. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
    5:19.
    Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
    5:20. penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
    5:21. kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    Praktik kedua: dipimpin oleh Roh.
    Artinya: Roh Kudus mematikan perbuatan-perbuatan daging, sehingga kita bisa menghasilkan perbuatan-perbuatan yang benar dan baik (kebajikan).

    Benar dan baik tidak boleh dipisahkan.
    Harus benar dulu, baru baik.
    Kalau hanya baik, belum tentu benar.

    Tingkatan terang:


    • Matius 5: 14-16
      5:14. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
      5:15. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang
      di dalam rumah itu.
      5:16. Demikianlah hendaknya
      terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

      ay. 15= menjadi terang di rumah tangga dan rumah tangga bebas dari kegelapan gantang (ekonomi dan dosa makan minum) dan tempat tidur (dosa kawin mengawinkan).


    • ay. 16= terang didepan semua orang, supaya memuliakan Tuhan.
    • ay. 14= terang dunia= mempelai wanita.
      Wahyu 12: 1, 14
      12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
      12:14. Kepada perempuan itu diberikan
      kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

      'kedua sayap dari burung nasar yang besar'= semakin besar terang kita, semakin besar sayap kita.
      Dan sayap ini berguna untuk menyingkirkan kita ke padang gurun, jauh dari mata antikris.
      Kita dipelihara langsung oleh Tuhan lewat Firman dan perjamuan suci.


  3. Galatia 5: 22-26
    5:22. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
    5:23. kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
    5:24. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
    5:25. Jikalau kita
    hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
    5:26. dan janganlah kita
    gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.

    Praktik ketiga: hidup oleh Roh.
    Artinya: menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu daging dan tabiat daging sampai daging tidak bersuara lagi (pintu tirai terobek).
    Buktinya:


    • tidak gila hormat= gila hormat disebabkan karena daging merasa lebih tinggi dari yang lain= tidak menuntut hak dan hanya melakukan kewajiban,
    • tidak saling menantang= pertengkaran disebabkan karena daging merasa lebih kuat dan benar dari orang lain= tidak saling menyakiti, tidak bertengkar,
    • tidak ada iri hati/dengki= kedengkian disebabkan karena daging merasa lebih hebat dari yang lain.

Jadi, kehidupan yang berjalan oleh Roh, dipimpin oleh Roh dan hidup oleh Roh, akan menghasilkan buah-buah Roh Kudus, seperti tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah.

Malam ini, Tuhan mencari tongkat (kehidupan yang kecil dan tidak berarti).

Bertunas= hidup benar dan mulai diberkati oleh Tuhan.
Berbunga= ada jabatan-jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.
Berbuah=

  • kasih, sukacita, damai= tabiat Allah Bapa,
  • kesabaran, kemurahan, kebaikan= gambar Anak Allah,
  • kesetiaan, kelemah lembutan dan penguasaan diri= gambar dari Allah Roh Kudus.

Dalam Kejadian 1: 26, kita hanya tanah liat yang tak berharga apa-apa. Tetapi kalau mau dikuasai Roh Kudus malam ini, kita ada dalam Tangan Tuhan untuk diciptakan menjadi sama mulia dengan Allah Tritunggal. Itulah mempelai wanita yang mulia dan siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dan duduk bersanding di tahta Surga.

Kapan pembentukan karakter?
Yaitu: saat terjadi tekanan-tekanan dan kesulitan-kesulitan.
Saat itu, kita harus banyak berdiam diri dan menyerah sepenuh pada Tuhan, sehingga karakter Yesus yang masuk sampai kita jadi sama mulia dengan Tuhan.
Kuasa penciptaan juga berguna utnuk menjadikan dari tidak ada menjadi ada dan dari mustahil menjadi tidak mustahil sampai kita jadi sempurna seperti Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top