English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 Juli 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Agustus 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:20-25 adalah tentang makan Perjamuan Paskah.
Dalam Perjanjian Lama, makan Perjamuan Paskah adalah makan roti...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Januari 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam Wahyu 4:8-11, ada dua macam kegiatan...

Ibadah Doa Malang, 28 Mei 2020 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu 11:7-10
11:7. Dan apabila mereka telah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:43-52 adalah tentang Yesus ditangkap di taman Getsemani.
Ini adalah cerita yang bernubuat bagi gereja...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah....

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 November 2010 (Senin Sore)
Matius 25 : 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 September 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 30-32, 34
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 Oktober 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.


Lukas 11:37-54 tentang Yesus mengecam orang Farisi dan...

Ibadah Kaum Muda Malang, 15 Agustus 2009 (Sabtu sore)
MARKUS 13:17
Nubuat ke-4: NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Siapa yang masuk dalam aniaya antikris:
Ibu-ibu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Mei 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Januari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 43-44
Kita harus berjaga-jaga supaya tidak masuk hukuman bersama dunia,...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Februari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 November 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Matius 12:15b-21
12-15b Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya
12:16 Ia dengan keras melarang mereka...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Juni 2011 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan hari Pentakosta
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 17 Juli 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 26-28
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."
26:27. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.
26:28. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

ay. 26-29= MAKAN PERJAMUAN SUCI.
Pada ayat sebelumnya (ay. 17-25), merupakan perjamuan paskah.
Jadi, perjamuan paskah yang terakhir= perjamuan suci yang pertama kali.

Keluaran 12: 9
12:9.
Janganlah kamu memakannya mentah atau direbus dalam air; hanya dipanggang di api, lengkap dengan kepalanya dan betisnya dan isi perutnya.

Kita sudah pelajari peraturan makan perjamuan paskah yang sama dengan peraturan makan perjamuan suci (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Juli 2011 dan Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2011).
Malam ini, kita pelajari peraturan berikutnya, yaitu:
  1. dagingnya tidak boleh dimakan mentah.
    Daging mentah= api hawa nafsu daging yang membakar dan membinasakan.

  2. tidak boleh direbus dengan air.
    'air'= kesegaran dunia yang menenggelamkan dan membinasakan.

  3. daging dipanggang dengan api.
    'Api'= penyucian.
    Jadi, makan perjamuan harus dengan penyucian.
    Yang disucikan disini adalah kepala, betis dan isi perut= penyucian seluruh hidup kita.
  Point 1 dan 2 di atas sudah dijelaskan pada Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2011.

Malam ini kita bahas point ketiga (DAGING DIPANGGANG DENGAN API).
Penyucian seluruh hidup dialami oleh Rasul Paulus. Bagian ini dibahas dari Filipi 3.
Kitab Filipi ini terkena pada Pelita Emas.
Jadi, kalau kepala, betis dan isi perut disucikan, maka kita bisa tampil sebagai pelita emas (menjadi saksi Tuhan).

PENYUCIAN ISI PERUT
= penyucian hati dari 2 hal:
  1. Matius 15: 19
    15:19. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat (1), pembunuhan (2), perzinahan (3), percabulan (4), pencurian (5), sumpah palsu (6) dan hujat (7).

    Yang pertama adalah penyucian dari 7 keinginan jahat dan najis (penyucian dari segala kebusukan, kotoran).
    Ini yang membuat pelita padam (7 lampu pada pelita padam).

  2. penyucian dari kebanggaan-kebanggan.
    Filipi 3: 4-8
    3:4. Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:
    3:5. disunat pada hari
    kedelapan (1), dari bangsa Israel (2), dari suku Benyamin (3), orang Ibrani asli (4), tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi (5),
    3:6. tentang kegiatan aku
    penganiaya jemaat (6), tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat (7).
    3:7. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.
    3:8. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah
    melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

    = 7 hal jasmani dari Rasul Paulus yang bisa dibanggakan.
    Tetapi, bagi Rasul Paulus, 7 kebanggaan ini merupakan sampah yang harus dibuang.
PENYUCIAN KEPALA
= penyucian pikiran.
Filipi 3: 13
3:13. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Penyucian kepala/pikiran dari 2 hal:
  1. 'melupakan apa yang telah di belakangku'= terlepas dari ikatan-ikatan, baik ikatan dosa maupun ikatan akan uang (ikatan terakhir).

    1 Timotius 1: 13, 15-16
    1:13. aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.
    1:15. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka
    akulah yang paling berdosa.
    1:16. Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian
    aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.

    = kelepasan dari dosa.
    'aku menjadi contoh'= menjadi pelita yang menyala.
    Rasul Paulus merasa sebagai orang yang paling berdosa, tetapi ia bisa terlepas dari dosa.

    Jadi, tidak ada alasan untuk tidak bisa terlepas dari dosa.

    Kisah Rasul 20: 33-35
    20:33. Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga.
    20:34. Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku.
    20:35. Dalam segala sesuatu telah
    kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

    = kelepasan dari ikatan akan uang.
    'kuberikan contoh'= menjadi pelita.
    Praktik kelepasan dari ikatan akan uang adalah lebih bahagia memberi daripada menerima.

    Ini dimulai dari memberikan milik Tuhan yang terkecil (perpuluhan dan persembahan khusus).

    Ikatan ini dimulai dari kecil sampai besar. Artinya, ikatan itu makin hari akan makin besar.
    Karena itu, kita harus lepas dari ikatan, dimulai dengan memberikan milik Tuhan yang terkecil.
    Kalau tidak diberikan, kita sudah diikat dengan seutas benang dan ini akan semakin membesar sampai menjadi ikatan Sodom Gomora.

    Selain memberikan milik Tuhan, kita juga memberi pada sesama yang membutuhkan, baik secara jasmani, maupun dalam bentuk saling mengunjungi.

    Kalau kita terlepas dari ikatan dosa dan ikatan akan uang, kita tidak akan pernah menoleh kebelakang seperti istri Lot. Mata kita hanya tertuju pada Tuhan untuk mencapai kesempurnaan.

    Ibrani 12: 2
    12:2. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

  2. Filipi 3: 18-19
    3:18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    3:19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka,
    pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

    Penyucian pikiran yang kedua: pikiran tidak tertuju pada perkara-perkara dunia.

    Kalau pikiran tertuju pada perkara duniawi, akibatnya menjadi bungkuk secara rohani (seperti orang yang bungkuk 18 tahun di bait Allah).
    Banyak kali anak Tuhan beribadah melayani, tetapi untuk berburu perkara jasmani di dalam gereja.

    Bungkuk rohani= hidup dalam kekuatiran dan dicap dengan 666 (bungkuk 18 tahun).
    Hidup dalam kekuatiran= tidak bisa tenang dan tidak bisa benar hidupnya, bahkan tidak bisa mengutamakan Tuhan.
    Dicap 666= tidak mengalami keubahan hidup, tetap manusia daging yang menjadi sama dengan antikris.
PENYUCIAN BETIS
Filipi 3: 13-14
3:13. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
3:14. dan
berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Betis disucikan supaya bisa berlari-lari.
Kalau hati dan pikiran disucikan, kaki kita bisa berlari pada panggilan Surga.

Berlari-lari, artinya:
  • harus cepat, tidak boleh berlambat-lambat,
  • usaha yang sungguh-sungguh untuk memperoleh upah/hadiah dari Surga (mahkota yang abadi),
  • makin teguh dalam panggilan dan pilihan.
    2 Petrus 1: 10-11
    1:10. Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
    1:11. Dengan demikian kepada
    kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

    Panggilan dan pilihan makin teguh, artinya: setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai kita mendapatkan HAK PENUH untuk masuk kerajaan Surga.

    Semakin kendor dalam ibadah pelayanan, hak itu akan makin berkurang, sampai satu waktu tidak ada lagi hak untuk masuk kerajaan Surga. Kehidupan itu jatuh di depan pintu Surga dan binasa untuk selamanya.
Keluaran 12: 10
12:10. Janganlah kamu tinggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api.

Setelah memanggang daging, maka daging harus dimakan dan tidak boleh ada yang tersisa sampai pagi. Kalau masih ada sisa, harus dibakar sampai habis.

Peraturan makan perjamuan suci berikutnya adalah: daging harus dimakan, artinya: Firman sudah harus mendarah daging. Kita sudah bertabiat Firman.

Sisa daging harus dibakar dengan api= kelimpahan Firman harus mendorong kita untuk bisa menyembah Tuhan. Kalau tidak gemar menyembah Tuhan, berarti kehidupan itu masih kelaparan akan Firman.

Karena itulah, KITA PERLU BANYAK MAKAN FIRMAN, supaya ada sisanya dan itulah yang mendorong kita untuk menyembah Tuhan. Dan PENYEMBAHAN INILAH YANG DIUKUR OLEH TUHAN, sebab penyembahan merupakan puncak dari ibadah pelayanan kita.

1 Timotius 1: 17
1:17. Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.

= rasul Paulus bukan hanya menjadi contoh, tetapi ia juga menjadi penyembah Tuhan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.
Apapun keadaan kita malam ini, Tuhan mau memanggang hati, pikiran dan betis kita, supaya kita bisa ditampilkan sebagai pelita emas (menjadi saksi) dan kita bisa menjadi penyembah Yesus sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.

Kalau bisa menyembah Sang Raja, hasilnya:
  • Yesaya 43: 15-17
    43:15. Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel."
    43:16. Beginilah firman TUHAN, yang telah
    membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat,
    43:17. yang telah menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang, juga tentara dan orang gagah--mereka terbaring, tidak dapat bangkit, sudah mati,
    sudah padam sebagai sumbu--,

    Hasil pertama: Tangan kemurahan Tuhan mampu menciptakan jalan melalui laut.
    Saat itu, keadaan Israel seperti buluh yang terkulai, karena ke depan tidak bisa dan ke belakang ada Firaun.
    Sedangkan keadaan Firaun saat itu, seperti buluh yang tegak.

    Tetapi, Tuhan menolong bangsa Israel, sehingga Israel yang sudah putus harapan menjadi buluh yang tegak dan pelita yang menyala kembali.
    Artinya sekarang, Tuhan membuka semua jalan dan memberikan masa depan yang indah (hidup kita ditata oleh Tuhan mulai dari rohani kita).

    Sebaliknya, Firaun yang hebat, tetapi tanpa Tuhan, ia mati seperti sumbu yang padam.

  • Saulus juga buluh yang terkulai dan sumbu yang padam. Tetapi saat ia bisa menyembah Sang Raja, maka ia mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani yang berkenan pada Tuhan (menjadi buluh yang tegak dan pelita yang menyala). Dan ia dipakai Tuhan menjadi saksi dimana-mana.

    Tadi ada istilah 'daging tidak boleh sisa sampai pagi hari'.
    'Pagi hari'= kedatangan Yesus kedua kali.
    Artinya: saat Yesus datang kembali, tidak boleh ada lagi kedagingan, tetapi kita menjadi sama mulia dengan Tuhan.

  • Lukas 23: 41-43
    23:41. Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
    23:42. Lalu ia berkata: "
    Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
    23:43. Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga
    engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

    ay. 42= penjahat ini menyembah Yesus sebagai Raja.
    Melembut= bisa mengaku bahwa diri kita bersalah, seperti dilakukan oleh penjahat ini.

    Hasil ketiga: Tangan kemurahan Tuhan diulurkan untuk memindahkan kita dari suasana kutukan menjadi suasana Firdaus.
    Sampai Tuhan datang kembali, kita benar-benar masuk dalam Firdaus.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top