English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 Januari 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11 adalah tentang "Hal berdoa"....

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Januari 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 1-3=> dosa dan penderitaan.
13:1. Pada waktu itu...

Ibadah Doa Malang, 14 Oktober 2014 (Selasa Sore)
Siaran tunda Ibadah Doa Surabaya.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Malang, 16 Juni 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:1-8
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan...

Ibadah Jumat Agung Surabaya, 30 Maret 2018 (Jumat Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Maret 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 30 November 2016 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Doa di Pekanbaru

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Paskah Surabaya, 21 April 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Februari 2019 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 22 April 2015 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Mula pertama saya menyampaikan selamat malam dan salam sejahtera bagi kita sekalian. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 08 November 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat Laodikia (sidang...

Ibadah Doa Surabaya, 22 Februari 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 07 September 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Oktober 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANI.
'Getsemane'= tempat pemerasan.
Di taman Getsemani, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan juga harus mengalami...

Ibadah Kaum Muda Malang, 25 Juli 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 November 2012 (Senin Sore)

Masih dalam rangkaian penataran imam dan calon imam

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Keluaran 28: 1-2
28:1. "Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang jabatan imam bagi-Ku--Harun dan anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
28:2. Haruslah engkau membuat
pakaian kudus bagi Harun, abangmu, sebagai perhiasan kemuliaan.

Dulu, Harun dan anak-anaknya dipilih untuk memegang jabatan imam.
Bagi kita sekarang, kita dipanggil dan dipilih untuk menjadi imam-imam dan raja-raja.
'imam'=

  • seorang yang suci,
  • seorang yang memangku jabatan pelayanan,
  • seorang yang beribadah melayani Tuhan.

ay. 2= seorang imam harus memiliki pakaian kudus. Artinya: pelayanan/tahbisan yang benar tidak bisa dipisahkan dari pakaian. Kalau telanjang, berarti melayani diri sendiri dan melayani setan.

7 bagian pakaian pelayanan:

  1. Baju Efod,
  2. Sabuk Pengikat Efod,
  3. Tutup Dada,
  4. Gamis Baju Efod,
  5. Kemeja Beragi,
  6. Serban,
  7. Patam.

7 bagian ini dibagi jadi 3 kelompok:

  1. pakaian dalam tanda kematian:

    • Baju Efod,
    • Sabuk Pengikat Efod,
    • Tutup Dada.


  1. pakaian dalam tanda kebangkitan: Gamis Baju Efod (pakaian pengampunan).
  2. pakaian dalam tanda kemuliaan:

    • Kemeja Beragi,
    • Serban,
    • Patam.

Kita sudah membahas mengenai BAJU EFOD (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 04 November 2012) dan GAMIS BAJU EFOD (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 November 2012).

Kita juga sudah mempelajari KEMEJA BERAGI (pakaian lapis ketiga= pakaian putih bermata-mata) (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Doa Surabaya, 07 November 2012).

Malam ini, kita mempelajari mengenai PATAM.

Keluaran 28: 36-38
28:36. Juga haruslah engkau membuat patam dari emas murni dan pada patam itu kauukirkanlah, diukirkan seperti meterai: Kudus bagi TUHAN.
28:37. Haruslah patam itu engkau beri
bertali ungu tua, dan haruslah itu dilekatkan pada serban, di sebelah depan serban itu.
28:38. Patam itu haruslah ada pada
dahi Harun, dan Harun harus menanggung akibat kesalahan terhadap segala yang dikuduskan oleh orang Israel, yakni terhadap segala persembahan kudusnya; maka haruslah patam itu tetap ada pada dahinya, sehingga TUHAN berkenan akan mereka.

Patam terbuat dari emas murni dipasang di dahi dan diukirkan 'kudus bagi Tuhan'.
Artinya: pikiran/ingatan/angan-angan hati harus disucikan.
Kalau tidak disucikan, selalu mengarah pada dosa dan penyembahan berhala (tidak memikirkan Tuhan).

Contoh: Keluaran 32: 4
32:4. Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: "Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!"

= umat Israel menyembah berhala, tetapi mengatakan itu Tuhan (ajaran yang benar disebut palsu dan ajaran palsu disebut benar).

Mengapa Israel membuat anak lembu emas?
Yeremia 46: 14-15
46:14. "Beritahukanlah di Mesir, dan kabarkanlah di Migdol! Kabarkanlah di Memfis dan di Tahpanhes! Katakanlah: Ambillah tempat dan bersiaplah, sebab sekitarmu habis dimakan pedang!
46:15. Mengapa Apis melarikan diri, tidakkah sanggup
sapi jantanmu bertahan? Sungguh, TUHAN telah menundukkan dia!

'sapi jantan'= yang disembah oleh bangsa Mesir.
Dan waktu umat Israel terdesak karena Musa tidak turun-turun, maka mereka mengingat kembali berhala di Mesir yang sering mereka liat, sebab ingatan umat Israel belum disucikan (dahinya belum ada patam).

Kita harus hati-hati, sementara Tuhan bicara soal patam, setan juga memeterai dahi pelayan Tuhan/hamba Tuhan.
Sebab itu, kita harus hati-hati,sebab ingatan in sewaktu-waktu bisa keluar (seperti terjadi pada bangsa Israel yang ingat pada berhala Mesir saat mereka terdesak).

Setan mau mencap dahi/pikiran pelayana Tuhan/hamba Tuhan dengan 3 hal:

  1. pikiran duniawi.
    Filipi 3: 18-19
    3:18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    3:19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka,
    pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

    Pikiran duniawi= pikiran yang menolak salib Tuhan (tidak mau sengsara daging dan hanya mau yang enak bagi daging).
    Jadi, beribadah melayani Tuhan hanya untuk berburu perkara jasmani, yaitu kemakmuran dunia dan hiburan dunia.


  2. pikiran daging.
    Roma 8: 5, 7
    8:5. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
    8:7. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia
    tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

    Pikiran daging= hanya memuaskan keinginan daging, sehingga tidak taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar.

    'hal ini memang tidak mungkin baginya'= kalau ada keinginan daging, tidak mungkin bisa taat pada Firman.

    Salah satu contoh adalah Petrus.

    Yohanes 21: 3, 7
    21:3. Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
    21:7. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab
    ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

    'Aku pergi menangkap ikan'= Petrus tidak taat, karena Tuhan perintahkan dia menjadi penjala manusia.

    'ia tidak berpakaian'= karena mengikuti pikiran daging, sehingga tidak taat pada pengajaran benar dan kembali menjadi penangkap ikan.
    Akibatnya:


    • Petrus tidak mengenal Tuhan.
      Sehebat apapun pelayanan kita, kalau tidak ada ketaatan, berarti kita tidak mengenal Tuhan dan Tuhanpun tidak mengenal kita (gagal total hidupnya secara jasmani dan rohani).


    • 'telanjang'= dipermalukan, tidak bisa masuk kemuliaan bersama Yesus.


  3. pikiran jahat dan najis.
    Yeremia 3: 3
    3:3. Sebab itu dirus hujan tertahan dan hujan pada akhir musim tidak datang. Tetapi dahimu adalah dahi perempuan sundal, engkau tidak mengenal malu.

    Pikiran jahat dan najis= pikiran perempuan sundal/babel= hanya memikirkan perkara najis dan jahat (tidak setia bahkan tinggalkan ibadah pelayanan).

    Kalau sudah tidak setia bahkan tinggalkan ibadah pelayanan, dahinya sudah dicap dengan pikiran jahat dan najis.

    Akibatnya: 'dirus hujan tertahan'= tidak ada pembukaan Firman atau jemaat tidak bisa mengerti Firman= kering rohani sampai binasa.

    Kalau sudah keringrohani, perkataannya juga akan kering (perkataannya hambar, tidak membawa berkat, melemahkan iman, dll).

Jadi, Tuhan sebenarnya mau memberikan patam, tetapi setan sudah bergerak lebih dulu.

Kalau sudah dicap dengan pikiran duniawi, pikiran daging dan pikiran jahat/najis, ini sama dengan dicap angka 666.

Wahyu 13: 15-18
13:15. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.
13:16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba,
diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
13:17. dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
13:18. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah
enam ratus enam puluh enam.

Kalau dahi dicap 666, maka dahi tidak bisa lagi dipasangkan patam.
Sebab itu, kita HARUS WASPADA SUNGGUH-SUNGGUH!

Diakhir jaman, banyak orang yang beribadah melayani Tuhan, tetapi justru dicap 666 (tubuh, jiwa, dan rohnya daging).

2 Timotius 3: 1-5
3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
3:2. Manusia akan
mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
3:3.
tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
3:4.
suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
3:5. Secara lahiriah mereka
menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

'lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah'= tidak taat.
Diakhir jaman, terjadi kesukaran dalam gereja Tuhan, karena anak Tuhan mempertahankan 18 tabiat dosa (dicap 666), sehingga tidak bisa berubah.
Hal ini terjadi karena menolak pengajaran benar ('memungkiri kekuatannya').

Tuhan mau memeteraikan namaNya pada dahi dan tangan hamba Tuhan/pelayan Tuhan lewat 3 hal:


  1. lewat darah Yesus/nama Yesus.
    Roma 5: 9
    5:9. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

    Kisah Rasul 4: 12
    4:12. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

    Keluaran 13: 13
    13:13. Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

    'keledai'= bangsa kafir.
    Sebenarnya, bangsa kafir lahir hanya untuk mati (dipatahkan batang lehernya). Tetapi kalau anak domba disembelih, keledai tetap hidup.
    Artinya: karena ada darah Yesus, maka keledai (bangsa kafir) bisa diselamatkan.

    Keluaran 13: 16
    13:16. Hal itu harus menjadi tanda pada tanganmu dan menjadi lambang di dahimu, sebab dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN membawa kita keluar dari Mesir."

    = DAHI dan TANGAN pelayan Tuhan dimeterai oleh darah Yesus, terutama bagi kita bangsa kafir.
    Artinya: kita mengalami kelepasan dari dosa, sehingga kita tidak binasa, tetapi diselamatkan, terutama dari 8 dosa yang menenggelamkan.

    Kalau tidak dimeterai darah Yesus, berarti dimeterai dengan 666.

    Wahyu 21: 8
    21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7)dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

    = 8 dosa yang menenggelamkan.
    'penakut'= takut pada sesuatu, sehingga tidak takut pada Tuhan.

    Kalau ada patam di dahi dan tangan kita, buktinya adalah TERJADI KELEPASAN DARI DOSA. Kalau sudah tahu sesuatu itu salah, jangan dipertahankan!

    Kalau mempertahankan dosa dengan cara menyalahkan orang lain, itu sama dengan mempermanenkan dosa (menerima cap 666).


  2. lewat baptisan air.
    Matius 28: 19
    28:19. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    Lewat baptisan air, kita sedang dimeteraikan dengan nama Bapa, Anak dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus.
    Hasilnya:


    • 1 Petrus 3: 20-21
      3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
      3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu
      baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus

      = menerima HATI nurani yang baik (taat dengar-dengaran). Ini sama dengan hati yang dicap dengan nama Tuhan Yesus Kristus.

      Kejadian 7: 23-24
      7:23. Demikianlah dihapuskan Allah segala yang ada, segala yang di muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang melata dan burung-burung di udara, sehingga semuanya itu dihapuskan dari atas bumi; hanya Nuh yang tinggal hidup dan semua yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu.
      7:24. Dan berkuasalah air itu di atas bumi seratus lima puluh hari lamanya.

      = yang tidak taat, mengalami hukuman air bah selama 150 hari (binasa selama-lamanya).
      HANYA SEDIKIT yang hati nuraninya mau dicap nama Yesus.
      Sebab itu, kita harus sungguh-sungguh!


    • Yehezkiel 9: 4, 6
      9:4. Firman TUHAN kepadanya: "Berjalanlah dari tengah-tengah kota, yaitu Yerusalem dan tulislah huruf T pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah karena segala perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan di sana."
      9:6. Orang-orang tua, teruna-teruna dan dara-dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan, bunuh dan musnahkan! Tetapi
      semua orang yang ditandai dengan huruf T itu, jangan singgung! Dan mulailah dari tempat kudus-Ku!" Lalu mereka mulai dengan tua-tua yang berada di hadapan Bait Suci.

      = DAHI dimeterai dengan huruf T.
      Praktiknya:
      berkeluh kesah, jijik, benci terhadap dosa (hidup dalam kebenaran), termasuk terhadap ajaran-ajaran palsu (tidak mau mengingat dan melihat lembu emas= tetap berpegang pada ajaran benar).
      Dengan jalan ini, kita tidak bisa dikalahkan oleh apapun, bahkan setan tidak bisa menjamah kita.


    Wahyu 9: 1-5
    9:2. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
    9:3. Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti
    kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.
    9:4. Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang
    tidak memakai meterai Allah di dahinya.
    9:5. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka
    lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

    'lima bulan lamanya'= 150 hari.
    Kalau tidak ada nama Yesus, akan masuk dalam siksaan kalajengking selama 150 hari (seperti hukuman air bah selama 150 hari).


  1. lewat pemberitaan Firman Tuhan (Firman pengajaran benar).
    Mazmur 138: 2
    138:2. Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

    'Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu'= Firman pengajaran benar sama dengan nama Tuhan.

    Ulangan 11: 18-19
    11:18. Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.
    11:19. Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan
    membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun;

    = Firman Tuhan/nama Yesus di cap di TANGAN dan DAHI kita.
    Prosesnya: mendengar Firman pengajaran benar dengan sungguh-sungguh, mengerti, percaya dan praktik Firman.

    UNTUK PROSES PEMETERAIAN INI, KITA HARUS BERJUANG untuk bisa mendengar dengan sungguh-sungguh sampai dengar-dengaran.

    Bukti bahwa dahi dan tangan kita dicap dengan pengajaran benar: ay. 19= 'membicarakannya'= mulut suka berbicara Firman Tuhan atau bersaksi tentang Firman pengajaran benar, bukan mengejek, dll.

    Seringkali, saat dirumah, kita berkata-kata yang tidak baik.

Kidung Agung 8: 6
8:6. --Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!

Kalau hati, tangan dan dahi dicap nama Tuhan, darah Yesus dan Firman pengajaran benar, maka hidup kita dimeteraikan dalam hati dan tangan Tuhan yang memiliki cinta sekuat maut= kita digendong oleh tangan kasih Tuhan yang sekuat maut untuk menjadikan kita milik Tuhan selama-lamanya.

Malam ini, dalam perjamuan suci, kita mau dicap.

Yohanes 13: 23-27
13:23. Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.
13:24. Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata: "Tanyalah siapa yang dimaksudkan-Nya!"
13:25. Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada-Nya: "
Tuhan, siapakah itu?"
13:26. Jawab Yesus: "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.
13:27. Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera."

Yohanes bersandar di dada Yesus, sehingga ia tahu siapa yang menjadi antikris.

Dalam perjamuan suci, terjadi perpisahan:


  • Yudas dicap antikris (digendong oleh antikris= berada dalam tangan maut).
  • Yohanes bersandar di dada Yesus (digendong dengan tangan kasih Tuhan yang sekuat maut).

    'bersandar di dada Yesus'= mengasihi Tuhan lebih dari semuanya dan taat dengar-dengaran apapun resikonya.

Kalau bersandar di dada Yesus, hasilnya:


  • tidak dicap dengan 666 (Yohanes tahu siapa antikris)= tangan kasih sekuat maut mampu melindungi kita dari aniaya antikris dan celaka marabahaya didunia ini.


  • Yohanes 20: 21-23
    21:21. Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
    21:22. Jawab Yesus: "
    Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
    21:23. Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."

    = mati hidup kita ada dalam tangan Tuhan= tangan kasih sekuat maut mampu memelihara kita ditengah kesulitan dan kemustahilan dunia.
    Tangan sekuat maut juga mampu menyelesaikan segala masalah dan memberikan masa depan yang indah (semakin bersandar di dada Yesus, hidup kita semakin ditata oleh Tuhan).


  • Wahyu 22: 3
    22:3. Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
    22:4. dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan
    nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.

    = tangan kasih sekuat maut mampu mengangkat kita sampai di tahta Tuhan. Artinya:


    • sanggup melepaskan kita dari kutukan (air mata dihapus),
    • diangkat dari kegagalan menjadi berhasil,
    • disucikan dan diubahkan sampai sempurna seperti Dia dan benar-benar terangkat di tahta Tuhan (hanya memandang Dia siang dan malam dan Nama Tuhan ditulis di dahi kita).

      APAPUN YANG TERJADI DALAM HIDUP KITA, BAIKLAH KITA MENTAATI DIA, MEMANDANG DIA DAN MENGASIHI DIA LEBIH DARI SEMUANYA.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top