English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 September 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 12 April 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Agustus 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang
1 Petrus 4: 7
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat, itu segala sesuatu baik jasmani...

Ibadah Doa Surabaya, 12 September 2012 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 6 : 16-17= Tentang doa puasa
6:16. "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Januari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:8
1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, firman...

Ibadah Doa Malang, 31 Maret 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Ucapan Syukur Surabaya, 28 Desember 2011 (Rabu Sore)
1 Tesalonika 5: 18
5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Jadi, merupakan...

Ibadah Doa Surabaya, 23 Januari 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Keluaran 2: 1-3
2:1. Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2:2. lalu mengandunglah ia dan...

Ibadah Raya Malang, 24 Juni 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:13-15
7:13 Dan seorang dari antara...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 11 Maret 2015 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 9:13-35 adalah tulah ketujuh, yaitu...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I, 19 Januari 2010 (Selasa Malam)
Keluaran 10: 1-20
= tulah ke-8 (belalang).
Kalau menolak kebenaran Firman, maka yang datang...

Ibadah Doa Malang, 19 Maret 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Selamat malam dan salam sejahtera bagi kita sekalian.

Matius 10:34-42
10:34 “Jangan kamu menyangka,...

Ibadah Raya Malang, 23 Juni 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21
Sangkakala yang keenam adalah hukuman...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Oktober 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Juli 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Desember 2010 (Senin Sore)

Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti
gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33. dan Ia akan
menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
25:34.
Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

ay. 31-32= pada saat kedatangan Yesus kedua kali, Yesus tampil sebagai Raja diatas segala raja dan Gembala Agung untuk memisahkan domba dari kambing.

ay. 33= kambing dan domba dipisahkan dari posisinya:
  • posisi domba di sebelah kanan,
  • posisi kambing di sebelah kiri.
Pengkhotbah 10: 2
10:2. Hati orang berhikmat menuju ke kanan, tetapi hati orang bodoh ke kiri.

Dasar pemisahan domba dan kambing, yaitu HIKMAT SURGAWI.
Domba di sebelah kanan (MEMILIKI HIKMAT SURGA, sehingga bisa masuk kerajaan Surga yang kekal), tetapi kambing di sebelah kiri (menunjuk kehidupan yang bodoh, sehingga masuk dalam kebinasaan yang kekal).

PRAKTIK SEHARI-HARI DARI KAMBING YANG BODOH
  1. tidak mantap/tidak sungguh-sungguh dalam penggembalaan, bahkan tidak tergembala.

    Tandanya:
    1. tidak sungguh-sungguh berada dalam kandang penggembalaan.
      Yohanes 10: 1-2
      10:1. "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
      10:2. tetapi siapa yang
      masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

      Kalau sungguh-sungguh tergembala, domba selalu berada di kandang penggembalaan (ruangan suci), yaitu ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.

      Dan kalau masuk melalui pintu, kita juga jelas apabila tidak bisa beribadah, bukan meloncat-loncat seperti pencuri.

      Kalau domba-domba selalu berada dalam kandang penggembalaan, ini sama dengan Israel yang berada di tanah Gosyen. Dan ini merupakan tanah yang terbaik di seluruh Mesir.

      'Gosyen'= penggembalaan.

      Kejadian 47: 6a
      47:6. Tanah Mesir ini terbuka untukmu. Tunjukkanlah kepada ayahmu dan kepada saudara-saudaramu tempat menetap di tempat yang terbaik dari negeri ini, biarlah mereka diam di tanah Gosyen.

      Jadi, kalau kita tergembala sungguh-sungguh, kita akan mengalami perlindungan dan pemeliharaan yang terbaik sampai yang kekal.

      Kambing yang bodoh, itulah kehidupan yang TIDAK SELALU BERADA dalam kandang penggembalaan= tidak tekun dalam 3 macam ibadah pokok.
      Dan kehidupan ini seperti pencuri, sehingga ia kehilangan yang terbaik, sampai kehilangan yang kekal.

      Maria adalah contoh kehidupan yang memilih bagian yang terbaik dan tidak dapat diambil dari padanya (kekal).

    2. tidak dengar-dengaran pada suara gembala.
      Yohanes 10: 3-5
      10:3. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
      10:4. Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan
      domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
      10:5. Tetapi
      seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

      Domba yang tergembala adalah domba yang taat pada suara gembala, tetapi kambing tidak taat pada suara gembala.

      ay. 5= kambing tidak taat dengar-dengaran karena mendengar suara asing.
      Suara asing, yaitu:
      • suara daging dengan segala keinginan daging yang tidak senada dengan suara gembala.
      • suara pengajaran lain yang tidak senada dengan suara gembala.
      • suara gosip-gosip yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya dan tidak senada dengan firman penggembalaan.

      Kalau domba, ia akan lari saat mendengar suara asing, tidak memberi kesempatan pada suara asing.

      Kalau sudah membuka telinga terhadap suara asing, lama kelamaan ia akan MERASA TERASING TERHADAP PENGAJARAN YANG BENAR.

      Hosea 8: 11-12, 1
      8:11. Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah; mezbah-mezbah itu menjadikan mereka berdosa.
      8:12. Sekalipun Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku, itu akan
      dianggap mereka sebagai sesuatu yang asing.
      8:1. Tiuplah sangkakala! Serangan laksana rajawali atas rumah TUHAN! Oleh karena mereka telah melangkahi perjanjian-Ku dan telah
      mendurhaka terhadap pengajaran-Ku.

      Kalau sudah terasing terhadap pengajaran yang benar, satu waktu ia akan MENDURHAKA terhadap pengajaran yang benar.

      1 Samuel 15: 22-23
      15:22. Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.
      15:23. Sebab
      pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja."

      Contoh kehidupan yang tidak taat dengar-dengaran adalah raja Saul. Dan ia kehilangan bagian yang terbaik.

      Tindakan ini sama dengan dosa bertenung (penyembahan berhala).

  2. Lukas 12: 15, 18-21
    12:15. Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
    12:18. Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
    12:19. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
    12:20. Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
    12:21. Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau
    ia tidak kaya di hadapan Allah."

    Praktik kedua: terikat akan uang/mencintai uang= mengasihi uang lebih dari segala sesuatu.

    Cinta akan uang= akar segala kejahatan dan kenajisan.

    Mengapa terikat pada uang?
    Sebab merasa hidupnya bergantung dari uang.

    Tandanya:
    1. meninggalkan ibadah pelayanan untuk mendapatkan uang/sesuatu yang jasmani.
    2. ay. 18-19= menggunakan uang hanya untuk kebutuhan dan kepentingan yang jasmani (kepentingan diri sendiri), tidak ada untuk kepentingan yang rohani.
    3. kikir, tidak bisa memberi untuk sesama yang membutuhkan dan untuk pekerjaan Tuhan.

      1 Timotius 5: 8
      5:8. Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.

      = kalau tidak bisa memberi, mulai dari dalam rumah tangga, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman, karena di dalamnya terkandung penyembahan akan mamon (antikris).

      Kalau kita lebih bahagia memberi daripada menerima, itu artinya kita terlepas dari kekikiran.

    4. serakah, yaitu merampas hak orang lain, terutama haknya Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus). Dan ini sudah benar-benar penyembahan berhala.

      Efesus 5: 5
      5:5. Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.

    Kalau sudah menyembah mamon, ia akan kehilangan yang terbaik (kehilangan kerajaan Surga).

  3. Amsal 12: 16
    12:16. Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh.

    Praktik ketiga: sakit hati, mulai dari tidak enak hati, sakit hati, kebencian sampai kebencian tanpa alasan.
    Sebab itu, kalau mulai tidak enak hati, harus diselesaikan.

    Seorang gembala, HARUS MENJAGA supaya tidak menyampaikan firman Allah yang keras dengan tidak enak hati sampai kebencian, sebab akan kehilangan urapan Roh Kudus, sehingga sidang jemaat tidak bisa mendengar Firman.

    Contohnya adalah Petrus yang mengambil pedang dan memutuskan telinganya Markus saat Yesus ditangkap di Getsemane.

    Sidang jemaat juga jangan menerima Firman yang keras dengan tidak enak hati atau sakit hati, sebab akan menimbulkan kebencian dan tidak menghasilkan iman, harap dan kasih.

    Kisah Rasul 5: 29, 33
    5:29. Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.
    5:33. Mendengar perkataan itu
    sangatlah tertusuk hati mereka dan mereka bermaksud membunuh rasul-rasul itu.

    Kisah Rasul 6: 1, 11-12
    6:1. Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.
    6:11. Lalu
    mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan: "Kami telah mendengar dia mengucapkan kata-kata hujat terhadap Musa dan Allah."
    6:12. Dengan jalan demikian mereka
    mengadakan suatu gerakan di antara orang banyak serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat; mereka menyergap Stefanus, menyeretnya dan membawanya ke hadapan Mahkamah Agama.

    = karena mendengar Firman dengan tertusuk, maka timbul kebencian dan ada:
    1. ay.1= persungutan di antara sidang jemaat, sekalipun jumlah jemaat bertambah,
    2. ay. 11= hasutan-hasutan,
    3. ay. 12= gerakan-gerakan yang menghambat pembangunan tubuh Kristus. Dan orang ini akan masuk dalam pembangunan tubuh babel yang akan dibinasakan.

    1 Korintus 1: 10
    1:10. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

    Kalau hati kita bersih dalam mendengar Firman pengajaran, maka kita bisa menjadi satu hati dan satu pikiran, sehingga kita tidak menyembah berhala, tetapi menyembah Tuhan.

    JAGALAH HATI KITA!
    Sehati dan sepikir ini mulai dari dalam nikah.

    Matius 18: 19
    18:19. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.

    = dengan sehati sepikir (sepakat), kita bisa menjadi rumah doa.

    1 Korintus 11: 18-19
    11:18. Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya.
    11:19.
    Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

    Seharusnya, kita berusaha untuk bisa sehati dan sepikir. Jika tidak bisa dan terjadi perpecahan yang diijinkan oleh Tuhan, itu untuk MENYATAKAN SIAPA YANG TAHAN UJI, terutama dalam hal pengajaran yang benar.

    Matius 2: 8, 13
    2:8. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
    2:13. Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena
    Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."

    Kalau ada sakit hati dan kebencian, maka penyembahannya adalah penyembahan palsu (penyembahan berhala), seperti Herodes.
Jadi, KEBODOHAN ITU MENGARAHKAN KITA PADA PENYEMBAHAN BERHALA.

1 Korintus 1: 22-24
1:22. Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,
1:23. tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan
untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
1:24. tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.


Yesus rela disalib untuk menjadi bodoh, supaya Ia bisa memberikan hikmat kepada kita.
Jadi, cara melawan kebodohan adalah Yesus harus mati dikayu salib (menjadi bodoh untuk bangsa kafir), sehingga kita bangsa kafir bisa menerima hikmat dari Surga dan masuk dalam pembangunan tubuh Kristus (sehati sepikir, tidak terpecah belah).

1 Korintus 10: 14-17
10:14. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!
10:15. Aku berbicara kepadamu sebagai orang-orang yang bijaksana. Pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan!
10:16. Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?
10:17. Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.


Lewat perjamuan suci, segala berhala dihapuskan dan menadi 1 tubuh.

Efesus 2: 13-16
2:13. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15. sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16. dan untuk
memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

= kita sampai menyatu dengan Israel.
Kalau sudah satu tubuh, maka penyembahannya juga satu.

Wahyu 19: 6-7
19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


Hasil menyembah Tuhan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga:
  • Zakharia 14: 17-18
    14:17. Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan.
    14:18. Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan TUHAN kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun.


    Hasil pertama: belas kasih Tuhan akan menurunkan hujan berkat secara jasmani dan rohani untuk membahagiakan kita.

  • Mazmur 5: 2-3
    5:2. Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN, indahkanlah keluh kesahku.
    5:3. Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab
    kepada-Mulah aku berdoa.

    Hasil kedua: belas kasih Sang Raja akan menolong kita untuk menyelesaikan segala masalah kita sampai masalah yang mustahil sekalipun.

  • Matius 18: 26-27
    18:26. Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
    18:27. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan
    menghapuskan hutangnya.

    Hasil ketiga: belas kasih Sang Raja akan menghapuskan beban dosa kita dan menyucikan kita sampai menyempurnakan kita.

    Yesus mati di bukit Joljuta (tempat mengerikan) untuk menolong kita. Sebagai Kepala, Ia bergumul di atas kayu salib. Sebab itu, jangan kita ragu-ragu.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top