English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 10 Mei 2018 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 24 Juni 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 Mei 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Februari 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 6-13
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 12 Agustus 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Kita mempelajari tentang kaki dian emas/ pelita...

Ibadah Doa Malang, 15 Juni 2010 (Selasa Sore)
bersamaaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Kita masih membahas tentang 10...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Januari 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:1-13 menunjuk pada Mezbah Dupa Emas,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 September 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 tentang sidang jemaat di Filadelfia.
Wahyu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Agustus 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 11 Oktober 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 10 September 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan, biarlah kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Oktober 2009 (Kamis Sore)
dari Ibadah Persekutuan Medan, 27 Oktober 2009 (pagi)

Tema: Wahyu 19:9.
Tuhan mau memberikan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Juli 2012 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh...

Ibadah Doa Malang, 28 Mei 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20b ..... Dan ketahuilah,...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 01 September 2012 (Sabtu Sore)
Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Lukas 2:8-20 adalah tentang gembala-gembala. Lukas 2:8


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Oktober 2012 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian:

  1. ay. 1-10= tentang kebanggkitan Yesus atau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras (batu yang besar terguling), sehingga terjadi pembaharuan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012).


  2. ay. 11-15= dusta mahkamah agama= penyebaran kegelapan.
    Sementara ada sinara kemuliaan, kegelapan menyusup di dalamnya.


  3. ay. 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory atau sinar kemuliaan.


Malam ini, kita masih membahas bagian pertama (SHEKINA GLORY MENYINARI HATI YANG KERAS).
Matius 28: 3
28:3. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.

Kalau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras, akan terjadi pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti malaikat/seperti Yesus, yaitu:

  1. WAJAH BAGAIKAN KILAT/BERCAHAYA= pembaharuan panca indera (pembaharuan hati), sehigga wajah bercahaya bagaikan matahari yang terik/fajar menyingsing (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 September 2012).


  2. PAKAIANNYA PUTIH BAGAIKAN SALJU= pembaharuan pakaian= pembaharuan perbuatan-perbuatan.

    'bagaikan salju'= putih berkilau-kilau= pakaian kemuliaan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 September 2012).


  3. Matius 28: 4-5
    28:4. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati.
    28:5. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "
    Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.

    Yang ketiga: pembaharuan perasaan, yaitu 'jangan takut'.

Malam ini, kita pelajari pembaharuan yang ketiga.
Lukas 21: 25-26
21:25. "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
21:26.
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

= ketakutan melanda semua bangsa didunia, yang mengakibatkan kematian secara jasmani.
Tidak hanya sampai disini, jiwa dan roh juga ikut mati binasa.

Wahyu 21: 8
21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7) dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Jadi, ketakutan merupakan pembunuh utama secara jasmani dan rohani.

Ketakutan ini melanda dari jaman ke jaman, dari generasi ke generasi:

  1. zaman Allah Bapa (Adam sampai Abraham).
    Kejadian 3: 9-10
    3:9. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"
    3:10. Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi
    takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

    = ketakutan ini terjadi dalam taman Eden yang penuh dengan kelimpahan.
    Ketakutan disini disebabkan karena telanjang/dosa.

    Kalau di taman Eden yang penuh kelimpahan masih ada ketakutan, maka kepandaian, kekayaan, dsb tidak menjamin kebahagiaan/damai sejahtera.
    Selama masih ada dosa, tidak akan pernah tenang dan selalu dalam ketakutan.

    Roma 3: 23-24
    3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
    3:24. dan
    oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

    Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa dan dibuang ke dunia, semua manusia didunia telah berbuat dosa, sehingga telanjang dan ketakutan, bahkan menuju kebinasaan selama-lamanya.

    Semua yang ada dalam dunia, tidak bisa menyelesaikan dosa.
    Jalan keluarnya adalah manusia harus menerima kasih karunia (kemurahan dan kebaikan Tuhan lewat kurban Kristus).

    Proses menerima keselamatan:

    • Roma 10: 17
      10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

      = percaya/iman kepada Yesus lewat mendengar Firman Kristus (Firman dalam urapan Roh Kudus).
      Kalau tidak berada dalam urapan, tidak akan pernah yakin pada Firman.

      Roma 10: 10
      10:10. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

      'dengan mulut orang mengaku'= setelah percaya, kita mengaku dosa pada Tuhan dan sesama. Dan Tuhan mengampuni kita, sehingga kita tidak dihukum.


    • bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
      Apa yang sudah diampuni, harus kita pertahankan. Kalau berbuat dosa lagi, berarti masuk lagi dalam hukuman.


    • lahir baru dari air dan Roh= baptisan air dan baptisan Roh Kudus yang menghasilkan hidup baru (hidup Surgawi= HIDUP DALAM KEBENARAN).


    Kalau sudah hidup dalam kebenaran, tidak akan ada lagi ketakutan.

    Yesaya 32: 17
    32:17. Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

    Mazmur 5: 13
    5:13. Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

    = kalau hidup benar, KITA DIPAGARI DENGAN KEMURAHAN DAN KEBAIKAN Tuhan. Kita diberkati, dilindungi, dan diselamatkan oleh Tuhan.


  2. zaman Allah Anak (Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali).
    Matius 14: 29-32
    14:29. Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
    14:30. Tetapi ketika
    dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
    14:31. Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
    14:32. Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.

    Ketakutan disini terjadi karena menghadapi angin dan gelombang didunia.


    • 'angin'= ajaran-ajaran palsu.
      Efesus 4: 14
      4:14. sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

      Angin ajaran palsu membuat takut/bimbang untuk berpegang teguh pada pengajaran benar (tidak mantap dalam penggembalaan).

      Hal ini terjadi karena rohaninya masih seperti anak-anak ('kita bukan lagi anak-anak').

      Kalau rohani kita sudah dewasa, kita bisa mantap dalam penggembalaan (seperti 5000 laki-laki yang duduk saat terjadi pemecahan roti).

      PERMULAAN SESAT adalah menganggap semua pengajaran sama. Setelah itu mencampur adukan pengajaran, sampai mencampur adukan agama (benar-benar suatu pengkhianatan).

      'ketika dirasanya tiupan angin'= hati-hati dengan perasaan dan pandangan kita, sebab ajaran sesat banyak bekerja lewat pandangan dan perasaan secara jasmani.


    • 'gelombang'= pencobaan-pencobaan di segala bidang.
      Kalau sudah mantap soal pengajaran, gelombang tidak akan datang.
      Kalaupun ada gelombang, Yesus ada di sana.

      'gelombang'= masalah-masalah yang mustahil.

      Gelombang ini membuat takut/bimbang terhadap kuasa Allah.
      Ini juga menghantam perasaan.
      Kalau Abraham mengandalkan perasaan, ia tidak akan berpegang pada janji Allah,sebab ia menerima janji Allah untuk memberikan keturunan saat ia sudah tua dan Sarah mandul bahkan sudah mati haid.

      Kalau takut/bimbang pada kuasa Allah, akan membuat kita berharap pada yang lain, putus asa dan tinggalkan Tuhan.


    Kalau terkena angin dan gelombang, akibatnya: mulai tenggelam.
    Artinya: terpuruk secara jasmani dan rohani.
    Kalau dibiarkan, akan tenggelam di dalam lautan api dan belerang (binasa untuk selama-lamanya).

    Kalau Tuhan ijinkan kita merosot/tenggelam, ini merupakan kemurahan dan kebaikan Tuhan, supaya kita bisa mengulurkan tangan kepada Tuhan (bisa menyeru nama Tuhan= percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan). Dan saat itu, Tuhan mengulurkan kemurahan dan kebaikanNya untuk MENGANGKAT KITA DARI KETENGGELAMAN (memulihkan kita).

    Yang penting bagi kita adalah MANTAP DALAM PENGAJARAN YANG BENAR, jangan main perasaan dan pandangan jasmani.

    Jasmani dipulihkan= semua jadi indah dan berhasil pada waktunya.
    rohani dipulihkan= hidup benar, suci dan dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.


  3. zaman Allah Roh Kudus (kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali).
    Wahyu 6: 15
    6:15. Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung.

    = kegenapan dari Yesaya 2: 19-21
    2:19. Maka orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu dan ke dalam liang-liang di tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi.
    2:20. Pada hari itu berhala-berhala perak dan berhala-berhala emas yang dibuat manusia untuk sujud menyembah kepadanya akan dilemparkannya kepada tikus dan kelelawar,
    2:21. dan ia akan masuk ke dalam lekuk-lekuk di gunung batu dan ke dalam celah-celah di bukit batu terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu
    Ia bangkit menakut-nakuti bumi.

    = ketakutan untuk memandang kemuliaan Yesus sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga saat Yesus datang kembali kedua kali.

    Ketakutan ini melebihi ketakutan apapun didunia.

    Kalau takut memandang Yesus yang datang kedua kali, sama dengan ketinggalan dan binasa untuk selama-lamanya.

    Supaya tidak takut saat kedatangan Yesus kedua kali, mulai sekarang kita harus memanfaatkan kemurahan dan kebaikan Tuhan untuk bisa memandang kemuliaan Tuhan, seperti yang dialami oleh Musa dan rasul Yohanes.

    Malam ini, kita pelajari mengenai Musa.

    Keluaran 33: 18-23
    33:18. Tetapi jawabnya: "Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku."
    33:19. Tetapi firman-Nya: "Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu:
    Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani."
    33:20. Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."
    33:21. Berfirmanlah TUHAN: "Ada suatu
    tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu;
    33:22. apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam
    lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.
    33:23. Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan
    engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan."

    'Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi'= kalau bisa memandang kemuliaan Tuhan, itu adalah kasih karunia Tuhan.

    'di atas gunung batu'= daripada nanti bersembunyi di gunung batu saat Tuhan datang, lebih baik kita sekarang berada di gunung batu yang dekat dengan Tuhan.

    2 syarat untuk bisa memandang kemuliaan Tuhan:

    • berdiri diatas gunung dan masuk ke lekuk gunung= tempat yang dekat dengan Tuhan.

      'gunung batu'=

      1. Kejadian 49: 24
        49:24. namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel,

        = pribadi Yesus sebagai Gembala= kita menjadi kehidupan yang tergembala (tekun dalam kandang penggembalaan). Inilah tempat yang dekat dengan Tuhan.


      2. 2 Samuel 22: 31-32
        22:31. Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; sabda TUHAN itu murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.
        22:32. Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan
        siapakah gunung batu selain dari Allah kita?

        = sabda Tuhan yang murni.

        'celah/lekuk gunung'= ayat-ayat dalam Alkitab.

        Kalau digabung, gunung batu adalah pembukaan Firman (ayat menerangkan ayat).


      Jadi, gunung batu adalah tergembala pada Firman pengajaran yang benar (seperti carang melekat pada Pokok anggur yang benar). Inilah tempat yang paling dekat dengan Tuhan.

    • ditutupi oleh Tangan Tuhan= urapan Roh Kudus= kita selalu berada dalam urapan Roh Kudus. Dan ini terjadi kalau kita ada dalam penggembalaan.


    JADIKAN PENGGEMBALAAN SEBAGAI TEMPAT YANG PALING MENYENANGKAN BAGI KITA.
    Ini semua bergantung pada hati nurani kita.

    Kalau hati nurani kita baik, kita akan masuk kandang penggembalaan dan menjadi tempat paling menyenangkan.
    Kalau keluar dari penggembalaan, akan menuju pada kuburan.

    Musa bisa melihat kemuliaan Tuhan dari belakang, sehingga Musa bisa menulis 5 kitab jauh sebelum ia lahir (kitab Kejadian sampai Ulangan).

    Kejadian= memuat kebaikan Tuhan.
    Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan= memuat kemurahan Tuhan.

    Kalau digabungkan, inilah KEMURAHAN KEBAIKAN TUHAN yang bisa kita alami. Dan ini terjadi dalam PENGGEMBALAAN.

    Mazmur 23: 1, 6
    23:1. Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
    23:6.
    Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

    = kemurahan kebaikan Tuhan bisa kita alami mulai dari kandungan sampai Tuhan datang kembali.
    Setiap detak jantung kita, itu adalah kemurahan kebaikan Tuhan.

    Mazmur 136: 1-4
    136:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:2. Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya
    kasih setia-Nya.
    136:3. Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya
    kasih setia-Nya.
    136:4. Kepada Dia yang seorang diri
    melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

    Kalau ada kemurahan dan kebaikan Tuhan, hasilnya: KITA MENGALAMI KEAJAIBAN-KEAJAIBAN BESAR YANG TUHAN LAKUKAN SEORANG DIRI.

    Mujizat rohani, yaitu keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari hidup benar (singkirkan dosa), percaya/yakin pada Tuhan (tidak bimbang seperti Petrus), percaya mempercayakan diri sepenuh pada TUhan dan mantap dalam penggembalaan.

    Mujizat jasmani, yaitu apa yang tidak ada menjadi ada, yang mustahil menadj tidak mustahil, dan yang gagal menjadi berhasil.

    Kalau kita sudah tidak mampu berbuat apa-apa, baiklah kita kembali pada kemurahan dan kebaikan Tuhan.

    Dan saat Yesus datang kedua kali, kita akan diubahkan jadi sama mulia dengan Dia. Kita tidak ada ketakutan lagi, tetapi kita memandang Dia muka dengan muka untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top