English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 13 Oktober 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Juli 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Agustus 2015 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Malang, 02 Juli 2013 (Selasa Sore)
(Bersamaan Doa Puasa session III)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20...

Ibadah Raya Malang, 28 Desember 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:9-10
2:9 Aku tahu kesusahanmu dan...

Ibadah Doa Malang, 19 April 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah...

Ibadah Raya Malang, 10 Februari 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 20 Januari 2009 (Selasa Tengah Malam)
Mazmur 27:7-14.
Raja Daud juga merindu untuk memandang wajah Tuhan dalam kemuliaan.

Ibadah Doa Surabaya, 27 Februari 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman...

Ibadah Raya Surabaya, 08 April 2018 (MInggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 12 Oktober 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 47-56= PENANGKAPAN YESUS.

Matius 26: 47
26:47. Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang...

Ibadah Doa Malang, 25 Januari 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 7:1-6
7:1. "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 April 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12 adalah tentang sangkakala kelima,...

Ibadah Raya Malang, 16 Agustus 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL

Pohon ara yang rantingnya melembut dan mulai berbuah ini menunjuk...

Ibadah Doa Malang, 10 September 2013 (Selasa Sore)
Siaran Tunda Ibadah Doa Surabaya

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 Februari 2011 (Senin Sore)

Pembicara: Pdt. Dadang

Roma 10:
10:21. Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah."

= Tuhan selalu mengulurkan TanganNya secara khusus kepada Israel, bangsa yang tidak taat dan membantah (keras hati dan tegar tengkuk).
Uluran Tangan Tuhan= Firman dalam urapan Roh Kudus.
Tetapi sayang, sekalipun Tuhan sudah selalu mengulurkan Tangan kepada Israel, namun Israel menolaknya.

Roma 10: 18-19
10:18. Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."
10:19. Tetapi aku bertanya:
Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: "Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal."

= Israel mau mendengar Firman, tetapi tidak mau menanggapnya= menolak uluran Tangan Tuhan.
Karena Israel menolak uluran Tangan Tuhan, maka terbuka kesempatan bagi bangsa kafir untuk bisa menerima uluran Tangan Tuhan, itulah kemurahan Tuhan.

Roma 11: 25, 28
11:25. Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
11:28. Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang.
11:29. Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.
11:30. Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang
beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,
11:31. demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh,
mereka juga akan beroleh kemurahan.

Jika Israel menolak uluran Tangan Tuhan, masih ada kemurahan bagi bangsa Israel.
Tetapi kalau bangsa kafir menolak uluran Tangan Tuhan, maka yang ada hanya kebinasaan dan penghukuman untuk selama-lamanya.

Kapan Tuhan mengulurkan Tangan bagi kita?
Yaitu saat-saat pemberitaan Firman.
Sekeras-kerasnya Firman, itu merupakan uluran Tangan Tuhan kepada kita.

Kalau Tuhan sudah mengulurkan Tangan kepada kita, maka kita juga harus mengulurkan tangan kepada Tuhan. Artinya: bisa menerima Firman pengajaran yang benar.

Praktik bisa menerima Firman:
  1. mendengar Firman dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu kebutuhan, dalam urapan Roh Kudus, sampai bisa mengerti Firman.
    Dan Firman itu akan membuat kita sadar akan segala kesalahan kita.

  2. percaya/yakin pada Firman= Firman menjadi iman dalam hati. Sehingga kita berani mengaku dosa dan berhenti berbuat dosa.
  3. praktik Firman= taat dengar-dengaran pada Firman= memegang Tangan Tuhan.
TUJUAN TUHAN MENGULURKAN TANGAN KEPADA KITA
Keluaran 3: 17-18
3:17. Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
3:18. Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu, maka engkau harus beserta para tua-tua Israel pergi kepada raja Mesir, dan kamu harus berkata kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah menemui kami; oleh sebab itu, izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami.

  1. untuk menuntun gereja Tuhan keluar dari kesengsaraan di Mesir= melepaskan gereja Tuhan dari perbudakan Firaun di Mesir.
    'Firaun'= gambaran setan/dosa.
    'Mesir'= gambaran dunia.

    Bentuk perbudakan Firaun di Mesir adalah kerja paksa dan mengerjakan berbagai pekerjaan di padang.
    Artinya sekarang adalah segala aktivitas di dunia yang membbuat anak Tuhan tidak bisa beribadah melayani Tuhan, bahkan tinggalkan ibadah dan pelayanan.

    Akibatnya, kehidupan itu mengarah pada pembangunan kota Firaun (pembangunan kota babel).

    Keluaran 1: 11-14
    1:11. Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka dengan kerja paksa: mereka harus mendirikan bagi Firaun kota-kota perbekalan, yakni Pitom dan Raamses.
    1:12. Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang merasa takut kepada orang Israel itu.
    1:13. Lalu dengan kejam orang
    Mesir memaksa orang Israel bekerja,
    1:14. dan memahitkan hidup mereka dengan pekerjaan yang berat, yaitu mengerjakan tanah liat dan batu bata, dan berbagai-bagai pekerjaan di padang, ya segala pekerjaan yang dengan kejam dipaksakan orang Mesir kepada mereka itu.


    Keadaan anak Tuhan yang diperbudak oleh kerja paksa adalah pahit hidupnya, tidak ada perhentian dan tidak ada kepuasan dalam nikah.

    1 Timotius 4: 8
    4:8. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

    Tujuan setan memperbudak anak-anak Tuhan sampai tidak bisa ibadah pelayanan adalah:
    • supaya Anak Tuhan tidak mendapatkan janji Tuhan  untuk hidup di dunia ini dan di kerajaan Surga yang kekal.
    • supaya anak Tuhan bernasib sama seperti jerami yang hidupnya berakhir pada pembakaran (binasa selama-lamanya).

      Maleakhi 3: 18
      3:18. Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

      Maleakhi 4: 1
      4:1. Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.

    Keluaran 3: 19-20
    3:19. Tetapi Aku tahu, bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi, kecuali dipaksa oleh tangan yang kuat.
    3:20. Tetapi
    Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi.

    Akibat yang diterima oleh Mesir dan anak-anak Tuhan yang diperbudak Firaun, yaitu menghadapi Tangan Tuhan yang teracung, tidak lagi menerima Tangan Tuhan yang diulurkan.

    Tangan Tuhan yang teracung= penghukuman.

    Bukti bahwa kita dituntun oleh Tangan Tuhan untuk lepas dari pebudakan Firaun di Mesir, yaitu kita beribadah dan melayani Tuhan dalam ibadah yang benar.
    Dan hidup kita akan mengarah pada pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Keluaran 3: 18
    3:18. Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu, maka engkau harus beserta para tua-tua Israel pergi kepada raja Mesir, dan kamu harus berkata kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah menemui kami; oleh sebab itu, izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami.

    Tanda kita beribadah melayani Tuhan dalam ibadah yang benar:
    • mempersembahkan korban kepada Tuhan. Artinya: kita beribadah bukan dengan tangan hampa, tetapi ada yang kita persembahkan kepada Tuhan, mulai dari waktu, uang dan sebagainya sampai seluruh hidup kita.

    • 'pergi ke padang gurun'= dilakukan di padang gurun, jauh dari Mesir, artinya: ibadah pelayanan tidak dipengaruhi keduniawian,
    • 'tiga hari perjalanan'= ibadah harus ada dalam tanda kematian dan kebangkitan bersama Yesus.
      angka 3= kematian dan kebangkitan Yesus.

      Tanda kematian= mati terhadap dosa.
      Tanda kebangkitan= hidup dalam kebenaran, sampai berpegang pada 1 Firman pengajaran yang benar.

    • mengutamakan pembukaan rahasia Firman pengajaran yang benar.

    1 Timotius 4: 8
    4:8. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

    Kalau beribadah melayani Tuhan dengan benar:
    • maka kita menerima janji yang dobel dari Tuhan  untuk hidup sekarang di dunia ini.
    • Keluaran 3: 21-22
      3:21. Dan Aku akan membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa ini, sehingga, apabila kamu pergi, kamu tidak pergi dengan tangan hampa,
      3:22. tetapi tiap-tiap perempuan harus meminta dari tetangganya dan dari perempuan yang tinggal di rumahnya,
      barang-barang perak dan emas dan kain-kain, yang akan kamu kenakan kepada anak-anakmu lelaki dan perempuan; demikianlah kamu akan merampasi orang Mesir itu."

      Hasil kedua: memperoleh barang-barang emas, perak dan kain.
      'perak'= penebusan.
      'emas'= tabiat Ilahi (kesucian dalam Roh Kudus).
      'kain'= untuk menutupi ketelanjangan, dan bisa mendapatkan kemuliaan dari Tuhan, seperti pakaian mempelai wanita Tuhan.

  2. Keluaran 3: 8
    3:8. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

    Tujuan kedua: untuk menuntun gereja Tuhan ketempat yang penuh dengan susu dan madu.
    Dulu, ini adalah Kanaan. Bagi kita sekarang, berarti Yerusalem baru.

    Kita harus waspada, sebab dari sekian banyak umat Israel, hanya 2 orang yang bisa masuk ke Kanaan.
    Sebab itu, kita harus lebih sungguh-sungguh lagi dalam ibadah pelayanan!

    Yusak dan Kaleb bisa masuk Kanaan, karena KUAT DAN TEGUH HATI.
    Bukti kalau kita dituntun oleh Tuhan ke Yerusalem baru, yaitu kita kuat dan teguh hati.

    Kuat dan teguh hati, artinya:
    • tidak tawar hati,
    • tidak putus asa,
    • tidak kecewa,
    •   tidak berharap kepada siapaun saat menghadapi apapun, tetapi hanya mengandalkan Tuhan dalam segala sesuatu.
    • tidak berbuat dosa, sekalipun ada godaan, kesempatan, keuntungan, dan ancaman.
    • tidak bimbang saat menghadapi pencobaan, ujian bahkan ajaran-ajaran sesat.
Untuk kita bisa tetap kuat dan teguh hati, kekuatan kita terletak pada makanan rohani, yaitu Firman pengajaran yang benar dan korban Kristus (perjamuan suci).

1 Raja-raja 19: 1-8
19:1. Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang,
19:2. maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: "Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu."
19:3. Maka
takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana.
19:4. Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian
ia ingin mati, katanya: "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku."
19:5. Sesudah itu ia berbaring dan tidur di bawah pohon arar itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya: "
Bangunlah, makanlah!"
19:6. Ketika ia melihat sekitarnya, maka pada sebelah kepalanya ada roti bakar, dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan dan minum, kemudian berbaring pula.
19:7. Tetapi malaikat TUHAN datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia serta berkata: "
Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu."
19:8. Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan
oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.

ay. 3-4= Elia sudah putus asa, tidak kuat teguh hati lagi.
ay. 5, 7= Elia diperintahkan untuk makan terlebih dahulu sebanyak 2 kali dan ia mendapatkan kekuatan untuk berjalan sampai ke gunung Allah (ay. 8). Bagi kita sekarang, kita bisa mencapai Yerusalem baru.

Hasil kalau kuat dan teguh hati:
  • Keluaran 3: 8
    3:8. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

    = kita bisa masuk ke negeri yang baik= Tuhan menjadikan segala-galanya baik.

  • kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (pembangunan tubuh Kristus yang sempurna), seperti Yosua yang dipakai untuk menuntun umat Israel masuk ke Kanaan.

  • 1 Tawarikh 28: 20
    28:20. Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.

    Hasil ketiga: Tangan Tuhan akan menyertai kita sampai segalanya selesai, kita menjadi tubuh Kristus yang sempurna.

  • Mazmur 27: 14
    27:14. Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

    Hasil keempat: kita bisa menanti kedatangan Tuhan kedua kali. Kita diangkat ke awan-awan yang permai, sampai masuk ke Yerusalem baru.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 06 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top