English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Februari 2020 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:1-2
11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Januari 2012 (Senin Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.
Kita sudah mempelajari kenapa Petrus menyangkal Yesus (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 15 Januari 2012).

Matius 26= terkena pada...

Ibadah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 30 Mei 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 03 Januari 2017 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Markus 12:28-34
12:28 Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Januari 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
= nubuat ke-5, tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.
ay. 29-31= keadaan pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 September 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:6
4:6 Dan di hadapan takhta...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 19 April 2015 (Minggu Malam)
1 Korintus 6: 1-20
(‘mencari keadilan pada orang-orang yang tidak beriman’)
6:1. Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 31 Oktober 2013 (Kamis Sore)
Siaran langsung dari Medan.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 tentang judul atau kata...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Januari 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:10
2:10 Jangan takut terhadap apa yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Oktober 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Raya Surabaya, 28 September 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 13 Februari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 6-7
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Agustus 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 25 Agustus 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Gideon

Matius 25 : 24-30 --> Sikap terhadap talenta atau jabatan karunia yang diberikan Tuhan.
Sikap positif --> Setia dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 September 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:3
10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 Oktober 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 1: 4-8 (salam kepada ketujuh jemaat)

Wahyu 1: 4-5
1:4. Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,
1:5. dan
dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya--

Rasul Yohanes menyampaikan SALAM kepada tujuh sidang jemaat di Asia kecil (7 sidang jemaat bangsa kafir).

Ada 3 macam pengertian salam dalam ibadah (diterangkan mulai Ibadah Raya Surabaya, 20 Oktober 2013):

  1. salam adalah pembuka dari suatu pengajaran (kitab-kitab dibuka dengan salam). Dan ini menentukan isi dari pengajaran.
    Dikaitkan dengan pengajaran, jangan berubah-ubah atau ikut-ikutan orang lain dalam memberi salam. Kalau berubah-ubah, dikhawatirkan isi pengajarannya juga berubah-ubah,


  2. salam adalah doa selamat dari seorang gembala/hbamba Tuhan bagi sidang jemaat supaya tetap mengikut dan melayani Tuhan, bahkan tidak pernah tersandung sampai akhir hidupnya.

    Point 1 dan 2 sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 20 Oktober 2013.


  3. salam adalah pernyataan suka bersekutu.
    Wahyu 1: 4-5
    1:4. Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,
    1:5. dan
    dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya--

    = Rasul Yohanes menyampaikan salam yang berasal dari:


    • 'dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang'= Allah Bapa,
    • 'dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya'= Allah Roh Kudus,
    • 'dari Yesus Kristus, Saksi yang setia'= dari Anak Alllah.


    Jadi, rasul Yohanes menyampaikan salam yang berasal dari Allah Tritunggal dalam 1 Pribadi Tuhan Yesus Kristus.
    Disini, rasul Yohanes menunjukkan persekutuan atau kesatuan antara Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus yang harus menjadi teladan dari persekutuan yang benar.

    1 Yohanes 1: 1, 3-4
    1:1. Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
    1:3. Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
    1:4. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

    = rasul Yohanes menyatakan kekuatan dari FIRMAN HIDUP (Firman pengajaran benar yang menjadi pengalaman hidup) untuk membawa sidang jemaat masuk dalam persekutuan yang benar dengan sesama, mulai dari dalam nikah.
    Kalau suami dan istri praktik Firman, pasti akan masuk dalam kesatuan.
    Selain dengan sesama, juga persekutuan dengan Tuhan.
    Hasilnya: kita masuk dalam kebahagiaan yang sempurna, itulah pesta kawin Anak Domba Allah (persekutuan yang kekal).

    Jadi, kalau ingin ada dalam kesatuan, suami dan istri harus ada Firman hidup. Yang penting, Firman menjadi pengalaman hidup.
    Kalau tidak praktik Firman, itulah yangmenjadi Yudas.

    Untuk menuju kesatuan yang benar sampai kekal, yang kita butuhkan adalah:


    • Firman hidup,
    • Yohanes 17: 11, 20-23
      17:11. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
      17:20. Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
      17:21. supaya
      mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
      17:22. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku,
      supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
      17:23. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya
      mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

      Yang kedua: doa dari Yesus Imam Besar.
      Disini, rasul Yohanes menyatakan kekuatan DOA IMAM BESAR untuk bisa membawa sidang jemaat masuk persekutuan benar dengan sesama dan Tuhan sesuai dengan teladan persekutuan Allah Tritunggal.


    4 kali Yesus berdoa supaya sidang jemaat masuk dalam persekutuan yang sempurna.
    4 kali ini menunjuk:


    • kerinduan Yesus,
    • 4 penjuru bumi.
      Jadi, Yesus sangat merindukan supaya sidang jemaat diseluruh dunia masuk di dalam kesatuan tubuh Kristus yang sempurna untuk menyambut kedatangan Yesus di awan-awan yang permai (masuk dalam kesatuan yang kekal).

      Jadi, dalam nikah, mulai permulaan nikah, biarlah kita mengundang Imam Besar supaya ada doa yang dinaikan untuk bisa masuk dalam kesatuan yang kekal. Begitu juga dalam penggembalaan dan persekutuan.


    • kesulitan.
      Yesus hanya berdoa 1 kali untuk menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan Lazarus yang sudah busuk.
      Artinya: untuk menciptakan kesatuan tubuh Kristus yang benar dan sempurna, lebih sulit daripada membangkitkan orang mati yang sudah busuk, tetapi bagi Allah tidak ada yang mustahil.

      Mungkin nikah kita sudah busuk, tetapi kalau kita mau sungguh-sungguh, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Kita tinggal praktik Firman hidup dan banyak berdoa, sebab Tuhan Imam Besar juga berdoa.
      Begitu juga dalam penggembalaan, sampai nanti tubuh Kristus yang sempurna terbentuk.

      Jangan menuntut orang lain lebih dulu, tetapi mulailah dari diri kita lebih dulu. Yang sudah menerima Firman, kita praktikan dalam hidup kita dan banyak berdoa sebab Yesus juga berdoa.

Syarat untuk masuk persekutuan tubuh Kristus yang sempurna:

  1. harus mempunyai 1 kepala (1 tubuh 1 kepala).
    Kepala dari tubuh Kristus adalah Yesus.
    Yohanes 1: 1, 14
    1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:14. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

    Yesus adalah Allah dan Firman pengajaran yang lahir menjadi manusia.
    Jadi, 1 kepala= 1 Firman pengajaran yang benar.

    Pengajaran benar adalah:


    • tertulis dalam Alkitab,
    • diwahyukan oleh Tuhan lewat ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab.


    Jadi, untuk masuk kesatuan tubuh Kristus yang sempruna, HARUS memiliki 1 Firman pengajaran benar.
    Sekalipun suami istri terpisah karena meninggal, tetapi kalau selama hidupnya berpegang pada 1 Kepala, maka saat Tuhan datang, akan kembali menjadi satu.

    Malam ini, semua harus mengarah pada KEPALA (menampilkan Firman pengajaran benar).
    Persekutuan anak Tuhan TANPA Firman pengajaran benar, sekalipun bisa, tetapi hanya menghasilkan kesatuan seperti didunia ini. Puncaknya, hanya sampai sehidup semati dan setelah itu tidak tahu kemana (tidak ada kekekalan).
    Kalau tidak sehidup semati, hanya akan tercerai berai.

    Kesimpulan: persekutuan anak Tuhan dalam nikah, penggembalaan dan antar penggembalaan, HARUS menonjolkan Firman pengajaran benar, supaya mengarah pada persekutuan tubuh Kristus yang kekal (menerima Yesus sebagai Kepala untuk selama-lamanya).
    Firman pengajaran benar (Kepala), itulah yang menyatukan kita, bukan manusia atau apapun.
    Tanpa kepala, tubuh akan mati. Kalau banyak kepala, tubuh akan tercerai berai.


  2. harus aktif melayani pembangunan tubuh Kristus.
    Kalau tubuh tidak aktif, akan dibuang.
    Pelayanan pembangunan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah. Mulailah melayani dalam nikah dengan baik dan benar.
    Setelah itu, melayani dalam penggembalaan dengan sungguh-sungguh sampai menjadi berkat. Kemudian meningkat pada pelayanan antar penggembalaan (ibadah kunjungan) sampai Israel dengan kafir menjadi 1 tubuh yang sempurna.

    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Syarat melayani pembangunan tubuh Kristus:


    • hidup dalam kesucian. Ini merupakan syarat utama.
      Untuk bisa hidup suci:


      1. berada dalam ruangan suci= kandang penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:


        1. pelita emas= persekutuan dengan Allah Roh Kudus dengan karunia-karuniaNya= ketekunan dalam ibadah raya,
        2. meja roti sajian= persekutuan dengan Anak Allah dalam Firman dan KurbanNya= ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab,
        3. mezbah dupa emas= persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya= ketekunan dalam ibadah doa.


        Jika kita tekun dalam 3 macam ibadah pokok, maka tubuh, jiwa dan roh kita bersekutu dengan Allah Tritunggal, seperti carang melekat pada Pokok anggur yang benar.


      2. kita mengalami penyucian dari Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua sampai tidak salah dalam perkataan.
        Yakobus 3: 2
        3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

        Manis pahitnya hidup kita bergantung pada mulut kita.
        Mulut disucikan supaya berkata benar dan baik (jujur sampai tidak salah dalam perkataan).
        Tidak salah dalam perkataan= sempurna= seluruh hidup kita sempurna= banyak berkata 'Haleluya' (banyak menyembah Tuhan untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali). Dan cepat atau lambat, kita akan berbuah manis.


    • harus memiliki jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus.
      Jabatan pelayanan adalah tempat kita dalam tubuh Kristus.
      Karunia Roh Kudus adalah kemampuan ajaib dari Roh Kudus supaya kita bisa melakukan pelayanan sesuai jabatan pelayanan.
      Kalau Tuhan yang mengangkat dan menetapkan, pasti ada karunia Roh Kudus.

      Semua harus punya jabatan pelayanan.
      Tempat dalam tubuh Kristus= tempat di Surga.
      Kalau sudah disucikan dalam pengggembalaan, pasti Tuhan berikan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus.

      Jabatan dan karunia berbeda-beda satu dengan yang lain, tetapi bisa bekerjasama.
      Kerjasama ini bisa dalam rumah tangga, gereja dan antar gereja.


    Jika kita melayani dengna KESUCIAN dan KEBERSAMAAN (kerja sama), maka kita memiliki jubah yang maha indah dan semua akan menjadi indah pada waktunya.


  3. Efesus 4: 15-16
    4:15. tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
    4:16. Dari pada-Nyalah
    seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

    Syarat masuk persekutuan kekal yang ketiga: harus memiliki kasih Allah (kasih Agape).

    Yohanes 10: 22
    10:22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

    'pentahbisan Bait Allah'= bait Allah selesai dibangun pada musim dingin.
    Demikian juga, penyelesaian pembangunan tubuh Kristus yang sempurna juga terjadi pada musim dingin rohani (tanpa kasih).

    Matius 24: 12
    24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

    Wujud kasih menjadi dingin: kedurhakaan yang melanda 3 tempat:


    • kedurhakaan dalam rumah tangga= saling membenci dalam rumah tangga, bersungut-sungut, bertengkar, dan sebagainya.
      Matius 10: 21
      10:21. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.

      Kalau ada kedurhakaan dalam rumah tangga, itulah yang menimbulkan perselingkuhan, perceraian dan sebagainya.


    • kedurhakaan dalam pelayanan= bersungut-sungut dalam pelayanan seperti Korah karena menuntut hak jasmani (upah, pujian dan sebagainya) dalam pelayanan.
      Bilangan 16: 10-11, 32
      16:10. dan bahwa engkau diperbolehkan mendekat bersama-sama dengan semua saudaramu bani Lewi? Dan sekarang mau pula kamu menuntut pangkat imam lagi?
      16:11. Sebab itu, engkau ini dengan segenap kumpulanmu, kamu bersepakat melawan TUHAN. Karena siapakah Harun, sehingga kamu
      bersungut-sungut kepadanya?"
      16:32. dan bumi membuka mulutnya dan menelan mereka dengan seisi rumahnya dan dengan semua orang yang ada pada Korah dan dengan segala harta milik mereka.

      Akibatnya: Korah ditelan bumi= hidupnya merosot sampai binasa selamanya.


    • bersungut-sungut dalam penderitaan.
      Yakobus 5: 8-11
      5:8. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat
      5:9. Saudara-saudara, janganlah kamu
      bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.
      5:10. Saudara-saudara, turutilah
      teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
      5:11. Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan
      Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

      Bersungut dalam penderitaan timbul karena mempertahankan kebenaran diri sendiri seperti Ayub.

      Ayub 32: 1
      32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2. Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia
      menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

      Kebenaran sendiri= menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan dan tidak mau mengoreksi diri.

      Ayub 42: 5-6
      42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6. Oleh sebab itu
      aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      Jalan keluarnya:


      1. mencabut perkataan-perkataan= mencabut dosa, mulai dari perkataan.
        Perkataan inilah yagn seringkali membuat gagal.


      2. 'dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu'= tersungkur menyembah Tuhan, tidak menyalahkan orang lain= mengaku sebagai tanah liat yang tidak berguna dan tidak berharga.

        Kalau sudah sampai pada titik ini, Tuhan akan mencurahkan kasihNya kepada kita.

        Roma 8: 35-37
        8:35. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
        8:36. Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
        8:37. Tetapi dalam semuanya itu kita
        lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Kegunaan kasih Tuhan:

  • ay. 35= kasih Tuhan memberikan kekuatan extra kepada kita untuk menghadapi penindasan, penganiayaan dan sebagainya supaya kita tidak terpisah dari Tuhan, tetapi tetap setia berkobar-kobar melayani Tuhan sampai garis akhir (tetap percaya pada Tuhan).


  • ay. 37= kasih Tuhan membuat kita lebih dari pemenang.
    Artinya: kita tidak berdaya tetapi menang atas segala masalah sampai masalah yagn mustahil.
    Malam ini, apapun masalah kita, akan diselesaikan oleh Tuhan.


  • Kolose 3: 14
    3:14. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    Hasil ketiga: kasih Tuhan menyatukan dan menyermpurnakan kita (kita masuk dalam KESATUAN tubuh Kristus yang sempurna dan kekal). Kita siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Kita bersama Dia dan kekasih-kekasih kita untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top