Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 1:23
1:23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita.

Jadi, natal adalah Allah lahir menjadi manusia dengan nama Imanuel, Allah menyertai kita.
Mengapa memakai nama Imanuel?

Kejadian 1:26
1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Tuhan sudah menciptakan manusia satu gambar dengan Allah Tritunggal, sama mulia dengan Tuhan. Manusia ditempatkan di taman Eden, sehingga manusia menguasai tiga binatang di laut, di darat di udara. Manusia bahagia bersama Tuhan.
Tetapi sayang, manusia berbuat dosa sehingga kehilangan gambar Allah/ kemuliaan Tuhan/ telanjang, terpisah dari Tuhan dan diusir dari taman Eden ke dunia dan hidup dalam suasana kutukan, tidak bahagia lagi.
Sekalipun manusia hidup dalam kutukan, tidak bahagia lagi, susah, terpisah dari Tuhan, tetapi semua manusia di dunia tidak bertobat malah bertambah-tambah dalam dosa sampai puncaknya dosa, terus berbuat dosa sampai puncaknya seperti yang terjadi pada zaman Nuh dan zaman Lot.

Lukas 17:26-30
17:26 Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia:
17:27 mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.
17:28 Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun.
17:29 Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua.
17:30 Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.

Jadi, pada [Lukas 17:26-30] dilukiskan keadaan manusia pada zaman Nuh dan zaman Lot:
  1. Makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin-mengawinkan (dosa percabulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri yang sah, juga lewat pandangan, pikiran, perkataan).
    Manusia hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa = dikuasai oleh setan/ roh jahat dan najis (burung-burung di udara)

  2. Membeli dan menjual, dikuasai oleh roh jual beli/ roh antikris sehingga dicap 666.
    Prakteknya adalah menyembah uang, kikir (tidak bisa memberi untuk sesama dan untuk pekerjaan Tuhan) dan serakah (mencuri milik Tuhan).
    Menjadikan rumah Tuhan sebagai pasar artinya aktif dalam ibadah pelayanan, tetapi hanya untuk mencari hiburan dan kemakmuran jasmani, bukan mencari Tuhan, bukan mencari firman pengajaran benar. Dalam tahbisan yang tidak sesuai dengan firman pengajaran benar. Atau tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan hanya untuk mencari uang.
    Manusia yang dikuasai roh jual beli = dikuasai ikan-ikan di laut. Tadinya manusia menguasai binatang di laut, sekarang malah dikuasai.

  3. Menanam dan membangun, dikuasai ajaran palsu yaitu roh dusta, sehingga tanpa pengajaran benar.
    Bekerja di ladang Tuhan tetapi tanpa pengajaran yang benar, tanpa rambu-rambu yang benar, hanya supaya kelihatan hebat.
    Atau bekerja di ladang setan, dipakai dalam tubuh pembangunan tubuh Babel, mempelai wanita setan yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan.
    Manusia dikuasai binatang di darat.

Zaman Nuh akibatnya manusia dihukum dengan api dan belerang.
Zaman Lot akibatnya manusia dihukum dengan api dan belerang.
Manusia terpisah selamanya dari Tuhan.

Manusia akhir zaman yang terpisah dari Tuhan dikuasai oleh tiga binatang buas, sehingga tampil seperti binatang buas, menjadi sama dengan setan tritunggal yang hanya akan dibinasakan di neraka selama-lamanya.

Tuhan tidak rela jika manusia yang diciptakan menurut gambar Allah hanya menjadi binatang buas/ tampil seperti binatang buas. Tuhan sangat merindukan, mengusahakan supaya manusia yang sudah terpisah dari Dia bahkan sudah menjadi binatang buas untuk kembali menyatu sampai kembali sama mulia dengan Dia, dan kembali ke taman Eden sampai di Yerusalem Baru, Kerajaan Sorga kekal selama-lamanya, Imanuel selama-lamanya, tidak terpisah lagi selama-lamanya.
Kita manusia juga harus merindu dan berusaha keras untuk kembali kepada Tuhan dan menyatu dengan Tuhan selama-lamanya, Imanuel selama-lamanya.

Ada tiga usaha Tuhan supaya terjadi Imanuel:
  1. Natal, Allah lahir sebagai manusia dengan nama Yesus dan Imanuel.
    Matius 1:21,23
    1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
    1:23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita.

    Nama Yesus untuk menyelamatkan manusia berdosa. Yesus menjadi korban pendamaian.

    1 Yohanes 4:10
    4:10 Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

    Yesus lahir sebagai satu-satunya manusia yang tidak berdosa tetapi harus mati di kayu salib sebagai korban pendamaian, korban penghapus dosa. Sehingga kita semua mengalami pendamaian atas dosa-dosa. Kita diampuni dan dilepaskan dari dosa-dosa. Kita selamat/ tidak dihukum.

    Kisah Rasul 19:1-7
    19:1 Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.
    19:2 Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."
    19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
    19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
    19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
    19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.
    19:7 Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.

    Proses untuk menerima keselamatan:
    • [Kisah Rasul 19:4] Percaya, iman kepada Yesus sebagai satu-satunya Juru Selamat.
    • Bertobat, mati terhadap dosa, mulai dari dusta, keinginan akan uang, makan-minum, kawin-mengawinkan. Lepas dari binatang buas.
    • Baptisan air. Orang yang sudah percaya dan bertobat harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, kemudian bangkit keluar dari air bersama Yesus. Maka langit terbuka dan kita mendapat hidup baru, hidup Sorgawi, yaitu hidup dalam kebenaran.
    • Baptisan Roh Kudus, lahir baru dari Roh Kudus.
      Salah satu sifat Roh Kudus adalah setia. Orang yang benar pasti setia.

    Yesaya 11:5
    11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    Kita menjadi senjata kebenaran/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang melayani dengan setia dan benar. Hidup menjadi damai sejahtera, enak dan ringan. Kita bisa memikul kuk di dalam nikah, memikul kuk di dalam rumah Tuhan, memikul kuk di pekerjaan, memikul kuk di mana saja.

    Jika kita menjadi imam/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang setia dan benar, maka terjadi Imanuel, Allah beserta kita. Kita tidak akan terlepas dari Dia. Kita lepas dari setan. Kita kembali pada gambar Allah Tritunggal.

  2. Dua macam amanat Agung Yesus = tugas dari seorang imam-iman dan raja-raja.
    Matius 28:19-20
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
    28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

    Yaitu:
    • [Matius 28:19] Kegerakan Roh Kudus hujan awal, kegerakan dalam firman penginjilan/ Kabar Baik, untuk membawa orang-orang berdosa percaya Yesus, masuk baptisan air dan baptis Roh Kudus, untuk diselamatkan. Ini sama dengan menambah kuantitas anggota tubuh Kristus.

    • [Matius 28:20] Kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan dalam firman pengajaran yang benar/ Kabar Mempelai.
      Firman pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua, untuk menyucikan orang-orang yang sudah selamat (sudah diberkati, dipakai Tuhan) sampai sempurna seperti Yesus. Ini sama dengan menambah kualitas anggota tubuh Kristus.

    Supaya terjadi Imanuel, maka kita harus menjadi imam-imam dan raja-raja/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang aktif dalam kegerakan Roh Kudus hujan awal dan hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai dari pribadi masing-masing, rumah tangga, penggembalaan, fellowship, sampai Israel dan kafir manjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

    Mulai dari diri sendiri, kita bisa menerima firman penginjilan. Kita mantap dalam kebenaran dan kesetiaan, mantap dalam kesucian. Mulai bersaksi tentang Kabar Baik/ firman penginjilan supaya membawa orang berdosa percaya kepada Tuhan. Lanjut bersaksi tentang Kabar Mempelai, membawa orang-orang yang sudah selamat masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Kita bisa melayani sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita dengan setia dan benar.

    Matius 8:18-20
    8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang.
    8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
    8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

    Ini sama dengan bertolak ke seberang, butuh pengorbanan-pengorbanan. Kita harus mengorbankan apa saja, waktu, tenaga, pikiran, keuangan, gengsi. Cuma satu jangan dikorbankan, yaitu firman pengajaran yang benar, sebab itu merupakan Yesus sebagai Kepala.

    Kalau menuruti perintah Tuhan, melayani Tuhan sesuai pengajaran benar, jangan takut, jangan ragu-ragu, Tuhan tidak pernah menipu kita, Tuhan menyertai kita. Kalau Tuhan di pihak kita, siapa lawan kita?

    Roma 8:31-32
    8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
    8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

    Kalau Dia sudah menyerahkan anak-Nya yang tunggal, maka Dia sanggup memenuhi segala kebutuhan kita, baik hidup di dunia sekarang sampai kekal selama-lamanya.

  3. Yesus harus datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja di awan-awan yang permai untuk mengangkat kita semua supaya terjadi Imanuel selama-lamanya.
    Wahyu 22:20-21
    22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
    22:21 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

    "Ya, Aku datang segera!" adalah kesiapan Tuhan untuk datang kembali.
    "Amin, datanglah, Tuhan Yesus!" adalah kesiapan gereja Tuhan untuk menyambut Yesus kedua kali di awan-awan permai.
    Persiapan kita hidup di dalam kasih karunia Tuhan, jangan keluar dari belas kasih kemurahan Tuhan. Di luar kasih karunia, pasti akan mati semua, tidak ada gunanya.

    Apa itu hidup dalam kasih karunia?
    1 Petrus 2:19
    2:19 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

    Kita harus rela menderita sengsara daging karena kehendak Tuhan = memikul salib bersama Yesus = percikan darah bersama Yesus.
    Mengapa kita harus mengalami percikan darah?
    Sebab di balik percikan darah terjadi Shekinah Glory, mujizat terbesar. Kemuliaan Tuhan sanggup mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari pembaharuan hati, kuat teguh hati.

    Mazmur 27:14
    27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

    Matius 28:17
    28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.

    Kuat teguh hati = tidak bimbang, tidak ragu, tidak kecewa, tidak putus asa, tidak tinggalkan Tuhan, tidak tinggalkan nikah apa pun yang kita hadapi.

    Matius 28:16
    28:16 Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.

    Taat dengar-dengaran sampai daging tak bersuara lagi. Itu titik pertemuan kita dengan Yesus untuk melaksanakan semua amanat Agung.

    Matius 28:17a
    28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.

    Kita bisa percaya mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan, menempatkan Yesus sebagai Kepala.

    Contoh:
    • Abraham (bapak-bapak).
      Roma 4:17-21
      4:17 seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" -- di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.
      4:18 Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."
      4:19 Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
      4:20 Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,
      4:21 dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

      Abraham tidak ragu-ragu pada janji Allah/ firman pengajaran benar sekalipun mengalami kemustahilan.
      Tetap percaya bahwa Tuhan tetap melaksanakan janji-Nya pada waktunya, maka Abraham mendapat kuasa yang tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

    • Perempuan pendarahan dua belas tahun (perempuan/ ibu/ janda).
      Markus 5:25-29
      5:25 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
      5:26 Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
      5:27 Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
      5:28 Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
      5:29 Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.

      Menghadapi kebusukan, menghadapi kehancuran nikah dan buah nikah, menghadapi masalah yang memburuk sampai menghadapi kemustahilan. Tetapi dia tidak berharap yang lain, hanya berharap kuasa Tuhan, dan dia mengalami kesembuhan, nikah dan buah nikah dipulihkan, yang busuk jadi harum, yang mustahil jadi tidak mustahil.

    • Kaum muda.
      1 Petrus 5:5-6
      5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
      5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

      Kaum muda dalam keadaan rendah, tidak berharga, tidak bisa apa-apa, gagal, jatuh, dan lain sebagainya.

      Jangan ragu-ragu untuk kembali pada penggembalaan yang benar, tunduk dan menyembah, mengulurkan tangan kepada Tuhan. Maka Tuhan mengulurkan tanganNya untuk meninggikan kita pada waktuNya. Semua menjadi berhasil dan indah pada waktuNya. Semua dipakai Tuhan untuk kemuliaan nama Tuhan. Dan semua diselesaikan oleh Tuhan pada waktuNya. Kita diangkat ke awan permai, artinya disucikan dan diubahkan sampai sempurna seperti Yesus untuk layak menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan permai, Imanuel selama-lamanya. Kita kembali ke Firdaus, kembali ke Yerusalem Baru selama-lamanya.



Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 10 Juli 2016 (Minggu Sore)
    ... baru Ia diserahkan. Jadi tidak ada baptisan air untuk anak kecil tetapi penyerahan anak. Nanti setelah usia dewasa baru Dia dibaptis. Imamat - . Dan pada hari yang kedelapan haruslah dikerat daging kulit khatan anak itu. . Selanjutnya tiga puluh tiga hari lamanya perempuan itu harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 November 2008 (Kamis Sore)
    ... menerangkan ayat dalam Alkitab. Timotius - Kita harus bertekun membaca kitab suci. Dari ketekunan itu akan menghasilkan pengajaran yang benar. Siapa yang berhak melayani dalam pembangunan tubuh kristus Jawab Imam dan raja. Imam seorang yang suci yang memangku jabatan pelayanan dan beribadah melayani Tuhan. Keluaran - imam dan raja adalah ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 30 Maret 2011 (Selasa Sore)
    ... hidupnya. Yohanes - . Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda ada lima serambinya . dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit orang-orang buta orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh yang menantikan goncangan air kolam itu. 'Betesda' rumah kemurahan dimana Yesus lahir di ...
  • Ibadah Raya Malang, 12 Februari 2012 (Minggu Pagi)
    ... harus bersaksi tentang kebenaran apapun resiko yang harus kita hadapi di manapun dan kapanpun. Dan kita harus bersaksi bahwa Yesus adalah Mesias. Mesias Kristus Yang diurapi . Ada jabatan yang diurapi Raja. Imam-imam hamba. Nabi manusia yang sengsara. Tetapi Yesus juga adalah Anak Allah yang hidup. Jika jabatan ini digambarkan maka akan membentuk salib ...
  • Ibadah Raya Malang, 05 Desember 2021 (Minggu Pagi)
    ... sampai selama-lamanya. Siapa orang yang mati di dalam Yesus Orang yang hidup dalam Yesus selama hidupnya. Orang yang mengalami pengalaman kematian bersama Yesus selama hidupnya rela sengsara daging bersama Yesus tanpa dosa rela memikul salib tanpa dosa selama hidupnya. Orang yang mati syahid. Mengapa Tuhan mengizinkan kita memikul salib Supaya kita menerima dan hidup ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 08 Januari 2017 (Minggu Siang)
    ... yaitu suku Lewi yang masih menyandang pedang. Dari dua belas suku Israel hanya satu suku yang menyandang pedang--hanya delapan persen lebih. Bayangkan Dari sekian banyak orang Israel yang sudah menerima firman mujizat dan berkat selama bertahun-tahun di padang gurun bersama dengan TUHAN mendadak hilang semuanya. Hanya satu suku yang menyandang ...
  • Ibadah Raya Malang, 26 Juli 2009 (Minggu Pagi)
    ... ara melembut berarti kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat. Jadi kedatangan Yesus kedua kali identik dengan keubahan hidup. Kolose - Korintus - . Untuk bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali baik Israel maupun Kafir harus mengalami pembaharuan. Kalau tidak berubah tetap keras tidak melembut maka tidak akan bisa menyambut kedatangan Tuhan kedua kali. ...
  • Ibadah Raya Malang, 05 Mei 2013 (Minggu Pagi)
    ... orang Yebus-- yakni ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu. Sebab Aku tidak akan berjalan di tengah-tengahmu karena engkau ini bangsa yang tegar tengkuk supaya Aku jangan membinasakan engkau di jalan. Ketika bangsa itu mendengar ancaman yang mengerikan ini berkabunglah mereka dan seorangpun tidak ada yang memakai perhiasannya. Karena ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Maret 2009 (Senin Sore)
    ... Tuhan bisa menerima batang pokok menerima Yesus sebagai teladan dalam kebenaran kesucian dan kesempurnaan . macam dasar gereja Tuhan Efesus - - para rasul dan para nabi Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama itulah Alkitab Firman Pengajaran yang benar. batu penjuru - batu yang dibuang - korban Kristus Petrus . Praktik ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Maret 2013 (Kamis Sore)
    ... saja atau hanya melayani saja . Seorang yang dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Seorang imam paling sedikit memiliki tiga hal yaitu Karakter yang baik. Potensi yang baik terutama karunia Roh Kudus yaitu kemampuan ajaib dari Tuhan. Tahbisan yang benar. Matius Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang yang seorang akan dibawa ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.