Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Matius 26: 30-31
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya
ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis:
Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.

ay. 30-35= PERINGATAN KEPADA PETRUS.
'bukit Zaitun'= tempat yang menghasilkan buah zaitun.
Buah zaitun dijemur dan diperas untuk menghasilkan minyak zaitun.
Secara rohani, buah zaitun yang dijemur dan diperasmenunjuk pada Pribadi Yesus yang menderita sengsara sampai mati di kayu salib untuk menghasilkan minyakurapan Roh Kudus.

Jadi, tujuan Yesus mati dikayu salib:
  • untuk mencurahkan minyak urapan Roh Kudus,
  • untuk menjadi Gembala yang baik, dimana ciri Gembala yang baik adalah menyerahkan nyawanya.
Kesimpulan: kuasa Roh Kudus sanggup menuntun kita untuk masuk dalam kandang penggembalaan, sekalipun lewat pintu yang sempit (perobekan daging).
Kalau manusia daging, tidak akan mau masuk dalam penggembalaan.

Kandang penggembalaan= ruangan suci dengan 3 macam alat= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
Dengan 3 macam ibadah ini, ibadah kita tidak akan monoton.

Didalam kandang penggembalaan, 3 kali Yesus tampil sebagai Gembala:
  1. Yohanes 10: 11
    10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

    Penampilan pertama Yesus sebagai Gembala: Yesus tampil sebagai Gembala yang baik.
    Ini menunjuk pada kematian.
    Gembala yang baik menyerahkan nyawa bagi domba-dombanya.

    Matius 15: 24, 26
    15:24. Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
    15:26. Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan
    melemparkannya kepada anjing."

    ay. 24= sebenarnya, Yesus mati untuk domba-domba Israel saja, sedangkan bangsa kafir hanya senilai anjing yang tidak berharga apa-apa (ay. 26).

    Jadi, sebenarnya, Yesus mati dikayu salib untuk menyelamatkan domba Israel yang melanggar hukum taurat.
    Tetapi, sebagian Israel menolak Yesus, sehingga terbuka kesempatan dan kemurahan bagi bangsa kafir untuk diangkat menjadi dombanya Tuhan(kita diangkat dari anjing menjadi domba).

    Roma 11: 25-27
    11:25. Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa laintelah masuk.
    11:26. Dengan jalan demikian
    seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.
    11:27. Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka."


    'seluruh Israel akan diselamatkan'= Israel dan kafir yang menjadi satu kawanan.

    Yohanes 10: 16
    10:16. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanandengan satu gembala.

    'domba-domba lain'= bangsa kafir.
    Jadi, lEWAT KORBAN KRISTUS, ISRAEL DAN KAFIR MENJADI SATU KAWANAN DOMBA DENGAN SATU GEMBALA= satu tubuh Kristus dengan satu Kepala.

    Jika bangsa kafir mau digembalakan, maka Gembala yang baik mulai menata hidup kitamenjadi rapi dan baik.
    Tetapi kalau bangsa kafir tidak mau digembalakan, ia akan menjadi seperti anjing yang dirasuk setan dan mengarah pada kehancuran, bahkan kebinasaan!

  2. Ibrani 13: 20-21
    13:20. Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agungsegala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,
    13:21. kiranya
    memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

    Penampilan kedua Yesus sebagai Gembala: Yesus tampil sebagai Gembala Agung.
    Ini menunjuk pada kebangkitan. Yesus disebut Gembala Agung, karena Ia tidak bisa dihalangi oleh apapun juga, bahkan maut tidak bisa menghalangi.

    Yesus yang bangkit sebagai Gembala Agung memperlengkapi kita dengan segala perkara yang baik, yaitu:
    • Efesus 4: 11-12
      4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12. untuk
      memperlengkapi orang-orang kudusbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Perkara baik yang pertama: jabatan pelayanan.
      'orang-orang kudus'= domba-domba yang berada di kandang penggembalaan.
      Kalau ada jabatan pelayanan, kita diangkat menjadi imam-imam dan raja-raja (pelayan Tuhan).
      Pelayan Tuhan adalah orang yang melakukan kehendak Tuhan.
      Seringkali kita merasa melayani Tuhan, padahal tidak melakukan kehendak Tuhan.

      Jadi, ukuran keberhasilan pelayan Tuhandiukur dari melakukan kehendak Tuhan atau tidak.

      Kalau melakukan kehendak Tuhan, kita akan dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita Tuhan). Inilah arah pelayanan kita!

      Yesaya 22: 15-16, 19-21a
      22:15. Beginilah firman Tuhan, TUHAN semesta alam: "Mari, pergilah kepada kepala istana ini, kepada Sebna yang mengurus istana, dan katakan:
      22:16. Ada apamu dan siapamu di sini, maka engkau menggali kubur bagimu di sini, hai yang menggali kuburnya di tempat tinggi, yang memahat kediaman baginya di bukit batu?
      22:19.
      Aku akan melemparkan engkau dari jabatanmu, dan dari pangkatmu engkau akan dijatuhkan.
      22:20. Maka pada waktu itu Aku akan memanggil hamba-Ku, Elyakim bin Hilkia:
      22:21a. Aku akan mengenakan jubahmu kepadanya


      ay. 19= hati-hati! Jangan sampai kita dilempar dari jabatan kita.
      Kalau Tuhan memberi jabatan pelayanan, kita sedang melayani istana kerajaan Surga, sehingga kita bisa merasakan kebahagiaan Surga, bukan untuk menyengsarakan kita.
      Sebab itu, KITA HARUS BERGEMAR DALAM MELAYANI TUHAN.
      Kalau belum bergemar dalam pelayanan, berarti pelayanan kita belum sampai ke Surga.

      Disini, Sebna dari istana malah menggali kubur.
      Artinya: kalau tidak setia atau tinggalkan ibadah pelayanan, ia sedang meninggalkan istana dan menggali kubur.
      Kuburan= perkara jasmani= tinggalkan ibadah pelayanan karena perkara-perkara jasmani. Dan kehidupan itu tidak akan puas. Bahkan jabatan pelayanannya akan dialihkan pada orang lain dan tidak bisa kembali lagi.
      Contohnya: Sebna yang diganti Elyakim dan Yudas diganti oleh Matias.

      Jabatan pelayanan= jubah yang indah. Artinya: kalau kita sudah memiliki jabatan pelayanan, hidup kita semakin hari akan semakin indah.

    • Efesus 6: 13, 18
      6:13. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
      6:18. dalam segala doa dan permohonan.
      Berdoalah setiap waktu di dalam Rohdan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,

      Perkara baik yang kedua: perlengkapan senjata Allah supaya kita bisa melayani Tuhan sampai garis akhir.
      Salah satu perlengkapan adalah doa penyembahan.
      Doa penyembahan ini bisa berupa:
      1. doa 1 jam,
      2. doa puasa,
      3. doa semalam suntuk.

      Dalam doa penyembahan, kita mendapat kekuatan extra dari Tuhanuntuk mempertahankan jabatan pelayanan sampai garis akhir. Kalau sudah lemah, kita harus banyak tersungkur di bawah kaki Tuhan.

  3. 1 Petrus 5: 4-6
    5:4. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
    5:5. Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
    5:6. Karena itu
    rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    (terjemahan lama)
    5:4. Dan apabila kelihatan kelak
    Penghulu gembalaitu, maka kamu akan beroleh makota kemuliaan yang tiada akan layu.

    Penampilan ketiga Yesus sebagai Gembala: Yesus tampil sebagai Penghulu Gembala.
    Ini menunjuk pada kemuliaan= Yesus sebagai Penghulu Gembala akan datang kembali untuk memberikan mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu(mahkota mempelai).

    Syarat supaya kita bisa menerima mahkota yang tidak dapat layu:
    • tidak boleh layu=
      1. tidak boleh bosan  dalam ibadah pelayanan dan penyembahan kepada Tuhan, tetapi selalu setia dan berkobar-kobar.
      2. tidak boleh putus asa/kecewa menghadapi apapun juga, tetapi selalu mengucap syukur kepada Tuhan.
      3. tidak boleh bangga terhadap sesuatu, tetapi selau mengucap syukur pada Tuhan.

    • ay. 5-6= rendah hati=
      1. kemampuan untuk mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi, tetapi hidup dalam kebenaran.
      2. kemampuan untuk mengakui segala kegagalan-kegagalankita.

      Kalau kita rendah hati, tangan Penghulu Gembala akan menolong kita.

    • tunduk= taat dengar-dengaran kepada Firman Tuhan apapun resikonya.
      Yesus taat sampai mati, tetapi sesudah itu, Ia dipermuliakan.
      Saat kita sengsara, itu adalah saat dimana kita bisa BERSAMA TUHAN SECARA PRIBADI dan Tuhan akan menolong kita.

    Kalau kita menjadi pelayan Tuhan yang setia, rendah hati dan tunduk, kita sedang mengulurkan 2 tangan HANYAkepada Tuhan. Dan Tuhan juga akan mengulurkan 2 TanganNya kepada kita. KITA HIDUP DALAM TANGAN SANG GEMBALA.
Hasilnya:
  • Yohanes 10: 27-28
    10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
    10:28. dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti
    tidak akan binasa sampai selama-lamanyadan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

    Hasil pertama: Tangan Gembala yang baiksanggup mampu memelihara hidup kitaditengah padang gurun dunia yang sulit sampai hidup kekal selama-lamanya.
    Kalau ada Gembala yang baik, padang gurun akan menjadi padang rumput.
    Kalau tidak ada gembala, padang rumput justru menjadi padang gurun.

    'seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku'= Gembala yang baik juga mampu memberikan kemenangan atas musuh-musuh, semua masalah kita diselesaikan, sampai masalah yang mustahil. Dan semuanya dijadikan baik pada waktunya.

  • Wahyu 7: 17
    7:17. Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

    Hasil kedua: Tangan Gembala Agungmenuntun kita ke masa depan yang indah dan bahagia. Tidak ada lagi air mata dan kesedihan. Bahkan Ia menuntun kita sampai ke Yerusalem Baru (kandang penggembalaan terakhir), tidak sampai salah arah.

    Kalau segala sesuatu makin hancur, itu artinya TIDAKmenuju Yerusalem baru. Kalau menuju Yerusalem Baru, segala sesuatunya akan semakin indah.

  • 1 Petrus 5: 6
    5:6. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    Hasil ketiga: Tangan Penghulu Gembala yagn kuat sanggup mengangkat kitadari kegagalan menjadi berhasil.
    Kita juga diangkat dari kejatuhan dosa dan dipulihkan kembali. Kalau sudah dipulihkan, jangan jatuh lagi!
    Sampai nanti, kita diangkat di awan-awan yang permai= kita disucikan dan diubahkan sampai sempurna seperti Yesus.
    Dan TANGAN ITU JUGA YANG MEMBERIKAN MAHKOTA MEMPELAIuntuk kita bersama Tuhan selama-lamanya.
Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Malang, 05 November 2017 (Minggu Pagi)
    ... yang benar dan penyembahan yang benar. Sehingga kita tidak perlu mati syahid tetapi mengalami penyaliban daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya. Kita juga harus berjaga-jaga supaya tidak dibunuh oleh antikris juga supaya tidak menjadi sama dengan antikris. Jika menyembah antikris secara daging enak semua perkara jasmani diperbolehkan tetapi akan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Agustus 2016 (Kamis Sore)
    ... Padi atau beras berasal dari golongan rumput-rumputan. Rumput yang kering dan layu artinya Tidak tahan uji artinya gampang putus asa kecewa--tidak jarang ada yang bunuh diri-- tinggalkan TUHAN tinggalkan rumah tangga dan bermacam-macam. Sekalipun mengatakan dia hamba TUHAN pelayan TUHAN tetapi kalau tidak mau diisi firman pengajaran--kebaktian pendalaman alkitab dan perjamuan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 09 Oktober 2016 (Minggu Siang)
    ... ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Pertumbuhan kualitas dan kuantitas ini sesuai dengan amnaat agung TUHAN Yesus sebelum Ia naik ke sorga dan ini yang menimbulkan pertumbuhan gereja TUHAN secara kuantitas dan kualitas. Dua amanat agung TUHAN adalah Amanat agung pertama ayat 'baptislah' . Mau menjadi hamba TUHAN ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 Maret 2011 (Kamis Sore)
    ... Pembasuhan -- gt baptisan air. Kolose - Dalam Dia kamu telah disunat bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia tetapi dengan sunat Kristus yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 17 Agustus 2016 (Rabu Sore)
    ... di atas takhta itu dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu sambil berkata . Ya TUHAN dan Allah kami Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Maret 2019 (Rabu Sore)
    ... Pondok Daun. Imamat - - . TUHAN berfirman kepada Musa . Katakanlah kepada orang Israel begini Pada hari yang kelima belas bulan yang ketujuh itu ada hari raya Pondok Daun bagi TUHAN tujuh hari lamanya. . Pada hari yang pertama haruslah ada pertemuan kudus janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat. . ...
  • Ibadah Raya Malang, 13 September 2020 (Minggu Pagi)
    ... di Bait Suci Allah sama dengan mempelai wanita Sorga. Sangkakala ketujuh menampilkan gereja Tuhan yang ditempatkan di dalam Bait Suci Allah di sorga. Sekarang kita menempati Bait Suci Allah di bumi yaitu Tubuh kita yang fana diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang September . Tempat kita beribadah melayani Tuhan yaitu rumah ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 08 Maret 2009 (Minggu Sore)
    ... sebagai makanan rohani dan sekaligus untuk menyucikan sidang jemaat sampai jadi sama dengan Tuhan. Kalau kita telusuri Mempelai Pria adalah Yesus adalah manusia darah daging yang mati di kayu salib dan bangkit dalam tubuh kemuliaan daging yang mulia . Kalau Ia tidak jadi darah daging Ia tidak bisa menjadi Mempelai sebab ...
  • Ibadah Kunjungan Semarang III, 15 September 2016 (Kamis Sore)
    ... Inilah masa kita bekerja di akhir jaman. Jika sampai saat ini Yesus belum datang bukan berarti Yesus lalai tetapi merupakan perpanjangan sabar Tuhan kepada kita. Petrus Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian tetapi Ia sabar terhadap kamu karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang ...
  • Ibadah Doa Malang, 09 Mei 2019 (Kamis Sore)
    ... akan baik juga hubungan dengan sesama juga akan baik. Sesama mulai dari suami istri kakak adik saudara anak orangtua. Doa penyembahan adalah proses perobekan penyaliban daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya sehingga tidak ada tempat bagi roh jahat dan roh najis sehingga Roh Kudus dicurahkan dalam hati dan hidup ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.