English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Maret 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding.

Matius 6:11-13, kita membutuhkan kelepasan...

Ibadah Doa Surabaya, 01 September 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 14-30
ay. 14= Tuhan mempercayakan harta Surga kepada manusia berdosa= KEMURAHAN TUHAN.
ay. 15= Tuhan...

Ibadah Kaum Muda Malang, 29 Agustus 2009 (Sabtu Sore)
Pembicara: Bapak Antanusa

MARKUS 13:14-17
Yang masuk...

Ibadah Doa Malang, 02 Agustus 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:4
4:4 Dan sekeliling takhta...

Ibadah Paskah Surabaya, 21 April 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Januari 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Juni 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:2
4:2 Segera...

Ibadah Raya Surabaya, 20 September 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan I di Square Ballroom Surabaya, 29 Mei 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 31 Maret 2012 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah.

Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian Pujian...

Ibadah Persekutuan I Makassar, 04 September 2012 (Selasa Sore)
Disiarkan juga secara langsung untuk Ibadah Doa di Malang Salam sejahtera dalam kasih sayang...

Ibadah Doa Malang, 07 September 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 17:21

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Agustus 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Februari 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Juni 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 April 2014 (Senin Sore)

Pembicara: Pdt Mikha Sandatoding

Selamat sore dan salam damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus. Biarlah damai sejahtera bahagia Tuhan selalu menyertai kita sekalian.

Matius 12: 38-42
12:38 Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu."
12:39 Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
12:40 Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.
12:41 Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!
12:42 Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!"

= tentang orang-orang Farisi/ahli-ahli Taurat yang mengikut Yesus tetapi selalu meminta tanda dari Yesus, artinya orang Kristen/orang-orang percaya yang mengikut Tuhan tetapi hanya meminta tanda-tanda yaitu tanda-tanda secara lahiriah bukan tanda-tanda yang rohani. Tuhan tidak memberi tanda-tanda secara lahiriah tetapi tanda-tanda secara rohani, yaitu tanda Nabi Yunus.
Artinya tanda kematian dan kebangkitan, sebagaimana Yesus berada di perut bumi selama 3 hari 3 malam, sesudah itu Yesus bangkit. Nabi Yunus juga berada di dalam perut ikan selama 3 hari 3 malam, lalu ia dimuntahkan dari perut ikan = kebangkitan.

Mengapa Tuhan memberikan tanda rohani, bukan tanda jasmani?:

  1. sebab, jika kita hanya menerima tanda jasmani tanpa tanda rohani, maka kehidupan kita tidak akan mampu bertahan.
    1 Petrus 1: 23-25
    1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.
    1:24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
    1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.


    Jika kita hanya menerima tanda jasmani, bukan tanda rohani, akibatnya kehidupan kita akan menjadi seperti rumput dan bunga rumput yang sudah banyak dihiasi dengan banyak keindahan-keindahan/perkara jasmani (misalnya: kekayaan, kepandaian, kedudukan, dan sebagainya), tetapi jika tanpa kelahiran baru (tanda pembaharuan/tanda kematian dan kebangkitan), maka kehidupan kita akan mudah gugur = gugur dari iman, mulai dengan layu /tidak tahan menghadapi ujian dan pencobaan (mudah kecewa dan putus asa) sampai benar-benar gugur dari iman/binasa.


  2. 2 Timotius 3: 1-5
    3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. Manusia akan mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
    3:3. tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
    3:4. suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
    3:5 Secara lahiriah mereka
    menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    Alasan yang kedua adalah, jika kehidupan kita hanya menerima tanda lahiriah tanpa tanda rohani, maka kehidupan kita akan cenderung untuk tetap berbuat dosa, terutama 18 dosa, sehingga dicap oleh antikris dengan angka 666= tubuh, jiwa dan rohnya daging = manusia darah daging yang tidak layak masuk ke dalam Kerajaan Surga, sebab darah dan daging tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Surga.

    Tuhan tidak mau kita dicap 666 oleh antikris, oleh karena itu kita perlu dicap dengan tanda kematian dan kebangkitan = tanda kelahiran baru/tanda pembaharuan (tanda nabi Yunus).


  3. Wahyu 13: 11-15
    13:11 Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
    13:12 Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
    13:13 Dan ia
    mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
    13:14 Ia
    menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.
    13:15 Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.


    Alasan yang ketiga, jika kehidupan kita hanya menerima tanda lahiriah tanpa tanda rohani, maka kita cenderung untuk mengarah pada pengajaran palsu sampai pada penyembahan palsu/penyembahan yang menyimpang (penyembahan berhala), sehingga kehidupan kita tidak mengarah pada Yerusalem Baru tetapi mengarah kepada Babel yang akan binasa.
    Pengajaran palsu hanya mengutamakan tanda-tanda lahiriah, contohnya hanya mengutamakan sakit menjadi sembuh, miskin menjadi kaya, dan sebagainya.

Tuhan tidak mau kita binasa. Oleh karena itu Tuhan tidak memberikan tanda lahiriah tetapi memberi tanda nabi Yunus/tanda kematian dan kebangkitan/tanda kelahiran baru/tanda pembaharuan.

Tanda pembaharuan/tanda kematian dan kebangkitan adalah tanda yang besar dan kuat, dan tidak bisa ditiru oleh setan. Mengapa? Karena setan tidak memiliki tanda kematian dan kebangkitan/tanda pembaharuan. Kalau hanya sakit menjadi sembuh, miskin menjadi kaya, maka setan bisa menyembuhkan, setan bisa memberi kedudukan, dan lain-lain. Tetapi kalau tanda pembaharuan, setan tidak bisa memberi, sebab setan sudah berbuat dosa sejak dari semula.

Praktek memiliki tanda Nabi Yunus = tanda kematian dan kebangkitan = tanda pembaharuan:

  1. Roma 6: 3-4
    6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
    6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Tanda yang pertama yaitu kita mengalami pembaharuan hidup yang dikerjakan oleh Roh Kudus lewat baptisan air.

    Titus 3: 5
    3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Hanya lewat baptisan air yang benar, kita bisa mengalami pembaharuan. Baptisan air yang benar yaitu mati terhadap dosa/dosa dikuburkan dalam baptisan air, lalu keluar dari air/bangkit bersama Yesus untuk mendapat hidup baru.

    Apa yang dibaharui lewat baptisan air?:
    1 Petrus 3: 19-21
    3:19 dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara,
    3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk
    memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Yaitu pembaharuan hati nurani, dari hati nurani yang tidak taat, jahat dan najis menjadi hati nurani yang baik. Seperti di zaman Nuh, hanya 8 orang yang memiliki hati nurani yang baik. Dengan hati nurani yang baik, hasilnya kita akan diselamatkan oleh Tuhan.

    Prosesnya:


    • percaya Yesus,
    • bertobat,
    • baptisan air.


    Ulangan 28: 1-2
    28:1 "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
    28:2
    Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:

    Dengan hati nurani yang baik, kita juga akan diberkati oleh Tuhan sehingga kita bisa menjadi berkat bagi sesama. Jika kita mengutamakan tanda rohani/tanda pembaharuan, maka tanda jasmani akan mengikuti.


  2. 1 Korintus 15: 51-52
    15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
    15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

    Tanda yang kedua, yaitu pembaharuan tidak hanya oleh Roh Kudus tetapi juga oleh Firman Pengajaran benar = bunyi nafiri yang keras/Firman penggembalaan yang benar dan Kasih Allah.

    Zefanya 3: 17
    3:17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

    Prosesnya yaitu lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah:


    • Ibadah Raya: persekutuan dengan Allah Roh Kudus.
    • Ibadah pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci: persekutuan dengan Anak Allah dalam Firman pengajaran dan Korban Kristus.
    • Ibadah Doa Penyembahan: persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasih-Nya.


    Apa yang perlu dibaharui oleh Firman, Roh dan kasih Allah?:


    • Kita dibaharui dari dosa nabi Yunus.
      Yunus 1: 3
      1:3 Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.

      Arti dosa Nabi Yunus:


      1. Dosa Nabi Yunus yaitu dosa tidak taat.
        Tuhan menyuruh Yunus pergi ke Niniwe tetapi Yunus pergi ke Tarsis. Ini yang perlu dibaharui, sehingga kita bisa taat dengar-dengaran. Sebab jika kita mempertahankan dosa tidak taat, maka kehidupan kita akan menjadi sama seperti Yunus yang berada di atas kapal = terombang-ambing oleh angin pencobaan dan gelombang-gelombang masalah.

        Kapal/perahu artinya perahu pelayanan, perahu nikah. Jika tidak taat, maka akan diterpa angin pencobaan dan gelombang masalah. Juga perahu pekerjaan/studi kita, jika tidak taat, maka studi menjadi merosot, pekerjaan mengalami banyak kerugian.
        Jika Tuhan tidak menolong, maka perahu kehidupan kita akan tenggelam sampai ke dalam lautan api neraka. Oleh sebab itu, lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, ketidak-taatan kita akan disucikan sehingga kehidupan kita menjadi tenang dan teduh.
        Jika kita taat, maka kita akan mendapat ketenangan, berhasil, dan berharga di mata Tuhan.

        Tidak taat membuat kehidupan kita sengsara, terombang-ambing dan telanjang seperti Adam dan Hawa = hidup dalam dosa dan puncak dosa, hidup dalam kutukan seperti Adam dan Hawa yang diusir dari Taman Eden, tidak akan menikmati kebahagiaan, kita semakin sulit mengikut Tuhan bahkan sampai tenggelam dan binasa.


      2. Yunus 4: 3-4, 9
        4:3 Jadi sekarang, ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup."
        4:4 Tetapi firman TUHAN: "
        Layakkah engkau marah?
        4:9 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: "Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu?" Jawabnya: "Selayaknyalah aku marah sampai mati."

        Dosa Nabi Yunus juga artinya dosa amarah. Yunus marah karena Tuhan tidak jadi menghukum kota Niniwe dan malah memberkati Niniwe. Marah tanpa sebab adalah dosa antikris.

        Matius 21: 15
        21:15 Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: "Hosana bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel,

        Roh antikris bukan hanya roh jual-beli, tetapi juga roh marah tanpa sebab dan roh jengkel. Seperti Yunus jengkel kepada Tuhan karena tidak jadi menghukum kota Niniwe. Bahkan Tuhan sudah menolong Yunus dengan menumbuhkan pohon jarak, tetapi saat ada ulat yang memakan batangnya sehingga pohon jarak tersebut mati, ia menjadi marah. Padahal bukan Yunus yang berjasa, tetapi Tuhan yang berjasa menumbuhkan pohok jarak tersebut.

        Seringkali kita marah kepada Tuhan, merasa Tuhan tidak adil kepada kita karena kita sudah berbuat segala sesuatu tetapi belum juga diberkati oleh Tuhan, malah Tuhan memberkati orang lain. Roh jengkel/roh amarah harus disucikan sehingga kita bisa penuh dengan belas kasihan/murah hati.

        Kalau kita memelihara roh jengkel/roh amarah maka akan membuat kita menjadi kering bahkan mati secara rohani.


    • dosa Niniwe.
      Yunus 1: 1-2
      1:1 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian:
      1:2 "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku."


      1. dosa Niniwe adalah dosa kejahatan dan kenajisan yang bertumpuk-tumpuk sampai ke hadirat Tuhan sehingga mengundang hukuman Tuhan .

        DOSA KENAJISAN
        yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan. Dosa ini makin bertumpuk-tumpuk dari hari ke hari menguasai kehidupan manusia. Semua manusia dilanda dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan.

        Lukas 17: 26-27
        17:26 Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia:
        17:27 mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.

        Praktek dosa makan minum:


        • merokok => ketika diingatkan malah berdusta => menyalahkan orang lain,
        • mabuk.
        • narkoba.


        Praktek dosa kawin-mengawinkan:


        • dosa seks dengan berbagai ragamnya,
        • kawin campur,
        • perselingkuhan,
        • cerai.


        DOSA KEJAHATAN
        Praktek dosa kejahatan:


        • kikir dan serakah/cinta akan uang.
          1 Timotius 6: 10
          6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

          Cinta akan uang yaitu mencari uang sampai meninggalkan ibadah pelayanan atau rajin beribadah melayani hanya untuk mencari uang, juga melayani tetapi tidak mengembalikan perpuluhan dan persembahan khusus. Akibatnya, makin melayani, dosanya makin bertambah/bertumpuk.
          Yang benar adalah kita harus cinta pada Tuhan dengan sungguh-sungguh = mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari segala perkara.


        • diberkati tetapi tidak mau menyalurkan berkat = tidak mau ikut/tidak mau berkorban untuk kegerakan Roh Kudus Hujan Akhir.
          Lukas 12: 16-19
          12:16 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
          12:17 Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
          12:18 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
          12:19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang,
          tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!

          Akibatnya, kehidupan itu bertimbun-timbun dosanya sampai ke hadirat Tuhan.


      2. Yunus 4: 11
        4:11 Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang, yang semuanya tak tahu membedakan tangan kanan dari tangan kiri, dengan ternaknya yang banyak?"

        Dosa Niniwe juga tidak bisa membedakan tangan kanan dengan tangan kiri = tidak bisa membedakan yang baik dengan yang tidak baik, dimulai dengan tidak bisa membedakan pengajaran benar dengan pengajaran yang tidak benar = menyamakan semua pengajaran.

        Pengajaran yang benar adalah yang tertulis dalam Alkitab, dibukakan rahasaianya yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain (disampaikan dengan murni, tidak dicampur dengan lawakan, filsafat, emosi, dan tidak mencari keuntungan), diilhamkan/diwahyukan dari Tuhan.

        Lewat pembaharuan, kita bisa menolak yang tidak benar dan tinggal di dalam yang benar (sekolah, bekerja, menikah dan melayani yang benar).

Jika kita dibaharui mulai dari pembaharuan oleh Roh Kudus ditambah dengan pembaharuan oleh Firman dan Kasih Allah, sehingga kita dibaharui dari dosa nabi Yunus dan dosa Niniwe, maka kita akan terdorong untuk menyembah Tuhan = mempersembahkan seluruh tubuh, jiwa dan roh kita yang sudah dibaharui kepada Tuhan.

Roma 12: 1-2
12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Jika Tuhan melihat kehidupan kita suka berdoa dan menyembah Tuhan/mempersembahkan tubuh, jiwa dan roh kita kepada Tuhan = Tuhan mencium bau persembahan yang harum, maka hasilnya:

Kejadian 8: 21
8:21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.

  • Tuhan tidak akan menghukum kehidupan kita, seperti kota Niniwe yang tidak jadi dihukum/dibinasakan oleh Tuhan.
  • Tuhan tidak akan mengutuk kita, tetapi Tuhan akan menurunkan hujan berkat atas kehidupan kita.
    Yesaya 44: 3
    44:3 Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.

    Yaitu berkat jasmani untuk menjadikan kita berkat bagi orang lain dan terlebih lagi berkat rohani yaitu berkat Roh Kudus.
    Kalau kita hanya mengejar tanda jasmani, maka kita tidak akan mendapat keduanya.

    Kegunaan berkat Roh Kudus:
    Yohanes 15: 26
    15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

    • Roh Kudus menghibur kita supaya tidak putus asa dan kecewa tetapi bisa tetap bersaksi.
    • Roh Kudus menolong dan menyertai kita dimanapun, kapanpun, juga membantu kita dalam kelemahan-kelemahan kita sehingga kita mendapat kekuatan baru.
      Yohanes 14: 16
      14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,


    • Zakharia 4: 6-7
      4:6 Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
      4:7 Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata. Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!"

      Roh Kudus membukakan jalan bagi kita, memberikan masa depan yang indah pada waktu-Nya. Tuhan akan menyelesaikan setiap masalah dalam kehidupan kita.

      Sampai berkat yang terbesar, kasih Tuhan mengubahkan kita sampai sempurna tanpa cacat-cela, kita layak menyambut kedatangan-Nya yang kedua kali. Jika Tuhan datang, maka kita akan terangkat sampai masuk ke dalam Yerusalem Baru selamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top