English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 06 Januari 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan Yesus Kristus.

Wahyu 2:8-11 penyucian terakhir yang dialami sidang...

Ibadah Raya Malang, 20 September 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 tentang sidang jemaat di Filadelfia.
Wahyu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 Juni 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 22-30 (kita baca ayat 22-28) => siapa yang...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Oktober 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 02 Maret 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah penglihatan Yohanes di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 Agustus 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan II di Square Ballroom Surabaya, 03 April 2019 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 November 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:30-35 adalah PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Petrus, rasul yang hebat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Februari 2013 (Senin Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan....

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 08 Maret 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 12:8 berbicara tentang PASKAH.

Keluaran 12:8
12:8 Dagingnya...

Ibadah Paskah GPT Korwil IV Jatim, 14 Mei 2009 (Kamis Sore)
Dalam Perjanjian Lama, PASKAH = kelepasan bangsa Israel dari Mesir menuju tanah Kanaan.
Semua...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 September 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-15
Jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa melayani Tuhan, itu adalah karena

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 24 November 2015 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ada 3 teladan dari Yesus dalam doa semalam suntuk:
Yesus...

Ibadah Doa Surabaya, 31 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Persekutuan III di Tentena-Poso, 24 September 2014 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 April 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang atau shekina glory.
Artinya: kita dipakai oleh Tuhan/dipercaya oleh Tuhan dalam kegerakan rohani yang besar sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Matius 28: 19-20
28:19. Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20. dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan:

  1. ay. 18-19= 'pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku'= kegerakan Roh Kudus hujan awal (Firman penginjilan/kabar baik)= untuk membawa orang-orang berdosa diselamatkan oleh Tuhan lewat percaya Yesus dan baptisan air.


  2. ay. 20= 'ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu'= kegerakan Roh Kudus hujan akhir (Firman pengajaran/kabar mempelai)= untuk membawa orang-orang yang sudah selamat masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (menjadi mempelai wanita Surga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai).

'ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman'= kehidupan yang dipaakai dan dipercaya Tuhan dalam kegerakan rohani yang besar, pasti disertai Tuhan sampai akhir jaman.
Penyertaan Tuhan inilah yang kita mohonkan hari-hari ini.

Kita sudah mendengar bagaimana Musa mohon penyertaan Tuhan saat Israel keluar dari Mesir menuju Kanaan (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 28 April 2013).

contoh dalam perjanjian lama adalah Yusuf yang disertai oleh Tuhan.

Kisah Rasul 7: 9-11
7:9. Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia,
7:10. dan melepaskannya dari segala penindasan serta
menganugerahkan kepadanya kasih karunia dan hikmat, ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir. Firaun mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir dan atas seluruh istananya.
7:11. Maka datanglah bahaya kelaparan menimpa seluruh tanah Mesir dan tanah Kanaan serta penderitaan yang besar, sehingga nenek moyang kita tidak mendapat makanan.

Yusuf disertai Tuhan dengan hikmat Surga dan kasih karunia Tuhan.

Kejadian 37: 1-3
37:1. Adapun Yakub, ia diam di negeri penumpangan ayahnya, yakni di tanah Kanaan.
37:2. Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, tatkala berumur tujuh belas tahun--jadi masih muda--
biasa menggembalakan kambing domba, bersama-sama dengan saudara-saudaranya, anak-anak Bilha dan Zilpa, kedua isteri ayahnya. Dan Yusuf menyampaikan kepada ayahnya kabar tentang kejahatan saudara-saudaranya.
37:3. Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat
jubah yang maha indah bagi dia.

'biasa menggembalakan kambing domba'= tekun tergembala.
'Yusuf menyampaikan kepada ayahnya kabar tentang kejahatan saudara-saudaranya '= kesucian.

Mengapa Yusuf disertai oleh Tuhan dengan hikmat dan kasih karunia?
Sebab Yusuf terggembala dengan benar.
Kita harus hati-hati, karena ada penggembalaan yang tidak benar.

Tanda tergembala dengan benar:

  • tekun dalam kandang penggembalaan, mulai dari seorang gembala,
  • bisa makan/menikmati Firman penggembalaan (Firman pengajaran benar), sebab ada racun-racun (makanan yang tidak benar).
    Dalam kitab Raja-raja, kumpulan nabi-nabi memasak makanan lain dan ada maut didalamnya.

    Sekalipun ada makanan, tetapi kalau tidak bisa menikmati, berarti tidak tergembala.

    Gembala juga menikmati saat memberi makan domba-domba.

ay. 2= 'Yusuf menyampaikan kepada ayahnya kabar tentang kejahatan saudara-saudaranya'= dalam kandang penggembalaan, kita mengalami penyucian secara intensif sampai lidah tidak berdusta apapun resiko yang dihadapi (Yusuf tahu saudara-saudaranya benci padanya, tetapi ia tetap berkata jujur).

'tidak berdusta'= buah manis yang bisa kita nikmati.

Kalau sudah disucikan, hasilnya:

  • kita akan dipercayakan jubah maha indah (jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus)= banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih, sebab hnya Yusuf yang mendapat jubah maha indah, sedangkan saudara-saudaranya tidak mendapatkan.

    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk
    memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Tuhan memberikan kita jubah maha indah supaya kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

    Inilah yang benar, yaitu untuk melayani, harus ada langkah-langkah yang kita tempuh (makan Firman dulu, mandi= disucikan dan baru diberi pakaian).


  • kita disertai oleh Tuhan dalam wujud hikmat dari Surga dan kasih karunia untuk menghadapi kelaparan yang dobel, yaitu kelaparan jasmani dan kelaparan akan Firman Allah, sehingga membuat manusia rebah dan tidak bangkit-bangkit lagi (jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa).

    Selama kita masih bisa mendengar Firman pengajarna benar, masih ada kuasa kebangkitan untuk membangkitkan yang sudah rebah/mati rohani.

    Sebelum Tuhan datang kembali, kita akan menghapdai kelaparan.

3 kelaparan yang sudah pernah terjadi (dikaitkan dengan Firman):

  1. jaman Yusuf di Mesir.
  2. jaman nabi Elia.
  3. jaman kaisar Klaudius.

3 kelaparan ini menubuatkan kelaparan yang akan terjadi di akhir jaman.

KELAPARAN PADA JAMAN YUSUF DI MESIR
Kejadian 42: 1-5
42:1. Setelah Yakub mendapat kabar, bahwa ada gandum di Mesir, berkatalah ia kepada anak-anaknya: "Mengapa kamu berpandang-pandangan saja?"
42:2. Lagi katanya: "Telah kudengar, bahwa ada gandum di Mesir; pergilah ke sana dan belilah gandum di sana untuk kita, supaya kita tetap hidup dan jangan mati."
42:3. Lalu pergilah sepuluh orang saudara Yusuf untuk membeli gandum di Mesir.
42:4. Tetapi Yakub tidak membiarkan Benyamin, adik Yusuf, pergi bersama-sama dengan saudara-saudaranya, sebab pikirnya: "Jangan-jangan ia ditimpa kecelakaan nanti."
42:5. Jadi di antara orang yang datang membeli gandum terdapatlah juga anak-anak Israel, sebab ada
kelaparan di tanah Kanaan.

= kelaparan yang dialami oleh saudara-saudara Yusuf yang merupakan gembala-gembala= kelaparan yang dialami oleh gembala karena tidak ada pembukaan rahasia Firman.

Tandanya: 'saling berpandang-pandangan'= hanya menyalahkan orang lain, sehingga tidak ada kesempatan untuk meeriksa diri sendiri.

Kelaparan ini melanda KANAAN.
'Kanaan'= kegerakan besar.
Artinya: kelaparan ini melanda gereja Tuhan yang ditandai dengan kegerakan rohani, sebab tidak mengutamakan Firman pengajaran benar, tetapi hanya menonjolkan perkara-perkara jasmani.

Tetapi untung Yakub menasihati untuk mencari gandum ke Mesir.
'dari Kanaan ke Mesir'= dari tempat tinggi ke tempat rendah.
'Yakub'= Allah Roh Kudus.
Artinya: Roh Kudus mengurapi kita untuk bisa merendahkan diri guna mencari pembukaan Firman Tuhan.

2 kali saudara-saudara Yusuf datang ke Mesir, artinya:

  1. jika kita mencari pembukaan hanya untuk menyelesaikan masalah, makan akan cepat habis, sehingga lapar dan kering rohani lagi.


  2. mencari pembaukaan Firman sampai 12 saudara ini berkumpul jadi 1= mencari pembukaan Firman untuk masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (hubungan carang dengan carang yang melekat pada Pokok Anggur yang benar).

Sekalipun kita tidak ada masalah, kita harus tetap mencari Firman.

Jadi, hari-hari ini, kita harus banyak MENGUMPULKAN Firman Allah yang dobel untuk menembusi kelaparan dobel, masalah sampai disucikan menjadi mempelai wanita yang sempurna.

Tanda kesempurnaan: tidak salah dalam perkataan dan hanya berseru 'Haleluya'.

Yakobus 3: 2
3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Wahyu 19: 6-7
19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

KELAPARAN PADA JAMAN NABI ELIA
1 Raja-raja 17: 7-12
17:7. Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu.
17:8. Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:
17:9. "Bersiaplah,
pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan."
17:10. Sesudah itu ia bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah ia sampai ke pintu gerbang kota itu, tampaklah di sana seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Ia berseru kepada perempuan itu, katanya: "Cobalah
ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum."
17:11. Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: "Cobalah
ambil juga bagiku sepotong roti."
17:12. Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya
tidak ada roti padaku sedikitpun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."

'janda Sarfat'= bangsa kafir.
'sungai menjadi kering'= segala sesuatu di dunia tidak bisa menjamin hidup kita, sebab sudah dikuasai oleh antikris.
Didunia ini, makin hari, antikris makin berkuasa.

Oleh sebab itu, kita harus mulai bergantung pada Firman pengajaran yang benar.
Kalau kita berani korbankan sesuatu di dunia untuk mendengarkan Firman, itulah bukti bahwa kita bergantung pada Firman Allah.

'bergantung pada Firman'= hidup dari Firman yang keluar dari mulut Allah, bukan sembarang Firman.
'Firman dari mulut Allah'= ayat menerangkan ayat.

BOSAN TERHADAP PEMBUKAAN FIRMAN ALLAH YANG BENAR= BOSAN HIDUP, terutama hidup rohani akan mati.

Yang harus diperhatikan adalah 'segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli', artinya:

  • 'tepung'= Firman.
    'minyak'= Roh Kudus.
    Artinya: Firman Allah dalam urapan Roh Kudus= Firman pengajaran benar harus sudah menjadi nyata dalam hidup kita (menjadi iman dalam hidup ktia).

    Kalau ragu pada Firman, kita seperti berjalan di laut yang bergelombang.


  • 'segenggam tepung'= Firman pengajaran benar yang DIPRAKTIKKAN.

    Hasilnya: menjadi sepotong roti bundar kecil.

    'bundar'= tidak ada ujung pangkal= tidak dikuasai maut.

    Yohanes 8: 51
    8:51. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."

    Kalau hidup kekal ada dalam genggaman kita, apalagi cuma hidup didunia, pasti juga dijamin oleh Tuhan.


  • 'roti bundar kecil harus dibakar dengan kayu bakar'= kita harus mengalami sengsara daging tanpa dosa bersama Yesus.

    'kayu bakar'= kayu salib.

    Yang harus dibakar adalah 'ku'-nya (untukku, anakku, dsb)= kepentingan sendiri= segala sesuatu yagn tidak menyenangkan Tuhan harus dibakar, termasuk egois.

    Kalau kita rela dibakar menjadi roti bundar kecil yang matang, kita bisa menyenangkan dan mengenyangkan Tuhan dan sesama.

    Kalau digunakan utnuk kepentingan sendiri, pasti akan mati dan menyengsarakan orang lain.

    Tuhan tidak meminta yang besar, sebab yang penting adalah menyenangkan Tuhan.

    Lewat segenggam tepung dan sedikit minyak, janda Sarfat ini mengalami perlindungan dan pemeliharaan yang besar= kita dipelihara didunia ini sampai jaman antikris dan sampai hidup kekal di Surga.

KELAPARAN PADA JAMAN KAISAR KLAUDIUS
Kisah Rasul 11: 28

11:28. Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.

Kisah Rasul 18: 1-3
18:1. Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.
18:2. Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena
kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke rumah mereka.
18:3. Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-sama dengan mereka.
Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang kemah.

= kelaparan terjadi supaya kita bisa bekerjasama.
Syaratnya: rendah hati, lemah lembut dan sabar.

Efesus 4: 2
4:2. Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

Kalau sudah saling membantu, kita akan bisa saling menyatu.

'rendah hati, lemah lembut dan sabar'= tabiat Firman.

Jadi, menghadapi kelaparan di akhir jaman, Firman Allah harus sudah MENJADI TABIAT dalam hidup kita (mendarah daging).

2 macam kerjasama:

  1. kerjasama dengan sesama, mulai dari dalam nikah, penggembalaan, dan antar penggembalaan= kita bekerjasama dengan jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus yang kita miliki masing-masing.

    Karunia dan jabatan bisa berbeda-beda, tetapi bisa bekerjasama karena dikomando oleh SATU Kepala (Alkitab).


  2. kerjasama dengan Tuhan.
    Yohanes 9: 1-3, 6-7
    9:1. Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya.
    9:2. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?"
    9:3. Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi
    karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.
    |9:6. Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia
    meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi
    9:7. dan berkata kepadanya: "
    Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.

    'karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia'= Allah mau bekerjasama justru dengan orang buta sejak lahir.

    Kalau Tuhan bekerjasama, itu untuk kepentingan kita. Tinggal kita mau atau tidak.

    'buta sejak lahir'= tidak ada arti apa-apa.

    Cara Tuhan bekerjasama:


    • lewat pemberitaan Firman yang menunjuk kegagalan kita dan diluar dugaan kita (orang buta sejak lahir disuruh ke Siloam).

      Sikap kita adalah rendah hati. Lemah lembut, sabar dan taat pada Firman.
      Pada saat taat itulah, kita bagaikan mengulurkan tangan kepada Tuhand an Tuhan mengulurkan tangan kepada kita (terjadi kerjasama dengan Tuhan) dan mata yang buta menjadi melek, bahkan bisa bersaksi (berguna bagi Tuhan).

      Sehancur apapun hidup kita, malam ini, Tuhan mau bekerjasama dnegna kita.


    • Yohanes 9: 34-37
      9:34. Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar.
      9:35. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
      9:36. Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
      9:37. Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi
      Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"

      = mengalami percikan darah sampai merasa ditinggal sendiri (orang buta ini diusir).
      Kalau mau bekerjasama dengan Tuhan, kita SAMPAI MERASA DITINGGAL SENDIRIAN. Inilah puncak kerjasama kita dengan Tuhan.

      Saat kita ditinggal sendiri dan sudah tidak kuat, jangan berputus asa. Teapi biarlah kita memandang Dia (menyembah Tuhan dan berkata-kata dengan Tuhan).

      Tuhan ijinkan kita ditinggal sendiri supaya ada hubungan pribadi dengan Yesus yang juga ditinggal sendiri di kayu salib. Dan Tuhan akan mengulurkan tangan pada kita.

      Dikayu salib, Yesus bekerjasama dengan penjahat di sebelah Yesus.

      Secara jasmani dan rohani, penjahat adalah gambaran kehidupan yang hancur.

      Yang penting adalah mengakui bahwa Yesus benar (mengakui dosa dan kegagalan kita).
      Dan dari suasana kutukan, akan diubahkan menjadi suasana Firdaus (semua menjadi indah pada waktunya). Sampai satu waktu, kita benar-benar berada di Firdaus bersama Dia selama-lamanya.

Kesimpulan
:
Pada jaman Yusuf, kita mengumpulkan Firman.
Pada jaman Elia, kita mempraktikan Firman.
Pada jaman Klaudius, Firman sudha menjadi tabiat kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top