English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 12 Juli 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah penyucian terakhir yang Tuhan...

Ibadah Doa Malang, 03 Agustus 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah...

Ibadah Doa Malang, 11 September 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:51-56 adalah tentang mujizat-mujizat yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Desember 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-29
9:28 Kira-kira delapan hari sesudah segala...

Ibadah Raya Surabaya, 08 Juli 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 07 April 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 Januari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Januari 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:10-11
8:10 Lalu malaikat yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Maret 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11 berbicara tentang doa penyembahan.
Tuhan...

Ibadah Raya Malang, 23 Oktober 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 judulnya adalah PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Matius 26:30-31

Ibadah Paskah Malang, 16 April 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah seorang dari...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Juli 2017 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Peneguhan dan Pemberkatan Nikah.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:37-54...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Juli 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 7 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Juni 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 06 Mei 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:14
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 08 September 2019 (Minggu Pagi)

Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu 9:13-21 tentang sangkakala keenam, yaitu penghukuman Anak Allah yang keenam atas manusia di dunia, sehingga sepertiga dari umat manusia mati binasa oleh peperangan yang besar.

Wahyu 9:20-21
9:20 Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
9:21 dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.

Orang-orang yang tidak terbunuh oleh peperangan besar adalah orang-orang yang tetap tidak mau bertobat, sampai tidak bisa bertobat, sehingga hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan). Mereka menyembah berhala, tidak mau menyembah Tuhan, sehingga menjadi sama dengan setan yang akan dibinasakan selamanya.

Sedangkan anak-anak Tuhan yang sungguh-sungguh adalah kehidupan yang bertobat, tidak mau berbuat dosa, tidak mau menyembah berhala dari emas dll, tetapi justru mempersembahkan emas, perak, tembaga, kayu, batu, untuk pembangunan Tabernakel rohani/ tubuh Kristus yang sempurna.

Keluaran 25:2-8
25:2 "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.
25:3 Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga;
25:4 kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing;
25:5 kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga;
25:6 minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian,
25:7 permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada.
25:8 Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.


Kita menjadi imam dan raja, kehidupan yang beribadah melayani Tuhan. Sampai kita tidak bisa berbuat dosa seperti Yesus, tidak bercacat-cela dan sempurna seperti Yesus, sehingga maut tidak berkuasa lagi.

Sejarah pembangunan Bait Allah:
  1. Pembangunan Tabernakel Musa.
    Keluaran 25:1-2
    25:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
    25:2 "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.


    Maleakhi 3:8
    3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

    Dasar pembangunan Tabernakel adalah mengembalikan perpuluhan dan persembahan khusus.

    Perpuluhan adalah pengakuan bahwa kita sudah diberkati oleh Tuhan. Perpuluhan juga pengakuan bahwa kita adalah milik Tuhan yang tidak bisa diganggu-gugat oleh apa pun juga. Bagi hamba Tuhan, hidup kita bukan dari perpuluhan yang diterima, tetapi dari perpuluhan yang dipersembahkan kepada Tuhan. Ukuran perpuluhan adalah kebenaran dan kejujuran (1/10 dari berkat yang diterima), bukan iuran.

    Persembahan khusus adalah ucapan syukur atas segala berkat Tuhan. Ukurannya bukan banyak atau sedikit, tetapi kerelaan hati, tanpa pamrih.

    Keluaran 40:33-38
    40:33 Didirikannyalah tiang-tiang pelataran sekeliling Kemah Suci dan mezbah itu, dan digantungkannyalah tirai pintu gerbang pelataran itu. Demikianlah diselesaikan Musa pekerjaan itu.
    40:34 Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci,
    40:35 sehingga Musa tidak dapat memasuki Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci.
    40:36 Apabila awan itu naik dari atas Kemah Suci, berangkatlah orang Israel dari setiap tempat mereka berkemah.
    40:37 Tetapi jika awan itu tidak naik, maka merekapun tidak berangkat sampai hari awan itu naik.
    40:38 Sebab awan TUHAN itu ada di atas Kemah Suci pada siang hari, dan pada malam hari ada api di dalamnya, di depan mata seluruh umat Israel pada setiap tempat mereka berkemah.


    Penyelesaian Tabernakel adalah membuat tiang-tiang pelataran = tiang iman (60 tiang). Tiang iman mulai dari Abraham sampai Yusuf ayah Yesus (56 tiang), ditambah 4 tiang Pintu Gerbang yaitu Matius, Markus, Lukas, Yohanes.
    Jadi, penyelesaian pembangunan Tabernakel adalah kita harus menjadi tiang iman, yaitu percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.

    Seorang imam harus memiliki hati jujur, percaya, dan rela berkorban, sehingga bisa dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Sehingga bisa menampung awan kemuliaan Tuhan. Allah memperhatikan dan mempedulikan, bergumul bagi kita dengan tiang awan dan tiang api.

    Hasilnya:
    • Tiang awan untuk melindungi dari panas terik matahari.
      Artinya kuasa Roh Kudus membuat kita tidak kecewa, tidak putus asa, tidak tinggalkan Tuhan menghadapi pencobaan-pencobaan di dunia. Kuasa Roh Kudus sanggup menolong untuk menyelesaikan semua masalah tepat pada waktuNya.

    • Tiang api bekerja pada malam hari/ dingin rohani.
      Artinya kuasa Roh Kudus untuk menghadapi dinginnya kasih Allah pada akhir jaman, sehingga kita tetap hangat, panas, setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
      Kuasa Roh Kudus juga menolong kita menghadapi gelapnya dunia akhir jaman, yaitu menghadapi dosa sampai puncaknya dosa. Kita bisa hidup dalam terang kebenaran dan kesucian.

    • Tiang awan dan tiang api untuk menghadapi panas dan dingin, artinya kuasa Roh Kudus sanggup melindungi kita dari kehancuran-kehancuran di dunia (ekonomi, nikah, pelayanan, masa depan). Bahkan Roh Kudus membawa kita ke arah yang lebih baik, sampai sempurna seperti Yesus. Tiang awan dan tiang api memberi arah yang pasti ke arah kota terang Yerusalem Baru, kota yang kekal selamanya.

  2. Pembangunan Bait Allah Salomo.
    1 Raja-raja 6:7
    6:7 Pada waktu rumah itu didirikan, dipakailah batu-batu yang telah disiapkan di penggalian, sehingga tidak kedengaran palu atau kapak atau sesuatu perkakas besipun selama pembangunan rumah itu.

    Suasana pembangunan adalah suasana damai sejahtera.

    Ibrani 12:14
    12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

    Suci dan damai sejahtera adalah satu kesatuan. Jika hati damai sejahtera, maka pasti suci. Sehingga kita hanya melihat Tuhan, tidak melihat yang lain. Kita tidak pernah tersandung dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, sampai garis akhir, yaitu sampai meninggal dunia atau sampai Tuhan datang kedua kali. Kita melayani sepenuhnya sehingga bisa mendapatkan hak penuh untuk masuk Kerajaan Sorga yang kekal.

    Hati suci dan damai diperoleh dari tempat penggalian (batu disiapkan di tempat penggalian), yaitu kandang penggembalaan.
    Dalam Tabernakel, menunjuk pada Ruangan Suci. Di dalamnya terdapat 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok:
    • Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus. Domba diberi minum supaya segar rohani, terus setia dan berkobar-kobar.
    • Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus. Domba makan supaya kuat, tidak jatuh atau tersandung dalam dosa sampai puncaknya dosa.
    • Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya. Domba bernafas dengan kasih Allah sampai hidup kekal selamanya.

    Dalam kandang penggembalaan, ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok, maka tubuh jiwa roh kita melekat pada Allah Tritunggal.
    • Sehingga setan tritunggal tidak bisa menjamah, menjatuhkan, menyesatkan.

    • Tubuh jiwa roh disucikan.
      1 Petrus 1:2
      1:2 yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

      Allah Roh Kudus menyucikan kita sehingga bisa taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, dan kita bisa tahan sengsara, tahan memikul salib bersama Yesus.

      Yohanes 15:3
      15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

      Yohanes 13:10-11
      13:10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
      13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."


      Anak Allah menyucikan kita dari dosa Yudas yaitu mencuri. Sehingga kita bisa memberi sampai memberikan seluruh hidup kepada Tuhan.

      1 Tesalonika 5:23-24
      5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
      5:24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

      Allah Bapa menyucikan kita dengan kasihNya, sampai kita sempurna.

    1 Raja-raja 9:1-3
    9:1 Ketika Salomo selesai mendirikan rumah TUHAN dan istana raja dan membuat segala yang diinginkannya,
    9:2 maka TUHAN menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya seperti Ia sudah menampakkan diri kepadanya di Gibeon.
    9:3 Firman TUHAN kepadanya: "Telah Kudengar doa dan permohonanmu yang kausampaikan ke hadapan-Ku; Aku telah menguduskan rumah yang kaudirikan ini untuk membuat nama-Ku tinggal di situ sampai selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.

    Jika kita menjadi imam dan raja yang memiliki hati suci dan damai, hanya melihat dan menyembah Tuhan, maka kita menjadi tempat pribadi Yesus sendiri.
    • Mata Tuhan menunjuk pada perlindungan dari panah api si jahat. Buktinya adalah hati damai sejahtera, tenang, enak dan ringan.
    • Hati Tuhan, sehingga kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari semua, bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi sesama yang merugikan kita. Kita bisa membalas kejahatan dengan kebaikan.
    • Nama Tuhan, artinya kita menjadi milik Tuhan.

  3. Pembangunan Bait Allah di Yerusalem selama 46 tahun.
    Yohanes 2:19-21
    2:19 Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
    2:20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
    2:21 Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.


    Tetapi tidak ada kemuliaan Allah sebab ada roh jual-beli. Artinya ibadah pelayanan hanya mengejar/ mencari keuntungan jasmani dan perkara-perkara jasmani.

    Apa yang harus dirombak? Angka 46 tahun menunjuk pada kesombongan/ kebanggaan, yaitu mengandalkan sesuatu dari diri sendiri.

    Ayub 1:3
    1:3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.

    Ayub 32:1-2
    32:1 Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
    32:2 Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

    Ayub juga mengandalkan kebenaran diri sendiri, kekayaan sendiri.

    Oleh sebab itu, Tuhan ijinkan ujian habis-habisan kepada Ayub. Sampai Ayub bisa tersungkur di bawah kaki Tuhan.

    Ayub 42:5-6
    42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
    42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

    Ayub bisa mengaku hanya tanah liat atau debu, banyak kekurangan dan kelemahan secara jasmani, tidak berharga, hanya bergantung pada belas kasih Tuhan.
    Maka belas kasih Tuhan sanggup memulihkan Ayub dua kali lipat, jasmani dan rohani.

    Maria mengasihi Tuhan, tetapi masih mengandalkan Lazarus saudaranya.
    Oleh sebab itu, Tuhan ijinkan ujian habis-habisan terjadi, sehingga Maria bisa tersungkur di kaki Tuhan.

    Yohanes 11:5,31-32
    11:5 Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus.
    11:31 Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
    11:32 Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."


    Sikap yang salah saat menghadapi kehancuran adalah meratap.
    Tetapi Maria bisa tersungkur, rendah hati dan taat. Maka Lazarus dibangkitkan, artinya ada masa depan yang berhasll dan indah.

    Sampai kita diubahkan menjadi sama sempurna seperti Tuhan, layak menyambut kedatanganNya kedua kali di awan-awan yang permai dengan sorak-sorai "Haleluya".



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top