English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 September 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 April 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Raya Surabaya, 01 September 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Oktober 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANI.
'Getsemane'= tempat pemerasan.
Di taman Getsemani, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan juga harus mengalami...

Ibadah Doa Surabaya, 10 September 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan, biarlah kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 Februari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:8-9
Kehidupan yang diurapi Roh Kudus digambarkan sebagai kehidupan yang meminyaki Tubuh Yesus...

Ibadah Raya Surabaya, 08 April 2018 (MInggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 21
25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah...

Ibadah Raya Surabaya,11 Maret 2018 (Minggu Siang)
Penyerahan anak

Kita menyerahkan anak bernama Daniel. Kita ingat kisah Daniel di alkitab. Dulu Daniel menghadapi singa yang lapar...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:18-21
9:18 Pada suatu kali ketika Yesus...

Ibadah Kunjungan Jakarta IV, 19 November 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Oktober 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:30-32
5:30 Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Ada 2 macam berita kelahiran yang ajaib dalam surat Lukas:
Lukas 1:5-25...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Maret 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 09 Desember 2018 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:5
8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Dunia akan mengalami kegoncangan-kegoncangan di segala bidang (bidang jasmani, bidang rohani, nikah, buah nikah) yang semakin meningkat sampai kehancuran dan kebinasaan di neraka.

Menghadapi kegoncangan-kegoncangan di dunia di segala bidang, kita harus hidup dalam ketenangan dan damai sejahtera.

Ada tiga langkah untuk kita bisa hidup dalam ketenangan/ damai sejahtera di tengah kegoncangan-kegoncangan di dunia:
  1. Berusaha hidup dalam perdamaian dengan semua orang (mulai dari nikah rumah tangga).
    Roma 12:18
    12:18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!

    Pedang firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua yang menuntun kita untuk berdamai, yaitu:
    • Pedang firman menunjuk dosa-dosa kita sampai yang tersembunyi, sehingga kita sadar akan dosa-dosa, menyesal akan dosa-dosa, dan mengakui dosa-dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
    • Pedang firman Allah menunjukkan/ menyadarkan kita bahwa kita hanya manusia tanah liat yang banyak kekurangan dan kelemahan, sehingga kita bisa mengampuni dosa orang lain dan melupakannya.
    Jadi, berdamai = oleh dorongan pedang firman kita bisa saling mengaku dan saling mengampuni. Maka darah Yesus membasuh segala dosa kita dan terdengar suara "Sudah selesai".

    Yohanes 19:28-30
    19:28 Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia -- supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci -- : "Aku haus!"
    19:29 Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
    19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

    Segala dosa dan kutukan dosa (letih lesu, beban berat, susah payah, pahit getir, ketakutan, stress, kebinasaan/ maut) sudah ditanggung oleh Yesus di kayu salib, sehingga kita dibenarkan dan hidup dalam kebenaran, sama dengan hidup dalam damai sejahtera.

    Yesaya 32:17
    32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

    Kalau sudah hidup benar, tenang, maka pasti akan mendapati tempat penggembalaan. Orang benar tidak akan sulit untuk tergembala dengan benar dan baik.

    Amsal 12:26
    12:26 Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

    Syaratnya:
    • Selalu berada di kandang/ ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.
      • Ketekunan dalam Ibadah Raya, ada kaitan dengan Allah Roh Kudus/ perkekutuan dengan Allah Roh Kudus.
      • Ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, ada kaitan/ persekutuan dengan Anak Allah.
      • Ketekunan dalam Ibadah Doa penyembahan, ada kaitan dengan Allah Bapa.
      Dalam kandang penggembalaan maka tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga tidak bisa dijamah oleh setan tritunggal, tidak akan mengalami kegoncangan.

      Petrus menyangkal Tuhan tiga kali (tubuh, jiwa, rohnya menyangkal Tuhan) karena tidak melekat kepada Allah Tritunggal.

    • Mendengar dan dengar-dengaran pada suara Gembala = makan firman penggembalaan, yaitu firman yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala, untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia, dengan berkesinambungan/ teratur, dan diulang-ulang sehingga menjadi makanan bagi sidang jemaat. Kita bisa sehat dan kuat rohani untuk tetap mengikut Tuhan, beribadah melayani Tuhan sampai garis akhir (sampai meninggal, sampai Yesus datang kembali kedua kali).

      Mendengar suara asing = makan racun, kita akan disesatkan. Tandanya adalah rohani semakin lemah, sampai tidak mampu lagi mengikut melayani Tuhan.

    Sikap terhadap penggembalaan:
    • Lima ribu laki-laki duduk di rumput. Artinya mantap dalam penggembalaan yang benar.
    • Berbaring di atas rumput yang hijau = menikmati penggembalaan.
      Mazmur 23:1-2
      23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
      23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

    Lukas 13:34
    13:34 Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

    Posisi kehidupan yang mantap dan menikmati penggembalaan adalah seperti anak ayam di bawah kepak sayap induknya.

    Hasilnya:
    • Hidup dalam ketenangan, damai sejahtera di tengah kegoncangan-kegoncangan dunia, ada perlindungan Tuhan. Tuhan melindungi kita sampai mengorbankan nyawaNya di kayu salib.
    • "Takkan kekurangan aku" = kenyang. Ada pemeliharaan Tuhan secara langsung dan berkelimpahan kepada kita yang tidak berdaya di tengah kesulitan dan kegoncangan dunia. Juga pemeliharan secara rohani, sehingga kita bisa hidup benar dan suci. Sampai kita selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

  2. Kita harus aktif dalam pembangunan rumah Allah = pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna = harus menjadi imam-imam dan raja-raja sehingga bisa dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
    Hagai 2:1-9,22-23
    2:1 pada hari yang kedua puluh empat dalam bulan yang keenam. Pada tahun yang kedua zaman raja Darius,
    2:2 dalam bulan yang ketujuh, pada tanggal dua puluh satu bulan itu, datanglah firman TUHAN dengan perantaraan nabi Hagai, bunyinya:
    2:3 "Katakanlah kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, dan kepada selebihnya dari bangsa itu, demikian:
    2:4 Masih adakah di antara kamu yang telah melihat Rumah ini dalam kemegahannya semula? Dan bagaimanakah kamu lihat keadaannya sekarang? Bukankah keadaannya di matamu seperti tidak ada artinya?
    2:5 Tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam,
    2:6 sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut!
    2:7 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat;
    2:8 Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam.
    2:9 Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.
    2:22 "Katakanlah kepada Zerubabel, bupati Yehuda, begini: Aku akan menggoncangkan langit dan bumi
    2:23 dan akan menunggangbalikkan takhta raja-raja; Aku akan memunahkan kekuasaan kerajaan bangsa-bangsa dan akan menjungkirbalikkan kereta dan pengendaranya; kuda dan pengendaranya akan mati rebah, masing-masing oleh pedang temannya.

    Syaratnya:
    • Kesucian oleh darah Yesus dan firman pengajaran yang benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Oleh sebab itu mutlak seorang imam harus tekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci.
      Keluaran 29:1-2
      29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,
      29:2 roti yang tidak beragi dan roti bundar yang tidak beragi, yang diolah dengan minyak, dan roti tipis yang tidak beragi, yang diolesi dengan minyak; dari tepung gandum yang terbaik haruslah kaubuat semuanya itu.

    • Diurapi Roh Kudus sehingga beribadah melayani dalam urapan Roh Kudus, setia dan berkobar-kobar, tertib, teratur, berbau harum, memuliakan dan mengagungkan Tuhan.
      Keluaran 29:7
      29:7 Sesudah itu kauambillah minyak urapan dan kautuang ke atas kepalanya, dan kauurapilah dia.

    Apa yang harus disucikan?
    2 Timotius 2:20-25
    2:20 Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
    2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
    2:22 Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.
    2:23 Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,
    2:24 sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar
    2:25 dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,

    • Kita disucikan dari nafsu orang muda, yaitu keinginan najis yang mengarah kepada dosa makan-minum, merokok, mabuk, narkoba, kawin-mengawinkan, nikah yang salah.
      Juga disucikan dari keinginan jahat, yaitu keinginan akan uang yang membuat kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (mencuri milik Tuhan dan sesama).
      Jika kita disucikan dari keinginan jahat dan najis, maka kita bisa melayani dengan hati yang murni, adil, kesetiaan, kasih dan damai sejahtera.

    • Penyucian dari pertengkaran, termasuk iri, dendam, benci tanpa alasan.
      Kalau disucikan dari roh pertengkaran, roh kepahitan kita bisa melayani dengan ramah, lemah lembut, sabar sehingga :
      • Gembala bisa cakap mengajar = bisa menyediakan makanan rohani yang dibutuhkan dan dinikmati oleh sidang jemaat.
      • Jemaat bisa cakap mengajar = bisa bersaksi, bisa membawa orang berdosa kepada Tuhan untuk diselamatkan.

    Jika kita melayani dalam kesucian, hati murni, ramah, lemah lembut, sabar maka kita tampil seperti perak dan emas.

    Amsal 10:20
    10:20 Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.

    Perak = berkata benar dan baik, jujur.
    Emas = tabiat Yesus, taat dan setia sampai mati di kayu salib. Kita taat dan setia sampai daging tidak bersuara.

    Jika suci, jujur, taat, setia, maka kita akan tahan menghadapi kegoncangan-kegoncangan, pelayanan semakin murni, semakin sungguh-sungguh, tidak tergoncang.

    Mazmur 68:14
    68:14 Maukah kamu berbaring di antara kandang-kandang? Sayap-sayap merpati bersalut dengan perak, bulu kepaknya dengan emas berkilau-kilauan.

    Kita menerima sayap merpati.

    Mazmur 55:7-9
    55:7 Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang,
    55:8 bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela
    55:9 Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai."

    Sayap merpati menerbangkan kita melewati badai lautan dunia, sehingga kita merasakan damai sejahtera, semua enak dan ringan, semua masalah selesai pada waktuNya.

    Hagai 2:9
    2:9 Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.

    Dan kita menjadi milik Tuhan yang tidak bisa diganggu-gugat oleh siapa pun.

  3. Bangkit dan mengangkat muka = memandang wajah Yesus, menyembah Tuhan.
    Lukas 21:25-28
    21:25 "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
    21:26 Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.
    21:27 Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
    21:28 Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."

    Kalau tidak mau menyembah Tuhan, maka pasti akan goncang.

    Wahyu 12:17
    12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

    Kekurangan gereja Tuhan adalah tidak mau menyembah Tuhan, kurang menyembah Tuhan.

    Hati-hati, sebab ada doa penyembahan palsu dan ada doa penyembahan benar.

    Contoh penyembahan palsu: Herodes, penyembahan antikris.

    Yohanes 4:23-24
    4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
    4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

    Doa penyembahan benar didorong oleh kebenaran/ firman pengajaran benar, kesucian dan urapan Roh Kudus.
    Ini akan menjadi dua sayap burung nasar yang besar.

    Proses supaya dua sayap burung nasar menjadi besar:
    • Kesucian dan urapan meningkat maka doa penyembahan meningkat, sayap meningkat sampai maksimal.
    • Ujian/ goncangan.
      Ulangan 32:11-15
      32:11 Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya,
      32:12 demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia.
      32:13 Dibuat-Nya dia berkendaraan mengatasi bukit-bukit di bumi, dan memakan hasil dari ladang; dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras,
      32:14 dadih dari lembu sapi dan susu kambing domba, dengan lemak anak-anak domba; dan domba-domba jantan dari Basan dan kambing-kambing jantan, dengan gandum yang terbaik; juga darah buah anggur yang berbuih engkau minum.
      32:15 Lalu menjadi gemuklah Yesyurun, dan menendang ke belakang, -- bertambah gemuk engkau, gendut dan tambun -- dan ia meninggalkan Allah yang telah menjadikan dia, ia memandang rendah gunung batu keselamatannya.

    Bukti dua sayap burung nasar bertumbuh adalah tidak berharap yang lain dalam goncangan, hanya percaya dan berharap Tuhan, bisa merasakan kebahagiaan Sorga di dalam goncangan.

    Kegunaan sayap burung nasar:
    • Menyingkirkan kita ke padang gurun selama tiga setengah tahun disaat antikris berkuasa di bumi tiga setengah tahun. Kita dipelihara secara langsung oleh Tuhan lewat firman pengajaran dan perjamuan suci.
      Wahyu 12:14
      12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    • Memberi kekuatan ekstra menghadapi kegoncangan di dunia sampai puncaknya antikris tidak bisa menjamah kita.
      Yesaya 40:29-31
      40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
      40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
      40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

      Dua sayap burung nasar memberi kekuatan untuk menanti kedatangan Yesus kedua kali yang sudah tidak lama lagi. Kita tidak kecewa, tidak tinggalkan Tuhan, tetap setia berkobar-kobar, tetap percaya dan berharap Tuhan, tetap menyembah Tuhan. Kita tetap merasakan damai sejahtera, semua enak dan ringan. Sampai saat Tuhan datang kedua kali, dua sayap burung nasar membawa kita ke awan-awan yang permai, membawa kita naik sampai di takhta Sorga selama-lamanya.

      Wahyu 4:8
      4:8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-21 Maret 2019
    (Ibadah Kunjungan ke Serui)

  • 02-04 April 2019
    (Ibadah Persekutuan di Surabaya)

  • 30 April 2019 - 02 Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan di Malaka)

  • Mei 2019
    (Ibadah Kunjungan ke Malaka, Malaysia)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top